Ps. Martinus Rajda RIngkasan Khotbah 13 Desember 2020 Pembacaan Alkitab: Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu…
IMAN TEROBOSAN (Jangan takut, percaya saja)
Aps. DR. Daniel Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 3 Mei 2020
Pembacaan Alkitab : Markus 5 : 21 – 43
Kisah pembacaan Alkitab kita ini dimulai dengan demonstrasi kuasa Tuhan Yesus atas segala sesuatu;
Demonstrasi kuasa Tuhan Yesus Kristus atas alam semesta, Markus 4 : 39 Tuhan Yesus menghardik angin taufan yang sangat dahsyat, lalu angin itu reda dan danau itu menjadi diam dan teduh sekali.
Demonstrasi kuasa Tuhan Yesus Kristus atas iblis dan roh-roh jahat, Markus 5 : 1 – 20 Tuhan Yesus melepaskan roh jahat (legion) dari seorang yang kerasukan setan, tetapi juga mengusir roh teritoral itu keluar dari Gerasa.
Demonstrasi kuasa Tuhan Yesus Kristus dari sakit penyakit dan maut, Markus 5 : 21 – 43 Tuhan Yesus menyembuhkan wanita yang 12 tahun sakit pendarahan, dan membangkitkan anak Yairus yang berumur 12 tahun dari kematian.
Amsal 3 : 5 – 8 Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hati kita, dan jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri. Di tengah kesukaran jangan pikirkan hal yang buruk terjadi, tetapi sebaliknya percaya kepada Tuhan, maka mujizat pasti terjadi.
Jika kita ingin mengalami mujizat, terobosan, dan berkat Tuhan, kita harus terbuka untuk menerima firman Tuhan sebagai pesan Tuhan secara pribadi dalam hidup kita, setiap kali kita mendengar maupun merenungkan firman Tuhan. Kita harus datang kepada Tuhan, apapun keadaan kita, karena Tuhan sanggup membangkitkan hidup kita. Tuhan akan memberitakan jalan kehidupan kepada kita, sebab di hadapanNya ada sukacita yang melimpah-limpah. Mazmur 16 : 11
Ibrani 2 : 1 Kita harus lebih teliti memperhatikan apa yang kita dengar dari Tuhan, artinya kita harus serius mendengar firman Tuhan. Setiap kali kita mendengarkan firman Tuhan, masukan firman itu ke dalam hati dan roh kita, jangan hanya di pikiran dan pertimbangan kita, supaya kita bertumbuh dewasa secara rohani. Kita harus waspada, jangan ada sampai kita ketinggalan rohani, sehingga iman kita tidak bertumbuh Ibrani 4 : 1 – 2. Mungkin bagi sebagian orang firman itu tidak berguna, tetapi bagi kita firman Tuhan itu berkuasa dalam hidup kita.
Markus 5 : 21 – 43
Pada waktu itu, pantai timur Galilea penduduknya adalah non Yahudi, itulah wilayah Gerasa, sedangkan pantai barat Galiela dihuni oleh orang-orang Yahudi. Dalam pelayanan-Nya, Tuhan Yesus mengunjungi kedua wilayah ini untuk melayani orang Yahudi maupun non Yahudi.
Ketika Yairus melihat Tuhan Yesus, tersungkurlah dia di hadapan Tuhan. Yairus merendahkan dirinya dan mendeklarasikan imannya; bahwa Tuhan Yesus datang dan meletakan tangan-Nya di atas anaknya, supaya anaknya selamat dan tetap hidup. Apa yang dideklarasikan oleh Yairus adalah IMAN TEROBOSAN, Dia yakin bahwa Tuhan sanggup menyembuhkan anaknya!.
Yairus adalah kepala rumah ibadat, seorang tokoh agama/ pemuka agama, dan sangat dikenal dalam masyarakat Yahudi, sebagai kepala rumah ibadah dia juga adalah sahabat dari orang Farisi dan ahli Taurat yang pada waktu itu sangat berpengaruh. Orang Farisi, ahli Taurat, Herodian sangat iri hati dan membenci Tuhan Yesus, karena kemanapun Tuhan Yesus pergi banyak orang mengukuti-Nya untuk mendengar pengajaran dan meagalami demonstrasi kuasa Allah (Kisah Para Rasul 10 : 38)
Yairus tersungkur di hadapan Tuhan Yesus, karena dia tahu hanya Yesus satu-satunya yang dapat menyembuhkan anaknya. Apapun situasi kita saat ini, kita harus merendahkan diri kita dan tersungkur di hadapan Tuhan Yesus supaya kita mengalami mujizat, terobosan, dan kuasa Tuhan dalam hidup kita. Yairus meletakan gengsinya (status dan kedudukan) dan semua ketakutaannya untuk datang kepada Tuhan. Dimana ada iman, disana ketakutan pun akan hilang, karena lawan dar di iman adalah ketakutan dan kekuatiran.
Yairus menjadi contoh seorang yang berani menanggalkan segala sesuatu yang dia banggakan demi mendapatkan Tuhan Yesus, dia bahkan rela kehilangan reputasinya di hadapan orang Farisi dan ahli Taurat demi mengalami kuasa Tuhan dinyatakan.
Mazmur 49 : 7 Banyak orang hanya percaya kepada hartanya dan hanya memegahkan dirinya dengan kekayaannya, tetapi pada akhirnya semua hal itu tidak dapat menyelamatkan nyawanya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?
Matius 16 : 26. Lebih baik kita kehilangan dunia ini, daripada kehilangan Tuhan.
Itu sebabnya selama masih ada kesempatan kita harus mencari Tuhan Yesaya 55 : 6 – 9 Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui. Dalam situasi yang sulit sepert saat ini, jangan lari dari hadapan Tuhan, tetapi ini adalah saatnya kita kembali kepada Tuhan. Tingginya langit dari bumi demikianpun tingginya rancangan Tuhan di atas rancangan kita. Rencana Tuhan jauh lebih baik dari apa yang kita rancangkan, itu sebabnya setiap kali Tuhan menjawab doa melampaui apa yang kita doakan dan kita pikirkan.
Markus 5 : 24 Setelah melihat respon dari Yairus, Tuhan Yesuspun SEGERA pergi bersama dengan dia, tanpa bertanya ataupun menunda-nunda waktu. Iman terobosan akan mengarahkan Tuhan untuk segera menolong kita dalam kehidupan kita.
Sekalipun banyak orang berbondong-bondong mengikuti Tuhan Yesus, namun Tuhan Yesus bisa merasakan ada yang menjamah-Nya, karena ada Kuasa mengalir keluar dari dalam diri-Nya, itulah JAMAHAN IMAN dari seorang perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun yang mendekati Tuhan Yesus dari belakang dan menjamahnya. Iman dari wanita sakit pendarahan ini telah “menginterupsi†perhatian Tuhan Yesus untuk menyembuhkannya, sekalipun menurut aturan Yahudi, seorang perempuan sakit pendarahan adalah najis, harus diisolasi, dan tidak boleh berbaur dengan masyarakat/ lingkungan)
Iman dari wanita sakit pendarahan ini, mendorong dia keluar dari semua batasan atas dirinya untuk disembuhkan Tuhan Yesus. Banyak orang berbondong-bondong mengikut Tuhan Yesus, karena mereka hanya mau “melihat†mujzat yang Tuhan Yesus lakukan, tetapi iman wanita ini sebaliknya, dia mau mengalami kuasa dan mujizat Tuhan. Itu sebabnya dia berkata kepada dirinya; “ asal kujamah saja jubah-Nya aku akan sembuh†(Markus 5 : 28) ITULAH IMAN TEROBOSAN.
Wanita ini sudah mendengar tentang Tuhan Yesus sebelumnya, itu sebabnya dia datang dan berharap bahwa Tuhan Yesus adalah satu-satunya yang sanggup menyembuhkannya, karena sudah berulang-ulang dia diobati tetapi sia-sia, dan malah bertambah buruk.
Tuhan Yesus tahu siapa yang menjamah-Nya, namun Tuhan mau supaya ada pengakuan dan kesaksian dari wanita itu yang sakit pendarahan out ketika dia mengalami kuasa Tuhan pada saat itu juga. Tuhan menghendaki agar KITA HARUS BERSAKSI KETIKA KITA MENGALAMI MUJIZAT DAN KUASA TUHAN, supaya melalui kesaksian kita nama Tuhan dipermuliakan dan memberkati banyak orang. Jika kita sudah mengalami kuasa dan mujizat Tuhan jangan berdiam diri, kita harus mengakui dan bersaksi untuk kemuliaan Tuhan.
Yairus tersungkur di hadapan Tuhan Yesus dan mendeklarasikan imannya, tetapi wanita sakit pendarahan ini mengikuti Tuhan Yesus dari belakang (sembunyi) dan menjamah jubah-Nya dengan iman. Kedua orang ini memiliki iman yang sama, itulah IMAN TEROBOSAN. Bagaimanapun keadaan kita; Kuasa Tuhan, mujizat, dan kesembuhan pasti kita alami, asalakan kita memiliki RESPON IMAN yang benar di hadapan Tuhan.
Roma 10 : 17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Markus 5 : 34 Kemudian jawab Tuhan Yesus kepada wanita ini; Hai anak-Ku, imanmu ini telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu. Tuhan Yesus ingin menyatakan bahwa kesembuhan yang dia terima sifatnya sementara, tetapi ada hal yang lebih besar itu yang dia alami, itulah keselamatan jiwanya. Hari ini kita belajar bahwa di dalam Tuhan Yesus, kita bukan hanya sekedar menerima mujizat biasa, tetapi lebih dari itu kita mengalami mujizat keselamatan, itulah hidup kekal.
Kemudian datang seorang dari keluarga Yairus memberitahukan bahwa anak Yairus yang sakit keras itu meninggal, dan menyuruh Yairus untuk tidak menyusahkan Tuhan Yesus datang ke rumahNya. Markus 5 : 36 Tetapi Tuhan Yesus tidak menghiraukan perkataan orang itu, dan berkata kepada Yairus “JANGAN TAKUT, PERCAYA SAJA!â€Â
Mungkin saja Yairus baranggapan wanita sakit pendarahan ini menghalangi atau menghamnat Tuhan Yesus untuk segera datang ke rumahnya, tetapi bagi Tuhan Yesus WAKTU-NYA SELALU TEPAT DAN LUAR BIAISA. Hal ini sebenarnya untuk membuktikan bahwa Tuhan Yesus adalah KEBANGKITAN DAN HIDUP, dan sanggup membangkitkan anak Yairus dari kematian.
Tuhan Yesus adalah Tuhan atas waktu, bagi Yairus waktunya terbuang/ teralihkan karena wanita yang sakit sakit pendarahan. Tapi bagi Tuhan itu waktu yang tepat untuk dia bekerja melampaui apa yang Yairus pikirkan dan harapkan.
Kemudian Tuhan hanya memilih beberapa orang untuk megikuti Dia bersama-sama dengan Yairus untuk berdoa bagi anaknya yang sudah mati. Karena pada waktu itu ada banyak orang yang sedang meratap dan bahwa menertawakan apa yang Tuhan Yesus akan lakukan terhadap anak perempuan Yairus.
Markus 5 : 41 – 42, Pada waktu Tuhan Yesus berdoa; “Talita kum†yang berarti; Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah! Maka seketika itu juga anak perempuan Yairus, bangkit berdiri dan berjalan, maka semua orang yang hadir sangat takjub.
Iman kita adalah iman terobosan yang sanggup mengalihkan perhatian Tuhan untuk menyatakan kuasa-Nya atas hidup kita. Itu sebabnya apapun keadaan kita hari ini, JANGAN TAKUT PERCAYA SAJA!
Berita firman Tuhan untuk kita hari ini adalah; Tuhan Yesus mengasihi kita, Dia sanggup melakukan apa saja untuk menolong dan menjawab kita dalam keterbatasan apapun. Kedatangan Tuhan Yesus dalam hidup kita akan mengubahkan segala sesuatu; Ratapan menjadi sukacita, sakit menjadi kesembuhan, bahkan dan yang mati sekalipun akan mengalami kebangkitan. Ibrani 13 : 8 karena Tuhan Yesus Kristus tetap sama, baik kemaren, hari ini dan sampai selama-lamanya. Amin!
