Haleluyah, terpujilah Tuhan atas kasihNya yang tercurah bagi Sumba Barat. Ia telah melakukan hal-hal ajaib…
KITA ADALAH GEREJA YANG BERSEPAKAT DENGAN TUHAN
Ps Marthinus Radja
Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat dengan Tuhan:
- KASIH BAPA YANG SANGAT BESAR.
Yohanes 3 : 16 – 17 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.
Tuhan hebat dan luar biasa, dan sedang melakukan hal-hal yang besar, baik, indah dan perkasa di dalam hidup kita. Kasih Tuhan begitu besar bagi dunia, bangsa Indonesia dan bagi GEKARI dan secara khusus bagi kita GDS Jakarta. Kasih Tuhan adalah kasih yang besar, dan sebagai ekspresi dari kasihNya adalah PEMBERIAN. Tuhan selalu memberi, faktanya Bapa mengutus Putra Tunggal-Nya, yaitu Tuhan Yesus Kristus untuk tujuan yang kekal, yaitu keselamatan, supaya tidak ada seorang pun yang binasa.
Bapa tidak mengutus Tuhan Yesus untuk menghakimi kita, tetapi untuk menyelamatkan kita supaya kita mempunyai damai sejahjtera dan hidup yang kekal. Tuhan kita adalah Tuhan yang tidak pernah berubah, kasih-Nya tidak pernah berubah dan Dia setia kepada kita, itulah sebabnya kita harus besukacita.
Penindasan, kesesakan, sakit penyakit, ketelanjangan, ketidak-berdayaan, kekurangan, TIDAK AKAN PERNAH MEMISAHKAN KITA DARI KASIH BAPA. Karena Dia sangat mencintai kita Roma 8 : 35 – 39. Kasih Bapa seperti sungai yang terus mengalir dan tidak pernah kering, dalam keadaan apapun yang kita alami, kasih Bapa terus mengalir dalam hidup kita. Kasih dan pengampunanNya selalu tersedia bagi kita.
Bapa sedang mencari domba-domba yang diselamatkan Yohanes 10 : 16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
Dalam sukacita kita hari ini, kita harus melihat dan merasakan seperti yang Bapa lihat dan rasakan, yaitu kasih dan perhatianNya bagi banyak orang yang belum diselamatkan. (Marilah kita mulai mencatat nama mereka dan berdoa bagi mereka).
Jangan hanya menikmati keselamatan sendiri, tetapi mari menikmati surga bersama semua orang yang harus diselamatkan. Nama Yesus, adalah nama yang berkuasa, menyelamatkan, menghidupkan, menyembuhkan, dan nama di atas segala nama. Oleh sebab itu, kita harus selalu menyerukan nama Yesus dimana saja bagi semua orang yang kita jumpai.
Kasih Bapa di dalam nama Tuhan Yesus berlimpah bagi kita, namun Bapa juga rindu supaya kasihNya itu juga menjadi bagian dalam diri orang lain. Yang paling menyenangkan bagi kita adalah ketika semua orang dalam hidup kita diselamatkan. Persoalan-persoalan kecil tidak boleh menghalangi kita untuk bersaksi dan berkhotbah tentang nama Tuhan Yesus
1 Timotius 2 : 4 yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.
2 Petrus 3 : 9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
Jangan ada yang binasa dari keluarga kita, melainkan semua orang memperoleh hidup yang kekal, bertobat, berbalik dan diselamatkan. Tuhan tidak mau seorangpun yang tidak diselamatkan.
Hagai 2 : 10 Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam.
DI GDS harus selalu ada damai sejahtera dan kebenaran, dan bukan tempat untuk ada pertikaian, perselisihan, percideraan. Supaya setiap kali kita datang beribadah, kita menghormati kekudusan dan kemuliaan Tuhan, sehingga kita mengalami Tuhan dan hadiratNya secara nyata. Tubuh kita adalah bait Allah, itu sebabnya kemana saja kita pergi, kita membawa damai sejahtera.
Kasih Bapa di dalam Tuhan Yesus Kristus memperdamaikan kita dengan Bapa, kita dengan diri kita sendiri, kemudian kita dengan orang lain. Tidak boleh ada iri hati dan kecemburuan.Tuhan memberkati kita supaya kita bersukacita, dan memberkati orang lain.
Bersyukur dengan apa yang sudah Tuhan berikan, sehingga kita bisa menghargai apa yang orang lain juga miliki sebagai pemberian dari Tuhan. BIARLAH KITA SELALU MENGALAMI DAMAI SEJAHTERA. Jika ada masalah itu harus kita hadapi, dan dalam kasih diselesaikan.
Oleh sebab itu, semua pemimin rohani, pengurus, penatalayan dan jemaat harus terus bekerja keras dan lebih sungguh-sungguh untuk melihat karya Tuhan yang terus berlajut bagi GDS, juga berarti bagi Indonesia dan bagi dunia. 1 Korintus 15 : 10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
Kita harus terus melakukan hal-hal besar bagi Kerajaan Allah di bumi ini.
- BERDIRI TEGUH.
1 Korintus 15 : 58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
Jika Tuhan sudah menetapkan kita di sini, maka kita harus tetap tertanam, terus bertumbuh menjadi dewasa rohani dan menghasilkan buah untuk Tuhan. Berdiri teguh artinya = tetap kokoh tidak tergoncangkan. Berdiri teguh artinya = terus menopang visi dan misi yang telah diberikan oleh Tuhan untuk dikembangkan bagi Kerajaan Allah. Kita tetap berdiri teguh dan kokoh KARENA PANGGILAN TUHAN bagi kita di GDS sebagai keluarga rohani. Kita berdiri teguh dan kokoh karena kita pemenang! Karena Tuhan sudah memberikan kemenangan! 1 Korintus 15 : 57 we are stading with The Lord (FATHER), kita berdiri kokoh karena kebenaran dan panggilan Tuhan.
Panggilan kita ada di sini (GDS). Itu sebabnya kita harus setia beribadah kepada Tuhan setiap Minggu. Di usia 29 tahun gereja kita, mari buatlah komitmen bahwa kita akan tetap setia dan kokoh berdiri dan melihat rancangan Tuhan di genapi dalam hidup kita di GDS.
Iman dan kesetiaan kita tidak boleh dipengaruhi oleh keadaan dan situasi apapun. Mari teguh dan tidak tergeser Kolose 2 : 6 – 7 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.
Kita harus bertambah TEGUH DALAM IMAN, teguh dalam firman, kebenaran, panggilan, untuk melihat buah, jawaban Tuhan, dan penggenapan firman yang pasti terjadi dan digenapi. Tetap teguh dan melihat Tuhan sedang bekerja bagi kita. KUNCI UNTUK TETAP BERDIRI TEGUH ADALAH PERSEKUTUAN DENGAN SAUDARA SEIMAN. (komsel, kubu doa, pelayanan, dan ibadah-ibadah)
Bangga dan cintailah gereja kita (GDS) sebagai keluarga rohani kita.
- SIAP MENERIMA UPAH DARI BAPA.
1 Korintus 15 : 58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.
Jika kita taat dan setia maka kita akan menerima UPAH DARI BAPA DI SURGA! Sebagai anak Bapa kita memiki privilege (hak istimewa) untuk menikmati apa yang tidak orang nikmati. Karena kita hidup dalam kasih karunia yang berlimpah-limpah. Dalam persekutuan dengan Tuhan, jerih payah tidak sia-sia, akan ada pertambahan, promosi, peningkatan, kelimpahan sebagai upah yang kita terima.
Yohanes 10 : 9 – 10 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Tuhan adalah pintu kepada keselamatan dan kelimpahan, jangan cari-cari pintu yang lain.
Yeremia 17 : 7 – 8 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
