Skip to content

MENGALAMI PINTU KEMURAHAN TUHAN TERBUKA

Ev. Yohanes Oetomo

Ringkasan Khotbah Minggu, 31 Oktober 2021

Mazmur 23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka, akan mengikuti aku seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Raja Daud mengalami kabajikan dan kemurahan Tuhan di sepanjang hidupnya karena Tuhan senantiasa menyertai hidupnya (baca 1 Samuel 18:14).

Kita akan mengalami pintu kemurahan Tuhan di sepanjang hidup kita karena TUHAN YESUS TIDAK PERNAH TERBATASI DENGAN PINTU YANG TERKUNCI! (baca Yohanes 20:19, 26; Wahyu 3:8)

Dengan segala sesuatu yang dimiliki oleh Simon Petrus, seharusnya ia menjadi seorang nelayan yang selalu “berhasil” karena ia mempunyai enam syarat untuk menjadi seorang nelayan yang “berhasil” yaitu:

  1. Punya modal :  Perahu
  2. Punya peralatan : Jaring/ Jala
  3. Punya pengalaman : Nelayan handal
  4. Punya tempat yang tepat : Danau Genesaret
  5. Punya waktu yang tepat : Semalam-malaman
  6. Seorang pekerja yang keras.

Akan tetapi pada kenyataannya di suatu kesempatan Simon Petrus pernah mengalami hasil yang sangat menyedihkan/buruk dimana sepanjang malam ia dan teman-temannya tidak mendapatkan tangkapan apapun. Lukas 5:5 “……sepanjang malam bekerja keras tidak menangkap apa-apa.”

Belajar dari apa yang Simon Petrus alami, maka kita harus menyadari dan mengerti bahwa HIDUP INI MEMBUTUHKAN BERKAT TUHAN DAN CAMPUR TANGAN TUHAN DALAM APAPUN YANG KITA KERJAKAN/LAKUKAN.

Dalam Lukas 5:1-11 Jika kita perhatikan adasebanyak lima kali kata perahu dikatakan oleh Tuhan Yesus. Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus ingin agar Simon Petrus menyerahkan kendali perahunya kepada Tuhan Yesus.

Kita harus menyerahkan kendali atas hidup, pelayanan, keluarga, pekerjaan, studi, usaha/bisnis kita kepada Tuhan Yesus agar kita mengalami pintu kemurahan Tuhan terbuka.

Kita harus menyadari bahwa kebajikan dan kemurahan Tuhan akan datang dan kita alami dalam hidup kita melalui Tuhan Yesus. Yohanes 1:17 “… tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.”

Tuhan Yesus yang membuat hidup kita berbeda dan luar biasa. Tuhan Yesus adalah seorang Pribadi yang murah hati (Mazmur 30:6a).

Tuhan Yesus adalah pintu bagi kita untuk memperoleh keselamatan yang kekal dan hidup yang diberkati secara berkelimpahan (baca Yohanes 10:7, 9). Tuhan Yesus adalah satu-satunya akses kepada keselamatandan perlindungan (baca Yohanes 14:6).

Yohanes 10 : 10b … Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Hidup yang dimaksud dalam ayat ini bukan “Bios” (kehidupan biologi), tetapi “Zoe” sebuah kehidupan ilahi yang diberikan kepada manusia yang melaluinya kita dapat berelaksi dengan Sang Ilahi. Semua orang memiliki “Bios”, tetapi tidak semua orang memiliki “Zoe”. Untuk memiliki “Zoe”, maka kita harus percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadinya (1 Yohanes 5:12; Kisah Para Rasul 4:12).

Tuhan Yesus adalah sumber segala berkat, pemeliharaan dan kecukupan yang kita butuhkan, baik jasmani maupun rohani, baik sekarang maupun yang akan datang. Tuhan Yesus adalah Gembala Agung yang akan senantiasa menuntun dan membimbing hidup kita (Mazmur 23:1-6).

Rahasia untuk kita mengalami pintu kemurahan Tuhan terbuka :

1.Merindukan dan mencintai hadirat Tuhan

Rahasia raja Daud senantiasa mengalami pintu kemurahan Tuhan terbuka dalam hidupnya adalah ia senantiasa tinggal di dalam hadirat Tuhan (baca Mazmur 27:4).

Daud mencintai hadirat Tuhan, dia senantiasa memuji dan menyembah Tuhan. Pada waktu Daud memainkan alat musik (kecapi), maka hadirat Tuhan pun hadir (1 Samuel 16:23).

Pujian dan penyembahan yang kita naikan selalu mendatangkan kuasa Tuhan (baca Mazmur 22:4-5).

Kita harus senantiasa memiliki kerinduan untuk selalu berada di dalam hadirat Tuhan dan senantiasa bersukacita untuk pergi ke Rumah Tuhan/ menghadiri pertemuan-pertemuan ibadah (Mazmur 122:1b).

Yosua mendapat penuh perhatian dan pertolongan dari Tuhan. Pada suatu waktu Yosua meminta agar matahari dan bulan untuk berhenti berputar, maka saat itu juga Tuhan mengabulkan permintaannya (Yosua 10:12-14).


Pertanyaan adalah mengapa Allah begitu mendengar doa Yosua? Keluaran 33:11“…Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih MUDA, tidaklah meninggalkan kemah itu.” Yosua adalah seorang selalu merindukan dan mencintai hadirat Tuhan, ia tidak mau meninggalkan hadirat Tuhan, ia lapar dan haus akan pengenalan Allah secara pribadi.

2. Mencari perkenanan Tuhan

2 Samuel 6:10-12 (baca)Obed Edom mendapat perkenan Tuhan karena ia mengijinkan Tabut Tuhan ditaruh di rumahnya selama tiga bulan.

Tidak hanya Obed Edom yang diberkati Tuhan, tetapi anak anak-nya juga diberkatiolehTuhan (baca 1 Tawarikh 26:6-8).

Berkat kemurahan Tuhan terjadi dalam hidup Obed Edom dan keturunanannya karena ia mengijinnkan Tabut Tuhan ditaruh di rumahnya. Tabut Tuhan adalah lambang dari kehadiran Tuhan

Kita harus senantiasa mencari perkenanan Tuhan untuk apa yang harus kita lakukan/kerjakan.

Untuk mendapatkan perkenan Tuhan, maka kita harus membuang segala sesuatu yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, membersihkan hidup kita dari segala dosa dan kenajisan (baca Markus 7:21-23: Efesus 4:29-31).

Kita harusmenginjinkan Roh Kudus bekerja di dalam hidup kita agar buah-buah Roh terpancar dari hidup kita (Galatia 5:22-23).  Kita harus percaya bersama Tuhan Yesus kita sanggup menanggung segala perkara (Filipi 4:13).

Kita harus senantiasa menggunakan perisai iman dalam menghadapi segala serangan dan tipu muslihat iblis (Efesus 6:16). Iman akan kita dapatkan/peroleh dari mendengarkan firman Tuhan (Roma 10:17).

Kita juga harus senantiasa berjaga-jaga dan berdoa agar kita tidak jatuh dalam berbagai pencobaan, sebab roh memang penurut tetapi daging lemah (Matius 26:41).

Wahyu 3:8, Kita harus senantiasa menuruti firman Tuhan agar hidup kita diberkati oleh Tuhan dan perkenanan Tuhan terjadi atas hidup kita.

1 Tawarikh 16:5, Obed Edom yang adalah hamba Edom/ budak nafsu menjadi PEMUJI DAN PENYEMBAH TUHAN (Worship Leader) karena perkenanan Tuhan terjadi atas hidupnya.

3. Mengasihi Tuhan dengan segenap hati

Rut 1:16-17 Tetapi kata Rut: “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!”

Setelah suaminya meninggal, Rut berketetapan hati meninggalkan negerinya dan allah nenek moyangnya, dan pergi mengikuti Naomi (mertuanya) serta berbalik menyembah/ percaya kepada Allah yang disembah oleh Naomi.

Sikap dan tindakan dari Rut untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya pada akhirnya membawanya untuk mengalami suatu “kebetulan” dimana ia bekerja di ladangnya Boas yang telah direncanakan oleh Tuhan untuk menjadi suaminya (baca Rut 2:3).

Jika kita hidup sungguh-sungguh dalam Tuhan maka kita akan mengalami kebetulan-kebetulan Ilahi dari Tuhan

Tuhan memberikan segala sesuatu kepada kita tidak tergantung situasi dan kondisi yang sedang kita alami/ sedang terjadi. Jika Tuhan sudah membuka pintu, maka tidak ada yang dapat menutupnya.

Jika sampai saat ini kita belum mengalami pintu kemurahan Tuhan, maka harus ada perubahan dalam diri kita. Kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap hati, mengikut Tuhan dengan sungguh-sungguh.

Belajar dari Kupu – kupu (metamorfosa) :

  1. Berubah secara signifikan (180 derajat)
  2. Berubah satu arah
  3. Berubah dari dalam
  4. Membutuhkan perjuangan
  5. Membutuhkan waktu

Perubahan sikap Petrus sebelum dan setelah mengenal Yesus :

  1. Sebelum mengenal Tuhan, Petrus meminta agar Tuhan Yesus pergi meninggalkannya karena ia merasa dirinya adalah orang yang berdosa (Lukas 5:8). 
  2. Tetapi setelah mengenal Tuhan dan mengasihi Tuhan dengan segenap hatinya, Petrus meninggalkan semua berkat-berkat yang dimilikinya karena ia menganggap Tuhan Yesus lebih berharga dari semua berkat-berkat di dunia. Petrus tahu dengan pasti panggilan Tuhan untuk hidupnya  (Yohanes 21:7).

RINDU MENGALAMI PINTU KEMURAHAN TUHAN :

  1. CARILAH  HADIRAT  TUHAN (CONTOH : YOSUA, DAUD)
  2. CARILAH  PERKENANAN  TUHAN  (DETOX, PROTECT, REBUILD) (CONTOH  OBED-EDOM)
  3. KASIHILAH TUHAN DENGAN SEGENAP HATI (CONTOH : PETRUS)

No results found...