Ps. Jesaya Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 11 Desember 2022 1.Waktu Tuhan Lukas 2:1-7 Waktu Tuhan…
DICIPTAKAN UNTUK TUJUAN DAN PANGGILAN ALLAH BAPA “FOKUS KEPADA TUHAN”
Ps Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu, 15 Mei 2022
Setiap pribadi manusia diciptakan dan dilahirkan ke dalam dunia untuk tujuan dan panggilan dari Allah Bapa.
Setiap pribadi manusia tidak diciptakan dan dilahirkan ke dalam dunia dengan tujuan, memiliki tujuan atau suatu saat memilih sendiri tujuan dan panggilan hidupnya, tetapi setiap pribadi manusia diciptakan dan dilahirkan ke dalam dunia untuk dan karena ada tujuan dan panggilan Allah Bapa.
Tujuan dan panggilan dari Allah Bapa bukanlah tambahan, atau sekedar salah satu pelayanan kita semasa hidup dan bukan milik pribadi manusia. Tetapi karena ada tujuan dan pangilan Allah Bapa, maka setiap pribadi manusia diciptakan dan dilahirkan ke dalam dunia untuk mengambil bagian dalam rancangan besar Kerajaan Allah di bumi.
1 Korintus 6:19-20 (baca) Hidup kita bukan milik diri kita sendiri, karena kita sudah dibeli/dibayar oleh darah Tuhan Yesus. Oleh sebab itu, hidup kita harus memuliakan Tuhan, menyenangkan hati Bapa.
Tuhan ingin kita mengambil bagian di dalam rancangan besar Tuhan dan hidup di dalamnya. Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.
TUJUAN DAN PANGGILAN HIDUP UMUM
Tujuan dan panggilan hidup umum = Tujuan dan panggilan hidup yang diinginkan, dirancangkan dan diberikan Tuhan kepada setiap orang percaya untuk hidup di dalamnya.
TUJUAN DAN PANGGILAN HIDUP PRIBADI
Tujuan dan panggilan hidup pribadi = Tujuan dan panggilan hidup yang diinginkan, dirancangkan dan diberikan Tuhan kepada kepada setiap orang percaya secara pribadi untuk hidup di dalamnya.
TUJUAN DAN PANGGILAN HIDUP UMUM
- Mengenal Allah dalam dan melalui Tuhan Yesus
- Melayani Tuhan
- Menjadi seperti Tuhan Yesus
- Menghasilkan buah-buah Roh
- Membawa banyak jiwa datang dan mengenal Tuhan Yesus
- Hidup dalam berkat Tuhan (Ulangan 28:1-2)
- Mempunyai keluarga yang diberkati Tuhan (Kejadian 1:27-28)
- Mempunyai karier/ usaha yang diberkati Tuhan
- Menjadi berkat untuk bangsa-bangsa (Matius 28:19-20; Kisah Para Rasul 1:8)
TUJUAN DAN PANGGILAN HIDUP PRIBADI
Untuk tahu tujuan dan panggilan hidup secara pribadi, mari kita renungkan beberapa pertanyaan berikut ini:
- Kepada Siapa?
- Dimana?
- Kapan?
- Bagaimana?
- Apa yang akan dicapai, hasil akhirnya?
Tuhan telah menciptakan dan menyediakan segala sesuatunya bagi kita. Bagian yang harus kita temukan adalah kepada siapa, dimana, kapan, bagiamana caranya, apa yang akan dicapai/hasil akhirnya.
HIDUP DALAM TUJUAN DAN PANGGILAN
Kita akan belajar dari kehidupan rasul Paulus, bagaimana dia tahu dengan pasti tujuan dan panggilan hidupnya.
Paulus yang sebelumnya di kenal dengan Saulus adalah seorang pribadi yang menganiaya, membunuh orang-orang percaya, dan melakukan hal-hal tidak tidak benar.
Dalam perjalanan hidupnya, ketika Saulus sedang perjalanan ke Damsyik, ia mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus. Kisah Para Rasul 9:4-5 Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Setiap kita harus mengenal Tuhan Yesus secara pribadi, bukan mengenal Tuhan Yesus melalui apa kata orang. Sejauh pengenalan kita akan Tuhan Yesus, maka sejauh itu juga kita bisa berjalan dan hidup bersama dengan Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus tidak hanya datang ke dalam kehidupan Saulus (Paulus), tetapi mengarahkan kepada Saulus (Paulus) untuk apa yang harus dikerjakan selanjutnya. Kisah Para Raul 9:6 Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.
Tuhan Yesus memanggil dan memilih Saulus (Paulus) untuk sebuah tugas dan panggilan yang spesifik. Dalam hal ini, Tuhan Yesus memakai Ananias untuk menyampaikan apa yang harus Saulus (Paulus) kerjakan. Kisah Para Rasul 9:15-16 Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.”
2 Timotius 1:11, Tuhan Yesus memberikan secara spesifik jawatan pelayanan kepada Paulus yaitu pemberita injil, rasul dan guru.
2 Timotius 1:12, Paulus percaya sepenuhnya kepada Tuhan Yesus yang telah memilih, memanggil dan mempercayakan tugas dan pelayanan kepadanya.
Oleh sebab itu, kita harus percaya sepenuhnya kepada Tuhan Yesus yang telah memilih, memanggil dan mempercayakan tugas dan pelayanan kepada kita.
Rasul Paulus taat melakukan apa yang Tuhan Yesus perintahkan untuk ia lakukan. Kisah Para Rasul 26:19 Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.
Ada orang sudah dapat panggilan dari Tuhan, diberitahu cara untuk melakukan sesuatu tetapi ia tidak melakukannya. Jika kita pernah tidak taat pada panggilan Tuhan, maka saat ini juga kita harus kembali kepada panggilan Tuhan dan fokus kepada apa yang sudah Tuhan berikan kepada kita.
Kisah Para Rasul 26:20 Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu.
Rasul Paulus menggenapi semua panggilan hidupnya, dia memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain (baca Kisah Para Rasul 17:18-21).
Sebagai pemberita Injil, rasul Paulus tidak luput dari yang namanya sebuah badai, tantangan, masalah, kesukaran. Karena rasul Paulus taat kepada panggilan Tuhan, maka Tuhan pun senantiasa menolong dan menyertai kemanapun Paulus pergi memberitakan Injil (Kisah Para Rasul 27:21-25). Demikian pun dengan kita yang percaya kepada Tuhan Yesus dan taat dalam panggilan Tuhan, kita pasti dapat melewati setiap badai, tantangan, masalah, kesukaran yang harus kita hadapi dalam melaksakan dan menggenapi panggilan Tuhan atas hidup kita.
Rasul Paulus melaksanakan panggilan Tuhan atas hidupnya dan Tuhan pun menggenapi pangglan tersebut. Salah satu contoh bukti dari pelayanan Paulus adalah di kekaisaran Romawi. Filipi 4:22 Salam kepadamu dari segala orang kudus, khususnya dari mereka yang di istana Kaisar.
Kisah Para Rasul 26:19 Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.
Bagaimana dengan hidup kita?
Apakah kita sudah mengetahu dengan pasti panggilan Tuhan atas hidup kita?
Apakah kita tetap taat dan berjalan dalam panggilan yang Tuhan tetapkan untuk hidup kita?
Apakah kita sudah menjauh bahkan meninggalkan panggilan Tuhan atas hidup kita?
Kita harus memastikan bahwa kita sudah mengetahui dengan pasti panggilan Tuhan atas hidup kita dan taat dalam panggilan tersebut. Kita harus percaya kepada Tuhan Yesus, senantiasa berdoa dan mencari Tuhan Yesus karena Dia sudah merancangkan hal-hal yang luar biasa bagi hidup kita dan Ia pasti akan menggenapi rancangan-Nya tersebut (Yeremia 29:11-13).
