Telah dipromosikannya kedalam kemuliaan Bapa di surga dan Tuhan Yesus Kristus; perintis dan Bapak Rohani…

Ibadah Natal GDS 18 Desember 2016
Ibadah natal GDS tahun ini dilaksanakan pada tanggal 18 Desember 2016; dengan mengambil tema GDS tahunan 2017 yaitu “Iman yang semakin bertambah, kasih yang semakin kuat” 2 Tes 1:3. Puji Tuhan ibadah natal dapat berlangsung dengan luar biasa, penuh sukacita dan kedamaian natal.
Dengan dipimpin oleh Worship Leader GDS yaitu Pdm Samuel Bernard dan ibu Debby Seper, segenap jemaat dibawa untuk mengangkat hati memuliakan Dia yang menyatakan janji kasih Allah pada dunia yaitu dengan rela lahir menjadi ciptaanNya, yaitu seorang manusia sebagai juruselamat bagi seluruh umat manusia.
Acara dilanjutkan dengan doa pembukaan ibadah Natal, dengan pimpinan Ps Jesaya Henubau, yang kemudian dilanjutkan pujian dengan iringan tarian persembahan beberapa anak muda yang tergabung dalam grup Velocity, Youth Ministry GDS dan nyanyian tim paduan suara beserta tariannya yang seluruhnya dipersembahkan oleh anak-anak dari Ibadah Anak GDS.
Dengan iringan nyanyian persembahan dari Jennifer Violetta yang merupakan jemaat Ibadah Anak GDS, acara penyalaan lilin natal oleh Gembala GDS, Rev DR Daniel Henubau dan Ps Dina Henubau dimulai. Lilin kecil yang dinyalakan bersama seluruh jemaat sebagai lambang akan Dia yang datang ke dunia sebagai terang “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia” Yoh 1:4.
Firman pada Ibadah Natal dibawakan oleh Rev DR Daniel Henubau. Beliau memberitakan bahwa hubungan bapa dan anak bukan hal yang baru, manusia diciptakan bukan untuk menjadi budak, namun sebagai anakNya terbukti dengan cara bagaimana kita diciptakan, yaitu Tuhan membentuk kita menjadi serupa dan segambar dengan Dia, dan memberikan hembusan nafas hidupNya ke dalam lubang hidung Adam.
Namun hubungan yang awalnya terjadi telah hilang akibat jatuhnya manusia ke dalam dosa.
Yoh 1:1 “Pada mulanya adalah Firman; (Firman itu = logos / Yunani) bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.” Logos menyatakan hati dan pikiran Allah.
Lalu apa hubungannya dengan peristiwa natal? Natal adalah peristiwa suprantural yaitu Dia yang datang ke dunia sebagai manusia untuk menjadi terang dunia yang menerangi kehidupan kita dari hidup yang lama (berdosa) diperbaharui menjadi anak-anak Allah.
Semata-mata bukan karena perbuatan baik kita atau melakukan hukum taurat, namun karena iman akan Dia yang dengan darahNya mengembalikan status kita sebagai anak-anak Allah dan menerima setiap janji yang Allah berikan pada Abraham Gal 3:13-14, Yoh 14:6. Dan sebagai penutup khotbah, Rev DR Daniel memberikan tantangan pada kami yang hadir apakah mau menerima Dia dalam hati dan membangun iman kita lebih lagi dalam Dia. Haleluyah ! Respon jemaat positif, terlihat dengan banyaknya jemaat yang maju untuk didoakan dalam altar call. Bagaimana dengan saudara ?
Tuhan Yesus memberkati.
