Skip to content

KITA MELAYANI TUHAN KARENA KEMURAHAN ALLAH

Rev. DR. Daniel Henubau

(Ringkasan Khotbah Minggu 7 Februari 2016)

Pembacaan Alkitab : 2 Korintus 4:1-15

Tujuan firman Tuhan untuk kita adalah 2 Timotius 3:16-17 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

2 Timotius 3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Rasul Paulus menulis surat 1 & 2 Korintus pada tahun 56M dengan tujuan untuk mengarahkan Jemaat Korintus untuk hidup dalam kebenaran firman Tuhan karena pada waktu itu ada banyak rasul-rasul palsu.
Jika kita saat ini dapat melayani Tuhan itu bukan karena kehebatan kita, walaupun setiap kita memang menerima karunia-karunia dari Tuhan, tetapi kita melayani karena kemurahan Tuhan. Dan jika kita saat ini menjadi orang Kristen itu bukan karena kehebatan kita, tetapi oleh kasih karunia Tuhan.

Seorang hamba Tuhan dalam menyampaikan pemberitaan firman Tuhan selalu ada pergumulannya, ada dua sisi; Menyampaikan firman Tuhan sebagaimana yang Tuhan kehendaki bagi umat-Nya/ yang dibutuhkan oleh orang yang mendengar, atau menyampaikan firman Tuhan sebagaimana orang yang mendengarnya senang/ diinginkan oleh pendengarnya.

Pada masa kini ada banyak gereja yang mengajarkan pengajaran yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Orang-orang yang datang bukan karena tertarik dengan firman Tuhan tetapi mereka senang dan cocok karena memperoleh apa yang sesuai dengan kemauanya (banyak tertawanya/ lucu, dll). 2 Timotius 4:2-4 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Kita diselamatkan karena percaya kepada Tuhan Yesus dan firman Tuhan, oleh sebab itu apapun masalah yang sedang kita alami, kita harus tetap datang kepada Tuhan.

Ayat 1 Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati. Kita menjadi murid Tuhan karena kemurahan Tuhan. Kita bisa melayani Tuhan karena kemurahan Tuhan.
Ayat 2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah.
Sebagai hamba-hamba Tuhan, maka Tuhan ingin kita memiliki warna yang jelas. Jangan jadikan firman Tuhan untuk mencari popularitas. 2 Korintus 2:17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.

Menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kali, seharusnya kita sepenuh hati hidup sesuai firman Tuhan meskipun konsekuensinya kita semakin tidak populer, karena yang populer adalah yang bisa menyesuaikan diri dengan keinginan banyak orang/ kompromi dengan pola hidup dunaiwi. Tetapi oleh karena Tuhan sudah memilih dan memanggil kita menjadi anak-anak-Nya, maka kita harus memutuskan untuk hidup sesuai dengan firman Tuhan.

Kita sebagai anak Tuhan dipanggil untuk memberitakan firman Tuhan. Kita harus menyadari bahwa dalam memberitakan kebenaran firman Tuhan, maka kita akan mendapat tantangan dari dunia ini.
Ayat 3-4 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa, yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Firman Tuhan berkuasa namun bagaimana respons orang dalam menerima pemberitaan firman Tuhan akan menentukan hasil dari apa yang didengarnya. Banyak orang tawar menawar dengan firman Tuhan karena kedagingannya lebih kuat. Tetapi kita yang sudah hidup di dalam firman Tuhan harus berkata ya kepada firman Tuhan dan tidak kepada kedagingan.

2 Korintus 2:14-17 (baca) Terhadap firman Tuhan selalu ada dua golongan manusia dalam memberi respons, positif atau negatif. Puji Tuhan kita semua selalu menyambut positif terhadap firman Tuhan. Kalaupun belum mengerti firman Tuhan, Roh Kudus akan membuat kita mengerti, kalaupun itu mungkin menyakitkan tetapi kita percaya yang pahit bisa menjadi obat yang menyembuhkan kehidupan kita. Tuhan memanggil kita di berbagai bidang pela yanan (perusahaan, kampus, dll) kita berdoa agar hidup dan pemberitaan kita sesuai dengan yang Tuhan kehendaki

Ayat 5 Sebab bukan diri kami yang kami beritakan, tetapi Yesus Kristus sebagai Tuhan, dan diri kami sebagai hambamu karena kehendak Yesus. Pemberitaan kita adalah Yesus Kristus yang adalah firman Tuhan dan juru selamat dunia, bukan kehebatan kita.

Mengapa banyak orang yang menolak pemberitaan firman Tuhan? Ayat 6 Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus. Jika kita intim dengan Yesus, maka kemuliaan Tuhan makin nyata dalam hidup kita. Karena kemuliaan Tuhan bersinar dalam hidup dan hati kita, hal itulah yang membuat kita menang atas dosa dan iblis.
Kita harus mencari semua hal yang indah yang dari Tuhan, sedangkan hal-hal duniawi yang tidak sesuai dengan firman Tuhan harus kita buang jauh-juah dari hidup kita. Kita harus pastikan bahwa kita memilih hal-hal yang indah dari Tuhan (Filipi 4:8)

2 Korintus 4:16 Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari. Salah satu senjata iblis yang ampuh adalah membuat kita tawar hati, kecewa akhirnya menjadi frustasi, penuh kepahitan. Kita harus membebaskan diri dari hal-hal seperti itu akrena Yesus sanggup memberi terang dalam hati kita yang membuat kita menang atas semua hal yang menekan dalam hdiup kita.

Ayat 7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Harta= kemuliian Kristus melalui firman-Nya/ Roh Kudus. Kita adalah bejana tanah liat yang rapuh. Alasan Tuhan tinggal di dalam hidup kita karena Dia ingin menjadikan kita menjadi anak-anak Bapa di sorga yang menghasilkan buah yang lebat (Yohanes 15:16).

Ayat 8-9 Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa. Dihempaskan=dikanvaskan. Jika ada kepahitan, kekecawaan jangan membuat kita jatuh dan tergeletak, tetapi kita harus segera bangkit kembali. Kemuliaan Tuhan selalu ada dalam hidup kita. Kita semua berharga di mata Tuhan (Yesaya 43:4). Oleh sebab itu jangan biarkan tawar hati karena sakit penyakit, keuangan, pekerjaaan atau mungkin masalah gereja, tetapi kita harus menang atas tawar hati (kecewa).

Ayat 10 Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. Kematian Yesus bukanlah kekalahan tetapi membawa kemenangan karena iblis/ neraka dikalahkan. Jika karena iman kita kepada Tuhan kita dimusuhi, kita tidak akan binasa, tetapi kita pasti akan menang karena kemuliaan Tuhan yang ada di dalam kita lebih besar dari apapun. Tidak ada kehidupan tanpa kematian. Hidup kita dalam Tuhan harus mati dulu dari hidup yang lama maka hidup yang baru akan berkuasa dalam hidup kita

Ayat 8-9, Kata kuncinya namun. Ada kekuatan baru untuk kita selalu bangkit, oleh sebab itu jangan tenggelam terus dalam kekecewaan, kesedihan, putus asa, tetapi kita harus senantiasa bangkit kembali dalam menghadapi setiap masalah. Kita diciptakan bukan untuk kalah tetapi untuk menjadi pemenang. Bagi pemenang tidak pernah berkata untuk mundur tetapi senantiasa maju.

Ayat 11-12 Sebab kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini.Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu. Jika kita sudah diberkati jangan sampai kita undur diri dari Tuhan dan Gereja-Nya, tetapi kita harus terus maju karena pemenang tidak berhenti di tengah jalan tetapi menyelesaikan sampai akhir. Persoalan adalah hal yang biasa yang bisa saja terjadi dalam hidup ini, tetapi yang luar biasa adalah Tuhan selalu memberikan jalan keluar.
Firman Tuhan yang kita percayai ada di sorga dan tidak pernah berubah dan kekal selamanya (Mazmur 119:89 & Matius 24:35). Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus adalah orang yang paling berbahagia karena firman Tuhan tersimpan di sorga. Setiap hari bahkan kapanpun Tuhan dapat menyatakan kehendak dan rencana-Nya melalui firman-Nya kepada kita secara pribadi/ khusus, itulah yang disebut rhema.

Ayat 14-15 Karena kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama-sama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama-sama dengan kamu kepada diri-Nya. Sebab semuanya itu terjadi oleh karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.

Kita saat ini ada di GDS karena Tuhan mengasihi kita agar kita mengalami kasih karunia yang semakin besar. Roma 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Kasih karunia yang benar itu memberi kekuatan kepada kita untuk menang atas dosa dan membebaskan kita dari dosa. Kita hidup dan berkuasa karena oleh karena Yesus, karena kelimpahan kasih karunia.

Di mana kasih karunia melimpah maka semakin banyak orang percaya kepada Tuhan Yesus. Jika Tuhan melimpahkan kekuatan kepada kita (kekuatan rohani dan semua berkat di dalam Yesus) tujuannya adalah agar banyak orang diberkati, banyak orang yang percaya kepada Yesus, dimenangkan untuk Tuhan. Karena Gereja kita GDS sudah mengalami kasih karunia yang besar maka selalu mengadakan pelayanan misi untuk menjangkau lebih luas lagi daerah-daerah yang baru yang belum percaya kepada Tuhan Yesus.

Semakin banyak ucapan syukur dari kita kepada Tuhan maka di sorga ada sukacita yang luar biasa, maka berkat semakin dicurahkan kepada kita oleh Tuhan. Tuhan pasti akan memakai kita secara luar biasa, tetapi kita harus selalu menyadari jika kita melayani Tuhan dan dipakai Tuhan luar biasa semuanya itu karena kemurahan Allah.

No results found...