Skip to content

Retreat Keluarga GDS 30 Mei – 1 Juni 2019

Karakter pribadi dan rencana Tuhan adalah mengubahkan kita dari kemuliaan kepada kemuliaan yang semakin besar, Puji Tuhan itu kami alami dalam retret jemaat GDS tahun ini. Ia akan membawa kita kepada terobosan Supranatural atas kemustahilan. Retret tahun ini diadakan pada 29 Mei hingga 1 Juli 2019 di Taman Bukit Palem Resort, Pancawati, Bogor. Dimana dibagi dalam 5 sesi diluar dari sesi kesaksian dan tanya jawab.

Sesi 1 dan 2 dibawakan oleh Ps Jesaya Henubau, yang membawa tema Terobosan atas Kemustahilan, yaitu nabi Musa Keluaran 13-14 mengalami terobosan yang tidak hanya untuk dia seorang, namun seluruh bangsa Israel; dari mujizat ke mujizat setiap harinya selama 40 tahun.
Mengapa hanya nabi Musa yang tahu jalan-jalannya Tuhan? Mazmur 103:7 Musa mengenal diri Tuhan.

Keluaran 33:1-4 Tuhan menyatakan kepada nabi Musa bahwa Ia menolak berjalan ditengah-tengah bangsa Israel. Namun nabi musa menolak dan memutuskan untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi Keluaran 33:12-14. Dan pada saat Tuhan berjalan didepannya, nabi Musa berseru dan mengenal pribadi Tuhan yaitu .. penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya.. Keluaran 34:6

Namun pada Keluaran 34:8-9 tertulis bahwa Nabi Musa berlutut, menyembah dan mengklaim pribadi Tuhan agar Ia mau berjalan ditengah-tengah bangsa Israel. Mazmur 103:8-14 Kenali pribadi Tuhan. Renungkan firmanNya Mazmur 1:2. FirmanNya hidup, tidak statis. Mazmur 103:16-18 Kasih setia Tuhan yang sampai selama-lamanya.

Kasih setia Tuhan adalah dasar dari terobosan atas kemustahilan.

Hingga akhirnya pada Keluaran 34:10 Tuhan memberikan terobosan bagi Nabi Musa dan seluruh bangsa Israel walaupun sebenarnya tidak layak, namun hanya kasih karuniaNya Ia memberikan perjanjian / covenant dan akan melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dan yang sungguh-sungguh dahsyat yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi diantara segala bangsa.

Sesi ke-3 berlanjut pada esok hari oleh Ps Debora Henubau sebagai pembawa Firman mengenai berkat atau kutuk. Kutuk dapat disebabkan oleh hal-hal supranatural, ketidaktaatan, ketidaktahuan, perkataan yang sia sia yang mengutuk diri sendiri, kejahatan / perbuatan daging Galatia 5:19-20, barang / tempat berhala. Puji Tuhan kita didalam Dia; bila kita mengakui dosa kita maka Ia yang setia dan adil akan mengampuni dan menyucikan kita dari segala kutuk dan dosa. 1 Yohanes 1:7-9

Sesi 4 oleh Rev DR Daniel Henubau yang membawakan Firman mengenai keadaan manusia setelah jatuh dalam dosa dengan manusia yang dilahirkan baru. Mazmur 32:6-11, 26:2-4, 25:15 Mata kita yang harus tetap tertuju kepada Tuhan maka Ia akan membuat terobosan dalam seluruh kehidupan kita. Bahkan Ia sanggup membuat terobosan dua kali lipat Zakaharia 9:12, dipakai olehNya seperti pahlawan Zakaharia 9:13 dan Ia yang akan memimpin kita Zakaharia 9:14.

Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya. Amsal 20:27 Saat manusia jatuh dalam dosa, roh manusia tersebut mati, yang menyebabkan terputusnya hubungan dengan Tuhan Yesaya 59:1-2, jiwa, pikiran, perasaan, dan kehendak manusia dikuasai oleh setan. Efesus 2:1-2; 4:17-19. Lain hal bila manusia dilahirkan baru, kita telah didamaikan dengan diriNya 2 Korintus 5:17 menjadi anak Allah Yohanes 1:12-13; 2 Korintus 3:18 yang harus terus bertumbuh ke kedewasaan rohani Ibrani 10:24-25 dan harus terus dipenuhi roh kudus Efesus 5:18; Galatia 5:16-21.

Sesi ke-5 yang merupakan sesi terakhir dari retret GDS dan juga merupakan sesi impartasi dipimpin oleh Rev DR Daniel Henubau. Yesaya 10:27 Kuk dihancurkan oleh minyak urapan atau doa pelepasan. Kuk dapat berupa trauma, phobia, sesuatu yang ada di dalam roh, juga kutuk yang entah itu disadari atau tidak.

Untuk mengalami terobosan kita harus hidup rukun dengan Tuhan Yesus Mazmur 133:1-3 dan senantiasa cari Dia Mazmur 105:4. Ia berjanji akan membuat kita menjadi lebih kuat daripada lawan kita Mazmur 105:24; Yakobus 4:7 dan membawa kita ke tanah perjanjianNya. Ulangan 6:23. Amin.

No results found...