Skip to content

TUHAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan khotbah Minggu, 25 Juli 2021

Yakobus 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Tuhan memberikan yang terbaik, tepat dan sempurna kepada kita. Tuhan memberikan di waktu yang tepat dan pada saat kita menerimanya pun dalam posisi/kondisi yang tepat.

Setiap pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna datang dari Allah Bapa di surga. Hari ini, dalam nama Tuhan Yesus kita terima semua pemberian yang baik dan anugerah yang sempurna tersebut, dan kita percaya hari ini juga kita telah menerimanya.

Terkadang kita merindukan sesuatu yang baik tetapi dalam waktu/kondisi yang tidak tepat. Sedangkan apa yang Tuhan berikan kepada kita selalu yang terbaik dan dalam waktu/kondisi yang tepat. Tuhan senantiasa turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang percaya kepada-Nya (Roma 8:28).

Tuhan sudah merancangkan yang terbaik bagi kita, oleh sebab itu kita harus mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya (Matius 6:33). Pada waktu kita mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka kita akan mulai menemukan jalan-jalan-Nya Tuhan. Waktunya Tuhan berbeda dengan waktunya kita. Kabar baiknya adalah Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkotbah 3:11).

Kita akan belajar dari kehidupan orang Israel bagaimana mereka mendapatkan yang terbaik dari Tuhan pada masa-masa yang sulit.

Pada waktu Tuhan akan memelihara orang Israel di masa-masa yang sulit, Tuhan mengutus lebih dulu hambanya yaitu Yusuf ke Mesir. Yusuf mengalami berbagai hal dalam hidupnya dan pada akhirnya ia menjadi seorang Perdana Menteri/orang nomor dua di Mesir (Kejadian 41:40-41).

Pada waktu Tuhan menyiapkan rencana-Nya bagi umat pilihan-Nya, Tuhan juga sudah tahu tempat yang terbaik bagi umat pilihan-Nya.

Kejadian 45:18 (baca) Tuhan memelihara umat-Nya (orang Israel) dengan berbagai macam cara. Pada awalnya Tuhan mengutus seorang dari Israel yaitu Yusuf ke Mesir. Di kemudian hari, Yusuf pada akhirnya memiliki kuasa atas kerajaan di Mesir. Ketika orang Israel mengalami masa-masa yang sulit, saudara-saudaranya Yusuf datang ke istana Firaun. Saat itu raja Firaun memerintahkan kepada Yusuf agar menjemput ayahnya dan seluruh anggota keluarganya untuk dibawa ke Mesir.

Kejadian 45:20 Janganlah kamu merasa sayang meninggalkan barang-barangmu, sebab apa yang paling baik di seluruh tanah Mesir ini adalah milikmu.”

Tuhan mulai melepaskan kita dari semua yang lama di hidup kita (kegelapan, kemiskinan, dll) dan membawa ke tempat terbaik dimana Tuhan akan memelihara hidup kita.

Tuhan pasti memberikan yang “terbaik” bagi hidup kita. Apa tempat yang terbaik untuk hidup kita?

Kejadian 47:6 Tanah Mesir ini terbuka untukmu. Tunjukkanlah kepada ayahmu dan kepada saudara-saudaramu tempat menetap di tempat yang terbaik dari negeri ini, biarlah mereka diam di tanah Gosyen Dan jika engkau tahu di antara mereka orang-orang yang tangkas, tempatkanlah mereka menjadi pengawas ternakku.”

a. Arti dari Gosyen adalah terbaik

Gosyen adalah salah satu nama tempat yang berada di wilayah kekuasaan raja Firaun di Kerajaan Mesir. Gosyen bukan hanya sekedar nama tempat, tetapi memiliki sebuah arti yaitu yang “terbaik”

Kita telah dirancang dan ditetapkan oleh Allah Bapa di surga untuk mengalami dan menerima yang terbaik dari Tuhan karena kita adalah “saudaranya dari yang sulung yaitu Juru selamat itu sendiri (Roma 8:29).

b. Arti dari Gosyen adalah multiplikasi

Kejadian 47:27 (NKJV) So Israel dwelt in the land of Egypt, in the country of Goshen; and they had possessions there and grew and multiplied exceedingly.

Gosyen adalah tempat kita bermutiplikasi. Gosyen adalah tempat di mana Tuhan memultiplikasikan hidup kita. Gosyen juga berarti apa saja yang Tuhan berikan dalam hidup kita akan bertambah banyak

Tuhan Yesus sanggup memultiplikasikan lima roti dan dua ikan untuk memberi makan lima ribu laki-laki, belum termasuk perempuan dan anak-anak (Matius 14:13-21). Tuhan Yesus juga menciptakan ikan yang sangat banyak pada waktu memerintahkan murid-murid untuk menebarkan jala di tempat yang sebelumnya mereka tidak mendapatkan ikan (Lukas    5:1-11). Tuhan Yesus juga sanggup memultiplikasikan segala sesuatu di tempat di mana Tuhan menempatkan kita.

c. Arti Gosyen adalah hadirat Tuhan

Kejadian 45:10 Engkau akan tinggal di tanah Gosyen dan akan dekat kepadaku, engkau serta anak dan cucumu, kambing domba dan lembu sapimu dan segala milikmu.

Tuhan ingin kita tinggal dekat dengan Dia karena tempat di mana kita dekat dengan Tuhan, di situlah tempat yang terbaik dan kita bermultiplikasi. Di hadirat Tuhan itulah tempat yang terbaik. Dekat dengan Tuhan, itulah tempat yang terbaik. Dekat dengan Tuhan, maka kita akan bermultiplikasi/berbuah banyak (Yohanes 15:7). Semakin kita dekat dan tinggal di dalam Tuhan Yesus, maka kita akan nengalami yang terbaik.

Kita harus selalu berada di dalam hadirat Tuhan karena di luar gosyen/hadirat Tuhan, tidak ada tempat yang terbaik. Hanya di dalam hadirat Tuhan, di wilayah yang sudah Tuhan berikan untuk kita, itulah tempat yang terbaik bagi hidup kita. Kita harus berada di pusat kehendak Tuhan dan dalam tuntunan jalan yang sudah Tuhan tetapkan bagi hidup kita.

Yeremia 17:7-8 (baca) Selama kita tinggal di hadirat Tuhan dan pusat kehendak Tuhan, maka kita akan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air yang tidak akan mengalami panas terik. Bukannya tidak ada panas terik, tetapi sekalipun ada panas terik/masalah/  kesulitan, tetapi selalu ada jalan keluar dan berkat yang sudah Tuhan persiapkan. Jika kita selalu tinggal dekat dengan Tuhan, maka kita akan selalu mengalami kekuatan yang baru dari Tuhan, bahkan di tahun yang kering/penuh dengan tantangan dan kesulitan, kita akan tetap diberkati, bersukacita dan berkemenangan.

Sekarang adalah musimnya bagi kita untuk mengalami sama seperti pada waktu Musa membawa orang israel keluar dari tanah mesir untuk masuk ke tanah perjanjian, demikian pun dengan kita di mana Tuhan akan membawa kita untuk mengalami tempat yang terbaik yang jauh lebih dari dari apa yang kita alami saat ini.

Masa ini adalah masa pemurnian dan ujian, masa di mana Tuhan memurnikan setiap orang seperti Tuhan memurnikan emas dan perak (Maleakhi 3:2-5). Tuhan sendiri yang sedang menyiapkan setiap orang untuk menyambut kedatangan-Nya yang kedua kalinya. Segala sesuatu yang kita andalkan akan digoncangkan sampai nyata Kerajaan yang tidak tergoncangkan (Ibrani 12:26-28).

Mari kita kembali memperhatikan bagaimana Tuhan membawa umat-Nya (bangsa Israel) ke tempat yang terbaik. Pada waktu Tuhan mempersiapkan, Dia lebih dulu menempatkan umat Tuhan di tempat yang terbaik. Dan Tuhan mulai mengizinkan satu demi satu tulah datang.

  • Tulah yang pertama adalah air berubah menjadi darah (Keluaran 7:14-25)

Pada waktu tulah ini datang, maka semua air di tanah Mesir berubah menjadi darah. Yang sebenarnya terjadi adalah Tuhan sedang meruntuhkan semua dewa-dewa penguasa dari sungai Nil yaitu Khnun, Hapi, dan Osiris.

  • Tulah kedua adalah wabah Katak (Keluaran 8:1-15)

Tuhan mempermalukan satu persatu, dan salah satu dewa yang terkenal di Mesir adalah dewa yang kepalanya Katak. Pada waktu itu ahli-ahli sihir di Mesir bisa juga membuat Katak-kataknya, tetapi tidak bisa menyuruh Kataknya pulang.

Pada saat tulah ini datang, ada begitu banyak katak, jumlahnya sampai milyaran katak di tanah mesir. Tuhan mempermalukan dewa Katak, karena bermilyar-milyar katak mati dan berbau busuk, bahkan bangkai Katak memenuhi seluruh Mesir termasuk di dalamnya istana Firaun pun bau bangkai Katak.

  • Tulah ketiga adalan Nyamuk (Keluaran 8:16-19)

Tuhan memerintahkan kepada Musa untuk memukul tongkatnya ke tanah dan dari tanah yang ia pukul tersebut keluar nyamuk. Ini sesuatu yang mustahil tanpa Tuhan yang menyuruh dan terbukti ketika ahli sihir di Mesir meniru, mereka tidak bisa melakukan seperti yang Musa lakukan. Pada tulah pertama dan kedua, para dewa dan ahli sihir di Mesir masih bisa meniru yang Tuhan lakukan. Tetapi pada tulah yang ketiga, Tuhan mulai membuat perbedaan, Tuhan mulai membuat apa yang sebelumnya bisa dibuat oleh dewa-dewa dan ahli sihir di Mesir, pada akhirnya mereka tidak bisa membuatnya lagi.

  • Tulah keempat adalah wabah Lalat Pikat (Keluaran 8:20-32)

Pada saat tulah keempat datang, Tuhan mulai membuat perbedaan yang luar biasa. Keluaran 8:21-23 (baca). Kita harus percaya kebenaran firman Tuhan ini akan terjadi di dalam hidup kita. Jika kita tinggal di Gosyen/dalam hadirat Tuhan, maka besok Tuhan akan membuat perbedaan antara kita yang percaya kepada-Nya dengan orang-orang yang belum percaya-Nya dan kita akan mengalami mujizat dari Tuhan. Selama kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, maka kita akan senantiasa berada di dalm perlindungan Tuhan.

  • Tulah kesembilan adalah gelap gulita (Keluaran 10:21-29)

Pada waktu Tuhan mendatangkan tulah kesembilan yang dihantam adalah dewa yang terbesar yang dianggap kepalanya atau bapaknya para dewa yaitu dewa Matahari.

Selama tiga hari terjadi kegelapan di seluruh tanah Mesir. Keluaran 10:22-23 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya.

Sekalipun saat ini dunia sedang dipenuhi dengan kegelapan, tetapi kita yang tinggal di dalam Tuhan Yesus, kita akan senantiasa diterangi oleh terang dari Tuhan Yesus karena Tuhan Yesus adalah terang dunia (Yohanes 8:12).

Hari ini Tuhan sudah menyiapkan berkat yang terbaik untuk hidup kita, oleh sebab itu kita harus tinggal di dalam hadirat Tuhan, di pusat kehendak Tuhan.

Kita harus tinggal di Gosyen. Gosyen adalah: Terbaik, Multiplikasi, dan Hadirat Tuhan. Kita harus tinggal di tempat yang terbaik.

  • Tulah kesepuluh adalah kematian anak sulung (Keluaran 11:1-10)

Pada tulah kesepuluh dewanya masih hidup. Menurut kepercayaan orang-orang Mesir kuno, keturunannya para dewa adalah Firaun. Jadi, Tuhan bukan memukul Firaun tetapi memukul keturunan Firaun dan seluruh anak pertama/sulung di Mesir baik itu manusia atau binatang semuanya mati.

Janji Tuhan bagi kita adalah Tuhan akan membuat perbedaan antara kita (orang yang tinggal di dalam Dia) dan mereka yang tinggal di luar Tuhan. Kita yang tinggal di dalam Tuhan akan mendapatkan yang terbaik dari Tuhan.

Sekalipun di sekililing kita terjadi kegelapan, kita akan tetap mengalami terang dari Tuhan. Sekalipun di sekeliling kita menjadi kering, kita akan tetap mendapatkan sumber air kehidupan dari Tuhan. Sekalilpun di sekeliling kita pada mengalami kekuatiran/ketakutan, kita tetap mengalami damai sejahtera dari Tuhan. Tidak ada tempat yang terbaik di masa-masa ini kecuali kita tinggal dekat dengan Tuhan.

Ketakutan datang ke dalam hidup semua orang yang tidak mengenal dan percaya kepada Tuhan. Kengerian akan kegelapan juga datang kepada setiap orang yang tidak mengenal dan percaya kepada Tuhan. Tetapi bagi kita yang mengenal dan percaya kepada Tuhan Yesus, kita mempunyai berkat, sukacita, damai sejahtera, kesembuhan, dan semua yang terbaik dan sempurna yang Tuhan telah persiapkan.

Tuhan rindu kita tinggal di tempat yang terbaik, tempat di mana kita akan bermutiplikasi di dalam hidup kita, tempat di mana buah-buah kebenaran/roh kita akan keluar dari hidup kita dan menjadi berkat bagi banyak orang.

No results found...