Skip to content

TUHAN SENANTIASA BEKERJA UNTUK KEBAIKAN KITA YANG MENGASIHI DIA

Aps. DR. Daniel Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 19 April 2020

Pembacan Alkitab : Roma 8 : 28

Tuhan senantiasa bekerja untuk mendatangkan kebaikan, tetapi hal ini hanya berlaku bagi kita yang mengasihi Dia. Apa bukti bahwa kita mengasihi Tuhan? 1 Yohanes 5 : 3 (baca) Kasih kepada Allah dibuktikan dengan cara kita menuruti perintah-perntah-Nya, karena perintah-perintah-Nya (firman Tuhan) itu tidaklah berat. Yang membuat kita berat dan tidak mempu untuk taat dan melakukan firman Tuhan adalah kedagingan, kelemahan dan dosa kita. Itulah sebabnya tidak seorangpun dapat melakukan firman Tuhan tanpa dikuasai Roh Kudus. Roh Kudus harus menguasai dan memimpin hidup kita ke dalam firman Tuhan setiap hari.

Jika kita sungguh percaya bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Maka kita harus merendahkan diri kita, bertobat, mengaku dosa yang masih mengikat hidup kita, dan mencari wajah Tuhan dengan segenap hati, maka Tuhan akan mengampuni kita dan memberikan kekuatan yang baru sehingga kita mampu melaksanakan firmanNya.

Mazmur 105 : 4 Keadaan apapun yang kita alami saat ini, ketahuilah bahwa Allah turut bekerja di dalamnya, Dia selalu hadir untuk menyatakan kuasa dan kasih-Nya dan membuat terobosam-terobosan dan jalan keluar bagi hidup kita       

JIka Allah bekerja dalam segala sesesuatu, Apakah terhadap hal-hal yang burukpun Allah turut bekerja?

Alkitab kita menjelaskan dalam Yakobus 1 : 17 Setiap pemberian yang baik  dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas diturunkan dari Bapa segala terang, pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. Artinya, Tuhan tidak pernah berubah, Dia senantiasa baik dan menyatakan kasih dan kebaikan-Nya kepada kita. Dia Maha Baik dan Maha Kasih.

Dari mana datangnya hal-hal yang buruk, yang kita alami? Alkitab menjelaskan bahwa iblis (Lucifer) adalah bapa segala pendusta, pembunuh manusia sejak semula, tidak hidup di dalam kebenaran Yohanes 8 : 44.  Sejak semula iblis selalu menghancurkan apa yang sudah Bapa rancangkan untuk kita. 

Dari kebenaran ini kita pahami bahwa Allah tidak pernah merancangkan hal yang negative dan buruk kepada kita, karena semua itu adalah pekerjaan iblis dan roh-roh jahat, namun Allah berkuasa di atas segala sesuatu. Iblis dapat berbuat apapun tetapi Tuhanlah yang mengontrol, berkuasa, dan mematahkan semua usaha dari iblis, dan memakai memakai hal itu (dalam batas terentu) untuk mendidik kita, dan mendatangkan kebaikan bagi kita.

Hendaklah kita hidup untuk mengasihi Tuhan. Firman Tuhan menegaskan dalam 1 Yohanes 4 : 7 bukti bahwa kita diberkati oleh Tuhan dan Ia turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan kita  adalah ALLAH ITU MAHA KUASA, dan Ia mau supaya kita hidup di dalam kasih-Nya supaya kita saling mengasihi. Dalam SIKON apapun Tuhan memanggil kita untuk saling mengasihi.

Roma 8 : 29 Karena kebangkitan Kristus, maka kita yang percaya kepada-Nya dilahirkan kembali oleh Roh Kudus. Karena itu, hidup di dalam Tuhan Yesus adalah hidup untuk melaksanakan firman Tuhan. Allah tidak pernah berbuat jahat, justru Dia datang (dalam nama Tuhan Yesus) datang untuk menyelamatkan kita, karena Dia berkata AKU adalah terang dunia Yohanes 8 : 12, sehingga kita yang percaya kepada-Nya akan keluar dari kegelapan, keluar dari hidup yang gelap, keluar dari dosa, dan hidup di dalam kebenaran. Karena Tuhan Yesus adalah jalan kebenaran dan hidup Yohanes 14 : 6. Jadi di dalam Kristus tidak ada kegelapan. Dalam Kristus kita adalah anak-anak Bapa di Surga, itu sebabnya kita diajarkan Doa Bapa kami.

Dalam doa Bapa kami, “….datanglah kerajaan-Mu di bumi seperti di surga” artinya apa yang di surga harus terjadi dan dinyatakan di bumi ini, di dalam dan melalui hidup kita. Kehendak Bapa di surga adalah supaya kita hidup dalam damai sejahtera, kemenangan atas dosa dan atas kegelapan di dunia ini.

Mungkin kita seperti ditutupi dengan awan mendung ketika kita mengalami situasi dan kondisi saat ini. Cuaca mendung memang bisa mempengaruhi manusia, tetapi mendung tidak dapat mempengaruhi matahari, karena matahari akan tetap bersinar. Artinya kegelapan yang kita alami hanya sementara, karena cahaya kemuliaan Tuhan akan menghilangkan kegelapan. 

Apapun keadaan kita saat ini jangan mati rohani kita, dan lemah iman kita, jangan membuat kita tawar hati dan meninggalkan Tuhan. Justru dalam situasi seperti ini kita harus mencari Tuhan, dan bersekutu dengan-Nya supaya kita tetap kuat dan berkemenangan. Terima dengan iman, karena firman akan bekerja dalam hidup kita sesuai dengan iman kita.

Tuhan Yesus berkata AKU ADALAH KEBANGKITAN DAN HIDUP Yohanes 11 : 25, ketika dia harus menghadapi situasi ketika Lazarus mati. Kita harus percaya bahwa Tuhan pun sanggup membangkitkan hidup kita saat ini.

Roma 8 : 29 – 32 (baca)Tuhan ingin agar kita semua menjadi serupa seperti Anak-Nya Tuhan Yesus Kristus. Tuhan mengasihi dan Dia turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi-Nya. Jika Tuhan di pihak kita, siapa dapat melawan kita, kutuk sekalipun dapat diubahkan menjadi berkat, bahkan Roh di dalam kita lebih besar dari roh apapun di dunia ini.

Mazmur 34 : 8 – 11 Tuhan memerintahkan paraMalaikat-Nya berkemah di sekeliling kita, yaitu orang-orang yang takut akan Tuhan, supaya kita diuputkan dari mara bahaya. Tuhan akan memberkati kita dan menyediakan segala sesuatu yang kita perlukan, sehingga kita tidak kekurangan.   

2 Korintus 4 : 6 – 10 Sebab Allah telah berfirman; Dari dalam gelap akan terbit terang… Kegelapan apapun yang kita alami sekarang kita harus Imani bahwa kegelapan ini hanya sementara. Tuhan bejanji dari dalam geap akan terbit terang, jika terang Tuhan dinyatakan maka terang itu akan menjadi kekuatan bagi setiap pribadi. Kuasa Tuhan jauh lebih besar, andalkan Tuhan senantiasa. Ujian iman kita tidak membawa kita jatuh, tetapi membawa kita kepada level iman yang lebih tinggi yang membawa kita kepada terobosan dan mujizat yang baru.

Sebagai manusia kita terbatas, dan tidak memiliki kekuatan, kemampuan kita terbatas, tetapi ada Roh Kudus dan firman-Nya di dalam kita yang memampukan kita. Tuhan Yesus berkata Aku adalah Pintu (Yohanes 10 : 9)  jika Tuhan adalah pintu, maka tidak ada yang dapat menembus pintu itu. Jika Tuhan sudah melindungi dan mengasihi kita, maka kita juga harus mengasihi-Nya. Kasih kita kepada Tuhan juga diwujudkan dalam kasih kepada sesama, tetapi terutama kepada saudara-saudara seiman Galatia 6 : 9 – 10.  Perbuatan baik bukan kunci masuk surga, tetapi sebagai ucapan syukur karena Tuhan telah menyelamatkan kita.

Kita harus memiliki persekutuan dengan Tuhan secara pribadi, supaya darah Tuhan Yesus berkuasa dalalm hidup kita. Di dalam segala hal dan keadaan (penindasan, kesulitan, penderitaan, bahkan dihempaskan) kita tetap kuat dan berkemenangan, karena Roh Kudus dan firman Tuhan ada di dalam kita.

Tuhan sanggup menahan sesuatu yang direkayasa oleh roh-roh jahat baik secara langsung ataupun melalui orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang negative dalam hidup kita, bahkan Tuhan sanggup menolong kita, mengubahkan kutuk maupun kejahatan menjadi berkat dan kebaikan bagi kita.    

Yusuf adalah seorang yang takut akan Tuhan, selalu menghormati orang tuanya, dan tidak pernah kompromi dengan kejahatan saudara-saudaranya, hingga saudara-saudaranya membenci dia dan rencanakan untuk membunuhnya, tetapi pada akhirnya mereka menjual Yusuf hingga ia menjadi budak di Mesir.

Dalam keadaan  buruk sebagai budak di Mesir sekalipun, tangan Tuhan tetap menyertai Yusuf, kebenaran akan selalu menghasilkan buah kebaikan Allah selalu menyertai Yusuf, apa yang dikerjakannya selalu berhasil di rumah Potifar, sekalipun di fitnah dia masuk penjara Yusuf tetap percaya bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan. Di dalam penjara Yusuf diberikan kepercayaan yang lebih oleh kepala penjara, hingga dia bertemu dengan dua orang pejabat raja; juru minum dan juru roti yang kemudian ditolong dan ditafsirkan mimpinya oleh Yusuf. Sekalipun kemudian Yusuf sempat dilupakan, tetapi Tuhan tidak pernah melupakannya, Tuhan tetap baik dan ingat kita, jika kita mengasihi-Nya.

Hingga pada akhirnya melalui kesaksian juru minum yang dilepaskan, Yusuf bisa dibawa ke istana dan menafsirkan mimpi Firaun dengan tepat, maka sejak saat itulah Firaun mendapati Yusuf seorang yang luar biasa, dan memberikan dia jabatan sebagai penguasa di Mesir.

Apapun situasi dan kondisi kita saat ini, percayalah Tuhan sanggup mengubahkannya untuk mendatangkan berkat dan kebaikan bagi kita, asalkan kita tetap mengasihi Tuhan. Sekalipun tidak ada lagi jalan, Tuhan adalah jalan kebenaran dan hidup. Carilah Tuhan di atas segala-galanya, karena Tuhan adalah sumber dari segala-galanya. Tuhan senantiasa menyertai kita, para malaikat Tuhan berkemah sekeliling kita, kita harus selalu berdoa dan memuji Tuhan dan merenungkan firman Tuhan.

Ibrani 2 : 1 Kita harus lebih teliti memperhatikan apa yang kita dengar supaya kita jangan hanyut dibawa arus dunia ini. Oleh sebab itu firman harus masuk ke dalam hati kita

Ibrani 3 : 19 setiap kali kita mendengar firman Tuhan kita harus percaya bahwa firman Tuhan berkuasa atas hidup kita.

Ibrani 4 : 1 – 2 Waspada jangan sampai ada di antara kita yang ketinggalan ketika firman di sampaikan, kita harus berdoa dan terima dengan iman, bahwa firman Tuhan berkuasa, dan firman itu membuat kita bertumbuh, supaya kita menjadi dewasa secara rohani dan mengerti kehendak Tuhan, Amin      

No results found...