Ps Debora Henubau Ringkasan Khotbah MInggu 30 Juni 2024 Mujizat itu dari Tuhan dan oleh…
WAKTU KAIROS TUHAN
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 3 Desember 2023
Galatia 4:4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat.
Tuhan punya rancangan, jangka waktu, masa, tapi juga ada waktu penggenapannya. Saat ini adalah waktu penggenapannya untuk semua orang yang percaya kepada Tuhan. Perayaan Natal adalah perayaan penggenapan waktu Tuhan.
Apakah ada janji Tuhan yang belum digenapi dalam hidup kita? Jika ada, kita harus tetap menantikan, dan kita harus percaya bahwa ini waktunya penggenapan janji Tuhan.
Pada waktu penggenapan janji Tuhan, segala sesuatu itu tiba-tiba diberikan dalam sekejap, satu demi satu terjadi dengan sangat cepat.
Apa yang difirmankan oleh para nabi di masa sebelum Tuhan Yesus lahir di dunia, pada akhirnya benar-banar terjadi.
Yesaya 9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai
Jangka waktu dari firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya sampai penggenapannya adalah ratusan tahun, tetapi begitu waktu penggenapan, satu demi satu digenapi.
Matius 2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”
Janji Tuhan pada waktu digenapi itu sangat cepat, satu demi satu dan tidak pernah berhenti.
Setiap bagian dalam perjalanan hidup Tuhan Yesus adalah mengenapi janji Tuhan. Demikian pun dengan hidup kita, dimana kita mengalami penggenapan janji Tuhan.
- Karena Kasih Karunia
Lukas 1:28-30 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Karisma diambil dari kata dasar karis yang artinya kasih karunia, pemberian, anugerah, favor.
Lukas 1:28 NKJV “….Rejoice, highly favored one……â€Â
Lukas 1:30 NKJV “….Mary, for you have found favor with God.
Kita adalah favoritnya Tuhan, maka kita akan dipelihara, dikunjungi, dan diperhatikan oleh Tuhan.
Waktu Kairos Tuhan itu adalah anugerah, pemberian, kasih karunia, favornya Tuhan.
Yehezkiel 36:26-27 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Yehezkiel 36:32 Bukan karena kamu Aku bertindak, demikianlah firman Tuhan ALLAH, ketahuilah itu. Merasa malulah kamu dan biarlah kamu dipermalukan karena kelakuanmu, hai kaum Israel
Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
1 Korintus 15:10 Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
Kita diangkat, dipilih, dipanggil, diurapi karena kasih karunia Allah. Segala sesuatu dalam hidup kita, semua karena kasih karunia Allah.
Kita adalah bagian di dalam nubuatan Tuhan yang besar, dan semua itu diberikan oleh kasih karunia Allah, bukan oleh kemampuan kita.
Lukas 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
- Kita harus terima dengan iman
Pada waktu firman Tuhan disampaikan, kita harus berjalan dan terima dengan iman.
Lukas 1:31-33 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
Jika Maria memakai logikanya, maka firman Tuhan yang disampaikan oleh malaikat Tuhan sepertinya tidak akan bisa terjadi karena kerajaan Daud saja berakhir. Tetapi Maria tidak pakai logika, tetapi dia terima dengan iman firman Tuhan tersebut.
Jika kita ingin melihat penggenapan janji Tuhan, maka kita harus terima dengan iman.
Maria menerima yang melampaui logikanya, sejarah, bahkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya.
Dalam kita mengikuti Tuhan, seringkali Tuhan memberikan yang melampaui waktu, kemampuan, bahkan generasi kita.
Tuhan berjanji kepada Abraham dan janji itu melampui generasi Abraham yaitu Ishak, Yakub, dan baru mulai terlihat setelah jaman Yusuf dimana orang Israel bermultiplikasi menjadi banyak dan menjadi bangsa.
Yusuf punya iman untuk untuk penggenapan janji Tuhan bagi Abraham. Yusuf memberi pesan kepada saudara-saudaranya bahwa suatu saat Allah akan mengunjungi bangsa ini, dan meminta jangan mengubur tulang-tulangnya, tetapi membawa pulang tulang-tulangnya ke tanah yang Tuhan janjikan kepada Abraham, Ishak dan Yakub (Kejadian 50:24-26).
Waktu Kairos sudah tiba, maka semuanya akan bekerja dengan cepat dalam hidup kita karena sudah lebih dulu ada waktu dimana kita menabur, dan saatnya kita menerima penggenapan janji Tuhan.
Kejadian 15:5 Pada waktu Abraham dibawa keluar dari kediamannya, Tuhan menyuruh untuk menghitung bintang-bintang yang ada di langit dan berkata bahwa keturunanmu akan seperti banyaknya bintang-bintang tersebut.
Yohanes 4:37-38 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai. Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka.”
Jika Tuhan katakan Kairos, kita harus menerimanya. Jika kita diutus untuk menuai, maka katakan amin, dan jangan tidak meresponnya. Jika Tuhan katakan saatnya menuai, maka kita harus menuai, bukan menabur. Yang mengatur waktu adalah Tuhan Yesus, bukan kita. Jika Tuhan berkata ini waktu penggenapan, maka kita harus menerimanya.
- Berjalan dalam Roh
Lukas 1:35 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
Lukas 1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus.
Roh Tuhan menaungi/melingkupi. Kata melingkupi sama dengan menutupi. Dilingkupi berarti ditutupi, ada di dalam bukan di luar. Pada waktu kita dilingkupi/didalam berarti kita tidak bisa mengatur.
Pada waktu kita berjalan bersama Roh Kudus, orang akan melihat Tuhan Yesus dalam hidup kita dan pekerjaan Tuhan di dalam dan melalui hidup kita.
Orang yang dilingkupi oleh Roh Kudus tidak pernah putus asa, tetapi ia akan bangkit, berdiri teguh sekalipun apa yang dialami/dihadapi melampaui dari kemampuan jasmani.
Kisah Para Rasul 10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Pada waktu kuasa Roh Kudus turun ke atas kita, maka perjalanan kita akan berbeda. Akan tetapi ada syaratnya yaitu taat kepada Tuhan.
Maria dan Yusuf sama-sama mendapat kunjungan dari malaikat Gabriel tentang anak yang dikandung oleh Maria (Lukas 1:31-33; Matius 1:20-25). Maria dan Yusuf mempunyai visi yang sama.
Setiap orang yang mau membangun hubungan suami-istri, harus memiliki visi yang sama, dan jangan menjadi pasangan yang tidak seimbang.
Setiap pasangan yang dari Tuhan, akan dibuktikan dimana Roh Kudus berbicara baik kepada laki-laki dan perempuan. Dan ketika keduanya bertemu, mereka bersepakat untuk berjalan bersama-sama. Amos 3:3 Berjalankah dua orang bersama-sama, jika mereka belum berjanji?
Yusuf dan Maria memiliki roh iman yang sama, visi yang sama, dan memiliki kesepakatan. Ketika Tuhan Yesus baru lahir di dunia, mereka diperintahkan oleh malaikat Tuhan untuk meninggalkan Betlehem dan pergi ke Mesir karena raja Herodes hendak membunuh Tuhan Yesus (Matius 2:13).
Jika kita ingin hidup dalam pimpinan Roh Kudus, maka kita harus taat.
Pada waktu Yusuf dan Maria taat, mereka mendapat kelimpahan demi kelimpahan. Orang majus dari Timur datang membawa emas, kemenyan, dan mur (Matius 1:1-12)
Tuhan telah menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan, bagian kita adalah taat kepada Tuhan.
Setelah sekitar dua tahun di Mesir, malaikat Tuhan menyampaikan kabar bahwa raja Herodes sudah mati dan memerintahkan Yusuf dan Maria untuk kembali ke Israel. Akan tetapi ketika didengarnya yang menjadi raja adalah Arkhelaus anak dari Herodes, Yusuf dan Maria pada akhirnya pergi ke daerah Galilea disebuah kota yaitu Nazaret (Matius 2:19-23).
Jika kita taat, maka satu demi satu janji Tuhan akan digenapi dalam hidup kita.
- Sekarang adalah waktu penggenapannya
Lukas 1:35-38 Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Jika kita percaya kepada Tuhan Yesus, hari ini juga kita akan terima penggenapan janji Tuhan. Kita akan melihat percepatan, penuaian, pertumbuhan, dan semua yang dijanjikan Tuhan tiba-tiba terjadi secara cepat.
