Skip to content

DENGAN KUASA DAN PIMPINAN ROH KUDUS KITA SEMAKIN KUAT

Rev DR. Daniel Henubau

(Ringkasan Khotbah Minggu 3 Februari 2020)

Pembacaan Alkitab : Mazmur 84 : 6

Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Tuhan! Kekuatan dalam semua hal, tetapi yang terutama adalah kekuatan secara rohani (iman yang kuat) di dalam Tuhan, hal inilah yang membuat sehingga semua yang ada dalam hidup kita menjadi kuat!

Lembah baka sama dengan lembah kekelaman dalam Mazmur 23 : 4. Itulah lembah air mata, lembah kesukaran, lembah penderitaan, inilah yang kita sebut sebagai PROSES. Dari tempat dimana bangsa Israel berdiaspora (menyebar di seluruh wilayah/ kota) menuju ke kota Yerusalem untuk beribadah harus melewati padang gurun yang gersang, kering, tidak ada air, bahaya dari binatang buas, maupun ancaman dari para perampok.

Dalam Mazmur 23 : 4 Pemazmur menyatakan bahwa sekalipun melewati lembah kekelaman, dia tidak takut bahaya karena gada dan tongkat Tuhanlah yang selalu menghibur. Artinya pemazmur mempunyai kepastian, bahwa semua orang harus melewati proses, karena dalam perjalanan rohani kita dalam mengikut Tuhan tidak ada jalan pintas, orang yang melalui jalan pintas akan cepat jatuh dan gagal. Itulah sebabnya Tuhan memproses supaya kita semakin kuat.

Seperti tanaman yang tidak sekaligus menjadi tinggi dan kuat, tetapi melewati proses pertumbuhan, seperti seorang anak dari sejak kecil bertumbuh dan diproses sehingga menjadi seorang yang dewasa, maka demikianpun dengan kehidupan rohani kita, harus melewati proses. Pada waktu kita melewati proses kita mungkin akan mengalami keadaan yang terjepit, jatuh, sakit, maupun terluka, namun ada kekuatan Tuhan (kasih karunia Tuhan dan kuasa Roh Kudus) akan selalu mengangkat hidup kita kembali.

Proses adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Semua murid Tuhan harus melewati suatu proses pemurnian rohani, pemurnian motivasi, pemurnian karakter dalam mengikut Tuhan. Setiap proses dibutuhkan ketekunan sampai kita mencapai kedewasaan, jika kita lari dari proses, maka kemanapun kita pergi, kita akan terus alami proses tersebut.

Kalau Tuhan memproses kita maka kita harus tetap tertanam (di dalam gereja-Nya/ GDS), karena dengan cara itulah kita akan mengalami terobosan dan mujizat Tuhan. Tidak ada pengurapan tanpa proses.

Jangan lari jika kita diproses karena Tuhan selalu ingin yang murni dari kehidupan kita. Pemurnian rohani, pemurnian motivasi, dan pemurnian karakter dalam mengikut Tuhan harus kita alami, supaya hidup kita tidak tercampur antara rohani dan kedagingan, bahkan mungkin saja tanpa kita sadari kita masih jatuh ke dalam dosa dan kebiasan yang sama yang bertentangan dengan firman Tuhan, karena kita masih ditunggangi oleh roh-roh yang lain, kutuk, dan pengaruh yang buruk. Itulah sebabnya semua orang perlu dimurnikan. Kekristenan adalah hubungan priabdi dengan Tuhan Yesus, oleh sebab itu perlu terus-menerus dimurnikan hati kita.

Melewati lembah baka/ kekelaman adalah cara Tuhan mengijinkan kita untuk mengalami ujian-ujian iman supaya kerohanian kita semakin dimurnikan, dosa-dosa yang membelanggu terlepas, sehingga kita semakin kuat di dalam Tuhan (prosesnya kita ditempa sampai akhirnya kuat).

Tuhan memproses hidup kita, untuk mempersiapkan kita menerima pengurapan yang lebih dashyat lagi, supaya kita lebih dipakai Tuhan dalam memperluas kerajaan-Nya, untuk menyatakan kuasa dan kemuliaan-Nya dimanapun kita berada apapun profesi kita, supaya melalui hidup kita kemuliaan Tuhan nyata.

Roma 8 : 28 (baca) Tujuan Tuhan memproses kita supaya kita dipakai lebih dahsyat lagi, sehingga kita tetap kuat. Ada badai apapun, kita haris tetap bertahan dan tidak lari. Apapun yang kita aami tetap tekun mencari Tuhan, sekalipun doa kita belum dijawab kita tetap datang kepada Tuhan, cari wajah-Nya, cari kekuatan-Nya. KARENA TUHAN SEDANG DAN TURUT BEKERJA DALAM PROSES UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN BAGI KITA. Tidak boleh tawar hati, kecewa, tersinggung sehingga lari dari proses Tuhan. Tuhan memproses kita dengan sesama kita supaya menjadi dewasa rohani.

Maleakhi 3 : 2 – 4 (baca) Jika Tuhan hadir dalam hidup kita, maka Dia akan memproses hidup kita, supaya kita dibentuk dan diberkati secara luar biasa. Tuhan sama seperti api tukang pemurni logam yang dapat dikendalikan, dengan tujuan membakar adalah untuk memurnikan. Sedangkan api yang membakar hutan tidak dapat dikendalikan karena tujuannya untuk memusnahkan.

Logam tidak dimurnikan akan dipenuhi/ dilapisi dengan karatan atau lapisan yang lain, cara dimurnikan adalah dibakar supaya dipisahkan/ dibersihkan sehingga mendapat logam (emas/ perak) yang murni. Tujuan kita dimurnikan adalah supaya kita menjadi korban yang benar di hadapan Tuhan, yang dapat dipakai oleh Tuhan.

Malekahi 1 : 6 – 8 (baca) Kita harus tahu memberi yang terbaik bagi Tuhan supaya kita diberkati Tuhan luar biasa. Jangan berikan kepada Tuhan dari sisa, ataupun yang tidak layak, tetapi berikanlah yang terbaik, karena hal itu berarti kita menghormati Tuhan dan menyenangkan hati-Nya. Persembahan pertama dari hidup kita adalah hati dan hidup kita, yang harus kita persembahkan kepada Tuhan.

Amsal 25 : 4 Sisihkanlah sanga dari perak, maka keluarlah benda yang indah bagi pandai emas. Sisihkanlah orang fasik dari hadapan raja, maka kokohlah takhtanya oleh kebenaran.

Ayub 23 : 10 – 14 Setiap ujian Tuhan akan membawa kita seperti emas. Artinya proses dari Tuhan tujuannya memurnikan kita supaya hidup kita mencerminkan kemuliaan Tuhan. Kita harus tetap mengikuti jalan-jalan Tuhan, dan tidak menyimpang, simpan firman Tuhan dalam lubuk hati kita. karena apa yang Tuhan kehendaki akan dilakukannya bagi kita, apa yang Tuhan rancangkan pasti akan digenapi dan diselesaikannya bagi kita, asalkan kita mau merendahkan diri kita untuk diproses dan sedia untuk dibentuk Tuhan.

1 Petrus 1 : 6 – 7 Jangan lari ataupun mundur dari Tuhan, karena ujian hanya untuk membuktikan iman kita, Tuhan dapat mengubahkan keadaan kita. Ujian terhadap iman kita akan menghasilkan ketekunan dan ketekunan memperoleh buat yang matang. Yakobus 1 : 2 – 4

Petrus diproses dia oun diproses Tuhan, proses itu sakit tetapi hasilnyabluar biasa

Ibrani 12 : 5 – 8 Janganlah menanggap enteng didikan Tuhan, sebaliknya rendahkanlah diri kita dan mau dibentuk dan diubahkan, maka akan terjadi pembaharuan dalam hidup kita. Jika kita tidak mengalami proses dan pembentukan, maka kita akan menjadi anak anak gampangan, yang mudah jatuh dan binasa. Ingatlah setiap proses selalu mendatangkan berkat dan kelimpahan. Kejadian 50 : 20 Yusuf taat kepada Tuhan dalam setiap proses yang dia alami, hingga pada akhirnya dia diangkat oleh Tuhan.

Mazmur 37 : 18 – 19 Tuhan mengetahui hari dan satat kita, sebagai orang-orang benar. Itu sebabnya kita akan terpelihara, dijaga dan dilindungi oleh Tuhan. itu sebabnya, jangan lari dari proses dan didikan Tuhan, tetaplah taat dan setia karena pada akhirnya kita akan alami kemenangan dan terobosan yang sudah Tuhan sediakan bagi kita, sesuai dengan rencana-Nya.

Yesaya 61 : 7 Jangan lari ataupun mundur dari hadapan Tuhan, tetap setia dan tetap percaya kepada Tuhan, justru dalam ujian dan proses yang kita alami, Tuhan akan membentuk kita, bahkan Dia akan menggantikan dua kali lipat semua yang pernah hilang dari hidup kita, Amin!

No results found...