Skip to content

PEMULIHAN SEGALA SESUATU

KITA SEMAKIN KUAT DAN BERBUAH BANYAK

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah 24 Mei 2020

Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 3:19-21

Tuhan sedang memulihkan segala sesuatu sebelum kedatangan-Nya yang kedua kali. Itu sebabnya Kristus harus tinggal di Surga sampai pemulihan segala sesuatu terjadi. 

Acts 3 : 19 – 21 (NKJV) Repent therefore and be converted, that your sins may be blotted out, so that times of refreshing may come from the presence of the Lord, and that He may send Jesus Christ, who was preached to you before,  whom heaven must receive until the times of restoration of all things, which God has spoken by the mouth of all His holy prophets since the world began.

Restorasi/ pemulihan segala sesuatu

Waktu pemulihan segala sesuatu = times of restoration of all things. Dalam bahasa Yunani (bahasa asli Alkitab), hanya ditulis 1 kali saja di dalam Perjanjian Baru, yaitu di ayat Kisah Para Rasul 3: 21 ini. Artinya ada hal yang begitu penting yang Tuhan ingin kerjakan di masa kini, itulah waktu pemulihan segala sesuatu, yaitu waktu/ masa dimana kita hidup sekarang ini.

Arti sebenarnya adalah pemulihan kembali seperti keadaan sebelum ada dosa/ sebelum ada pemberontakan itulah saat permulaan dari penciptaan. Maksudnya, belum pernah terjadi sebelumnya yaitu bahwa segala sesuatu dipulihkan kembali, belum pernah ada dalam sejarah waktu manusia hidup.

Hal itupun tidak pernah terjadi juga bagi Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus tidak mengenal dosa, namun dijadikan dosa oleh karena menebus umat manusia (2 Korintus 5:21). Oleh Kristuslah (sebagai Yang Sulung) kita dipulihkan dan dibawa kembali kepada keadaan sebelumnya, dimana tidak ada dosa.

Waktu pemulihan segala sesautu adalah sekarang, saat ini, Tuhan ingin memulihkan kembali seperti keadaan yang belum pernah mengenal dosa. Pikirkan untuk beberapa saat, keadan sebelum ada dosa: segala sesuatu yang Bapa punya adalah milik Adam, Adam bertemu Tuhan langsung, dan memiliki kemuliaan, kuasa, otoritas, kekayaan Bapa. Itu sebabnya, Adam tidak mengenal ketakutan, khawatir, kekurangan, penyakit, bahkan tidak mengenal kematian. Tuhan ingin memulihkan hidup kita seperti keadaan Adam sebelumnya!

Sama seperti Musa selalu mengalami kemuliaan Tuhan, mengalami times of refreshing dalam hadirat Tuhan, sehingga ketika dia dipanggil Tuhan diusia 120 tahun tubuhnya tetap kuat, bahkan pandangannya tidak kabur.

Dalam bahasa Indonesia dipakai kata “Waktu kelegaan”  (times of refreshing). Dalam bahasa Yunani juga ditulis hanya 1 kali di Perjanjian Baru, yaitu di ayat Kisah 3:20 ini.   Arti sebenarnya dari  times of refreshing adalah hari “Roh Allah/ Roh Kudus datang berhembus kembali” , seperti pada waktu Adam dan Hawa telah jatuh ke dalam dosa, kehilangan kemuliaan Allah, ketakutan, talanjang, dan semua akibat dosa mengejar dan menghantui hidupnya. Tetapi pada hari itu juga, Allah Bapa datang mencari Adam dan Hawa untuk memulihkan dan mengasihi mereka kembali, mengambil mereka kembali menjadi anak-anak-Nya.

Kejadian 3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk (Roh Kudus berhembus), bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

Injil bukanlah manusia yang mencari Bapa, tetapi Injil adalah usaha Bapa mencari manusia. Itulah Times of refreshing, hari dimana Tuhan datang dan menghembuskan kembali nafas kehidupan di dalam hidup kita, sehingga hidup kita dipulihkan seperti semula.  Karena Bapa sangat rindu kita, sebagai anak-anak yang dikasihi-Nya mengalami pemulihan segala sesuatu dalam hidup kita. 

Apa yang Tuhan sedang pulihkan saat ini? Bagaimana Tuhan memulihkan kembali seperti sebelum jatuh dalam dosa? Bapa begitu rindu memulihkan semua manusia, kembali menjadi anak-anak-Nya.

Lukas 15:11 – 31 (baca)

Sama seperti anak yang hilang ini, waktu kita menyadari keadaan kita (kehilangan segala sesuatu, miskin, melarat dan telanjang) dan kembali kepada Bapa, maka Bapa akan tergerak oleh belas kasihan untuk menebus dan menyelamatkan kita kembali di dalam Tuhan Yesus Kristus, karena begitu besar kasih Bapa akan dunia ini.

1. Pemulihan Hubungan dengan Tuhan sebagai Bapa

Lukas 15:20  Alkitab menjelaskan Bapa berlari dan mendapatkan anak bungsu itu, kemudian merangkul/ memeluk dan mencium dia. Itulah bukti bahwa Bapa di dalam nama Tuhan Yesus begitu mengasihi kita, dan menantikan saatnya kita datang kepada-Nya, supaya hidup kita dipulihkan-Nya.

Efesus 2:13-14 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,

Bapa sangat rindu untuk memeluk kembali anak-anak-Nya, sangat dekat, begitu dekat sehingga tidak ada lagi yang memisahkan Dia dengan kita yang adalah anak-anak-Nya. Apakah engkau masih terhilang ataupun sudah dipulihkan hubungannya dengan Bapa, Dia rindu untuk bersatu kembali dengan semua anak-anakNya. Pemulihan hubungan dengan Bapa hanya dapat dibeli/ ditebus dengan darah yang mahal itulah darah Tuhan Yesus melalui karya pengorbanan-Nya di kayu salib.

2 Petrus 3:9 katakan: Ia menghendaki supaya jangan ada seorangpun anak-anak-Nya yang binasa, melainkan supaya semua anak-anak-Nya berbalik dan bertobat.

Bapa marangkul dan mencium anak yang terhilang itu, itulah hubungan yang sangat dekat dan intim yang Tuhan pulihkan dalam hidup kita. Begitu besar kasih Bapa, hingga Bapa terus menanti anak-anak-Nya untuk kembali bertobat dan dipulihkan.

Ada banyak hal yang akan menarik perhatian Bapa di sorga, tetapi hanya kita, anak-anak-Nya sehingga Dia akan mengarahkan wajah-Nya, untuk mengasihi, memulihkan, dan melimpahkan kita dengan segala sesuatu yang terbaik (favor).

2. Pemulihan Kemuliaan dan Kehormatan

Lukas 15:22 Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya.

Jubah yang terbaik adalah gambaran dari kemuliaan dan kehormatan Allah yang dikenakakan kembali kepada kita. Itulah kemuliaan dan kehormatan Allah yang hilang akibat dosa, yaitu ketika Adam jatuh ke dalam dosa dia menjadi telanjang. Roma 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Wahyu 19 : 8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

Yohanes 17 : 22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:

Allah Bapa ingin memberikan kemuliaan-Nya, Tuhan Yesus ingin memberikan kemuliaan-Nya, bukan kemuliaan dunia ini, atau kemuliaan manusia kita. Diberikan artinya bukan milik kita manusia, dan hanya bisa kita terima dari Allah Bapa melalui Tuhan Yesus.

3. Pemulihan Hak Sebagai Ahli Waris

Lukas 15 : 22 …dan kenakanlah cincin pada jarinya… Cincin adalah lambang dari meterai dan hak sebagai ahli waris. Orang yang mengenakan cicin itu dikenal sebagai anak Bapa dan ahli waris, dengan cincin itu kita dapat memeterai segala sesuatu

Efesus 1:14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Galatia 4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.

Ahli waris artinya kita tidak perlu kekurangan, karena sebagai anak-anak Bapa, kita adalah ahli-ahli waris Bapa di sorga, karena Matius 6:31-34 katakan Bapa di sorga sudah menyiapkan semuanya bagi anak-anak-Nya. Mazmur 23 : 1 Bapa adalah gembala dan takkan pernah kekurangan aku…

Maksudnya warisan adalah: engkau punya akses kepada bank account Bapa di sorga, dan dapat menarik tunai kapan saja engkau memerlukan. Ya, benar! Engkau punya akses kepada seluruh kekayaan yang Bapa punya, karena engkau adalah ahli waris, pemilik bersama Bapa Yohanes 16 : 23 – 24

4. Pemulihan Kuasa dan Otoritas

Yosua 1:3 Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.

Lukas 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.

Efesus 6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;

Aset dalam kerajaan Allah yang utama bukan benda/ barang, materi, rumah, gedung, tanah, yang bisa kita lihat. Aset dalam Kerajaan Allah adalah suadara dan saya, manusia, anak-anak Bapa di Sorga, itulah asset yang paling berharga dalam Kerajaan Allah.  Untuk pemulihan kembali asset-aset Kerajaan Allah, Bapa mengutus anak-Nya yang tunggal, satu-satunya, supaya dia membawa kembali pulang, menebus kembali asset kerajaan Allah yang paling berharga, yaitu saya dan saudara.

Bagaimana Mengalami Pemulihan?

1. Merendahkan Diri dan Bertobat

Kisah  3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

Lukas 15:21 Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa.

2. Berbalik Dari Cara Berpikir, Cara Hidup, Sikap Hati

Lukas 15:20 Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

No results found...