Ps. Martinus Rajda RIngkasan Khotbah 13 Desember 2020 Pembacaan Alkitab: Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu…
MENGENAL TUHAN LEBIH DALAM LAGI
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan khotbah Minggu, 15 November 2020
Yeremia 9:23-24 Beginilah firman TUHAN: “Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya, tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.
Dalam kehidupan kita sampai hari ini, masing-masing kita mengenal Tuhan dalam tingkat yang berbeda-beda. Dan saat ini Tuhan ingin membawa kita lebih dalam lagi mengenal Dia. Tuhan mengingatkan kepada kita bahwa jika kita ingin bermegah bukan karena kepandaian atau apa yang telah kita capai, tetapi kita bermegah karena kita mengenal Tuhan. Yang membuat kita masuk ke dalam kerajaan surga adalah karena kita mengenal Tuhan dan Tuhan juga mengenal kita.
Matius 7:23 (baca) Tidak ada satu orang pun yang ingin setelah menyelesaikan hidupnya dan menikmati kasih karunia Tuhan di dunia ini, tetapi kemudian ditolak oleh Tuhan karena Tuhan tidak mengenalnya.
Keluaran 3:1-12, Musa mengalami pengalaman bersama Tuhan. Dia sudah melihat bagaimana Tuhan datang dalam hidupnya. Pertama kali Musa mengenal Tuhan yaitu pada waktu Tuhan membukakan bahwa Dia adalah Allah yang kudus (ayat 1-5), mengenal Tuhan yang mendengar doa (ayat 6-9), dan Allah yang memanggil (Kejadian ayat 10-12).
Dalam perjalanan hidupnya, Musa melihat mujizat-mujizat yang luar biasa. Kemudian sampailah Musa pada suatu pengalaman dimana Musa membutuhkan untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi karena ia mengalami krisis. Krisis yang Musa alami adalah pada waktu ia memimpin bangsa Israel di tempat di mana mereka akan menerima hukum Taurat yaitu gunung Sinai. Ketika bangsa Israel sudah sampai di gunung Sinai, mereka memberontak kepada Tuhan, mereka membangun lembu emas yang membuat Tuhan marah (Keluaran 32:7-10). Musa memohon kepada Tuhan untuk tidak melakukan hukuman atas umat Israel. Musa bertanya kepada Tuhan; Mengapakah Engkau melepaskan kami dari orang Mesir jika kami harus binasa (Keluaran 32:11-14).
Dalam hidup ini, adakalanya kita yang sudah setia dan taat kepada Tuhan harus mengalami masalah, tantangan. Bila itu terjadi dalam hidup kita, maka itu tandanya kita sedang dibawa Tuhan untuk mengnal TUhan lebih dalam lagi.
Musa kemudian meminta kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan-jalan-Nya. Mazmur 103:7 Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel
Pada waktu kita mengenal Tuhan, maka Tuhan akan menunjukan dan membukakan jalan-jalan-Nya kepada kita. Jalan-jalan Tuhan di atas jalan-jalannya kita (Yesaya 55:8-9). Tuhan rindu supaya kita mengenal pribadi-Nya Tuhan.
Semua yang Tuhan sudah janjikan/bukakan kepada kita, itu adalah berkat untuk kita, anak cucu kita dan keturuanan yang selanjutnya (Ulangan 29:29). Yang kita butuhkan adalah mengenal Tuhan dan memiliki iman kepada pribadi yang kita kenal yaitu Tuhan Yesus.
Ayub menyaksikan bahwa sebelumnya ia hanya dengar dari kata orang tentang Tuhan, tetapi sekarang aku mengenal Tuhan, dan aku tahu serta yakin bahwa Dia benar-benar Allah yang hidup (Ayub 42:5)
Bagaimana Tuhan membawa Musa mengenal Tuhan lebih dalam? Keluaran 33:13 Maka sekarang, jika aku kiranya mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, beritahukanlah kiranya jalan-Mu kepadaku, sehingga aku mengenal Engkau, supaya aku tetap mendapat kasih karunia di hadapan-Mu. Ingatlah, bahwa bangsa ini umat-Mu.
Jika kita ingin mengenal Tuhan, maka kita harus minta kepada Tuhan untuk lebih lagi mengenal-Nya. Pada waktu rasul Paulus ingin mengenal Tuhan, dia berkata yang kukehendaki adalah mengenal Dia (Filipi 3:10)
Jalan dan rancangan Tuhan melampaui jalan dan rancangan kita. Kita hanya bisa melihat yang bisa kita lihat, tetapi Tuhan sanggup melihat segala sesuatu jauh sebelum segala sesuatunya terjadi. Jadi, apa yang harus kita lakukan? Kita harus meminta kepada Tuhan bagaimana untuk mengenal Tuhan lebih dalam lagi
- Hadirat Tuhan
Keluaran 33:14 Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketenteraman kepadamu.”
Pada saat seperti sekarang ini di mana keadaan dunia sedang tergoncang, kita membutuhkan Tuhan sendiri yang membimbing kita.
Bagi Daud, Tuhan adalah gembalanya sehingga ia tidak akan kekurangan. Tuhan akan membimbing, menuntunnya, dan membawanya ke tempat yang bermata air dan berumput hijau. Tuhan akan menyertainya pada waktu melewati lembah kekelaman (Mazmur 23)
Ada banyak hal yang bisa hilang dalam hidup kita, tetapi ada satu hal yang Tuhan ingin kita miliki terus menerus yaitu hadirat Tuhan. Hal terbesar yang terutama yang pertama dan paling mahal yang bisa kita miliki adalah Tuhan hadir dalam hidup kita.
Daud meminta kepada Tuhan untuk jangan mengambil Roh-Mu daripaku dan jangan ambil hadirat-Mu dari hadapanku (Mazmur 51:13).
Tuhan Yesus ingin agar kita semua yang percaya kepada-Nya pada akhirnya bersama-sama dengan Dia di tempat di mana Dia berada (Yohanes 14:3).
Para murid mengalami hadirat Tuhan lebih dalam di tengah badai. Para murid melihat Tuhan Yesus tertidur di tengah badai (Lukas 8:23-24).
Hal terbesar dan yang terutama dan pertama adalah kita mengalami Tuhan hadir di tengah kita. Jika Allah dipihak kita, siapa yang dapat melawan kita (Roma 8:31)
Rasul Paulus pun harus mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Dia yang sudah taat kepada Tuhan harus mengalami sebuah masalah pada waktu kapalnya diterjang badai selama dua puluh satu hari dan membuat ia terombang ambing di tengah badai dan tidak makan (Kisah Para Rasul 27)
Keberhasilan menurut ukuran Tuhan adalah mengenal pribadi Tuhan, kehendak Tuhan dan jalan-jalan Tuhan untuk mencapai hasil akhirnya baik itu: berkat-berkat Tuhan, kesembuhan, mujizat Tuhan, terobosan, dan segala sesuatu yang Tuhan janjikan.
Jika kita tidak melewati prosesnya Tuhan, maka kita tidak akan menjadi matang dengan kata lain kita tidak berbuah. Kita yang sudah mengenal Tuhan pasti bermegah karena Tuhan dan membanggakan Tuhan bukan membanggakan dirinya sendiri.
Jika kita di tengan orang yang mengenal Tuhan, maka kita akan merasakan orang tersebut rendah hati dan tidak sombong
2. Kasih karunia Tuhan
Keluaran 33:15-17 Berkatalah Musa kepada-Nya: “Jika Engkau sendiri tidak membimbing kami, janganlah suruh kami berangkat dari sini. Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?” Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau.”
Tuhan rindu sampai di suatu titik dalam hidup kita, tidak ada satupun yang kita andalkan kecuali Tuhan sendiri.
1 Korintus 15:10 (baca) Kasih karunia ada dua sisi. Pertama kasih karunia dianugerahkan, dan yang kedua kasih karunia itu juga adalah kuasa yang bekerja di dalam diri kita yang membuat kita dapat berhasil, maju, dan mencapai kepada apa yang sudah Tuhan janjikan.
Pada waktu kita berjalan bersama Tuhan, maka kita akan merasakan ada kuasa lain yang bekerja dalam hidup kita, ada anugerah yang besar yang bekerja dalam hidup kita, ada kasih karunia yang bekerja dalam hidup kita. Kasih karunia adalah kekuatan Allah yang bekerja di dalam hidup kita
Kasih karunia itu adalah kuasa (baca 2 Korintus 12:9). Sekalipun ada tantangan yang harus kita hadapi, Tuhan ingin bekerja melalui hidup kita. Apa yang kita butuhkan untuk mengatasi tantangan tersebut? Yang kita butuhkan adalah kasih karunia Tuhan, bukan kekuatan diri kita sendiri (baca Ibrani 4:14-16)
3. Kemahakuasaan
Keluaran 33:18-19 Tetapi jawabnya: “Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku.”Tetapi firman-Nya: “Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani.
Kemahakuasaan artinya Dia adalah Tuhan yang punya hak prerogratif. Hak prerogratif Tuhan artinya Tuhan tidak meminta nasihat atau meminta ijin kepada kita untuk melakukan segala sesuatunya
Kita tidak bisa menawar untuk apa yang Tuhan berikan dan lakukan. Yang harus kita lakukan adalah taat dan yakin untuk apa yang Tuhan berikan dan lakukan.
Kemahakuasaan artinya Tuhan mempunyai kuasa penuh (baca Roma 9:19-20; Yesaya 45:9-12). Cara Tuhan membentuk setiap orang berbeda-beda, dan itu adalah hak prerogratif Tuhan.
Tuhan akan membuat segala sesuatu bekerja bersama-sama supaya rancangan-Nya terjadi dan berhasil (Roma 8:28).
Keberhasilan bagi Tuhan adalah waktu kita mengenal pribadi Tuhan, kehendak Tuhan, dan jalan-jalan Tuhan untuk mencapai apa yang menjadi janji Tuhan bagi hidup kita. Amin
