Ps. Jesaya Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 26 November 2023 Berjalan bersama dengan Roh Kudus adalah…
PERSIAPAN BERTEMU DENGAN TUHAN
Ps. Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu, 8 Oktober 2023
Apa yang harus kita persiapkan untuk bertemu dengan Tuhan?
1. Menjadi orang percaya dan dibaptis untuk keselamatan kekal
Markus 16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Ada dua golongan orang di dunia ini:
– Orang yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan
– Orang yang tidak percaya akan dihukum
Tuhan memberikan kita kesehatan, kekuatan, waktu dan kesempatan. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak taat kepada perintah firman Tuhan yaitu dibaptis.
Markus 16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Saat ini masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka masih berada di golongan kedua yaitu orang yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus. Oleh sebab itu, kita harus memberitakan Injil kepada orang-orang yang belum percaya kepada Tuhan Yesus.
Markus 16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Jika kita ingin melihat mujizat yang Tuhan kerjakan, maka kita harus melakukan perintah Tuhan yaitu memberitaan Injil. Kita memberitakan Injil tidak harus dengan berkotbah di atas mimbar, tetapi kita bisa melakukannya di area/tempat dimana Tuhan tempatkan kita (tempat kerja, kampus, dll).
2. Tuhan mengutus kita untuk misi penyelamatan dunia
Tuhan mengutus kita untuk menjadi berkat, bukan hanya untuk menerima berkat untuk kepentingan diri sendiri.
Pada waktu kita diselamatkan, saat itu juga kita langsung menjadi pemberita Injil, tidak harus menunggu mengikuti pendidikaan theologia/sekolah Alkitab.
Dengan membagikan kesaksian baik itu pertolongan Tuhan dalam hidup kita, dan pengalaman hidup kita bersama Tuhan, berarti kita sudah memberitakan kabar baik, dan membuat orang yang belum percaya menjadi mengenal Tuhan Yesus melalui hidup kita.
Roma 10:13-15 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”
Kita diutus oleh Tuhan untuk menjalankan Amanat Agung yaitu memberitakan firman Tuhan.
2 Korintus 5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
Mengapa kita harus di damaikan dengan Allah? Roma 5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!
Tugas kita yang sudah diperdamaikan dengan Allah adalah memanggil orang yang masih hidup dalam kedagingan untuk diperdamaikan dengan Allah. Roma 8:7-8 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah.
Semua orang di dunia membutuhkan didamaikan dengan Allah. Tuhan sudah menaruh Roh-Nya di dalam hidup kita, agar lewat perantaraan kita, Tuhan berbicara dan bekerja untuk mendamaikan semua orang dengan Allah.
3. Hidup dipimpin oleh Roh Kudus
Kita harus hidup dipimpin oleh Roh Kudus, agar kita mengalami keberhasilan. Sebaliknya jika tidak dipimpin oelh Roh Kudus, maka kita akan mengalami kegagalan.
Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.
Kita harus hidup dipimpin Roh Kudus, bukan berdasarkan pertimbangan sendiri. Roh kudus akan senantiasa memperbaharui hidup kita. Kalau kita hidup dipimpin oleh Roh kudus, maka kita tidak akan menuruti keinginan daging kita. Galatia 5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
Kita harus berdoa setiap hari dan meminta Roh Kudus memimpin hidup kita agar ada buah-buah Roh yang dihasilkan dari hidup kita. Galatia 5:22-23 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Maksud hidup oleh Roh adalah hidup dipimpin oleh Roh. Galatia 5:24-25 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.
Tuhan melihat ketulusan dan kesungguhan hati kita. Tuhan mencari orang yang rendah hati dan senantiasa meminta pertolongan kepada-Nya.
Roma 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Agar mengalami hidup di dalam Tuhan, maka kita harus bergantung kepada Roh Kudus, bukan mengandalkan diri sendiri. Kita harus mendekat kepada Tuhan dan membangun hubungan dengan Tuhan setiap hari agar hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus.
Untuk menjadi anak Allah, maka kita harus dipimpin oleh Roh Allah. Roma 8:14-15 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
JIka kita adalah Anak Allah, maka kita juga adalah ahli waris yang berhak menerima janji Allah. Roma 8:16-17 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Lukas 9:23 Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Mengapa kita harus memikul salib setiap hari? Dengan memikul salib, berarti kita telah menuruti perintah Tuhan, bukan mengikuti kehendak diri sendiri. 1 Yohanes 5:3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat.
Untuk menuruti perintah-perintah Tuhan, maka kita harus memiliki iman kepada Tuhan Yesus yang dapat mengalahkan dunia. 1 Yohanes 5:4-5 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?
4. Hidup berdasarkan firman Tuhan = Hidup oleh iman
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Firman itu digambarkan sebagai biji yang ditabur. Dan pada saat firman ditabur di dalam hati kita, maka firman itu akan mulai bertumbuh, dan kemudian menghasilkan iman.
Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.
Kita harus berpegang kepada apa yang firman Tuhan katakan, bukan berpegang kepada apa kata orang/berita/pendapat kita. Kita harus memperkatakan firman Tuhan dari mulut kita sendiri, dan mendengarnya dari telinga kita sendiri.
Kita harus berdoa dengan penuh iman karena Tuhan telah menebus kita di kayu salib, dan semua sudah tersedia (baik kesembuhan, kelepasan, dll) bagi kita yang anak-anak Bapa di surga.
Ucapan kita adalah doa dan itu yang kita imani. Oleh sebab itu, kita harus berhati-hati dalam berkata-kata.
Sekalipun kondisinya belum seperti yang kita harapkan, contohnya belum mengalami kesembuhan, kita harus beriman dan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan untuk kesembuhan yang sudah Tuhan kerjakan. Ucapan terima kasih kita kepada Tuhan akan melipat gandakan apa yang kita minta dan doakan.
Hidup kita harus sesuai dengan firman Tuhan yang kita beritakan agar orang lain dapat menyaksikan bahwa Tuhan Yesus ada di dalam hidup kita. Filipi 1:27-28 Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil, dengan tiada digentarkan sedikit pun oleh lawanmu. Bagi mereka semuanya itu adalah tanda kebinasaan, tetapi bagi kamu tanda keselamatan, dan itu datangnya dari Allah.
Ibrani 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.
Tanpa iman kita tidak dapat memperoleh apapun dan kita tidak berkenan kepada Tuhan (Ibrani 11:6). Tuhan mengetahui semua kebutuhan kita dan sudah mneydiakannya bagi kita. Tuhan sudah merancangan dengan sempurna sebuah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan/malapetaka (Yeremia 29:11). Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu untuk memenuhi kebutuhan kita. Semua yang Tuhan sediakan dapat kita ambil dan terima dengan cara beriman. Kita harus mempertahankan iman kita kepada Tuhan Yesus. Jangan timbul keraguan agar iman kita tidak gugur.
5. Hidup dalam kekudusan = Hidup dalam pertobatan
Ibrani 12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.
Kekudusan itu tidak otomatis tetapi kita harus mengejarnya. “Kejarlah†berarti harus maju, bukan mundur, terus naik dari level kekuduasan kepada kekudasan yang lebih tinggi sampai menyerupai Tuhan Yesus.
1 Petrus 1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. Tuhan kita adalah Tuhan yang kudus, oleh sebab itu jika kita ingin bertemu dengan Tuhan, maka kita harus hidup kudus.
1 Petrus 1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini.
“Tuhan tidak memandang muka†artinya Tuhan tidak membeda-bedakan status orang. Oleh sebab itu, kita harus datang kepada Tuhan dengan iman kita, bukan dengan iman dari keluarga kita.
1 Petrus 1:18-23 Kita harus menyucikan diri kita oleh karena ketaatan kepada kebenaran untuk hidup dalam kekudusan.
Kolose 3:25 Tuhan tidak membeda-bedakan, baik orang percaya maupun tidak percaya. Khusus bagi kita yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, kita tetap akan menerima akibat dari kesalahan yang kita perbuat. Dari apa saja yang kita lakukan di dunia ini, kita akan menerima dua hal, yaitu upah dan menangung akibat kesalahan (Kolose 3:23-24)
6. Hidup dalam panggilan Tuhan
Ada banyak penugasan-penugasan dari Tuhan di sepanjang kehidupan kita di dunia ini.
Yohanes 15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Untuk memenuhi panggilan Tuhan bagi hidup kita, maka kita harus hidup di dalam Tuhan Yesus
Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya
Sebagaimana Tuhan Yesus taat melakukan kehendak Allah dan menyelesaikan semua yang menjadi tugas-Nya, kita pun harus taat kepada panggilan Tuhan dan menyelesaikan semua tugas yang Tuhan percayakan kepada kita.
Yohanes 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
