Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 27 November 2022 Pembacaan Alkitab: Amsal 23:17-18 Tidak peduli…
AKU-LAH KEBANGKITAN DAN HIDUP
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan khotbah Minggu, 4 April 2021
Pembacaan Alkitab: Lukas 24:1-7
Seluruh dunia merayakan apa yang disebut Paskah. Sebagian orang mengerti apa yang dimaksud dengan Paskah dan sebagian lainnya tidak mengerti. Perayaan Paskah adalah perayaan yang terbesar, yang pertama dan terutama bagi umat manusia karena untuk pertama kalinya di seluruh hidup manusia dari Adam sampai yang terakhir, kepastian dan pengharapan akan kebangkitan setelah kematian terbukti untuk pertama kalinya.
Kebangkitan Tuhan Yesus adalah bukti dan ungkapan Kuasa dan Kasih serta Nature/ Keberadaan diri-Nya bahwa Dia adalah satu-satunya Kebangkitan dan Hidup.
Sebelum peristiwa Paskah (kebangkitan Tuhan Yesus), kita semua mengetahui bahwa ada satu peristiwa penting lainnya yaitu Jumat Agung (Kematian Tuhan Yesus).
Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya.
Pada waktu Tuhan Yesus berkata “Ya, Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku†ini adalah deklarasi kemenangan, tugas-Nya sudah selesai, Dia sudah selesai sebagai penebus, Juruselamat, dan memanifestasikan seluruh kasih Allah yang sempurna kepada manusia.
Pada waktu Tuhan Yesus menghembuskan nafasnya yang terakhir, Dia meninggal dengan kepastian dan tidak ragu-ragu. Mari kita perhatian tujuh perkataan Tuhan Yesus pada saat disalibkan :
- “… Ya Bapa, ampunilah mereka…†Lukas 23:34
- “… Engkau akan ada Bersama-sama dengan Aku …†Lukas 23:43
- “… Ibu, inilah, anakmu!†Yohanes 19:26
- “… Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?†Markus 15:34
- “… Aku haus.†Yohanes 19:28
- “… Sudah selesai…†Yohanes 19:30
- “… Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku…†Lukas 23:46
Tuhan Yesus mengetahui dengan pasti bahwa yang bekerja dan mengendalikan segala sesuatu yang terjadi dalam seluruh hidup-Nya adalah Allah Bapa. Oleh sebab itu, kita harus yakin dan percaya bahwa Allah Bapa senantiasa bekerja dalam segala sesuatu yang terjadi di dalam hidup kita.
Kematian Yesus Kristus adalah :
1. KEMENANGAN & KEPASTIAN
Tuhan Yesus tidak berkata; Bapa, mudah-mudahan Engkau menerima semua perbuatan baik-Ku dan menerima Aku di sisi-Mu, semoga Engkau berkenan kepada-Ku, semoga berkat-Mu turun ke atas-Ku. Tetapi Tuhan Yesus berkata dengan pasti; “Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan seluruh kehidupan-Kuâ€Â. Tuhan Yesus seperti seorang anak yang berlari kepada bapanya setelah menyelesaikan semua tugasnya dan berkata “bapa sudah selesaiâ€Â. Tuhan Yesus tidak berlari hanya kepada pencipta/penguasa, tetapi Dia berlari kepada Bapa-Nya. Pada waktu Tuhan Yesus datang kepada Allah Bapa, Dia datang dalam kepastian karena sudah selesai (baca 1 Korintus 15:24-28, 54-56).
2. MENGGENAPI FIRMAN TUHAN
Tuhan Yesus tidak mati karena suatu kesalahan atau dosa yang diperbuatannya, tetapi Ia mati karena menggenapi firman Tuhan.
Beberapa ayat dalam Alkitab yang menyatakan bahwa kematian Tuhan Yesus menggenapi firman Tuhan:
Lukas 23:46 Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Ayat ini pertma kali di tulis dalamMazmur 31:6.
Lukas 23:44 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Ayat ini merupakan penggenapan dariAmos 8:9-10.
Lukas 23:45 sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Ayat ini merupakan penggenapan dari Yesaya 59:1-2, Keluaran 30:10 dan diteguhkan di dalam Ibrani 9:1-9.
Seluruh kehidupan Tuhan Yesus dari kelahiran-Nya sampai kematian-Nya setiap detailnya adalah penggenapan firman Tuhan. Tuhan Yesus melakukan firman Tuhan yang tertulis untuk mengenapi seluruh firman Tuhan tersebut, supaya benar bahwa Dia adalah firman yang hidup.
3. KERELAAN & BERSERAH KEPADA BAPA
Tuhan Yesus menyerahkan diri-Nya, Dia menyerahkan roh-Nya dengan sukarela, Dia tidak menyerahkan dengan terpaksa. Dia sudah menyerahkan nyawa-Nya bahkan sebelum Dia ditangkap (baca Matius 26:42).
Kebenaran firman Tuhan menyatakan bahwa Tuhan Yesus benar-benar telah mati di kayu salib, bukan mati suri atau hanya sekedar pingsan.
Yohanes 19:32-34 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus; tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya, tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
Lukas 23:53 Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat.
1600 tahunsebelum peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus, ada seorang penggembala kambing domba yaitu Musa dipanggil dan dipilih oleh Tuhan untuk memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir (Keluaran 3:1-22). Saat Musa sedang menggembalakan domba, ia melihat semak belukar yang terbakar, dan iapun mendekat. Kemudian Tuhan berbicara kepada Musa untuk menanggalkan kasutnya karena tempat di mana Musa berdiri adalah kudus. Ketika Musa taat kepada apa yang Tuhan katakan, maka Tuhan pun mulai menyebutkan apa yang akan Musa kerjakan, yaitu bagaimana ia akan membangkitkan satu umatbagi dirinya sendiri, kesayangan, biji matanya, permatanya. Pada waktu mau berbalik, Musa bertanya kepada Tuhan, apa yang harus ia katakan apabila bertemu dengan orang Israel. Keluaran 3:14 Firman Allah kepada Musa: “AKU ADALAH AKU.” Lagi firman-Nya: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” Sepanjang perjalanan kehidupan Musa dan bangsa Israel, satu demi satu Tuhan menggenapi apa yang Ia janjikan.
Setelah 1600 tahun dari peristiwa Musa dan bangsa Israel keluar dari Mesir, tepatnya ketika pemerintahan Romawi berkuasa di seluruh wilayah Eropa, Timur tengan dan sebagian Afrika, Tuhan sendiri menyatakan diri-Nya dengan datang ke muka bumi menjadi manusia. Tuhan mendeklarasikan AKU adalah AKU. Siapa AKU kata Tuhan Yesus Kristus:
- ROTI HIDUP — Yohanes 6:41,51
- TERANG DUNIA — Yohanes 8:12, 9:5
- PINTU — Yohanes 10:9, 7
- GEMBALA YANG BAIK — Yohanes 10:11,14
- KEBANGKITAN & HIDUP — Yohanes 11:25.
Tidak ada satu pun pribadI dan mahluk hidup yang berani berkata aku adalah kebangkitan dan hidup, hanya Tuhan Yesus saja yang berani mengatakannya.
Tuhan Yesus menyatakan dan mendeklarasikan dirinya “Aku kebangkitan dan hidup†dalam kehidupan Lazarus (Yohanes 11:1-44). Ketika Maria dan Marta memberitahu Tuhan Yesus bahwa Lazarus sedang sakit, Tuhan Yesus tidak langsung datang ke rumah Lazarus, tetap Dia sengaja tinggal selama dua hari di tempai di mana Dia berada. Kemudian diceritakan bahwa Lazarus akhirnya meninggal. Empat hari setelah Lazarus meninggal dan dikuburkan, Tuhan Yesus baru datang ke rumahnya. Saat Tuhan Yesus berada di tempat Lazarus, Dia menunjukkan bahwa diri-Nya adalah kebangkitan dan hidup. Yohanes 11:25 Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Pada akhirnya Lazarus pun dibangkitkan dari kematian oleh Tuhan Yesus (Ayat 41-44).
Lazarus yang sudah dibangkitkan dari kematiannya, di kemudian hari ia mati kembali. Anak Yairus yang dibangkitkan Tuhan Yesus, kemudian mati kembali. Anak janda di Nain yang diabangkitkan Tuhan Yesus, kemudian mati kembali. Petrus, Yohanes, Yakobus, Paulus, semua murid, para rasul dan orang-orang yang percaya Tuhan Yesus, mereka semua juga mengalami kematian.
Semua orang besar, pemimpin, guru agama, nabi, raja, imam, rasul semuanya meninggal dan kuburnya pun ada. Hanya Tuhan Yesus yang kuburnya kosong karena Dia adalah kebangkitan dan hidup. Tuhan Yesus tidak bercerita bahwa ada kebangkitan dan hidup, ada pengharapan, surga dan neraka, tetapi Tuhan Yesus berkata bahwa AKU adalah kebangkitan dan hidup. Tuhan Yesus membuktikannya bahwa Dia mati, dikuburkan dan di hari ketiga, Dia bangkit dari kematian-Nya. Tidak ada satu mahluk pun yang pernah mati, dikuburkan, bangkit kembali dan hidup untuk selama-lamanya. Hanya Tuhan Yesus saja yang mengalaminya.
“Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati†Tuhan Yesus tidak sedang berbicara “nanti†tetapi “hari ini/sekarangâ€Â. Kita tidak perlu menunggu nanti setelah kita berdoa. Hari ini/sekarang, jika kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita akan menerimanya sekarang, baik itu kesembuhan, kebangkitan, kelepasan dll.
Tuhan Yesus bukan hanya sanggup menghidupkan orang yang sudah mati, tetapi Dia sendiri adalah kebangkitan dan hidup. Rasul Petrus menyaksikannya dalam kotbahnya Kisah Para Rasul 2:24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.
Kisah Para Rasul 2:31-33 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.
KEBANGKITAN YESUS KRISTUS
1. DIA ADALAH SEPERTI YANG DIKATAKAN-NYA
Jika Tuhan Yesus berkata/berfirman, maka apa yang dikatakan-Nya pasti terjadi. Bagian kita adalah percaya saja.
2. JANJI ALLAH DIGENAPI DI DALAM DIA (baca 2 Korintus 1:20-22)
3. ROH KUDUS DIBERIKAN (Roma 8:11; Kisah Para Rasul 2:30-39)
Roma 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
Kita akan selalu mengalami kuasa Kebangkitan Tuhan dalam hidup kita. Tuhan Yesus adalah yang sulung dari antara banyak saudara (Roma 8:29–30). JIka Dia (Tuhan Yesus) yang sulung dibangkitkan, maka kita juga akan dibangkitkan.
Setelah kita mengalami kuasa kebangkitan Tuhan Yesus, maka hidup kita tidak akan sama lagi, kita adalah ciptaan yang baru, yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang (2 Korintus 5:17).
Roh yang sama yang membangkitkan Tuhan Yesus dari antara orang mati juga dicurahkan bagi hidup kita. Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kita bukan hanya bercerita ada kehidupan, kesembuhan, mujizat keuangan, tetapi kita mengalaminya secara pribadi bahwa Tuhan Yesus menyembuhkan, membuat terobosan dalam hidup kita. Kita adalah saksi dari kuasa kebangkitan Tuhan Yesus. Amin!
