Ps. Martinus Rajda RIngkasan Khotbah 13 Desember 2020 Pembacaan Alkitab: Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu…
BANGKITLAH DAN KUATKANLAH HATI KITA
Ps Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 23 Agustus 2020
Pembacaan Alkitab : 2 Timotius 1 : 7
Tuhan tidak memberikan kepada kita roh ketakutan, tetapi Ia memberikan Roh-Nya, itulah Roh Kudus yang membangktikan kekuatan, kasih dan ketertiban di dalam kita. Dan Roh Kudus yang ada di dalam diri kita, lebih besar daripada roh-roh yang ada di dalam dunia ini.
Yesaya 60 : 1 – 2 (baca) Bangkit karena terang Tuhan sudah terbit atas hidup kita! Terang Tuhan yang terbit digambarkan seperti matahari pagi yang muncul di sebelah timur, yang memberikan pengharapan yang baru setelah seorang penjaga berjaga-jaga sepanjang malam.
Pada waktu terang Tuhan terbit atas kita, maka kemuliaan-Nya menjadi nyata atas hidup kita. Tuhan memilih kita, mengangkat kita dari kelepapan dan memindahkan kita kepada terang-Nya. Itu sebabnya pada waktu kita menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruslamat, maka sejak saat itu Tuhan adalah terang Kita, yang akan menerangi seluruh kehidupan kita. Oleh karena itu apapun yang sedang kita alami, ingatlah bahwa; Terang Tuhan sudah terbit atas hidup kita, maka bangkit kembali dan menjadi teranglah!
Tuhan menghendaki agar selama kita hidup di dunia ini, kita harus menjadi terang dan berkat bagi orang lain, karena terang Tuhan tidak akan padam di dalam hidup kita! Yesaya 60 : 19 Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu.
Hidup kita tidak bergantung kepada situasi dan kondisi, karena hal itu selalu berubah-ubah, sebaliknya hidup kita harus bergantung sepenuh-Nya kepada Tuhan dan firman-Nya yang tidak pernah berubah dalam hidup kita.
1 Petrus 2 : 9 – 10 (baca) Kita adalah bangsa yang terpilih, imamat yang Rajani,…Karena secara iman kita juga adalah keturunan Abraham (bapa orang beriman). Itulah sebabanya di dalam Kristus kita telah diangkat menjadi bangsa/umat pilihan-Nya. Bukan situasi kondisi yang menentukan status hidup kita, tetapi Bapa yang berfirman dan menyatakan kebenaran itu kepada kita melalui firman-Nya.
Tugas kita/ panggilan hidup kita adalah untuk memberitakan perbuatan-perbuatan besar, berbuah, dan menyatakan kemuliaan-Nya, sehingga melalui hidup kita banyak orang menjadi percaya dan diselamatkan.
Lukas 11 : 35 Karena itu perhatikanlah supaya terang yang ada padamu jangan menjadi kegelapan. Kegelapan sebenarnya adalah keadaan dimana tidak ada terang! Tuhan menghendaki agar kita memperhatikan keadaan kita sehingga terang itu tidak menjadi gelap di dalam diri kita, artinya jangan kompromi dengan semua hal di dunia ini.
Lukas 11 : 33 Pelita adalah terang Tuhan, dan kita adalah bejana tanah liat. Dan harta yang mulia yang ada di dalam diri kita adalah Tuhan. Tuhan yang menyalakan pelita hidup kita, dan pelita/ terang itu ditaruh di atas kaki dian supaya terlihat, becahaya dan menerangi sekelilingnya. Jangan ada bagian yang gelap yang kita simpan dalam diri kita, karena akibatnya kita akan terus tinggal dalam kegelapan dan melakukan perbuatan-perbuatan yang gelap.
Matius 5 : 13 – 14 Kitaharus berbeda dari dunia ini, hidup kita harus menjadi terang di tengah kegelapan, garam yang memberikan rasa asin. Jangan gelap ataupun tawar! Kita berbeda dari dunia ini! Jika saat ini kita masih kompromi, maka sekaranglah waktu yang baik untuk kita bertobat, merendahkan diri di hadapan Tuhan, mengambil komitmen dan keputusan dalam hati kita untuk bersungguh hati kepada Tuhan. Kita berbeda dengan dunia ini tujuannya adalah supaya kita menjadi berkat.
Sadar atau tidak, dunia ini (keluarga, pekerjaan/ usaha, masyarakat, bangsa dan negara) menjadi lebih baik, karena ada kehadiran kita. Oleh sebab itu jadilah terang dan berkat dimanapun kita berada melalui; kehadiran kita, perbuatan, perkataan, dsb, supaya banyak orang diberkati melalui hidup kita, dan memuliakan Tuhan.
Roma 12 : 11 – 12 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! Satu-satunya yang kita miliki dan tidak akan pernah diambil dari hidup kita adalah pengharapan di dalam Tuhan Yesus. Oleh sebab iru, bersukacitalah bukan karena semua keadaan kita baik, tetapi bersukacitalah dalam pengharapan, sabar dan bertekun dalam doa
Roma 12 : 21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! Pada waktu kita menghadapi hal-hal yang jahat/ kejahatan, maka kalahkan kejahatan itu dengan kebaikan. Tetaplah lakukan apa yang baik dan benar di hadapan Tuhan, jangan kalah menyerah dan meninggalkan Tuhan, ketika kita dalam perlombaan iman! Bangkit kembali dari keadaan kita, dan lakukan lagi bagian yang Tuhan tentukan untuk kita lakukan.
1 Yohanes 4 : 4 Roh Kudus lebih besar dari apapun dalam hidup kita, bahkan lebih besar dari perasaan, pikiran, bahkan tubuh kita. Roh yang Tuhan tempatkan dalam diri kita, sangat berharga dan diingini-Nya dengan cemburu ! Itulah Roh-Nya sendiri, Yakobus 4 ; 5.
Jika Tuhan memberikan apa yang berharga dalam hidup kita, maka hal itu berarti kita sangat berharga, dipilih dan dikasihi-Nya, itu adalah anugrah Tuhan dalam hidup kita. Oleh sebab itu, jangan bersahabat dengan dunia ini, karena bersahabat dengan dunia ini berarti permusuhan dengan Allah. Yakobus 4 : 4
Yohanes 15 : 16 Bukan kita yang memilih Tuhan, tetapi Tuhanlah yang memilih kita dan menetapkan kita untuk menghasilkan buah, supaya buah kita tetap! Tuhan memilih kita sejak semula karena Tuhan punya rencana yang luar biasa dalam hidup kita.
Yohanes 15 : 19 Jangan heran kalau dunia ini membenci kita, karena kita bukan berasal dari dunia ini. Kita berbeda karena kita telah dipilih oleh Tuhan menjadi miliki kepunyaan-Nya.
Yohanes 7 : 37 – 39 (baca) Pada waktu kita datang kepada Tuhan Yesus dan minum dari-Nya, maka Roh-Nya akan dinyatakan di dalam kita, sehingga Roh itu akan tinggal dan menjadi aliran-aliran kehidupan yang mengalir dari dalam diri kita.
Ada Sungai kehidupan dari Tahta Bapa yang mengalir ke dalam roh kita setiap kali kita masuk dalam persekutuan pribadi dengan Tuhan (menyembah Tuhan, membaca dan merenungka firman Tuhan, dan berdoa) kita akan merasa dipuaskan dan disegarkan setiap saat.
Yohanes 4 : 14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
Yeremia 17 : 7 – 8 Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air (sumber kehidupan), sekalipun mengalami musim kering, daunnya tetap hijau dan selalu berbuah. \
Matius 12 : 20 – 21 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya. Sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, artinya Tuhan tidak pernah membiarkan kita terpuruk oleh keadaan, tetapi Dia akan datang memulihkan dan membangkitkan kembali hidup kita. Amin!
