Skip to content

PERCAYA AKAN KASIH SETIA TUHAN

Ps Debora Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 9 Agustus 2020

Pembacaan Alkitab : Hosea 6 : 6

Tuhan menyukai kasih setia dan pengenalan akan Allah, lebih dari semua korban atau persembahan yang bisa kita berikan kepada-Nya. Segala sesuatu sedang berganti atau berubah di dalam kehidupan kita seiring waktu, tetapi satu hal yang tinggal tetap, itulah kasih setia Tuhan dalam hidup kita. Apalah artinya kita memiliki segala sesuatu teteapi kehilangan Tuhan? Karena kepemilikan yang paling berharga adalah, kita memiliki Tuhan, dan Tuhanlah pemilik hidup kita.

Tujuan kita hidup dan masih diberikan kesempatan sampai saat ini, adalah supaya kita dapat mengenal Tuhan lebih dalam secara pribadi, karena itulah yang Tuhan kehendaki dari hidup kita. Tuhan tidak mencari berapa banyak jumlah kekayaan yang kita miliki, atau tinggi titel dan status yang kita bisa capai. 

Tuhan mencari kesetiaan kita, karena Tuhan selalu setia, Ia tidak akan pernah meninggalkan kita.  Pertanyaanya; Apakah kita setia kepada Tuhan? Apakah kita sudah mengenal Dia lebih dalam, setelah kita menang dan keluar dari setiap pergumulan? 

Hosea 6 : 3 Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.”

Tahun ini adalah tahun yang penuh tantangan dan pergumlan, itu sebabnya apapun yang sedang kita alami, Tuhan menghendaki agar kita mengenal Tuhan dan berusaha sungguh-sungguh untuk mengenal-Nya. Karena tujuan dari kemenangan yang kita peroleh, berkat yang kita nikmati, terobosan yang kita alami, dan semua jawaban doa yang digenapi adalah SUPAYA KITA LEBIH MENGENAL TUHAN.

Tuhan akan muncul seperti fajar, itulah pengharapan dan terang bagi kita, setelah kita mengalami kegelapan (malam). Tuhan tidak pernah menyembunyikan diri-Nya dari kita, Ia selalu ada buat kita, itu sebabnya kitalah yang harus selalu mencari Tuhan, maka Tuhan akan menyatakan diri-Nya kepada kita. 


Hosea 4 : 6 Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.

Tuhan memberikan kita kehidupan melalui firmanNya, itu sebabnya setiap kali firman Tuhan diberitakan/ disampaikan kita harus terima dengan iman, meresponinya dan taat melakukannya, jangan menolaknya, karena kita sebenarnya sedang menolak pengenalan akan Tuhan.

Kita harus semakin hari semakin dekat dengan Tuhan, jangan jauh dari Tuhan! Jangan hanya sekedar menjalani hidup ini, karena tujuan kita hidup untuk mengenal Tuhan Hosea 11 : 4 (baca) Tuhan begitu panjang sabar, itu sebabnya Dia tidak sedang menghukum kita, tetapi sebaliknya Tuhan menarik kita dengan tali kesetiaan-Nya, dengan ikatan kasihNya, supaya kita senantiasa bersekutu dengan-Nya.

Sejak semula Tuhan lah yang mencari kita, bukan kita yang mencari Tuhan, karena kita sudah hilang dan tersesat. Itulah sebabnya, kita ada sampai saat ini semua karena kasih setia Tuhan.

Hosea 3 : 5 (baca) Kita sedang berada di hari-hari terakhir menjelang kedatangan Tuhan, segala sesuatu sedang tergenapi saat ini, itu sebabnya banyak orang datang kepada Tuhan dengan gemetar Tuhan karena kebaikan-Nya. Tuhan itu baik dan kasih setia-Nya nyata bagi semua orang yang percaya dan datang mencari Dia dengan kesetiaan. Siapa yang percaya kepada kasih setia Tuhan tidak akan pernah dikecewakan


Hosea 10 : 12 – 13 Jika kita menabur dengan keadilan, maka kita akan menuai kasih setia! Itu sebabnya bukalah tanah baru karena sudah waktunya kita mencari Tuhan sampai Tuhan datang dan menyatakan keadilan-Nya bagi kita. Tuhan adalah hakim yang adil, Dia mengadili kita berdasarkan firman-Nya.

Oleh sebab itu, hidupilah firman Tuhan, supaya kita mengalami kasih setia-Nya. Jangan berlaku fasik supaya kita tidak menuai kecurangan dan memakan buah kebohongan. Jangan mengandalkan pertolongan yang lain selain daripada Tuhan.


Yesaya 30 : 15 – 16 Dengan bertobat dan tinggal diam dan bedoa kepada Tuhan, kita akan diselamatkan dan mengalami kekuatan yang baru. Kita harus taati firman dan melakukannya dengan bersungguh hati. Jangan panik dan bingung, kemudian melakukan kefasikan dan kecurangan, sehingga alami hal yang buruk. Pandanglah kepada Tuhan dan fokuslah kepada firmanNya.


Amsal 3 : 5 – 8 Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri, akui Tuhan dalam hidup kita, andalkan Tuhan, maka Tuhan akan meluruskan jalan kita.


Ratapan 3 : 22 – 25 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu! “TUHAN adalah bagianku,” kata jiwaku, oleh sebab itu aku berharap kepada-Nya. TUHAN adalah baik bagi orang yang berharap kepada-Nya, bagi jiwa yang mencari Dia. Adalah baik menanti dengan diam pertolongan TUHAN.  

Adalah baik menanti dengan diam pertolongan Tuhan, artinya merenungkan firman, mendeklarasikan firman Tuhan, dan mulai bergerak berdasarkan dorongan dari Tuhan. Segala sesuatu dalam hidup kita akan berubah, tetapi kasih setia Tuhan tetap untuk selama-lamanya, oleh sebab itu andalkanlah Tuhan senantiasa.

Habakuk 2 : 3 – 4 (baca) Pegang dan nantikanlah semua janji Tuhan dalam hidup kita, karena semua itu akan segera digenapi, apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab pengenapannya tidak akan tertunda.  Tuhan tidak pernah terlambat, Dia selalu tepat waktu, karena Tuhan penuh dengan kasih setia. Jangan seperti orang fasik yang mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi sebagai orang benar, yang senantiasa hidup oleh iman!


Kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan memperoleh hidup. Kita hidup bukan karena melihat fakta dan keadaan, tetapi karena percaya kepada firman Tuhan. Kita harus tekun dan jangan melepaskan kepercayaan kita kepada Tuhan, karena ada upah yang besar sudah tersedia dan menanti kita. Ibrani 10 : 35 – 39  


Mazmur 52 : 10 – 11  Sebagai orang benar, kita digambarkan seperti pohon zaitun yang menghijau (yang dapat tumbuh sampai ratusan tahun) Kita tidak tertanam dalam situasi dan kondisi, tetapi kita tertanam di dalam firman dan hadirat Tuhan.

Selama kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, kita akan tetap menghijau untuk seterusnya dan selamanya. Bersyukurlah kepada Tuhan senantiasa! Kita bersukacita karena di dalam Kristus ada pengharapan, dan pengharapan kita di dalam Kristus tidak pernah mengecewakan, karena kasih Allah dinyatakan dalam hidup kita, Roma 5 : 3 – 5.  


1 Korintus 13 : 13 Jangan kehilangan iman dan pengharapan supaya kita tidak kehilangan kasih, tetaplah percaya dan berharap kepada Tuhan, supaya kita tinggal dalam kasih setia Tuhan dan menikmati kebaikan-Nya.


Habakuk 3 : 17 – 19 Sekalipun kondisi mengecewakan dan tidak menghasilkan tetapi kita akan bersorak sorai karena pengharapan dan kekuatan kita hanya pada Tuhan yang akan menyelamatkan kita.

Persembahan yang terbaik dan berbau harum di hadapan Tuhan adalah persembahan yang disertai dengan pengorbanan yang besar! Pergumulan dan kesulitan adalah kesempatan yang baik untuk membawa persembahan yang berbau harum di hadapan Tuhan.


Ibrani 13 : 15 Marilah kita mempersembahkan korban syukur, dengan ucapan mulut yang memuliakan Tuhan. Persembahan kita berbau harum di hadapan Tuhan, ketika kita mengucapkan syukur, menyembah Tuhan dan bersorak sorai dengan sukcita ketika kita sedang berada dalam keadaan yang sulit Mazmur 100 : 1 – 5, Amin!

No results found...