Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
BERJALAN SESUAI KEHENDAK TUHAN
Ev. Yohanes Utomo
(Ringkasan Khotbah 23 Oktober 2016)
Pembacaan Alkitab: Mazmur 32 : 8 – 9
Jika kita ingin mendengarkan suara Tuhan, maka langkah yang pertama adalah kita harus menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi, karena melalui Kristuslah kita mengerti semua kehendak Bapa dalam hidup kita.
Tuhan Yesus telah menebus dan menyelamatkan kita melalui pengorbanan-Nya di kayu salib, Ia telah menghapus semua hutang dosa kita dengan darah-Nya yang mahal, supaya kita menjadi milik kepunyaan-Nya.
Itu sebabnya jika kita hidup, kita hidup bukan untuk diri kita sendiri, tetapi hidup untuk Tuhan yang yang telah mati dan bangkit untuk kita 2 Korintus 5 : 15 Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka.
Kita hidup untuk menggenapi semua janji-janji Tuhan!
Jika kita sudah menjadi MILIK TUHAN YESUS, maka kita harus selalu BERJALAN SESUAI DENGAN KEHENDAK BAPA dalam hidup kita. Yohanes 4 : 34 Kata Tuhan Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Sama seperti Tuhan Yesus diutus ke bumi, untuk melakukan dan menggenapi semua kehendak Bapa di surga. Demikianpun kita sebagai milik kepunyaan-Nya juga harus hidupsesuai dengan kehendak Bapa, dan bukan untuk melakukan keinginan kita sendiri.
Pada waktu kita dilahirkan ke dalam dunia ini, TUHAN SUDAH MEMILIKI RENCANA YANG INDAH BAGI HIDUP KITA.
Yeremia 29 : 11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.
Rancangan dan kehendak Tuhan lebih tinggi dari rancangan dan kehendak kita sendiri. Itu sebabnya kita harus senantiasa MERENDAHKAN HATI KITA, untuk taat dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan melalui firman-Nya. Karena setiap firman Tuhan yang disampaikankepada kita, itulah kehendak Tuhan bagi kita, dan firman yang disampaikan tidak akan kembali dengan sia-sia, tetapi berkuasa untuk melakukan apa yang Bapa perintahkan!
Yesaya 55 : 11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
Pertanyaannya adalah: Bagaimana agar kita tahu kehendak Tuhan? Bagaimana kita mendengar suara Tuhan?
Efesus 5 : 17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Paulus dalam surat Efesus menegaskan supaya kta berusaha untuk mengerti KEHENDAK TUHAN melalui firman Tuhan!
Kisah Para Rasul 13 : 22 Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku. Tuhan mengangkat Daud bin isai seorang yang berkenan di hati-Nya, untuk menggantikan Saul menjadi raja atas Israel, setelah Saul tidak taat kepada Tuhan dengan mengambil keputusan di luar kehendak Tuhan.
Kita ada saat ini, dan mengalami semua hal yang kita miliki hari ini, karena keputusan-keputusan yang kita buat pada waktu yang lalu. Itu sebabnya JANGAN SALAH MEMBUATKEPUTUSAN hari ini, karena hal itu akan berdampak kepada hari esok. Semua pilihan dan keputusan harus sesuai dengan kehendak Bapa di surga, dan rencana-Nya yang indah dalam hidup kita, oleh sebab libatikan Tuhan dalam segala hal.
Kita akan belajar apa saja sikap dan batasan kita untuk melangkah sesuai dengan kehendak Tuhan :
- JANGAN BURU-BURU melihat satu pintu terbuka.Banyak orang salah melangkah, karena dalam keadaan yang terdesak (kepepet) mengambil jalan pintas ketika melihat ada “peluang†terbuka di depan mata. Kita harus PEKA dan mengerti kehendak Tuhan lebih dulu baru melangkah. Pintu terbuka “peluang†seringkali belum tentu merupakan kehendak Tuhan. jangan bertindak terburu-buru!1 Samuel 13 : 12 – 14 (baca) Saul dalam keadaan terdesak mengambil keputusan untuk membakar korban persembahan yang bukan menjadi haknya, ketika dia berpikir bahwa Samuel tidak datang tepat pada waktu yang ditentukan, pada waktu mereka akan menyerang bangsa Filistin. Akibat perbuatannya yang bodoh itu, Tuhan tidak berkenan kepada Saul, dan ingin menggantikannya dengan Daud seorang yang dikehendaki-Nya.Yohanes 2 : 4 Dalam pesta perkawinan di Kana Tuhan Yesuspun berkata kepada Maria ibu-Nya bahwa “waktu-Ku belum tibaâ€Â, ketika mereka kehabisan anggur. Hingga di saat yang tepat Tuhan Yesus menyatakan mujizat-Nya, maka air menjadi anggur.
Terkadang kita harus MENUNGGU WAKTU TUHAN, ITULAH KESEMPATAN YANG TEPAT, DIMANA TUHAN AKAN BEKERJA DAN BERTIDAK ATAS hidup. Selama menantikan waktu dan kehendak Tuhan kita harus taat kepada firman Tuhan, tekun, sabar dan berdoa dengan iman.
- Miliki KERENDAHAN HATI untuk taat dan takut akan Tuhan.Mazmur 25 : 9 – 15 (baca) Tuhan menghendaki agar kita senantiasa memiliki persekutuan yang intim dengan Tuhan. Semakin dekat kita bersekutu, maka semakin peka kita akan mengerti isi hati dan kehendak Tuhan dalam hidup kita.Untuk bersekutu dengan Tuhan, kita butuh kerendahan hati, artinya kita harus berserah kepada Tuhan. Jangan bersandar kepada pengertian kita sendiri, karena sebagai manusia kita terbatas. Kita membutuhkan Tuhan dalam setiap keadaan, itu sebabnya kita harus mengijinkan Tuhan untuk mengintervensi hidup kita.Tuhan memimpin dan mengarahkan dengan 2 cara yang umum sama halnya layaknya orang tua terhadap anak; yaitu komunikasi dengan mata (kepekaan), maupun dengan teguran yang nyata. TUHAN MENGHENDAKI AGAR KITA ANAK-ANAKNYA PEKA terhadap firman-Nya. Firman Tuhan adalah cara Tuhan berbicara secara nyata dalam hidup kita.
Itu sebabnya penting kita harus MEMBACA dan MERENUNGKAN firman Tuhan setiap hari.
- KITA HARUS TAAT dan LAKUKAN apa yang Tuhan perintahkan, itulah IMANTerkadang cara Tuhan memimpin kita seperticara Tuhan memimpin Abraham. Tuhan tidak memberitahukan terlebih dahulu kemana tujuannya, apa yang Ia rencanakan, apa yang menjadi kehendak-Nya, tetapi Tuhan mau melihat apakah kita taat dan melakukan apa yang IA perintahkan untuk kita lakukan.Tuhan menghendaki agar kita TAAT kepada firman-Nya, sekalipun mungkin keadaaanya sulit untuk kita pahami, atau bertentangan dengan keinginan kita, tetapi jika kita melakukannya, kita akan melihat dan mengalami berkat-berkat-Nya. IMAN ITU TAAT, sekalipun belum mengerti!Yohanes 13 : 7 Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak.” Yang Tuhan inginkan adalah KETAATAN kita lebih dulu.
Cara Tuhan menjawab doa, dan menyetakan kehendak-Nya atas setiap orang itu berbeda-beda, itu sebabnya pengalaman seseorang tidak bisa dijadikan doktrin, dan belum tentu bisa kita ikuti, karena Tuhan memiliki cara-Nya sendiri untuk kita! Jangan menuntut agar Tuhan menyatakan kehendak-Nya sesuai dengan cara kita, tetapi sebaliknya, kita harus mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan untuk kita lakukan supaya kita diberkati.
Roma 12 : 1 – 2 (baca) Itu sebabnya kita harus mempersembahkan tubuh kita, seluruh hidup kita kepada Tuhan, kita harus menetapkan hati kita hidup sesuai dengan kehendak Tuhan seupaya rencana dan kehendak-Nya yang indah dapat digenapi atas hidup kita. Apapun situasi dan kondisi yang sulit sedang kita sedang alami hari ini JANGAN TAKUT, PERCAYA SAJA ! Tuhan akan bertindak, apa yang Tuhan kerjakan selalu indah tepat waktunya! (baca Markus 5 : 35, Yohanes 2 : 5, Pengkhotbah 3 : 11)
