Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
AKULAH TUHAN YANG MENYEMBUHKAN ENGKAU
Aps. DR Daniel Henubau
(Ringkasan Khotbah 16 Oktober 2016)
Pembacaan Alkitab : Keluaran 15 : 26 – 27, Amsal 4 : 20 – 24
Tuhan menyatakan diri-Nya sebagai TUHAN PENYEMBUH, “YAHWEH RAPHA†“Akulah Tuhan yang menyembuhkan engkauâ€Â.
Pertanyaan di sepanjang sejarah umat manusia : “mengapa Tuhan mengijinkan sakit penyakit, kecelakaan, bencana, kematian dan berbagai hal negatif menimpa manusia?†Alkitab kita sangat lengkap dan memberikan jawaban dalam Kejadian 2:17; 3 : 16 – 19 bahwa sejak manusia pertama jatuh ke dalam dosa, roh mereka dipisahkan dari Allah, akibatnya pikiran dan pengertian mereka menjadi gelap dan tubuh mereka tidak sempurna lagi, maka sejak itulah sakit penyakit dan maut berkuasa atas tubuh manusia, bahkan bencana, penderitaan dan semua hal yang jahat dialami oleh semua orang. Efesus 4 : 17 – 20 (baca) menjelaskan tentang keadaan manusia setelah jatuh ke dalam dosa.
Jika kita memperhatikan ayat-ayat di atas, maka jelas semua hal yang jahat yang menimpa manusia bukan berasal dari Tuhan, tetapi dari iblis dan roh-roh jahat, dari kejatuhan manusia, dan akibat dosa.
Roma 5 : 17 – 18 Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus…Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
Itu sebabnya dalam Perjanjian Baru dijelaskan tujuan kedatangan Tuhan Yesus ke dalam dunia ini : Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Kisah Para Rasul 10 : 38
Tuhan Yesus datang untuk menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis, dalam berbagai bentuk sakit penyakit (sakit tubuh, jiwa dan roh) Tuhan tidak menghukum kita dengan sakit penyakit! Sejahat-jahatnya seorang ayah tidak akan menghukum anaknya dengan hal yang keji, apalagi Bapa kita di surga, masalahnya kita sering keluar dari “rumah†(covering), itu sebabnya jika kita tinggal di dalam Tuhan, maka kita akan aman dalam perlindungan-Nya. tetapi sebaliknya jika hidup di luar jalan Tuhan, maka kita tidak memiliki perlindungan. Bapa di surga mengasihi kita, Ia datang untuk menyembuhkan dan menyelamatkan kita. Itulah sebabnya mengapa Tuhan mencari kita? karena Ia berkehendak menyelamatkan kita. Ia menyatakan diri-Nya sebagai Allah PENEBUS atas hidup kita Yesaya 48 : 17
Ayub 2 : 7 – 10 (baca) Iblislah yang mendatangkan sakit penyakit atas hidup Ayub, ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.
Lukas 13 : 11, 16 (baca) Tuhan Yesus melepaskan dan menyembuhkan seorang perempuan yang telah 18 tahun dirasuki roh jahat, sehingga ia sakit, dan bungkuk punggungnya, dan tidak dapat berdiri tegak “Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?” Ayat ini adalah salah satu dasar dari doa dan pelayanan pelepasan.
Roma 5 : 18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Berdasarkan ayat ini maka KITA MEMPUNYAI HAK di hadapan Tuhan, untuk diselamatkan dan mengalami kesembuhan, karena karena Kristus telah menebus kita Galatia 3 : 13 – 14 Tuhan Yesus sudah menanggung semua kutuk! Supaya melalui Dia kita menerima berkat Abraham, dan dengan iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan.
Jika kita sudah di dalam Tuhan, maka kita harus TAAT kepada FIRMAN TUHAN. Amsal 4 : 20 – 24 (baca) Mata kita harus tertuju dan terarah kepada Tuhan, artinya “mata rohani“ kita harus fokus (memperhatikan dengan baik) firman Tuhan, ARAHKAN telinga kita (konsentrasi) untuk mendengar firman. Setiap kali kita membaca dan mendengar firman Tuhan, kita harus menyimpan firman itu ke dalam hati kita. Kita harus menerima firman Tuhan dengan iman, jangan ada pertimbangan ataupun bantahan, supaya firman akan berkusa dan bekerja di dalam hidup kita!
JAGALAH HATIMU DENGAN SEGALA KEWASPADAAN, karena dari situlah terpancar kehidupan!
1 Petrus 2 : 23 – 24 (baca) Oleh bilur-bilurnya kita telah sembuh! Itu sebabnya setiap kali kta berdoa perkatakan firman Tuhan “ Saya sudah sembuh†proses kesembuhan yang kita alami dapat terjadi sekarang juga, ataupun nanti. Namun kita harus PERCAYA bahwa kita sudah menerima. Sejak pertama kita berdoa Tuhan sudah menjawab! Bandingkan Daniel 10 : 12. Di kayu salib kita semua sudah sembuh, kutuk kita telah ditanggung, itulah kebenaran! Mazmur 107 : 20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.
Mendengar dan menerima firman Tuhan serta memasukan ke dalam hati adalah hal yang utama, Lukas 5 : 1 – 11 Tuhan mencari dan memilih Petrus, karena Tuhan Yesus tahu bahwa Petrus memiliki hati yang selalu rindu untuk mendengar firman Tuhan. Itu sebabnya Petrus mendapat begitu banyak ikan, setelah dia taat mendengarkan perkataan Tuhan Yesus untuk menebarkan jalanya. Jika hati kita rindu untuk firman Tuhan, maka Tuhan akan mencari dan memberkati kita.
Ciri dari seorang murid Tuhan adalah percaya dan TAAT, meskipun kelihatannya mustahil. Ingatlah bahwa jika Tuhan yang berfirman, maka hal yang mustahil menjadi tidak mustahil, MUJZIAT PASTI TERJADI. Tuhan sanggup menolong kita asalkan kita percaya dan taat kepada-Nya dan kepada firman-Nya.
Amsal 17 : 22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. Hati kita bergembira karena kita percaya; Tuhan sedang bekerja dan menyatakan mujizat-Nya, maka kesembuhan, dan terobosan sedang terjadi dalam hidup kita. Jagalah hati kita senantiasa untuk tetap bergembira dan bersukacita di dalam TUhan, karena itu adalah obat yang manjur.
Nehemia 8 : 11 (NKJV) “...For the Joy of the Lord is your strength†SUKACITA DARI TUHAN adalah KEKUATAN KITA!
Dalam ilmu kedokteran ada penyakit yang disebabkan oleh karena masalah jiwa, emosi (perasaan) seseorang disebut sebagai “psikosomatis†dalam Alkitab juga ada contoh tentang Ishak yang buta matanya, karena dia sakit hati ketika Esau mengawini dua orang isteri yang kafir Kejadian 26 : 34 – 35; 27 : 1 (baca) Bandingkan Mazmur 6 : 8 Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua lawanku.
Bagaimana kita dapat memperoleh kesembuhan dari sakit penyakit? Yesaya 38 : 15 – 21 (baca) Untuk mengalami kesembuhan maka hal yang pertama, roh dan jiwa kita harus tenang terlebih dulu, supaya Tuhan menyembuhkan kita. Semua fisik berkaitan dengan roh dan jiwa seseorang, dalam keadaan apapun kita harus kembali dengan bersungguh hati kepada Tuhan. Tuhan ingin agar kita sembuh supaya kita selau mengucap syukur kepada Tuhan. Raja Hizkia membuat sebuah komitmen untuk senantiasa memuji-muji Tuhan, setelah dia disembuhkan Tuhan. Dokter dan ilmu pengetahuan diberkati Tuhan, dan dipakai untuk menyembuhkan kita. Namun diatas semua itu, kita harus menjaga hati kita agar tetap diisi dengan firman Tuhan dan percaya bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Kita juga harus selalu mengendalikan keinginan kita (yaitu mengkosumsi semua yang sehat bagi tubuh kita)
Markus 2 : 5 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!” Hal yang pertama yang Tuhan lihat adalah IMAN kita, dan itulah yang akan menyembuhkan dan memberkati kita.
Lukas 4 : 18 (baca) Tuhan Yesus datang untuk memulihkan dan menyembuhkan orang yang hancur hati. Jagalah hati kita, karena kita bisa kecewa, putus asa, hancur hati. Jangan hidup dalam kepahitan hati, melalui pengurapan Roh Kudus, hati yang terluka dapat dipulihkan, haleluyah..
Filipi 2 : 27, 30 Alkitab juga mengajarkan kita untuk tidak melawan hukum alam, kemampuan fisik kita terbatas bahkan bisa menjadi lemah jika kurang istirahat. Epafroditus, bekerja keras dalam pelayanan sehingga jatuh sakit. Kita harus menjaga tubuh kita tetap sehat dan kuat, perlu memperhatikan juga waktu untuk istirahat meskipun ada tuntutan pelayanan dan pekerjaan, 1 Timotius 5 : 23, Rasul Paulus menasehati Timotius Janganlah lagi minum air saja, melainkan tambahkanlah anggur sedikit, berhubung pencernaanmu terganggu dan tubuhmu sering lemah.
Mulut kita jangan serong dan dolak dalik tetapi kita harus bersyukur kepada Tuhan Mazmur 103 : 1 – 5 (baca) Jangan lupakan kebaikan Tuhan, karena Tuhan sudah memberkati kita luar biasa. ingat dan bersyukur atas semua hal yang Tuhan sudah perbuat bagi kita Jika kita merendahkan diri kita dan bertobat, maka Tuhan akan mengampuni dosa kita dan menyembuhkan kita dari sakit penyakit. Amin
