Skip to content

KEDATANGAN KERAJAAN ALLAH

Rev. DR. Daniel Henubau

(Ringkasan Khotbah Minggu 2 Agustus 2015)

Pembacaan Alkitab : Lukas 17 : 20 – 37

Dalam Injil Lukas pemberitaan tentang Kerajaan Allah sudah dimulai ketika Juruselamat, Tuhan Yesus Kristus masih berada di dalam kandungan Maria Lukas 1 : 33 (baca) Injil Lukas mencatat bahwa inti pemberitaan Tuhan Yesus adalah tentang KERAJAAN ALLAH Lukas 4 : 43, 8 : 1, 9 : 2, 9 : 60 (baca) Artinya kemanapun Tuhan Yesus pergi, Ia selalu memberitakan tentang Kerajaan Allah, bahkan ketika Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya, dalam pengutusan itu Tuhan Yesus menegaskan kepada mereka untuk melakukan bukti dari kerajaan Allah, itulah mujizat dari kerajaan Allah Lukas 10 : 9

Dimana pun Tuhan Yesus hadir di sanalah kerajaan Allah dinyatakan, karena Kerajaan Allah sangat terkait dengan kehadiran Tuhan Yesus Kristus. Itu sebabnya, ketika berhadapan dengan orang-orang Farisi Tuhan Yesus menegaskan bahwa jika Ia mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya kerajaan Allah sudah datang Lukas 11 : 20 (baca) Artinya, dimana ada kerjaaan Allah di sana setan dan roh roh jahat tersingkir, sebab kerajaan Allah adalah kehadiran Allah. Dimana kerajaan Allah hadir di sana terjadi kuasa supranatural Tuhan dan atau mujizat dan setan tidak akan berkuasa, karena yang berkuasa adalah Allah dan para malaikat-Nya.

Dalam Lukas 17 : 20 – 21 Orang-orang Farisi bertanya kepada Tuhan Yesus: Kapan kerajaan Allah datang? Padahal sebenarnya mereka telah melihat dan mengalami apa yang telah diajarkan dan didemonstrasikan oleh Tuhan Yesus dan para murid-Nya, tetapi mereka masih meminta tanda yang lain, mengapa demikian? Karena orang-orang Farisi mengharapkan bahwa kerajaan Allah itu adalah secara politik. Mereka ingin ada raja yang memerintah atas Israel, dan kekaisaran Romawi dihancurkan, Yerusalem menjadi ibu kotanya, dan mereka pun duduk dalam pemerintahan.

Orang Farisi adalah orang yang tahu dan menyelidiki firman Tuhan dengan teliti, tetapi mereka sebenarnya buta secara rohani. Mereka memliki alasan untuk bertanya kepada Tuhan Yesus tentang Kerajaan Allah berdasarkan Daniel 2 : 44 (baca) Itu sebabnya mereka terus menanti-nantikan kapan firman itu akan digenapi. Ayat ini sebenarnya berbicara tentang kerajaan Allah yang akan datang dimana Kristus akan datang sebagai Raja di atas segala raja untuk memerintah selama-lamanya, itu juga yang sedang kita nanti-nantikan.

Orang Farisi tidak menyadari bahwa Tuhan Yesus ada diantara mereka dan sedang menjelaskan bahwa kerajaan Allah itu harusnya ada di dalam hati dan kehidupan mereka lebih dahulu, baru kemudian dapat dinyatakan keluar. Kerajaan Allah harus terjadi di dalam diri kita terlebih dulu, baru atmosfirnya dapat tersebar dan dimanifestasikan keluar melalui hidup kita.

Setelah percakapan dengan orang Farisi, Tuhan Yesus kemudian berbicara kepada murid-murid-Nya dan menjelaskan tentang diri-Nya bahwa akan datang waktunya mereka tidak akan melihat Anak Manusia karena Kristus harus disalibkan (mati dan bangkit kembali) supaya maut dan kuasa iblis dihancurkan, sehingga melalui pengorbanan-Nya Kerajaan Allah berkuasa di bumi ini melalui orang percaya/ gereja-Nya.!

Sebagai anak-anak Tuhan kita perlu mengerti bahwa KERAJAAN ALLAH dan KERAJAAN SORGA sering digunakan secara bergantian di dalam Alkitab, keduanya mirip tetapi tidak sama.
Kerajaan Sorga adalah tempat kediaman Allah, Tuhan bertahta, dan penuh dengan atmosfir kemuliaan, dikelilingi dengan para malaikat-Nya. Tidak kasat mata, tetapi Kerajaan Sorga membawa dampak kepada dunia yang kasat mata ini, dan itulah yang disebut sebagai Kerajaan Allah.

Dengan kata lain, Kerajaan Allah adalah Kerajaan Sorga yang berdampak (dimanifestasikan) di bumi ini oleh kita, yang percaya dan setia serta hidup di dalam firman dan kehendak Tuhan. Kerajaan Allah kasat mata, artinya dimana ada hubungan yang mesra dengan Tuhan Yesus Kristus, dan persekutuan di dalam nama-Nya, maka disanalah Kerajaan Allah nyata. Dan apabila Kerajaan Allah hadir, maka disanalah atmosfir kemuliaan Sorga juga hadir. Jadi, Kerajaan Allah dan Kerajaan Sorga terkait satu sama lain, tetapi berbeda.

Jika kita sebagai anak-anak Tuhan bersatu baik di dalam rumah tangga, keluarga, persekutuan jemaat, dalam komsel, kubu-kubu doa dimana kita bersungguh hati beribadah dan melayani Tuhan, maka di sanalah kerajaan Allah hadir. Gereja bukan kerajaan Allah, tetapi utusan-utusan kerajaan Allah. Itu sebabnya dimana gereja ada, disana juga seharusnya atmosfir kerajaan Allah nyata.

Lukas 17 : 24 – 27 (baca) Tuhan Yesus menjelaskan bahwa kedatangan kerajaan Allah akan meliputi seluruh dunia pada waktu Anak Manusia (Tuhan Yesus Kristus) datang pada kali yang kedua ke bumi ini.

Tuhan Yesus memberikan contoh yang menjelaskan situasi yang akan terjadi menjelang kedatangan-Nya yaitu akan terjadi seperti pada zaman Nuh. Dimana semua orang tidak percaya bahwa akan datang bencana dahsyat yaitu air bah yang akan membinasakan semua mahluk hidup. Bahkan mengolok-olokkan Nuh terhadap apa yang dia kerjakan (membuat bahtera). Mereka tidak mempersiapkan diri karena tidak percaya kepada Tuhan dan firman-Nya, itu sebabnya mereka semua biasa.

Ayat 28 – 29 Tuhan Yesuspun memberikan contoh yang kedua yaitu tentang zaman Lot, dimana situasi sudah semakin maju (teknologi dan bisnis) pada waktu itu, tetapi karena dosa dan kekejian di mata Tuhan, maka Tuhan membinaskan Sodom dan Gemora dengan hujan api dan hujan belerang.

Tuhan Yesus menjelaskan keadaan ini kepada para murid dan salah seorang dari mereka yaitu rasul Petrus menulis dan menggambarkan kembali keadaan manusia pada akhir zaman menjelang kedatangan Tuhan yang kedua kali dalam 2 Petrus 2 : 4 – 12 (baca) Dimana banyak orang hanya hidup dikuasai hawa nafsunya, mencemarkan diri, menghina dan menghujat kemulaan Allah, sama seperti hewan yang tidak berakal, dan oleh perbuatannya yang jahat akan binasa seperti binatang liar. Semua hal ini yang ditulis dan dinubuatkan sudah dan sedang terjadi pada hari-hari terkahir ini. Semua itu adalah tanda-tanda zaman yang mengindikasikan bahwa kedatangan Tuhan sudah semakin dekat!

Bagaimana sikap kita menantikan kedatangan kerajaan Allah?

Kejadian 19 : 1 – 5, 12 –17 (baca) Malaikat Tuhan datang untuk menyelamatkan Lot dan seluruh keluarganya, sebelum Tuhan membinasakan kota Sodom dan Gemora. Ketika Lot berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isterinya dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua malaikat itu sebab Tuhan mengasihi Lot dan menuntun mereka keluar dari kota itu.

Sebagai anak-anak Tuhan kita harus ingat, bahwa sampai hari ini kita masih ikut Tuhan, itu semua karena Tuhan mengasihi kita. Mungkin karena banyak hal, kesulitan, tantangan yang kita hadapi, kita mau melarikan dari Tuhan dan gereja-Nya, tetapi Tuhan menarik tangan kita untuk tetap ada di dalam rencana-Nya yang indah. Semua itu semata-mata hanya kasih karunia Tuhan jika kita ada seperti sekarang ini, karena pengaruh dunia ini kuat sekali, tetapi tangan Tuhan lebih kuat menarik kita ke dalam rencanaNya. Itu sebabnya kita harus terus bertumbuh dalam ketaatan dan kesetiaan kepada Tuhan!

Sebelum kedatangan Tuhan yang kedua kali TUGAS kita adalah tekun berdoa sebagai suatu peperangan rohani dan bersaksi, serta berusaha supaya anggota keluarga kita yang belum percaya dapat dan terbuka hatinya untuk mendengarkan Injil dan diselamatkan. Supaya kerajaan Allah dialami dan diimpartasikan di seluruh keluarga kita

Jika kita sudah keluar dari kebinasaan maka apapun kesulitan dan tantangan yang kita alami, jangan menoleh ke belakang lagi atau kembali lagi kepada hidup yang lama. Tuhan sudah menarik kita keluar dari sana, jangan keraskan hati! Firman Tuhan tegaskan bahwa INGATLAH AKAN ISTERI LOT!

Lukas 17 : 30 – 35 (baca) Jangan main-main dengan dosa, sebaliknya setiap anak-anak Tuhan harus miliki gairah untuk menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali

Apa yang harus kita lakukan sebagai anak-anak Tuhan?

Titus 2 : 11 – 15 (baca) Tuhan menghendaki jika kita sudah diselamatkan maka kita harus hidup benar di hadapan Tuhan, jangan terkontaminasi dengan roh duniawi, setia beribadah dan melayani Tuhan, rajin melakukan kebaikan, kita tetap percaya bahwa kita ada dipihak Tuhan karena kita menaati firman Tuhan.

Dan dimana ada ketaatan kepada firman Tuhan, di dalam persekutuan, di dalam keluarga kristen yang hidup benar dengan Tuhan, maka disana Kerajaan Allah akan hadir, dan disana juga atmosfir kerajaan sorga hadir. Iblis tahu bahwa waktunya sudah singkat itu sebabnya dia keluar dengan geramnya dengan rupa-rupa kejahatan yang luar biasa pada masa kini.

Semakin kita diberkati, semakin kita cinta Tuhan, UTAMAKAN TUHAN. Ingatlah keberhasilan kita karena campur tangan Tuhan. Tuhanlah yang memberkati kita. JANGAN PELIT WAKTU DENGAN TUHAN! berikan waktu kepada Tuhan lebih banyak daripada untuk manusia.

Jangan terpengaruh dengan perkataan orang lain, kita harus setia dimana Tuhan sudah menanam kita saat ini (di GDS), karena jika kita setia maka Tuhan akan datang dan mengangkat kita. Jangan kemana-mana kita harus tetap tertanam. Dimana kita hidup dengan Tuhan, maka disanalah kerajaan-Nya hadir dalam hidup kita. Keluarga, bisnis, pekerjaan, studi kita harus memanifetasikan kuasa kerajaan Allah.

Lukas 17 : 36 – 37 (baca) Hal ini menjelaskan tentang akan terjadi bencana yang besar, tetapi apapun yang terjadi, kita percaya bahwa kita ada di dalam Tuhan Yesus kita diselamatkan. Sekalipun terjadi banyak goncangan. Kita harus jelas menyatakan diri kita sebagai anak-anak Tuhan, bahwa kita adalah warga kerajaan sorga sebagai utusan-utusan Kristus untuk menytakan kerajaan Allah di manapun kita berada. Amin

No results found...