Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
MENGGENAPI JANJI TUHAN
Rev. DR. Peter Kumar
(Ringkasan Khotbah Minggu 9 Agustus 2015)
Pembacaan Alkitab : Yosua 3 : 7
Jika kita percaya kepada Tuhan, maka kita harus bertanya kepada diri kita: Apa yang Tuhan lakukan dalam hidup kita? Dan apa yang anda dan Tuhan kerjakan bersama-sama?
Kita harus mengerti bahwa memiliki Tuhan Yesus di dalam hidup kita, bukan seperti memiliki sebuah usaha/ pekerjaan dalam hidup kita. Banyak orang hanya berusaha dan bekerja dan selalu mengharapkan berkat dari Tuhan. Hal ini bukanlah hidup kekristenan yang sesungguhnya. Karena Kita hidup yang sesungguhnya adalah menggenapi setiap rencana Tuhan yang besar.
Jika pemimpin rohani kita mau mencapai hal-hal yang besar dalam kerajaan Allah, maka sebagai jemaat apa yang seharusnya kita lakukan? Hari ini kita akan belajar bersama-sama.
Yosua 3 : 7 (baca) Tuhan memilih seorang pria bernama Yosua, dan Tuhan berkata bahwa; Pada hari ini, Tuhan akan membesarkan namanya, Tuhan akan bekerja dengannya dengan cara yang baru, memberikan pengurapan yang baru, kekuatan baru, dan semua orang akan menghormatinya.
Mengapa Tuhan berkata seperti itu? Tuhan pernah berjalan dan memakai orang-orang pilihan-Nya pada masa lampau, tetapi pada saat itu Tuhan sedang membangkitkan Yosua untuk rencana-Nya yang besar.
Hari ini, Tuhan juga sedang membangkitkan kita sebagai orang-orang pilihan-Nya, karena Tuhan mau memakai hidup kita untuk menggenapi rencana Tuhan, dan membesarkan nama kita untuk kemuliaan-Nya.
Kita bisa menjadi orang yang biasa atau orang yang luar biasa, menjadi orang yang dihormati ataupun tidak, itu pilihan kita. Tetapi kenyataanya Tuhan sudah memilih kita dan menjadikan kita berbeda dari orang yang lain. Jika Tuhan memilih kita, maka Ia akan memberikan awal yang baru untuk kita melangkah.
Yosua 4 : 13 – 14 (baca) Mengapa Tuhan membesarkan nama Yosua? Karena Yosua melatih orang-orang yang siap berperang (prajurit tempur), sedangkan Musa melatih orang yang menangis dan bersungut-sungut, padahal orang Israel mengalami banyak mujizat dan penyertaan Tuhan dalam hidup mereka, tetapi mereka selalu mengeluh dan ingin kembali ke Mesir.
Tiga Pertanyaan penting supaya kita menggenapi janji Tuhan :
 1.   Siapakah anda?
Orang akan mengenal siapa kita, dari apa yang akan kita taklukan dan miliki!
Pertanyaannya: Jika kita sudah lahir baru, apakah anak-anak kita (generasi berikutnya) juga sudah lahir baru? Jika sebagai orang tua, kita mewariskan bisnis (usaha), harta dan kekayaan kepada anak-anak. Apakah kita juga akan mewariskan Tuhan Yesus bagi mereka? Manakah yang lebih penting; Bisnis atau Tuhan Yesus Kristus?
Bisnis, harta kekayaan (properti, uang, dsb) itu penting, TETAPI TUHAN YESUS LEBIH PENTING dari semuanya itu. Karena jika Tuhan Yesus tidak menjadi yang lebih penting dalam hidup kita, maka generasi berikutnya, yaitu anak-anak kita tidak akan memiliki rencana Tuhan yang indah.
Tuhan membawa satu generasi Israel keluar dari Mesir, dan Musa yang memimpin mereka, tetapi Musa tidak memimpin mereka untuk memiliki tanah perjanjian. Mereka mengalami banyak mujizat, tetapi mereka tidak tahu apa yang seharusnya dimiliki. Mereka tidak tahu bahwa Tuhan sudah mempersiapkan, dan mereka harus menaklukan dan memilikinya.
Kita harus tahu apa yang sudah Tuhan persiapkan bagi kita, supaya kita mengambil bagian untuk menaklukannya. Jika tidak, kita akan kehilangan. Kita tinggal di Indonesia, dimana banyak nubuatan bahwa Indonesia akan mengalami kebangunan rohani yang besar.
Jika kita bisa menaklukan dan menggenapi setiap janji (nubutan) Tuhan dalam hidup kita, maka Tuhan akan membesarkan nama kita, sehingga semua orang (Jakarta, Indonesia, bahkan dunia) akan mengenal dan membicarakan tentang kita. Kita bisa melakukan bisnis (usaha), pekerjaan, study tetapi kita TETAP harus MENGGENAPI Janji Tuhan!
Tuhan berkata kepada Yosua ada banyak tantangan yang akan dia hadapi (Sungai Yordan, Tembok Yerikho, dan ada banyak raja yang akan melawannya) tetapi Yosua harus pergi untuk menaklukannyatanah perjanjian bagi Israel, dan janji Tuhan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat menghentikannya, Tuhan akan selalu menyertainya.
 2.   Apa yang menjadi janji Tuhan dalam hidup anda?
Yosua 23 : 14 Semua hal yang Tuhan janjikan, pasti digenapi!
Sekalipun Yosua melakukan segala hal dalam hidupnya, tetapi dia selalu melangkah masuk ke dalamsetiap penggenapan janji Tuhan. Yosua taat dan lakukan semua yang Tuhan katakan, karena dia selalu pegang janji Tuhan dalam hidupnya. Sebagai anak-anak Tuhan, kita hidup untuk MENGGENAPI setiap JANJI TUHAN dalam kehidupan kita.
Jika Tuhan sudah janjikan banyak hal kepada kita, maka Ia juga menghendaki agar kita menggenapi semua janji-Nya dalam hidup kita. Ibrani 6 : 14 – 15 (baca) Dalam keadaan yang mustahil Abraham menggenapi semua janji Tuhan di dalam hidupnya! Mengapa janji Tuhan itu penting bagi kita? Karena janji Tuhan berbicara tentang hal-hal yang mustahil. Hidup kita sebagai anak-anak Tuhan seharusnya dipenuhi oleh hal-hal yang mustahil. Tuhan tidak pernah menjanjikan hal-hal yang mungkin, tetapi hal-hal yang tidak mungkin, supaya kuasa dan mujizat-Nya nyata di dalam dan melalui hidup kita.
Keadaan dan masalah bisa membuat hidup seseorang menyerah dan menjadi kecil. Tetapi jika kita tetap teguh pegang janji Tuhan dan menaklukannya, maka kita akan berurusan dengan hal-hal yangmustahil karena kita sedang bekerja sama dengan Tuhan! Tuhan sudah memanggil kita untuk suatu musim yang baru, untuk pengurapan yang baru, untuk pengangkatan (naik level), tetapi kita harus merindukannya, kita harus berubah!
Pada waktu kita mau bangkit, maka Tuhan akan katakan bahwa pada hari ini Tuhan akan membesarkan nama kita.
 3.   Bagaimana cara kerjanya?
Bukan hanya Yosua yang menaklukannya, tetapi juga bersama seluruh bangsa Israel
Yosua 3 : 14 -15 (baca) Tuhan sudah mempersiapkan tuaian yang besar, tetapi untuk menaklukannyamaka dibutuhkan kerja sama Yosua dan segenap bangsa Israel.
1 Korintus 2 : 9 (baca) Tuhan sudah mempersiapkan semua berkat-Nya bagi kita yaitu apa yang tidak kita lihat, kita dengar, bahkan yang tidak timbul di dalam hati. Kita harus menjadi seperti apa yang Tuhan kehendaki sesuai dengan rencana-Nya bagi kita. Kita bisa saja menjadi apa saja, tetapi Tuhan sudah memiliki rencana yang indah atas hidp kita, itu sebabnya kita tidak bisa menjalani hidup kita sesuai dengan rencana kita sendiri.
Yosua harus melihat sungai Yordan banjir dan meluap airnya, sekalipun orang lain berkata hal itu merupakan masalah yang besar. Tetapi Yosua tidak melihat kepada sungai Yordan yang menghalanginya, tetapi dia melihat kepada tuaian yang besar. Yosua tidak mengijinkan semua tantangan menghentikan langkah Yosua dan segenap bangsa Israel untuk terus maju dan menggenapi janji Tuhan.
Gereja kita (GDS) adalah gereja misi, dan sebagai jemaat kita adalah bagian dari pergerakanitu. Pemimpin rohani (gembala senior) kita seperti Yosua yang berseru kepada suatu generasi, bukan hanya untuk gereja ini (GDS), tetapi untuk Indonesia bahkan bangsa-bangsa. Jika kita adalah bagian dari pergerakan ini (gereja misi) maka sebagai jemaat kita HARUS MEMILIKI HATI MISI.
Pertanyaan : Berapa banyak jiwa yang saudara sudah bawa kepada Kristus?
Tantangan: Itu sebabnya dalam dua tahun ke depan, kita harus menanam lima puluh gereja di Jakarta, menanam gereja di US, China (itulah panggilan Tuhan untuk gembala senior kita). Sepuluh ribu jiwa dimenangkan di Jakarta, dua ribu kesembuhan. Dari bulan Agustus – Desember ’15 Jangan menyia-nyiakan waktu dan hidup kita untuk kehilangan tuaian yang besar. Kita harus melangkah untuk penuaian. Kita harus membawa sedikitnya TIGA JIWA untuk KRISTUS di Jakarta. Amin
