Skip to content

KERAJAAN ALLAH DAN KEBENARANNYA; SEMAKIN KUAT DAN BERBUAH LEBAT

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 21 Juni 2020

Pembacaan Alkitab: Matius 6:32-34

Manusia mencari pemuasan akan kebutuhan-kebutuhan hidup, yang menurut theory Maslow ada lima tingkat, dimulai dari fisiologis, yaitu kebutuhan untuk fisik seperti makan, minum, pakaian, sampai kebutuhan aktualisasi diri/jati diri.

Manusia mencari pemuasan kebutuhan-kebutuhan hidupnya, tetapi Allah Bapa mencari penyembah-penyembah yang benar yang menyembah Dia dalam roh dan kebenaran (Yohanes 4:23), dan mencari anak-anak-Nya yang terhilang untuk kembali kedalam hidup yang sebenarnya (Lukas 19:10).

Manusia mencari damai sejahtera dan keamanan yang sejati. Manusia mencari pemulihan kembali hubungan yang telah rusak, hati yang kosong karena tidak memiliki kasih Bapa, seperti anak bungsu yang pergi jauh dari rumah Bapa-nya. Manusia mencari apa yang bisa dipakai untuk menutupi hati yang kosong, yaitu penghargaan yang sejati yang diberikan oleh Bapa di sorga. Manusia mencari aktualisasi/jati diri yang sejati. Apa aktualiasasi sejati kita? Aktualisasi sejati terjadi pada diri kita yaitu pada waktu roh kehidupan masuk kembali ke dalam hidup kita, maka hidup kita tidak lagi kosong, tetapi kita tahu dengan pasti bahwa kita adalah anak-anak Bapa di surga (1 Yohanes 3:1), ahli waris Kerajaan Allah (Galatia 4:7), memiliki kuasa seperti yang Tuhan anugerahkan kepada kita (Yohanes 1:12), memiliki hidup dan hidup dalam segala kelimpahan (Yohanes 10:10). Oleh sebab itu kita harus mencari Kerajaan Allah dan Kebenarannya.

Pertanyaannya adalah: kita ada di mana? Apa yang kita cari, siapa yang kita cari?  Tuhan Yesus menanyakan kepada semua manusia:

Yohanes 1:38 Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: “Apakah yang kamu cari?” Kata mereka kepada-Nya: “Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?”      

Yohanes 18:7 Kata Yesus kepadanya: “Ibu, mengapa engkau menangis? Siapakah yang engkau cari?”

Yohanes 20:27 Maria menyangka orang itu adalah penunggu taman, lalu berkata kepada-Nya: “Tuan, jikalau tuan yang mengambil Dia, katakanlah kepadaku, di mana tuan meletakkan Dia, supaya aku dapat mengambil-Nya.   

Yohanes 3:16 Allah Bapa, karena begitu besar kasih-Nya akan dunia ini dan kepada kita, maka Abba Bapa mengutus Tuhan Yesus untuk memberitahukan kepada semua manusia apa yang mereka harus cari, siapa yang mereka seharusnya cari. Matius 6:32-33 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Sebelum manusia jatuh ke dalam dosa dan maut menguasai dunia ini, manusia hanya mengenal satu jalan hidup, satu kebenaran, satu kehidupan saja (Yohanes 14:6). Manusia tidak mengenal jalan kehidupan alternative, atau kebenaran alternative, atau kehidupan alternative. Tetapi iblis, setan, pembunuh dan bapak penipu manusia dari sejak semula (Yohanes 8:44), datang dan  menipu manusia, dengan cara memberikan alternative.

Kejadian 3:1-6 (baca)

1. Jalan alternative

“… oh sebenarnya Allah tahu kalau kamu makan buah ini kamu akan menjadi seperti Allah…”.

Jalan alternative menyatakan bahwa: Kalau jalan yang benar yaitu jujur tidak bisa, maka kita tipu-tipu sedikit, bohong putih untuk kebaikan semua. Kalau ijin resmi susah, maka ijin plus-plus biar cepat dan lancar, dan semua senang. Kalau pengobatan secara medis tidak bisa, maka pengobatan alternative. Kalau jalan resmi tidak bisa, maka pakai jalan kekerasan, jalan penipuan yang penting berhasil. Jalan alternative, tidak perlu bersandar kepada kuasa dan kasih Tuhan, tetapi bersandar kepada pikiran, kekuatan, kemampuan yang diajarkan oleh iblis.

2. Kebenaran alternative

“… oh kalau kamu berbuat dosa, kalau kamu makan buah ini, kalau kamu melanggar Firman Tuhan, kamu tidak akan mati…”

Kebenaran alternative menyatakan bahwa: Firman Tuhan sudah kuno, susah untuk ditaati karena standarnya terlalu tinggi, maka ini ada alternative-nya: pengetahuan jasmani, tidak benar kalau hanya Firman Tuhan/Alkitab yang benar, coba yang lain juga siapa tahu ada kebenaran di tempat lain. Kebenaran alternative, tidak perlu bersandar kepada Roh Kudus untuk membukakan kebenaran.

3. Kehidupan alternative

“…hey manusia, kalau kamu makan buah ini, mata kamu akan terbuka, kamu akan menjadi seperti Allah…”

Kehidupan alternative menyatakan bahwa: Kita tidak perlu mengandalkan Allah Bapa sebagai sumber kehidupan, karena kita bisa mengadalkan kekuatan diri kita sendiri. Semua yang kita mau dan kerjakan berpusat kepada apa yang kita rasa dan piker menyenangkan bagi kita dan bisa kita lakukan. Kehidupan Alternative tidak memerlukan Allah Bapa sebagai sumber kehidupan, tetapi mengandalkan diri sendiri.

Semua itu adalah tiruan, tipuan iblis bukan yang original, dan ujungnya menuju kepada maut (Amsal 14:12). Pilih pada hari ini, kehidupan atau kematian (Ulangan 30:19)? Yang asli/original dari Tuhan atau KW (yang dari iblis itu bukan KW super, KW 1, tapi KW1000). Jalan yang benar atau jalan alternative?

Jalan yang Benar

Yohanes 1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Firman Allah adalah originalnya, rancangan yang kekal dan akan digenapi, yang akan membawa kita kepada kehidupan kekal (Yohanes 14:6). Yang datang kemudian adalah palsu, KW100 dan akan membawa kepada kematian/maut.

Budaya manusia bukan yang pertama/pada mulanya. Kebiasaan dalam keluarga kita harus diubahkan kembali kepada originalnya yaitu Firman Tuhan. Cara berpikir kita harus diubahkan kembali kepada originalnya yaitu Firman Tuhan. Jalan hidup kita harus diubahkan kembali kepada originalnya yaitu Firman Tuhan.

Mazmur 51:7 (baca) Karakter dan pembawaan lahir kita sudah tidak original, perjalanan hidup kita yang membentuk kita, bukan originalnya. Sedangkan originalnya adalah nature hidupmu yang baru dalam Kristus. 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Perhatikan: yang baru, ciptaan yang baru, itu adalah originalnya, yang asli. Di dalam Kristus, Tuhan me-restorasi, memulihkan segala sesuatu menjadi baru, yaitu kembali kepada original.

Roma 8:29 Tuhan Yesus di-anugerahkan Allah Bapa kepada manusia untuk menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Tuhan Yesus adalah original-nya dari manusia yang sebenarnya, sebelum ditipu oleh iblis, mengikuti keinginan mata, keinginan diri sendiri dan jatuh ke dalam dosa.

Matius 19:3-8 (baca) Jika kita perhatikan ada banyak pendapat, ada banyak pengajaran, dan golongan yang bertentangan, tetapi Tuhan Yesus selalu berpegang kembali kepada Jalan (The Way, The Truth, The Life), kembali kepada original.

Kejadian 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

Segala sesuatu harus dimulai oleh Allah Bapa, dan jangan memulai hidup kita menurut pikiran dan keinginan kita sendiri. Amsal 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, mulai segala sesuatu dari pagi hari, bangun tidur sampai tidur kembali selalu berdoa dalam roh, berdoa senantiasa, maka Ia yang akan bertindak, Dia yang akan berkarya melalui hidupmu.

Wahyu 1:17-18 Akulah Alfa dan Omega, yang awal dan yang akhir, Firman Tuhan yang hidup. Artinya kalau sudah memulai bersama Tuhan, jangan akhiri dalam kedagingan, menurut pikiran dan keinginan sendiri. Ikutilah proses Tuhan dari awal sampai akhir hidup kita (Filipi 1:6). Kita harus yakin dan percaya bahwa Tuhan akan membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pengkotbah 3:11

Bagaimana mengalami dan hidup dalam Kerajaan Allah dan Kebenaran-Nya?

Tidak susah dan sangat mudah bagi kita untuk mengalami dan hidup dalam Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya (1 Yohanes 5:3). Oleh sebab itu kita harus lakukan bagian ini “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” (Matius 6:33).

No results found...