Ps. Martinus Rajda RIngkasan Khotbah 13 Desember 2020 Pembacaan Alkitab: Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu…
PERKATAKAN FIRMAN TUHAN (BERNUBUATLAH)
Ps Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 14 Juni 2020
1. Memperkatakan firman Tuhan adalah memperkatakan kuasa penciptaan
Bernubuat adalah memperkatakan firman yang Tuhan berikan didalam mulut kita untuk kita perkatakan. Bernubuat bukan hanya karunia yang Tuhan berikan kepada seorang nabi untuk berkata kata, tetapi juga kepada kita, sebagai orang percaya, yang menerima firman Tuhan itu dan memperkatakannya dalam hidup kita.
Ibrani 11 : 3 Karena iman kita mengerti bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah. Dalam Kejadian 1:13 Alkitab menjelaskan bahwa Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan cara “berfirman†maka segala sesuatupun tercipta dan menjadi ada.
Pada waktu kita bernubuat atau memperkatakan firman Tuhan maka terjadi kuasa penciptaan. Tuhan yang berkuasa, karena Dialah yang menciptakan segala sesuatu, dan pada waktu Tuhan memberikan firman-Nya untuk kita ucapkan maka terjadi penciptaan dibumi sama seperti di surga. Karena Tuhan sudah memiliki rancangan bagi kita di surga. Itu sebabnya rancangan-Nya dapat terjadi di bumi ini, karena Tuhan memakai kita anak-anak-Nya, yang memiliki iman untuk memperkatakannya maka hal itupun terjadi.
Kuasa penciptaan ada dimulut kita, karena kita diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Dan apabila kita percaya dan tinggal didalam Kristus maka Roh-Nya ada didalam kita, artinya Roh yang punya kuasa yang menciptakan itu juga ada didalam kita, maka Roh yang ada di dalam kita akan menciptakan segala sesuatu sesuai apa yang kita ucapkan.
Rancangan Tuhan di surga bagi kita sempurna, semua itu ada di surga Yeremia 29:11 Bahkan sebelum kita mengenal Tuhan, Ia telah merancang hidup kita untuk menjadi anak-anak-Nya, itulah kasih karunia Tuhan. Kita dipanggil dan dipilih oleh Tuhan, dan diberikan Roh-Nya supaya semua rancangan yang ada di bumi terjadi sama seperti yang tertulis di surga.
Dengan memperkatakan firman Tuhan, kita dapat mengubahkan fakta (kenyataan) menjadi kebenaran yang Bapa rancangakan bagi kita. Fakta adalah apa yang terjadi di bumi ini, atau kejadian yang kita alami. Tetapi kebenaran adalah apa yang tertulis sebagai rancangan Tuhan di surga bagi kita. Itu sebabnya dengan bernubuat dan memperkatakan firman Tuhan maka kebenaran/rancangan Bapa itu menjadi fakta di bumi ini dalam hidup kita.
2. Apa yang kita dengar?
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus Iman sebesar biji sesawi dapat memindahkan gunung. Betapa berkuasa-Nya iman kita. Iman timbul dari firman Tuhan yang diperkatakan dan yang kita dengar. Pendengaran kepada firman Tuhan menimbulkan iman.
Pertanyaannya Apakah kita mendengar firman? Sehingga timbul iman dihati kita, Atau kitamendengar suara-suara yang lain, itulah suara dunia, perkataan manusia, sehingga kita“percaya†dan berpegang kepada informasi ataupun fakta di bumi ini, dan bukan kebenaran.
Tuhan sangat mengasihi kita, Dia tidak mau kita menjadi orang yang kalah, karena Dia sudah memenangkan kita, itu sebabnya Tuhan mau membebaskan kita dari ketakutan, rasa tidak berdaya, menyerah dengan fakta (keadaan yang kita alami dan masalah yang kita hadapi). Jika terus menerus kenyataan yang mempengaruhi hidup kita, maka kita terintimidasi, dan menjadi objek penerima (sudah menjadi nasib saya), jelas hal ini bertentangan dengan kebenaran, karena kebenaran adalah segala sesuatu yang ada di surga harus dialami di bumi ini.
Apa yang kita dengar itulah yang mempengaruhi kita. kadang kita tidak sadar pikiran kita selalu berbicara buat kita, dan kadang kita tertipu oleh pikiran kita sendiri, karena apa yang pikiran kita katakan belum tentu merupakan kebenaran, kecuali kita mengkonsumsi (merenungkan) firman, maka pikiran kita akan penuh dengan kebenaran, sehingga semua yang kita pikirkan adalah kebenaran. Seringkali iman kita selalu dihalang-halangi oleh pikiran kita, pikiran kita adalah medan perang itu sebabnya lawan pikiran yang bukan dari Tuhan (intimidasi) dengan ucapkan firman Tuhan berulang-ulang setiap hari untuk diri kita sendiri. Jangan dengarkan pikiran, sebaliknya seting pikiran kita untuk selalu memperkatakan firman Tuhan dan bernubuat bagi diri kita sendiri.
3. Perkatakanlah Kebenaran, maka Kebenaran itu memerdekakan kita
Yohanes 8:32 Kita akan mengetahui kebenaran dan Kebenaran itu memerdekakan. Sebelum kebenaran memerdekakan kita, maka kebenaran itu harus kita ketahui dan alami lebih dulu.
Kebenaran adalah semua firman dan perkataan Tuhan. Fakta bukan kebenaran, karena fakta bisa diubah oleh Tuhan, karena Tuhan sendiri adalah kebenaranNya. Apa yang Tuhan kerjakan dan firmankan, itulah kebenaran-Nya. Setiap keadaan perkatakan firman Tuhan dalam hidup kita.
Yesaya 55:11 Setiap kali firman Tuhan yang keluar dari mulut adalah kebenaran, dan kebenaran itu akan berhasil kepada apa yang Tuhan kehendaki, itulah yang Tuhan jamin dalam hidup kita.Ucapkanlah kebenaran dan kita dimerdekakan. MULAILAH MEMPERKATAKAN KEBENARAN,DAN BUKAN FAKTA! Perkatakan kebenaran itu kepada diri kita sendiri dan kepada situasi dan keadaan yang kita alami. KEBENARAN DI ATAS FAKTA.
Roma 10:9–10 Jika kita percaya mengaku dengan mulut dan dalam hati maka kita akan diselamatkan.Jadi hati dan mulut harus satu suara/keputusan, supaya kuasa Tuhan bekerja.
Seringkali mulut dan hati kita tidak singkron, hal itu tidak akan mendatangkan apa-apa dalam hidup kita. Keselamatan begitu mahal, dan itulah yang dicari manusia, tetapi jika kita percaya dan perkatakan maka kita akan dibenarkan dan diselamatkan. Kebenaran dan keselamatan tidak bisa dibayar dengan apapun, karena dua hal itu hanya bisa dibeli oleh darah Tuhan Yesus di atas salib, dan diberikan kepada setiap orang yang ucapkan dan percaya didalam nama Tuhan Yesus. Manusia hidup oleh perkataan firman Tuhan.
4. Perkataan kita berasal dari hati, oleh sebab itu ubah hati kita.
Amsal 18:21; Amsal 13:2–3 Betapa berkuasanya mulut/perkataan kita. Karena hal itu dapat menentukan hidup ataupun mati, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara rohani. Pada waktu kita memperkatakan firman Tuhan untuk diri kita sendiri, maka firman itu akan membangkitkan dan menghidupkan jiwa dan roh kita. Itu sebabnya jaga perkataan kita! Mulut/ perkataan kita akan memproduksikan hasil/ itulah buah, apabila kita tabur hal yang baik maka kita akan makan buah yang baik, sebaliknnya jika kita tabur hal yang buruk, maka kita juga akan memakan hasil yang buruk. Pertanyaannya, buah seperti apa yang kita hasilkan setiap hari?
Matius 15:18 Perkataan yang kita ucapkan berasal dari hati, karena perkataan kita dapat menguduskan ataupun menajiskan kita. Oleh sebab itu jaga perkataan kita. Jika perkataan selalu keluar dari hati. Ubah hati kita lewat perkatakan firman Tuhan kepada diri kita, karena firman Tuhan yang kita ucapkan akan memerdekakan hati kita!
Matius12:33-36 Setiap pohon itu dikenal dari buahnya. Artinya dari buahnyalah (perkataan) pohon itu dikenal/dinilai apakah buah itu manis, ataupun kecut pahit. Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkan. Karena melalui perkataan kita akan dihakimi.
Perkataan sia-sia adalah perkataan sembarangan yang diucapkan dari emosi atau kedagingan kita, sedangkan perkataan kebenaran adalah semua perkataan yang sesuai firman disebut.
Bagaimana kita mengubahkan perkataan yang sia-sia, supaya memperkatakan kebenaran? Segala perkataan yang kita ucapkan kita harus menyadari bahwa Tuhan selalu ada dan mendengar semua perkataan kita Kolose3:17
5. Perkataan apa yang keluar dari mulutmu?
Matius 4:4 Manusia hidup dari semua firman yang keluar dari mulut Allah. Karena bersama dengan firman Tuhan itu ada Roh Allah sendiri. Karena setiap firman Tuhan yang kita dengar dan perkataan adalah Roh dan hidup, karena firman itu akan berhasil melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki.
Efesus 4:29 Jangan ada perkataan kotor yang keluar dari mulut kita, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun dimana perlu,supaya semua orang yang mendengarnya memperoleh kasih karunia. Perkataan kita akan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan!
Perkatakan hal yang baik dan benar supaya kita sendiri diberkati dan orang lain memperoleh kasih karunia. Perkatakanlah hal yang membangun dan bukan menjatuhkan baik untuk diri kita sendiri, maupun orang lain. Bagaimana caranya? Penuhi diri kita dengan firman Tuhan, maka firman itu akan memenuhi hati kita, dan menguasai perkataan kita. Kita bisa mengenali seseorang hanya dari perkataannya saja.
6. Kuasa perkataan untuk mengubahkan dan menghidupkan
Lukas 4:32,36 Mereka takjub mendengar pengajaran Tuhan Yesus karena perkataan Tuhan Yesus penuh dengan kuasa. Karena apa yang Tuhan Yesus katakan berasal dari Bapa, bahkan melalui perkataan-Nya, iblis dan roh-roh jahat pun tunduk. Bersama dengan perkataan Tuhan Yesus ada kuasa penciptaan, memerdekakan, dan memanifestasikan kuasaTuhan.
Firman Tuhan yang ada di dalam mulut kita ditakuti oleh setan. Apabila kita percaya dan memperkatakannya dengan iman, maka iblis dan kuasa roh jahatakan ditaklukan, karena Tuhan sendiri berfirman melalui kita. Setiap kali Dia berfirman didalam dan melalui kita, Tuhan tidak pernah menariknya kembali. Firman Tuhan kekal selamanya di surga! Dan firman itu berkuasa didalam dan melalui kita.
Yehezkiel 37:2–4,7–12 Tuhan berfirman kepada Yehezkiel untuk bernubuatalah kepada tulang-tulang yang kering, maka tulang-tulang itupun hidup kembali menjadi tentara yang besar. Bernubuat adalah memperkatakan firman. Apa yg kita percayai itulah yang harus kita perkatakan, maka hal akanmengubahkan keadaan kita. Apa yang dari surga,mengatasi segala sesuatu di bumi ini. Sekalipun kita ada di bumi ini, namun Tuhan mau kita memegang prinsip kerajaan sorga Yesaya55:11 bernubuatlah maka segala sesuatu yang ada di surga yang bapa sediakan bagi kita akan terjadi di bumi ini! Amin.
