Skip to content

KETENANGAN

Ps Debora Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 25 Oktober 2020

Selain dari kesehatan yang kita sangat butuhkan pada saat ini adalah ketenangan dan damai sejahtera (peace, Shalom) dalam hati, pikiran dan roh kita, karena dengan ketenangan kita bisa mengerjakan apa yang harus kita kerjakan, tanpa ketenangan semuanya tidak akan berjalan dengan baik

1 Petrus 4 : 7 Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Kita membutuhkan ketenangan bukan hanya untuk mengerjakan segala urusan dan pekerjaan kita saja, tetapi juga yang paling pneting supaya kita dapat berdoa.

Dalam terjemahan versi Amplified Bible (AMP) kata “kuasailah dirimu” dan “jadilan tenang” dipakai kata “self control” dan “Sound minded” makna ketenangan dari ayat ini juga adalah ketenangan di dalam pikiran kita, artinya memiliki pikiran yang sehat dan jernih, dan juga pengendalian diri. Dua hal ini diperlukan supaya kita dapat berdoa dengan baik sehingga doa-doa kita berkuasa dan dijawab oleh Tuhan!

Pengkhotbah 4 : 6 Segenggam ketenangan lebih baik daripada dua jeri payah dan usaha menjaring angin. Tuhan adalah sumber ketenangan dan damai sejahtera dalam hidup kita, Kita mungkin bisa berusaha untuk menenangkan diri kita, tetapi kita tidak akan pernah bisa mengalami ketenangan, karena di luar Tuhan semua itu sia-sia.

Ketenangan begitu berharga, itu sebabnya hari ini kita akan belajar bersama bagaimana caranya kita dapat menerima ketenangan dan damai sejahtera dari Tuhan?

1.Buah Roh Galatia 5 : 22 – 23

Damai Sejahtera dan penguasaan diri adalah buah dari Roh Kudus. Artinya  kedua hal itu dikerjakan Roh Kudus di dalam kita. Roh Kuduslah yang menguasai diri kita sepenuhnya sehingga, pikiran, perasaan dan hati kita menghasilkan ketenangan dan penguasaaan diri.

Jika ketenangan dan damai sejahtera dihasilkan oleh Roh Kudus, maka kita seharusnya membuka diri untuk senantiasa hidup dan dipimpin oleh Roh Kudus Galatia 5 : 18, 25. Roh Kudus akan selalu menghasilkan buah dalam hidup kita, namun hal itu bergantung kepada kita, apakah kita mau membuka diri dan mengijinkan Roh Kudus memimpin hidup kita. Sebaliknya selama kita dipimpih oleh daging/ kedagingan kita maka tidak ada ketenangan yang kita alami, sebaliknya kegelisahan kecemasan dan ketakutan.

Roh Kudus akan menolong dan mengajar kita untuk mendengar, merespon, dan taat untuk melakukan firman Tuhan, supaya kita semakin bertumbuh dewasa secara rohani. Dalam kehidupan dan pelayanan di bumi ini, Tuhan Yesus selalu dipimpin oleh Roh Kudus, itu sebabnya Tuhan Yesus selalu mengalami damai sejahtera dan ketenangan, dan tidak dipengaruhi oleh situasi apapun

Kita terus-menerus belajar untuk dipimpin, dan di dorong oleh Roh Kudus. Tuhan mau berjalan bersama dengan kita, supaya dimana kita berada, di situpun Tuhan berada. Kita sangat membutuhkan Roh Kudus untuk memimpin dan mengarahkan kita melakukan segala sesuatu dalam kehidupan kita sehari-hari, bahkan Tuhan pun ingin memberkati orang lain, melalui hidup kita.

Hidup dipimpin oleh Roh Kudus kita alami apabila kita memiliki persekutuan dengan Tuhan setiap hari, karena dalam persekutuan secara pribadi, Roh Kudus akan mengajarkan dan memberikan ketajaman dan kepekaan secara rohani, supaya kita dapat mengerti dan tahu apa yang menjadi kehendak Tuhan untuk kita lakukan.

2. Miliki Iman dan percaya

Markus 4 : 39 – 40 Pada waktu murid-muridNya ketakutan, ketika badai datang, Tuhan Yesuspun bangun dari tidurnya, dan menghardik angin dan berkata kepada danau itu “Diam dan Tenanglah” . seketika itu juga angin itu reda dan danau itu menjadi tenang. Kemudian Tuhan Yesus menegur murid-murid; mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya? Lukas 8 : 25 Dimanakan kepercayaanmu? Karena pada waktu itu mereka sangat ketakutan.

Untuk mengalami ketenangan kita juga membutuhkan iman, dan iman timbul dari pendengaran akan firman Tuhan. Jadi, dengan kata lain, seseorang bisa mengalami ketenangan, apabila dia selalu mengkonsumsi firman Tuhan dalam hidupnya. Kita ahrus “makan” firman Tuhan setiap hari, artinya membaca, merenungkan dan memperkatakannya, supaya iman kita bangkit di tengah-tangah badai yang kita hadapi.

Yesaya 30 : 15 Dengan bertobat dan tinggal diam, kita akan diselamatkan, dalam tinggal dan percaya terletak kekuatan kita. Jika kita tetap tinggal tenang (dipimpin oleh Roh Kudus dan firman Tuhan) dan percaya, maka kita akan mengalami kekuatan. Tidak seorangpun yang bisa memberikan kekuatan selain Tuhan melalui Roh Kudus dan firman Tuhan di dalam hidup kita.

Matius 11 : 28 – 30 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.”

Kita membutuhkan KELEGAAN dan KETENANGAN, bagaimana kita mengalaminya? Jika kita pikul kuk yang Tuhan pasang, kuk ini bukanlah beban yang iblis di taruh di atas hidup kita seperti; intimidasi, depresi, tekanan, sakit penyakit dsb. Tetapi kuk yang dimaksudkan adalah kendali untuk mengarahkan. Dengan kata lain, pikul kuk adalah sangkali diri kita, dan sepenuhnya dipimpin oleh Roh Kudus, menyangkali keinginan daging kita, dan taat melakukan firman Tuhan.

Kuk yang Tuhan pasang itu ringan sehingga kita bisa alami kelegaan. Karena waktu kita dipimpin oleh Roh Kudus, maka sejak saat itu Tuhan yang akan mengambil alih hidup kita, sehigga kita hidup bukan lagi menurut rancangan, kehendak, dan perjuangan kita, tetapi sepenuhnya menjadi bagian Tuhan dalam hidup kita. Selama kita bergumul dengan diri kita sendiri, semua yang kita alami akan sangat berat, itu sebabnya kita harus datang kepada Tuhan dan percaya.

Percaya kepada Tuhan artinya menyerahkan hidup kita sepenuhnya dipimpin oleh Roh Kudus dan firman Tuhan yang memberikan kepada kita instruksi dan petunjuk, sehingga pada waktu kita melangkah, Tuhanlah yang akan bertindak atas hidup kita, supaya semua rancangan-Nya yang penuh dengan damai sejahtera dan bukan kecelakaan itu, di genapi dalam hidup kita.

Tuhan Yesus adalah gunung batu dan kekuatan kita, bergantunglah kepada Tuhan supaya kita tidak tergoncangkan, ikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan melalui firman-Nya, karena kita hidup di dunia ini adalah untuk menggenapi rencana Bapa.

3. Hadirat Tuhan

Keluaran 33 : 12, 14 – 15 Musa dan segenap bangsa Israel membutuhkan kehadiran Tuhan secara nyata yang akan memimpin mereka dalam perjalanan menuju Tanah Perjanjian, mereka tidak akan berangkat jika Tuhan tidak bersama dengan mereka itu sebabnya Tuhan menyatakan bahwa Diri-Nya sendirilah yang akan memimbing mereka dan memberikan ketenangan kepada mereka. Tuhan menunjukan kehadiran-Nya kepada bangsa Israel melalui tiang awan dan tiang api yang mendominasi seluruh perjalanan mereka menuju tanah perjanjian.

Setiap hari kita membutuhkan Tuhan dan hadirat-Nya, tanpa kehadiran Tuhan jangan pernah melangkah atau memulai sesuatu dalam hidup kita, Tuhan harus berjalan bersama dengan kita. Supaya kita senantiasa berjalan di dalam ketenangan dan damai sejahtera untuk menggenapi rancangan Tuhan dalam hidup kita.

Lukas 10 : 32, 41 Apa yang tidak dapat diambil dari hidup kita? Persekutuan kita dengan Tuhan, dan itulah bagian terbaik dalam hidup kita. Dalam persekutuan dengan Tuhan kita mengalami istirahat dalam hadirat-Nya “devine rest” yang memberikan kita kekuatan yang baru. Marta menyibukan diri dengan banyak perkara, tetapi Maria duduk di kaki Tuhan dan mendengar firman Tuhan. Jika kita mengalami persekutuan dengan Tuhan dan firman-Nya serta hidup dipimpin oleh Roh Kudus, maka Tuhan sendiri yang akan bertindak menyelesaikan setiap perkara kita.

Yesaya 27 : 14 (baca) Dimana ada firman Tuhan dan kebenaran yang disampaikan, maka di sana juga tumbuh damai sejahtera, karena akibat dari kebenaran ketenangan dan ketentraman untuk selama-lamanya

Selaraskan diri kita dengan Tuhan, sangkali diri kita, pikul kuk yang Tuhan pasang, hidup dalam pimpinan Roh Kudus supaya jiwa kita akan mendapatkan ketenangan Yeremia 6 : 16.

Jiwa adalah pikiran, perasaan, dan kehendak. Jiwa kita akan tenang dan teduh jika kita memiliki firman Tuhan. Hidup dalam Tuhan Yesus selalu ada ketenangan dan damai sejahtera, di luar Tuhan Yesus kita tidak memperoleh apa-apa. Tinggalah di dalam Tuhan, karena Dia telah mengalahkan dunia Yohanes 16 : 33.

Yesaya 40 : 31 Orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan akan mendapat kekuatan hyang baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya. Rajawali akan selalu memanfaatkan angin untuk membawa dia terbang lebih tinggi dan cepat. Demikianpun hidup kita membutuhkan Roh Kudus untuk membawa kita naik lebih tinggi, sehingga kemanapun Roh itu memimpin kita, ke sanalah kita selalu mengalami ketenangan dan kekuatan yang baru, Amin! 

No results found...