Skip to content

KRISTUS ADALAH PENGHARAPAN KEMULIAAN ALLAH (CHRIST IN YOU The Hope of Glory)

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu, 7 Agustus 2022

Pembacaan Alkitab : Kolose 1 : 26 – 28

Jika kita memiliki Kristus dalam hidup kita, maka kita bukan hanya memiliki pengharapan untuk mengalami kemenangan, tetapi juga untuk mengalami kemuliaan Allah.

Ada begitu banyak rahasia yang Bapa miliki dan nyatakan bagi kita, sebagai orang percaya dalam hidup ini, dari generasi ke generasi (rahasia keselamatan, keberhasilan, kemenangan, kebahagiaan, sukacita, dsb) rahasia yang diberikan di dalam Kristus adalah pengharapan akan kemuliaan Allah. 

Betapa kaya dan mulia rahasia itu adalah Tuhan Yesus yang berkuasa mengatasi segala sesuatu bukan hanya ada di Surga, tetapi juga tinggal di dalam hidup kita, itulah pengharapan kemuliaan Allah. Itu sebabnya pengharapan kita bukan kepada manusia, karena pengharapan kita lebih tinggi dari apa yang ada di dunia ini, Kristus di dalam kita adalah pengharapan akan kemuliaan Allah (Christ in You The Hope of Glory)

Banyak orang belum mengalami kemenangan dan kebahgiaan dsb, karena mereka belum mengalami Kristus tinggal di dalam dirinya, atau belum memberikan hak sepenuhnya untuk Tuhan memerintah dan memimpin (meununtun) hidupnya dari kemuliaan kepada kemuliaan.

Jika pengharapan kita di dalam Kristus; maka kita akan alami sukacita, damai sejahtera, tetapi naik dan bukan turun, menjadi kepala bukan menjadi ekor, kita  berkati pada waktu kita masuk dan keluar.  Jika Tuhan tidak ada dalam hidup seseorang, maka tidak ada pengharapan, itu sebabnya mereka berharap kepada hal-hal yang lain.

FOKUS KITA BUKANLAH APA YANG ADA DI LUAR (YANG KITA BELUM PUNYA), TETAPI APA YANG ADA DI DALAM KITA (YANG KITA PUNYA). Apa yang ada dalam kita saat ini?  Christ in you (kehadiran Tuhan). Di dalam Kritus segala berkat rohani Bapa di Surga di berikan kepada kita. Itu sebabnya Fokus dalam hidup ini adalah apa yang ada di dalam kita.

Markus 4 : 35 – 41  

1. HIDUP DALAM TUNTUNAN TUHAN

Ayat 41, “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?”

Jika Kristus ada di dalam kita maka segala sesuatu yang kita hadapi atau alami akan tunduk dan taat kepada-Kristus di dalam diri kita sehingga kita mengalami kemanangan!

Murid-murid mencari dan melihat apa yang ada di luar (badai dan gelombang), tetapi Tuhan Yesus tertidur bahkan di tengah-tengah badai.  

Ayat 35 Perjalanan kita harus berdasarkan firman Tuhan dan tuntunan Tuhan, bukan apa yang kita pikirkan/ asumsikan.Murid-murid berangkat dan bertolak ke seberang karena Tuhan Yesus yang mengatakannya.  Jika kita ingin mengalami hidup dalma kemuliaan bersama Tuhan, maka kita harus ikut tuntunan Tuhan.

Ayat 36 HadiratTuhan tidak akan ada dalam hidup kita, jika kita tidak tinggal di dalam ketaatan!

Contoh lain seorang yang tidak taat kepada Tuhan dan mengalami badai/ lembah kematian adalah Yunus, namun karena pertobatannya maka dia dipulihkan dan kembali kepada panggilannya.

Murid-murid berjalan dalam ketaatan tetapi mereka juga mengalami badai, namun ada hal yang berbeda, berjalan dalam ketaatan sekalipun melewati badai, membuat kita tetap berada dalam hadirat Tuhan, meraskan Tuhan Yesus hadir.

2. KITA HARUS ADA DIMANA HADIRAT TUHAN NYATA

Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.

Dalam ketaatan akan tuntutnan Tuhan, murid-murid tahu dimana mereka seharusnya berada, mereka berada di perahu dimana Tuhan Yesus telah duduk, dan  bukan di perahu-perahu lainnya. Kita akan tahu tuntunan Tuhan jika kita tahu di sana Tuhan ada, dan kehadiran-Nya dinyatakan. Jangan ada di tempat dimana Tuhan Yesus tidak berada dan berharap semua akan luar biasa, sebaliknya kita tidak akan alami apa-apa, Ikuti tuntunan Tuhan maka kita akan alami kemuliaan-Nya.

Jika Tuhan menuntun kita, maka hal itu berarti Dia sudah ada di sana lebih dulu disana! Mengikuti Tuhan tidaklah sulit, tetapi kita harus menyangkal diri, artinya hidup bukan dengan keinginan (pilihan/ pikiran) diri sendiri, tetapi taat kepada kehendak Tuhan.

Ayat 37 Sekalipun dalam ketaatan kita mengalami badai, tetapi kebenarannya adalah badai (tantangan, Musuh, penghalang) tidak akan bisa menghentikan rencana Tuhan dalam hidup kita.  Jika kita berjalan dalam ketaatan tidak ada seorangpun yang dapat menghentikan rencana Tuhan! Hasil akhirnya sudah jelas,  bahwa kita akan keluar sebagai PEMENANG!

Tantangan yang di hadapai anak-anak Tuhan itu begitu beratnya, bertubi-tubi hingga seakan-akan rasanya semua akan berakhir  dan tidak ada harapan, namun jika Tuhan Yesus ada di dalam kita, maka Kristus di dalam kita adalah harapan akan kemuliaan!

3. MENANG DALAM ROH

Ayat 39 Ia pun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

Kita harus mengalami menang dalam roh terlebih dahulu sebelum kita menang atas segala keadaan  (secara fisik) mengapa Tuhan Yesus tertidur? Semua orang ketakutan, tetapi hanya Tuhan Yesus yang tidak takut. Karena Dia sudah menang di dalam Roh-Nya. Dia telah mengatasi segala sesuatu.

Tuhan Yesus dalam keadaannya sebagai manusia, juga bergumul dalam diri-Nya, bahkan Diapun dicobai. Ibrani 4 : 15 Tuhan Yesuspun turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, tetapi Dia menang di dalam roh. Tuhan ingin pada waktu Dia menuntun kita, maka roh dan hati kita harus siap! Kita punya IMAN lebih dulu, dan menang lebih dulu.

Pada waktu Tuhan Yesus menuntun murid-murid-Nya untuk bertolak ke seberang, Dia sudah tahu apa yang akan terjadi, tuntunanNya tidak pernah salah, selalu tepat, jika kita alami badai, maka Kristus di dalam kita adalah pengharapan akan kemuliaan, Ikuti tuntunan dan hadirat Tuhan kita pasti alami kemenangan dan kemuliaan. 

TIDAK BANYAK YANG TUHAN YESUS UCAPKAN, HANYA “ DIAM DAN TENANGLAH” NAMUN OTORITASNYA MUTLAK! Sehingga angin dan danau itu menjadi teduh sekali. Alampun takluk karena kuasa dan otoritas firman-Nya. Tuhan ingin agar kita melihat di dalam kita, dimana Kristus ada sebagai pengharapaan akan kemuliaan. Jika kita tidak menang dalam roh, maka kita akan kalah kepada roh ketakutan! Roh ketakutan membuat murid-murid takut, bahkan mereka tidak percaya.

Ingatlah bahwa, Roh yang ada dalam diri kita lebih besar dari roh yang ada di dunia ini. Jika kita memiliki Kristus, kita alami kemenangan!

Ayat 41 Ketakutan dan intimidaasi datang pada waktu badai dan gelombang. Namun jika kita percaya dan fokus kepada Kristus maka Tuhan akan berfirman maka segala badai dan gelombang itu akan berhenti! Itu sebabnya, jangan lihat apa yang ada di luar, namun kita harus lihat dan  mengalami Kristus di dalam kita adalah pengharapan akan kemuliaan Allah. Amin!

No results found...