Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
SESUNGGUHNYA TUHAN ADA DI TEMPAT INI
Aps. DR Daniel Henubau
(Ringkasan Khotbah Minggu 1 November 2015)
Pembacaan Alkitab : Kejadian 28 : 10 – 22
Yakub adalah anak dari Ishak dan cucu dari Abraham, dia dilahirkan dalam keluarga yang sangat kaya (konglomerat). Ishak, ayahnya diberkati Tuhan seratus kali lipat dan menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga menjadi sangat kaya Kejadian 26 : 13. Sedangkan kakeknya, Abraham juga adalah orang yang sangat diberkati Tuhan. Alkitab mencatat dalam Kejadian 14: 14 Bahwa Abraham memiliki pasukan khusus – (pasukan elit) berjumlah 318 orang, yaitu orang-orang yang terlatih berperang dengan berbagai senjata, yang lahir dan besar di rumahnya.
Yakub memiliki saudara kembar bernama Esau (anak sulung), yang kesukaaanya adalah berburu. Esau menjadi kesayangan ayahnya, sedangkan Yakub menjadi kesayangan Ribka ibunya. Sebagai orang tua kita harus memberikan kasih sayang kepada semua anak sama, dan tidak ada yang menjadi favorit dan membeda-bedakan seorang dengan yang lain, yang akhirnya dapat menimbulkan pertentangan.
Kejadian 25 : 31 – 34 (baca)Dan yang terjadi adalah Yakub memperdaya Esau kakaknya untuk menjual dan menukarkan hak kesulungannya dengan sepiring roti dan masakan kacang merah yang dibuatnya. Hukum dunia adalah JUAL BELI (take and give), sedangkan hukum Tuhan/ hukum berkat adalah MEMBERI dan MENERIMA. Memberi dengan sukacita, menerima dengan berkelimpahan.
Karena Esau memandang ringan dan remeh hak kesulungan, maka Esau menukarkan hak kesulungannya hanya dengan sepiring makanan. Ibrani 12 : 15 – 17 (baca) Penting! Jangan menjauhkan diri dari kasih karunia Allah. Bagi kita “HAK KESULUNGAN†adalah kasih karunia Allah yang kita terima untuk menjadi anak-anak Bapa Surgawi. Kita menjadi anak-anak Bapa Karena Tuhan Yesus telah memberikan diri-Nya sebagai penebusan, supaya kita yang percaya kepada-Nya menjadi anak-anak Bapa di surga, itulah “kasih karunia yang benar-benar dari Allah†(1Petrus 5:10-12).
Jika kita menjauh dari kasih karunia Allah, maka akan timbul akar yang pahit, sama seperti Esau terhadap Yakub, ketika dia kehilangan hak kesulungannya. Pada zaman ini pun, banyak orang mengalami tantangan yang sama, yaitu dengan gampang meninggalkan hak kesulungannya hanya untuk mendapatkan harta, kedudukan, pasangan hidup, dsb.
Peringatan untuk kita: JANGAN JUAL HAK KESULUNGAN. Karena hak menjadi anak-anak Bapa di surga tidak dapat ditukarkan dengan apapun! Apalah artinya kita memiliki seluruh dunia ini, tetapi kita hilang dan binasa? Jangan hanya karena kebutuhan, kesenangan dunia, kita tukarkan Tuhan Yesus.
Hak untuk memperoleh keselamatan dan kehidupan yang kekal, hak untuk menyebut Allah sebagai Bapa hanya ada di dalam Tuhan Yesus, dan tidak dapat dibayar dengan apapun di dalam dunia ini, karena hak itu datang dari surga.
Sesungguhnya Tuhan sudah berfirman bahwa Yakublah yang akan mendapatkan hak kesulungan sejak dalam kandungan. Tetapi kesalahan dan dosa dari Ribka sang ibu dan Yakub sang anak adalah berusaha dengan cara kedagingan merebut berkat dari Ishak, dengan menyingkirkan Esau yang menjual hak kesulungannya. Padahal sebetulnya jika Tuhan sudah berfirman, maka Ia akan menggenapi firmannya secara supranatural.
Kejadian 28 : 16 Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya. Kita akan belajar pelajaran penting ketika Yakub melarikan dirinya:
1.  Tuhan menyatakan kepada Yakub bahwa kemanapun dia pergi dan bersembunyi dari manusia tetapi dia tidak terlepas dari pengamatan Tuhan, karena Tuhan tetap melihat dan memperhatikannya.
Mazmur 139 : 7 – 12 (baca) Apapun situasi dan kondisi kita saat ini, jangan lari dari hadapan Tuhan. Sebaliknya kita harus tinggal dan merendahkan diri kepada Tuhan, karena Tuhan selalu memiliki jalan keluar bagi kita “Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini†artinya kemanapun kita pergi mata Tuhan tetap melihat kita. Karena mata Tuhan menjelajah ke seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia (2 Tawarikh 16:9).
Sekalipun orang lain mungkin tidak melihat, memuji, apa yang sedang kita kerjakan, tetapi percayalah mata Tuhan senantiasa tertuju kepada kita. Apa saja yang kita lakukan dan bicarakan Tuhan tahu dan Tuhan dengar, Tuhan tahu semua tentang keadaan kita, oleh sebab itu marilah kita hidup BENAR di hadapan Tuhan. Karena dengan hidup benar di hadapan Tuhan maka hukum berkat terjadi atas hidup kita.
Berikan hidup kita kepada Tuhan, maka Tuhan akan memberkati kita dengan berkelimpahan. Karena Tuhan lebih dulu memberikan diri-Nya, supaya kita menerima kelimpahan berkat-Nya.
Dimana saja Tuhan hadir (di rumah/ keluarga, pekerjaan, usaha, study) maka di sana ada pintu gerbang surga. Sehingga kita dapat bersekutu dengan Tuhan, itulah Bait-El (rumah Allah).
2.  Tuhan mengajarkan Yakub bahwa dia harus memberikan hatinya kepada Tuhan, tidak seharusnya menjual dan membeli, melainkan menerima hukum berkat, yaitu memberi dan menerima.
Tuhan menghendaki agar kita MEMBERIKAN hati, hidup, profesi, keahlian, kekayaan untuk melayani Tuhan, maka pasti kita akan diberkati dan menerima berlipat kali ganda dari Tuhan. Mengapa? Karena Hukum berkat : Mazmur 75 : 7 – 8 (baca) Promosi dari Tuhan, direndahkan yang satu dan ditinggikan yang lain, itulah hak prerogatif Tuhan. Oleh sebab itu kita tidak usah iri hati dan cemburu, kita harus percaya bahwa kita diberkati oleh Tuhan.
Artinya jika Tuhan sudah mempromosi, maka tidak ada orang yang bisa menghambat. Tuhan sudah membuka pintu bagi kita, yang tidak dapat ditutup oleh siapapun, dan jika Tuhan sudah menutup, maka tidak ada yang dapat membuka, itulah hukum berkat
Mazmur 127 : 1 – 2 (baca) Jika kita mengutamakan Tuhan, maka Tuhan akan memerintahkan berkat mengejar kita. Ketika orang lain bersusah payah, Tuhan justru memberikan “roti†kepada kita, anak-anak-Nya. pada waktu kita mengutamakan mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semua yang lain akan ditambahkan kepada kita.
1 Korintus 2 : 9 – 10 (baca) Apa yang tidak pernah kita lihat, dengar, timbul dalam hati semua disediakan oleh Tuhan bagi kita yang mengasihi Dia. Hal ini tidak berarti kita santai saja, tetapi kita melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab kita, dan Tuhan melakukan apa yang mau Ia lakukan untuk kita, sesuai dengan rencana-Nya bagi kita Efesus 3 : 16 – 21
Yohanes 3 : 27 (baca) Firman Tuhan menyatakan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya sendiri, kalau tidak dikaruniakan Tuhan dari surga.
Yakub ditegur oleh Tuhan untuk tidak memaksakan secara daging memperoleh haknya dengan hukum dunia, tetapi dengan hukum berkat. Bahwa tidak ada yang bisa dia ambil kalau bukan Tuhan yang memberikannya. Tuhan memberikan kita hidup yang berkelimpahan : “Zoe†hidup kekal, hidup rohani, kita hidup berkelimpahan di dalam Tuhan. Bersama dengan itu Tuhan juga memberikan kelimpahan untuk kehidupan di bumi ini.
  3.   Makna tangga dari surga ke bumi.
Sebagaimana Yakub bermimpi dia melihat tangga turun dari surga ke bumi, maka mimpi itupun dikatakan oleh Tuhan Yesus dalam Yohanes 1 : 51 Lalu kata Yesus kepadanya; Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia. Tangga itu adalah Tuhan Yesus sendiri.
Yohanes 14 : 6 Akulah jalan, kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Artinya, tidak ada tangga lain, manusia tidak bisa membuat tangga ke surga, selain tangga itu harus turun dari surga. Itulah Tuhan Yesus yang telah turun dan menghubungkan surga dengan bumi. Dia Allah sejati menjadi Manusia Sejati supaya kita manusia menjadi anak-anak Allah.
Tangga surga menyatakan Tuhan Yesus kristus sebagai jalan ke surga, itu sebabnya jangan menukar hak yang sudah kita terima dengan kebutuhaan kita ataupun dengan kesenangan dunia ini.
Tuhan membuka pintu berkat, dan bagaimana kita menerimanya? Yohanes 1 : 14 – 17 (baca) karena dari kepenuhan-Nya kita telah menerima kasih karunia demi kasih karunia. Itu sebabnya, Rasul Petrus menjelaskan bahwa kita harus terus bertumbuh mengenal Tuhan Yesus dan bertumbuh dalam kasih karunia Tuhan, kasih karunia itulah yang memberikan kita kekuatan untuk menang atas dosa. Jika kita sudah diselamatkan maka jangan kembali lagi ke kehidupan yang lama, kita akan kehilangan keselamatan. 2 Petrus 2 : 20 – 22 (baca)
Malaikat turun naik dari surga untuk melayani kita sebagai anak-anak Bapa di surga. Tugasnya adalah mengerjakan apa saja yang kita ucapkan dengan iman sesuai dengan firman Tuhan.
Yohanes 3 : 31 – 36 (baca) Tuhan Yesus datang dari surga, dan Dialah yang menghubungkan surga dengan bumi. Maka yang berlaku bagi kita adalah hukum berkat. Jika Tuhan ada disini, maka tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Itu sebabnya, kita jangan mengejar atau merebut berkat dengan cara kita, karena Tuhanlah yang akan memerintahkan berkat datang kepada kita tepat pada waktu-Nya.
  4.   Yakub mengikatkan komitmen dengan Tuhan, membayar perpuluhan
Abraham Ishak dan Yakub adalah orang yang mengikatkan komitmen dengan Tuhan sehingga mereka diberkati, yaitu dengan membayar perpuluhan, sebagai hak Tuhan.
Markus 12 : 17 …“Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.†Perpuluhan adalah MILIK TUHAN, bukan milik kita. Perpuluhan bukan untuk orang-orang miskin, tetapi untuk perbendaharaan rumah Tuhan, itu sebabnya gereja yang berhak untuk mengaturnya!
Kita bisa memberkati orang-orang miskin yang membutuhkan, tetapi itu adalah persembahan diluar dari perpuluhan. Karena perpuluhan hak nya Tuhan. Apa yang menjadi haknya Tuhan berikanlah kepada Tuhan. Kita ada dalam hukum berkat, itu sebabnya kita memberi dengan sukacita dan menerima dengan berkelimpahan. Amin.
