Skip to content

SUARA SIAPA YANG KITA DENGAR?

Ps. Debora Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu, 12 Juni 2022

Sadar atau tidak, setiap saat kita akan selalu mengalami pertempuran secara rohani dalam pikiran dan perasaaan kita untuk melawan suara-suara yang lain, yang bukan dari Tuhan, yang selalu ingin menjatuhkan kita. Oleh sebab itu suara siapakah yang harus kita dengar setiap hari?

Ada 3 suara yang kita dengar

1. Suara Tuhan (melalui firman-Nya). Tuhan Yesus adalah firman yang menjadi manusia, itulah sebabnya firman Tuhan yang kita baca dan renungkan adalah suara Tuhan

2. Suara iblis dan roh-roh jahat. Suara-suara yang lain yang buakn dari Tuhan dan firman-Nya

3. Suara roh/ pikiran kita sendiri. Suara diri kita sendiri (manusia) terbagi menjadi dua : Suara dari pikiran yang jahat Suara yang belum diterangi kebenaran, yang masih dipengaruhi kegelapan, dan Suara yang sudah diterangi oleh firman Tuhan, suara kebenaran karena telah dipulihkan dan dikuduskan oleh firman.

Matius 4 : 4 (baca) Karena manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi juga dari firman Tuhan. maka setiap firman yang kita dengar, yang kita baca dan renungkan adalah suara Tuhan yang memberikan hidup, menguatkan dan mengarahkan hidup kita kepada kehedak-Nya. Itu sebabnya setiap kali kita memperhatikan firman Tuhan sedang disampaikan, kita sedang mendengar suara Tuhan sedang berbicara kepada kita. Setiap kali Tuhan berfirman, kita akan diberkati Tuhan.  

1 Petrus 5 : 8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Iblis digambarkan seperti singa yang berjalan keliling  dan mengaum-aum, suaranya adalah intimidasi dan membawa ketakutan, kegentaran, kekuatiran orang yang mendengarnya. Iblis tidak langsung menelan (memangsa) kita, pertama-tama dia akan mengaum-aum tujuannya supaya kita kalah dan tunduk dibawah tekanannya, setelah kita takluk barulah dia menelan kita.

Roma 12 : 2 Pikiran kita harus terus-menerus dibersihkan oleh firman Tuhan, sehingga firman  Tuhan akan memperbaharui dan mempengaruhi pikiran dan cara pandang kita.  Jika kita ingin mendengar dan mengenal Tuhan, maka kita harus  bergaul dengan yang suara asli (firman-Nya), supaya  kita bisa membedakan mana suara Tuhan yang benar dan asil, dan mana suara-suara lain yang palsu (muslihat)

Jika firman memperbaharui pikiran kita,  kia bahkan bisa membedakan apa yang baik, berkenan dan sempurna. Dengan siapa kita bergaul, hal itu akan membuat kita lebih peka dan tajam untuk mengenal pribadinya.

Yesaya 48 : 16 – 19 (baca) Jika kita mendengar dan memperhatikan suara Tuhan, maka damai sejahtera akan seperti sungai yang tidak kering, dan kebahagiaanmu akna terus berlimpah seperti gelombang laut yang  tidak penah berhenti, bahkan damai sejahtera dan keimpahan akan dialami sampai kepada anak cucu kita. Firman Tuhan yang kita dengar akan selalu memberikan faedah (keuntungan /profit)Tuhan selalu mentransformasikan dan memperbaharui pikiran kita melalui firman-Nya.

1. Suara yang kita dengar akan mempengaruhi strategi perang baik secara rohani maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Bilangan 14 : 39 – 45 Suara Tuhan di atas suara-suara logika dan pertimbangan manusia. Oleh sebab itu kita harus taat  kepada suara yang dari atas bukan di dunia ini.  Berita buruk membuat satu bangsa ketakutan dan mengalami intimidasi, sehingga mereka bertindak diluar instruksi Tuhan. akibatnya bangsa Israel terpukul kalah di Kadesh, karena tabut Tuhan tidak ada di tengah-tengah mereka. Dimana Tabut Tuhan ada di sana Tuhan hadir. Bangsa Israel tidak mendengar suara Tuhan, mereka melakukan strategi yang salah yang pada akhirnya kalah

Ulangan 1 : 44 – 46 Penting  sekali kita mendengar  Tuhan, karena hal itu yang akan menentukan langkah kita.

2 Samuel 5 :17 – 25 Setiap kali kita bertanya, Tuhan pasti akan menjawab, itulah sebabnya kita harus taat jika Tuhan sudah berbicara dan memberikan instruksi kepada kita melalui firman-Nya. 

Ketika kita diperhadapkan dengan tantangan,dua kaliDaud bertanya kepada Tuhan, dan Tuhan menjawab memberikan instruksi, karena ketaatan Daud kepada suara Tuhan, maka Tuhan menerobos musuh-musuhnya, bahkan Tuhan sendiri berperang memukul kalah orang Filistin.

2. Suara Tuhan di atas suara-suara yang lain.

Dalam peperangan rohani suara dan strategi yang lebih tinggi di alam roh, adalah suara Tuhan

1 Tawarikh 14 : 17 Karena ketaatan Daud akan suara Tuhan, maka Tuhan membuat kegentaran diantara musuh-musuh Daud, ketika mereka mendengar apa yang Tuhan lakukan bagi Daud. Pengaruh dan kewibawaan yang Tuhan berikan kepada kita ketika kita taat kepada suara Tuhan, akan bertahan dalam waktu yang lama.

2 Raja raja 18 : 26 – 37 Raja Hizkia  mendapat serangan yang datang raja Asyur, melalui perkataan intimidasi, menjatuhkan, bahkan menghina Tuhan. Seluruh rakyat terintimidasi mendengar perkataan itu. Tetapi ketika raja Hizkia berdoa Tuhan menjawab 2 Raja-raja 19 : 32 – 35 firman Tuhan datang kepada Hizkia, Tuhan sendiri yang maju berperang dan menewaskan seluruh pasukan Asyur, dan membuat  rajanya kembali dengan malu, bahkan kemudian dibunuh oleh anak-anaknya di hadapan dewanya.

Apapum suara intimidasi yang menyerang kita, suara itu tidak lebih hebat dari suara Tuhan melalui firman-Nya. jika kita taat pada ahirnya kita akan menang atas setiap intimidasi itu. Suara siapa yang kita pegang hari ini, suara firman Tuhan atau intimudasi?

Naaman disembuhkan dari kusta karena suara Tuhan melalui seorang  gadis  pelayan di rumahnya yang menyarankannya ke nabi Tuhan di Israel, sekalipun Naaman sedikit kecewa dengan apa yang disampaikan oleh nabi Elisa, namun akhirnya Naaman disembuhkan dari kustanya, karena dia taat mendengar suara Tuhan.  Tiap hari kita akan mendengar banyak suara, namun dari semua itu kita harus memperhatikan dan mengikuti suara-suara yang mengarahkan kita kepada kebenaran.

3. Siapa yang berbicara melalui mulut kita tiap hari ketika kita berbicara.

Seringkali kita berbicara karena suara iblis dan suara kedagingan yang mempengaruhi pikiran dan perasaan kita. Matius 16 : 22 – 23;  Markus 8 : 32 – 33 Tuhan Yesus bahkan menghardik Petrus karena perkataan Petrus dipengaruhi oleh iblis yang berbicara melalui mulutnya untuk coba menghalangi kehendak Bapa.

Suara dari Tuhan pasti yang terbaik, dan mengarahkan kita kepada kehendak Bapa, suara dari Tuhan  lebih dari suara diri kita sendiri (logika).  Jangan berbicara menurut pikiran (logika) kita sebagai manusia, atau bahkan dipengaruhi oleh iblis dan roh-roh jahat, kita harus berbicara karena Roh Kudus dan firman-Nya yang memenuhi dan menguasai pikiran dan perasaan kita. Oleh sebab itu, alami pembaharuan pikiran, alami persekutuan dengan Tuhan, Roh Kudus dan firman-Nya setiap hari.

Perhatikan, suara siapakah yang kita sampaikan? Kita harus menyampaikan suara Tuhan bukan suara manusia atau iblis dan roh-roh jahat.

Sadar atau tidak dunia saat ini sedang mencuci otak dengan semua yang ada di dunia ini, sehingga suara mayoritas akan mempengaruhi cara berpikir kita. tetapi ingatolah suara mayoritas di dunia ini, bukanlah suara Tuhan.

Yesaya 55 : 7 – 11 Rancangan dan jalan Tuhan jauh lebih tinggi dari rancangan dan jalan manusia. Jika kita bertanya maka Tuhan akan memberitahu sekalipun melampaui logika kita, namun jika kita taat dan mengikuti suara Tuhan, Tuhan akan bertindak. Tuhan memberikan firman sebagai roti untuk kita makan, tetapi juga benih untuk kita taburkan kemudian. 

4. Pastikan dan tetapkan hati untuk selalu mencari suara Tuhan

Mazmur 119 : 105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

1 Raja – raja 19 : 9;  21 : 25 Suara iblis selalu menekan dan membelenggu hidup kita, sehingga  kita akan diperbudak.

Yesaya 30 : 20 – 21 Suara Tuhan akan memimpin kita, suara itu akan berseru dari belakang untuk menunjukan jalan dan kehendak-Nya bagi kita. Jika Tuhan sudah berbicara, tetapi respon orang yang mendengarnya tidak percaya dan ikuti pikirannya sendiri, maka semua pada akhirnya akan gagal. Tetapi apabila kita mendengar dan mengikuti suara Tuhan walaupun dalam keadaan yang tidak menguntungkan, kita tetap alami berkat dan kelimpahan.

Yosua 1 : 7 – 8 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

No results found...