Ps. Jesaya Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 11 Desember 2022 1.Waktu Tuhan Lukas 2:1-7 Waktu Tuhan…
BAIT ROH KUDUS
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu, 5 Juni 2022
1 Korintus 6:19-20 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu.
1 Korintus 3:16-17 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Hidup semua manusia pada awalnya, original-nya sebelum jatuh dalam dosa adalah Bait Roh Kudus, Rumah Roh Kudus. Tetapi karena jatuh ke dalam dosa, maka kehilangan Kemuliaan Allah, Roh Kudus. Roh Allah tidak lagi tinggal di dalam hidup manusia (Roma 3:23; Kejadian 2:3).
Itulah sebabnya manusia mencari segala sesuatu untuk memuaskan, atau untuk pemenuhan kekosongan yang telah hilang. Tetapi rencana Tuhan selalu lebih besar dari kegagalan manusia.
Tuhan tidak memulihkan manusia seperti keadaan Adam (manusia pertama) dengan kemuliaan Allah yang luar biasa, dipenuhi, diurapi Roh Allah dan punya persekutuan dengan Allah Bapa sebelum jatuh ke dalam dosa, melainkan Tuhan dalam rancangannya adalah memulihkan keadaan manusia menjadi seperti keadaan Putra Tunggal Allah Bapa, Yesus Kristus, Adam yang terakhir (2 Korintus 5:16-17; Yohanes 17:16-26; Roma 8:28-30; 1 Korintus 15:45).
Jadi tujuan Tuhan adalah menjadikan kita sebagai Bait Roh Kudus, Rumah Kemuliaan Allah.
Bagaimana menjadi Rumah Roh Kudus, Rumah Kemuliaan Allah?
- Tuhan adalah Pemilik
Tuhan adalah pemilik artinya Tuhan memiliki sepenuhnya 100%, tidak sharing kepemilikan.
Tuhan adalah pemilik, berarti kita bukan pemilik hidup kita sendiri. Dalam Kerajaan Allah tidak dikenal “my body my choiceâ€Â, “ini hidup saya†atau jargon-jargon lainnya yang mengatakan bahwa manusia, I, me, my, aku, kehendakku, adalah pemiliknya.
Jika Tuhan bukan pemilik atas hidup kita, maka iblislah yang menjadi pemilik atas hidup kita (Roma 8:44).
Tuhan adalah pemilik, berarti iblis juga bukan pemiliknya. Kita memiliki hak sepenuhnya untuk mengusir penumpang lainnya dalam Nama Tuhan Yesus, karena Dia adalah pemilik hidup kita! (Matius 15:13; Lukas 19:9).
Kelepasan adalah hak penuh setiap orang yang adalah rumah Tuhan, karena kita telah dibeli dengan darah yang mahal yaitu darah Tuhan Yesus, dan harganya telah lunas dibayar (1 Korintus 6:19-20).
Kita harus menjadi Rumah Roh Kudus dan mengusir iblis dan semua ro-roh jahat lainnya. Yakobus 4:7-8 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
- Tuhan adalah Pemimpin
Tuhan adalah pemimpin artinya Tuhan adalah yang mengatur/menuntun menurut Firman Tuhan dan Roh Kudus.
Roma 8:13-14 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Jika kita tidak hidup dipimpin oleh Roh Allah, maka kita akan hidup dipimpin oleh kedagingan, ego, keinginan diri sendiri.
Hidup dipimpin oleh kedagingan adalah hidup tanpa pimpinan Roh Allah. Dengan kata lain kita bukan anak Allah, karena anak Allah adalah mereka yang dipimpin oleh Roh Allah.
Siapa yang memimpin kita hari ini, saat ini? Roh Kudus, Firman Tuhan, atau keinginan diri sendiri, ego, pikiran sendiri, atau bahkan Iblis?
Roma 8:14 Menjelaskan hanya orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak Allah.
Jadi jika saat ini kita tidak hidup dipimpin oleh Roh Kudus, maka kita sedang dipimpin atau hidup dalam kedagingan atau keinginan diri sendiri (Galatia 5:16-26).
Tidak ada ruang kosong dalam dunia ini, hanya ada anak-anak Allah atau anak-anak dunia ini. Hari ini Tuhan ingin kita menjadi Rumah Roh Kudus dan memberikan hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus.
- Tuhan Hadir
Rumah Tuhan, Bait Roh Kudus artinya Dia hadir di Bait tersebut.
Apakah Tuhan hadir di hidup kita? Kehadiran Tuhan yang membuat hidup kita disebut Bait Roh Kudus.
Yehezkiel 48:35 Jadi keliling kota itu adalah delapan belas ribu hasta. Sejak hari itu nama kota itu ialah: TUHAN HADIR DI SITU.
Tuhan Hadir di situ = Yahwe Shammah
Rumah Allah atau Bait Roh Kudus adalah tempat dimana Tuhan hadir. Jika ingin Tuhan hadir di dalam hidup kita, maka kita harus memastikan hidup kita menjadi Bait Roh Kudus.
Yehezkiel 10:4 Dalam pada itu kemuliaan TUHAN naik dari atas kerub dan pergi ke atas ambang pintu Bait Suci, dan Bait Suci ini dipenuhi oleh awan itu dan pelatarannya penuh dengan sinar kemuliaan TUHAN.
Yehezkiel 10:18-19 Lalu kemuliaan TUHAN pergi dari ambang pintu Bait Suci dan hinggap di atas kerub-kerub. Dan kerub-kerub itu mengangkat sayap mereka, dan waktu mereka pergi, aku lihat, mereka naik dari tanah dan roda-rodanya bersama-sama dengan mereka. Lalu mereka berhenti dekat pintu gerbang rumah TUHAN yang di sebelah timur, sedang kemuliaan Allah Israel berada di atas mereka.
Hadirat Tuhan meninggalkan hidup seseorang tidak seketika, tetapi bertahap, berangsur-angsur sampai akhirnya rumah tersebut kosong tidak ada isinya seperti hidup Simson. Tanpa Roh Allah, Simson adalah manusia biasa yang tidak ada apa-apanya.
Itu sebabnya banyak orang masih melayani Tuhan, tetapi tidak dari hati, melainkan dari jiwa, tetapi tetap ada mujizat, Hadirat Tuhan, karena Tuhan panjang sabar dan memberikan waktu kepada setiap orang untuk bertobat. Namun kalau orang tersebut tidak bertobat, tidak menyerahkan hidupnya menjadi milik Kristus kembali, dan dipimpin oleh Roh Kudus, mempunyai persekutuan yang erat dengan Roh Kudus, maka Roh Tuhan akan pergi dari orang tersebut seperti penglihatan nabi Yehezkiel dan pengalaman hidup Simon.
Pada waktu raja Daud jatuh dalam dosa dan Tuhan menegur dia, maka dia menyadari apa yang paling berharga dalam hidupnya. Saat itu raja Daud bertobat dan meminta kepada Tuhan dalam doanya agar “Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku†(Mazmur 51:13).
Tanpa Roh Kudus, hidup kita tidak punya nilai kekekalan, kosong dan hanya berakhir di dunia yang sementara.
Ayub 29:2-4 “Ah, kiranya aku seperti dalam bulan-bulan yang silam, seperti pada hari-hari, ketika Allah melindungi aku, ketika pelita-Nya bersinar di atas kepalaku, dan di bawah terang-Nya aku berjalan dalam gelap; seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku.
Apa yang Ayub katakan di Ayub 29-30 adalah perbedaan anatara hidup sebagai rumah Roh Allah, mengalami kemuliaan Allah, mengalami bersekutu erat dengan Tuhan dan dibandingkan hidup tanpa mengalami persekutuan dengan Tuhan, tanpa kehadiran Allah dalam hidupnya. Hidup tanpa Roh Kudus berarti hidup menjadi rumah yang lain, yaitu kedagingan.
Rumah Tuhan = Bait Roh Kudus
Di akhir jaman ini, Tuhan sedang menggoncangkan seluruh dunia. Hidup kita juga digoncangkan supaya nyata yang tidak tergoncangkan yaitu Rumah Tuhan. Rumah Tuhan adalah milik Tuhan, dipimpin oleh Roh Allah, dan Roh Kudus hadir memenuhi rumah tersebut (Hagai 2:7-10).
