Skip to content

TEROBOSAN SUPRANATURAL !

Aps. DR Daniel Henubau
(Ringkasan Khotbah Minggu 3 Maret 2019)

Jika kita memiliki makanan favorit (kesukaan) untuk kita nikmati, maka seharusnya kita juga mempunyai makanan rohani yang kita sukai, untuk dinikmati oleh jiwa dan roh kita. Firman Tuhan adalah makanan rohani bagi roh dan jiwa kita. Supaya jiwa dan rohani kita menjadi kuat, maka kita perlu makanan rohani setiap hari.

Raja Daud melihat bahwa segala sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan sebenarnya untuk menceritakan dan menyatakan kemuliaan Tuhan. Mazmur 19 : 2 Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

Jika semua diciptakan untuk menyatakan kemuliaan Tuhan, bagaimana dengan manusia?

Dalam Mazmur 8 : 4 – 7 Raja Daud membandingkan; bahwa manusia diciptakan melebihi/ melampaui segala ciptaan yang ada. Karena manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat, berkuasa atas segala buatan tangan Tuhan sendiri, bahkan segala sesuatu diletakan di bawah kakinya.

Dari firman Tuhan ini jelas, bahwa; Tujuan manusia diciptakan adalah untuk MEMULIAKAN TUHAN melalui hidupnya, dan bukan untuk mencari nafkah (memenuhi kebutuhan)
Efesus 2 : 8 – 10 (baca) Tujuan Tuhan menciptakan kita adalah untuk melakukan pekerjaan/ perbuatan yang baik yang Tuhan persipakan jauh sebelumnya bagi kita, dan Tuhan mau supaya kita hidup di dalamnya. Dan perbuatan baik itu hanya ada di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Itulah sebabnya, kita ada di bumi ini dengan satu misi yang sangat jelas yaitu untuk melayani dan memuliakan Tuhan, itulah tujuan utama kita dijadikan oleh Tuhan, barulah kemudian berkat “nafkah” akan mengikuti hidup kita. Bapa mengasihi kita, dan menghendaki agar kita melakukan kehendak-Nya di bumi ini, sama seperti yang Bapa kehendaki di surga. Karena kita adalah pelaksana kehendak Tuhan!

Jika alam semesta menceritakan kemuliaan Tuhan, maka terlebih lagi manusia, karena kita akan selalu memancarkan kemuliaan Tuhan. Artinya dimanapun kita berada kita memiliki misi untuk melakukan kehendak Tuhan, dan menyatakan kuasa serta kemuliaan Tuhan.

Kitab Daniel berbicara tentang terobosan supranatural !

Daniel 1 : 1 – 2 (baca) Pada Tahun 605 SM, Kota Yerusalem di kepung, dan Tuhan menyerahkan Yoyakim raja Yehuda, dan sebagain perkakas-perkakas dari di rumah Allash kepada Nebukanezar, raja babel. Mengapa hal itu terjadi? Karena iman mereka semakin merosot, mereka berdosa di hadapan Tuhan, dengan menyembah berhala, padahal mereka adalah umat pilihan Tuhan.

Tuhan berjanji bahwa Dia akan memagari kita dengan kasih-Nya seperti perisai Mazmur 5 : 13. Namun hal itu hanya berlaku jika kita hidup dalam persekutuan dengan Tuhan, dan memiliki ketaatan terhadap firman-Nya. Jika tidak demikian, maka tidak ada perlindungan dari Tuhan dalam hidup kita.

Ulangan 28 : 47 – 48 (baca) Tuhan memberkati kita berkelimpahan supaya kita menjadi berkat dan aktif melayani Tuhan. Apa yang kita miliki sekarang adalah kelimpahan dari Tuhan, sesuai ukurannya Tuhan (Kesehatan, kepintaran, kesempatan, kemudahan, kekayaan, dsb) yang harus kita syukuri dan dipakai untuk melayani Tuhan. Karena jika kita tidak mau menjadi hamba kepada Tuhan dengan sukacita dan gembira hati, maka kita akan menjadi hamba kepada musuh, sehingga kita mengalami kesulitan dan pergumulan, seperti yang dialami raja Yoyakim dan kerajaan Yehuda.

1. Terobosan Pertama: Mengalami perlindungan, kasih kaurnia dan anugerah dari Tuhan di tengah kesukaran.

Daniel 1 : 3 – 7 Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego adalah orang-orang muda, yang juga keturunan bangsawan. Sekalipun dalam situasi dan kondisi (sikon) yang buruk, sebagai tawanan di babel, namun mereka dipilih dan diangkat oleh raja karena memenuhi syarat dan kriteria dalam kepribadian dan pengetahuan. Kemudian mereka harus dididik selama tiga tahun di institusi ilmu pemerintahan kerajaan Babilonia, yang kemudian akan bekerja kepada raja di istana.

Selalu ada perlindungan, kasih karunia, dan anugerah dari Tuhan, yang berlaku bagi setiap orang yang tetap setia mengikuti Tuhan dan taat kepada firman-Nya, walaupun dalam sikon yang buruk yang dialaminya sekalipun.

Selama di Babilonia, Daniel dan teman-temannya selalu sehati, dan persekutuan mereka selalu bersama-sama saling mendukung dan mendoakan satu sama lainnya (Daniel 2 : 17 – 19) Pentinganya kita memiliki persekutuan/ komsel karena kita bisa saling membangun dan menguatkan sama seperti Daniel dan teman-temannya ketika mereka menghadapi sikon yang sulit.

Sekalipun Daniel dan teman-teman juga mengalami perlakuan sebagai tawanan, tetapi bagi mereka ada keistimewaan. Hal ini menunjukkan bahwa TUHAN SANGGUP MEMBUAT TEROBOSAN di tengah-tengah keadaan yang paling sulit sekalipun! Dalam kesulitan apapun, kita akan melihat ada tangan Tuhan yang bekerja dibalik semua itu.

Setiap terobosan supranatural pasti ada tantangan! TANTANGAN DAN TEROBOSAN selalu berjalan bersama (bergandengan) untuk membawa kita naik kepada level yang lebih tinggi. Mengapa demikian? Karena tantangan bagi Daniel dan teman-temannya adalah mereka harus makan dan minum dari santapan dan anggur raja, yaitu makanan dan minuman yang sudah dipersembahkan kepada berhala sebelumnya. Jika mereka makan mereka tidak taat kepada firman, sealiknya jika mereka tidak makan, mereka pasti dihukum mati.

Ayat 8 Namun Daniel dan teman-temannya memilih untuk taat kepada Tuhan dan firman-Nya, dengan berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja. DI SETIAP TEROBOSAN TUHAN MINTA KOMITMEN. Artinya jika ada terobosan maka komitmen harus lebih tinggi.

2. Terobosan kedua : Mengalami KASIH dari Bapa di tengah kesukaran.

Ayat 9 Allah mengaruniakan kasih sayang kepada Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dari pemimpin pegawai istana. Hal ini adalah mustahil karena sebenarnya dengan melakukan hal itu sanksinya hukuman mati. Tetapi Allah yang mengaruniakan kasih sayang melalui pemimpin pegawai istana, ini sebenarnya adalah KASIH dari Bapa Surgawi. Dalam keadaan sukar sekalipun kasih Bapa selalu ada. Begitu Daniel mengambil konsekuensi iman dan ketaatan kepada firman di atas semuanya, maka Tuhan akan menyatakan mujizat! Sehingga terjadilah terobosan.

Ayat 10 – 14 Apabila ada komitmen maka kita harus sedia untuk diuji. Daniel meminta untuk diadakan percobaan selama sepuluh hari untuk menyediakan sayur dan air putih untuk mereka makan dan minum dan meminta pemimpin pegawai istana itu untuk membandingkan perawakan mereka. Dimana ada komitmen dan kesetiaan kepada Tuhan, maka Tuhan pasti akan pertolongan Tuhan. Pertolongan Tuhan selalu datang tepat pada waktunya.
Terobosan kesehatan

3. Terobosan ketiga: terobosan Kesehatan

Ayat 15 Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja.

Komitmen yang dibuat oleh keempat orang ini, yang diwakili oleh Daniel membutikan bahwa Tuhan memberkati lebih dari yang kita pikirkan. Kemuliaan Tuhan dibuktikan di dalam hidup mereka. Hanya dengan makan sayur dan minum air putih yang diberkati Tuhan, menjadikan mereka lebih sehat dan gemuk dari pada yang lain, itulah terobosan kesehatan yang Tuhan kerjakan.

Kesehatan dari Tuhan! Keluaran 23 : 25 Tuhan akan memberkati roti sebagai makanan, dan air untuk diminum serta menjauhkan dari penyakit dari tengah-tengah kehidupan kita.

Ayat 18 – 19 Setelah tiga tahun mereka dididik, ujian akhirnya mereka harus dibawa menghadap raja di istana. Setelah berbicara dan bersoal jawab dengan raja, maka raja tidak mendapati yang setara dengan mereka dalam penetahuan hikmat dan pengertian, itulah sebabnya raja mengangkat mereka bekerja kepada raja di istananya. Promosi datangnya dari Tuhan!

4. Terobosan keempat : Promosi/ peninggian dari Tuhan

Setelah melewati tantangan, terobosan, komitmen, dan diuji, maka Daniel dan teman-temannya mengakan terobosan yang luar biasa! Bahwa mereka semua menjadi menteri dan bekerja di istana raja

Ayat 20 Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya.

Oleh karena mereka setia kepadan Tuhan dan taat kepada firman-Nya, maka mereka mengalami terobosan demi terobosan, sehingga peninggian datang dari Tuhan Mazmur 75 : 7 – 8. Dan apa yang Tuhan buka tidak seorangpun dapat menutup Wahyu 3 : 8.

Minoritas bersama Tuhan Yesus menjadi mayoritas! Yang Tuhan cari adalah setiap pribadi yang taat dan setia, karena lewat kehidupan kita kemuliaan Tuhan akan terpancar, karena untuk itulah tujuan utama kita di bumi ini.

Daniel dan teman-temannya senantiasa menjaga kesehatian dan persekutuannya bersama-sama saling mendukung dan membangun itulah yang membuat mereka maju bersama-sama. Kita harus jaga pergaulan kita supaya kita mengalami kehidupan yang diberkati dan berkemenangan! Ingat pergaulan yang buruk itu merusakan kebiasaan yang baik 1 Korintus 15 : 31 – 33; jaga persekutuan kita dan jangan menjauhkan diri, teruslah beribadah dan bertumbuh bersama-sama, serta giat melakukannya Ibrani 10 : 24 – 25

Daniel 1 : 21 Dari saat pembuangan di usia muda, sampai lanjut umurnya, yaitu ketika Koresh memerintah, Daniel ada di sana selama tujuh puluh tahun lamanya. Bahkan Daniel juga menyaksikan ketika bangsa Israel kembali ke negerinya. Selama dalam pembuangan, Daniel mengalami terobosan demi terobsoan, hingga mengalami penggenapan janji Tuhan atas Israel. Amin!

No results found...