Skip to content

TUHAN MEMBERIKAN PENGURAPAN KREATIF

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu, 13 Maret 2022

1. Tuhan Pencipta segala sesuatu
Tuhan kita Creative, karena Dia adalah Pencipta segala sesuatu, Tuhan rindu untuk memberikan pengurapan kreatif itu kepada kita anak-anak-Nya, supaya kita bisa melakukan kehendak-Nya di bumi ini.

Wahyu 4 : 9 – 11 (baca) Kita ada saat ini, semuanya itu karena kehendak Tuhan, Dialah yang menghendaki kita ada. Tuhan menciptakan segala sesuatu, dari yang tidak ada menjadi ada, bukan merenovasi atau mengubah apa yang sudah ada. Tuhan menciptakan dari kehampaan menjadi kehidupan Kejadian 1

Tuhan yang menciptakan bumi dan segala isinya, diciptakannya waktu, masa, musim iklim, bahkan Tuhan juga menciptakan tatanan dalam kehidupan, baik itu ekonomi, bisnis, pendidikan, ilmu dan pengetahuan supaya manusia dapat memelihara, mengolah, dan memultiplikasi apa yang sudah Tuhan ciptakan untuk memenuhi bumi ini.

Tuhan menciptakan segala sesuatu, apa yang mustahil menjadi tidak ada yang msutahil, apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. Itu sebabnya, kita menyembah Dia sebagai Bapa dan Pencipta segala yang ada.

2. Tuhan menciptakan segala sesuatu menurut kehendak-Nya.

Wahyu 4 : 11 “Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan.”

Manusia membuat atau mengerjakan segala sesuatu karena kebutuhan, tetapi Tuhan bekerja dan menciptakan segala sesuatu menurut kehendak-Nya. Karena segala sesuatu ada di dalam diri-Nya, dan dinyatakan sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya. Itu sebabnya kita ada saat ini karena kehendak Tuhan, buka karena kebutuhan!

Keputus asaan, beban berat, bukanlah dari Tuhan, karena rencana Tuhan sempurna, dan semua itu telah selesai dikerjakan di dalam Kristus melalui Karya Penebusan-Nya. Oleh sebab itu siapa yang di dalam Kristus, dia akan menggenapi rencana Bapa yang sempurna.

Itulah sebabnya, kita akan berhasil, bergerak, berkembang, dan bermultiplikasi karena itulah kehendak Tuhan bagi kita, Kejadian 1 : 28. Jangan pernah katakan “saya tidak tahu tentang masa depan saya”, kita tidak tahu masa depan karena kita tidak punya Roh Kudus, Karena Roh Kuduslah yang akan memberitahukan kepada kita rancangan dan kehendak Bapa. Kita ada di dunia ini bukan kehendak dan keinginan manusia, tetapi sepenuhnya adalah kehendak Bapa.

Jika kita punya hubungan dengan Tuhan, maka kita akan mempunyai komunikasi, sehingga segala sesuatu akan diberitahukannya kepada kita. Tujuan dan panggilan hidup kita di dalam Tuhan jelas dan tidak samar-samar!

Yohanes 14 : 1 – 2 Jangan ada apapun di dunia ini yang mempengaruhi hidup kita. Karena pada akhirnya tujuan kita adalah hubungan dengan Bapa, Kristus telah pergi dan menyediakan tempat bagi kita, karena ada banyak tempat (mensions) di rumah Bapa, tujuannya supaya dimanapun Tuhan Yesus berada, kitapun berada.

Wahyu 5 : 9 – 10 Tugas dan panggilan kita jelas yaitu untuk memerintah kelak bersama dengan Kristus! Kita adalah anak-anak Kerajaan yang memiliki otoritas dan kuasa, sehingga apa yang Tuhan kerjakan, itu juga yang kita kerjakan. Selama kita ada di dunia ini, hal itu berarti kita punya tugas memultiplikasi apa yang Tuhan percayakan. Tuhan tidak pilih kasih, siapapun yang mengikuti Dia akan menerima otoritas dan kuasa.

Wahyu 5 : 13 Segala sesuatu diciptakan dengan tujuan untuk memuliakan Allah. Jangan ada yang putus asa, karena masih panjang perjalanan hidup kita, kita harus tetap setia sampai pada akhirnya kita akan memerintah bersama dengan Kristus.

3. Tuhan mengurapi manusia dengan keahlian, pengertian, dan kemampuan seperti Dia.

Tuhan memberikan keahlian dan pengertian karena itu ada di dalam diri-Nya. Tuhan memberikan kepada kita supaya kita dapat melakukan kehendak-Nya.

Keluaran 36 : 1 – 2 (baca) Dalam hidup setiap orang telah Tuhan (tanamkan) berikan keahlian sesuai dengan kasih karunia Tuhan.

Tuhan memberikan kepada siapa yang Ia kehendaki dan yang rancangkan. Itu sebabnya, tidak ada siapapun yang tidak mempunyai talenta dan keahlian. Karena kepada semua orang Tuhan memberikan talenta, keahlian dan kemampuan yang khusus, untuk melakukan kehendak Tuhan, dan menggenapi rancangan-Nya. Bahkan sejak anak-anak mereka sudah memiliki talenta, keahlian dan kemampuan, tugas orang tua adalah menuntun mereka di jalan yang tepat!

Talenta, keahlian dan kemampuan yang Tuhan berikan harus terus dikembangkan, karena masih banyak yang harus dikerjakan dan dimultiplikasikan dalam hidup kita. Jangan batasi diri kita, dan jangan putus asa, kita adalah ahli di bidang kita masing-masing sesuai kehendak dan rencana Tuhan.

Rancangan Tuhan tidak pernah gagal, tetapi dibutuhkan ketaatan kita untuk menggenapinya, jika tidak maka kita juga dapat tergantikan.

Dalam hati setiap orang yang ahli Tuhan memberikan kemampuan dan keahlian, jika dipenuhi oleh Roh Kudus dan firman Tuhan, maka yang akan dihasilkan adalah kreativitas, inovasi, penemuan yang baru dan baik yang dipakai untuk kemajuan. Apa yang menjadi talenta keahlian dan kemampuan kita harus doakan, dan Tuhan akan mengurapi sehingga hal itu dapat dikembangkan lebih untuk kemuliaan Tuhan.

4. Setiap orang yang menerima talenta keahlian dan kemampuan harus memultiplikasi dan mengembangkannya.

Kita punya tanggung jawab untuk bekerja, dan melakukan segala sesuatu seperti yang Tuhan kehendaki untuk menghasilkan dan mengembangkan apa yang Tuhan percayakan. Sama seperti Tuhan bekerja, demikianpun kita harus bekerja! Tuhan adalah Creator, dan Dia memberikan pengurapan Creative, supaya kita bisa mengembangkan diri dan menghasilkan lebih

Matius 25 : 14 – 30. Lima talenta harus menjadi sepuluh talenta, dan dua telenta harus menjadi empat talenta. Jika Tuhan mempercayakan kepada kita talenta, maka kita harus mengembangkannya. KITA HARUS MEMULTIPLIKASIKAN APA YANG ADA DI DALAM DIRI KITA. Tuhan menghendaki pertambahan, karena tidak ada yang stagnan dalam kerajaan-Nya.

5. Tuhan memberikan kemampuan dan mengurapai kita dalam hubungan dengan-Nya.

Ayub 34 : 14 – 15 (baca) Tuhan bisa menarik kembali Roh-Nya dari hidup kita. itulah sebabnya ketika manusia pertama jatuh ke dalam dosa akibat ketidaktaatan, maka pada saat itu manusia mati (rohnya mati), kehilangan kemuliaan Allah, dan terputus hubungan dengan Bapa.

Sadar atau tidak, hidup kita adalah anugerah dan pemberian Tuhan Roh-Nya dan nafas kehidupan yang berasal dari pada-Nya. Selama kita memiliki hubungan yang intim dengan Bapa, maka Tuhan akan terus mengurapi kita untuk melakukan dan menyelesaikan pekerjaan-Nya di dalam hidup kita. Tuhan akan mendownload segala sesuatu di surga, supaya kita bisa melakukan kehendak-Nya dan menggenapi rencana-Nya di bumi ini. Amin

No results found...