Ps. Martinus Rajda RIngkasan Khotbah 13 Desember 2020 Pembacaan Alkitab: Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu…
TUHAN SEDANG MENGGENAPI FIRMAN-NYA
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah 4 Oktober 2020
Pembacaan Alkitab: Yehezkiel 12:22-28
Kita ada di masa penggenapan firman Tuhan. Apa yang Tuhan firmankan bagi hidup kita sedang dan segera digenapi.
Yehezkiel 12:25 “Sebab Aku, TUHAN, akan berfirman dan apa yang Kufirmankan akan terjadi, dan firman itu tidak akan ditunda-tunda lagi……..†Berkali-kali Tuhan mengatakan bahwa Ia tidak akan menunda-nunda lagi. Apa yang Tuhan firmankan sudah digenapi, bukan di waktu yang akan datang, tetapi sedang dan segera digenapi.
Pengkotbah 3:1 (baca) Jika Tuhan berkata sekarang waktunya, maka Tuhan tidak akan menangguhkan, menunda-nunda lagi, tetapi Tuhan akan segera melakukannya.
Habakuk 2:1-3 (baca) Apa yang sudah Tuhan janjikan untuk dberikan kepada kita, maka Tuhan tidak akan menunda-nunda lagi, tetapi segera melakukannya. Tuhan sedang menggenapi apa yang Dia janjikan.
Amos 3:6-8 (baca) Jika ada sangkakala di tiup di suatu kota, maka hal itu menandakan sesuatu akan terjadi.Sangkakala ditiup bukan hanya di Israel, tetapi bahkan ditiup sampai di Amerika Serikat. Hal tersebut menandakan bahwa pemerintahan Tuhan dan penggenapan janji Tuhan sedang terjadi.Tuhan tidak akan menunda-nunda lagi, apa yang Dia firmankan, Dia sedang menggenapinya.
Yehezkiel 12:25 (baca) Apa firman Tuhan yang sudah dikatakan bagi hidup kita? Apa janji Tuhan yang pernah Tuhan sampaikan kepada kita? Apakah kita akan berpaling ke belakang lagi? Tidak! Jangan pernah berpaling ke belakang lagi. Jangan pernah tidak taat kembali, tetapi kita harus taat kepada Tuhan dan firman-Nya karena pada masa hidup kita sekarang ini, Tuhan akan menggenapi firman-Nya.
Pada waktu firman Tuhan disampaikan oleh Musa kepada Kaleb dan Yosua bahwa mereka akan menduduki dan memiliki suatu wilayah untuk mereka dan keturunannya, Yosua mengamini akan hal tersebut. Kemudian setelah 45 tahun berlalu, Kaleb meminta kepada Yosua untuk melepaskan berkat untuknya karena dia akan merebut wilayah yang telah dijanjikan Tuhan kepadanya.
Di jaman hidup kita, firman Tuhan akan digenapi. Tuhan tidak bertangguh dan menahanya lagi (Habakuk 2:3). Apa yang Tuhan janjikan bagi hidup kita, pegang dan jangan lepaskan. Apa yang Tuhan janjikan bagi keluarga kita, pegang dan jangan lepaskan. Tuhan sedang menggenapinya dan tidak menunda-nunda lagi.
Apa yang harus kita siapkan dan kerjakan untuk kita mengalami apa yang sedang Tuhan genapi?
Lukas 17:28 (baca) Masa kehidupan kita seperti masa di jaman Lot, demikian jaman kedatangan Tuhan kedua kalinya
1. Tuhan Yesus adalah keselamatan
Kejadian 19:12 Lalu kedua orang itu berkata kepada Lot: “Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini.
Tuhan Yesus tidak ingin ada pemusnahan. Yang Tuhan Yesus inginkan adalah keselamatan bagi semua orang. Tuhan Yesus adalah penebus. Sebelum masa anugerah berakhir, Tuhan Yesus ingin semua orang diselamatkan.
Tuhan Yesus ingin kita mengalami berkat Tuhan. Tuhan Yesus tidak mau kita mengalami kutuk. Tuhan Yesus ingin kita mengalami anugerah Tuhan. Tuhan Yesus tidak ingin kita mengalami penghakiman. Tuhan Yesus ingin semua orang mengalami damai sejahtera, bukan ketakutan dan hukuman.
Rencana Tuhan adalah rencana keselamatan dan bukan kecelakaan. Rencana Tuhan adalah memberikan kepada kita hari depan yang penuh harapan dan bukan kesusahan, kesulitan dan malapetakan (Yeremia 29:11).
Setiap orang mempunyai caranya masing-masing untuk menyelamatkan dirinya. Ada yang beranggapan bahwa perbuatan baik mereka dapat menyelamatkan hidup mereka, apa yang berpikir dengan memberi persembahan yang banyak maka dapat membeli surga dan menyelamatkan mereka. Kita harus tahu bahwa kebenarannya adalah tidak ada orang yang dapat menyelamatkan dirinya karena keselamatan hanya di dapatkan ketika kita percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Kisah Para Rasul 4:12 (baca) Tidak ada nama lain kita dapat berseru, kecuali nama Tuhan Yesus. Jika kita tidak punya jalan keluar, kita dapat berseru kepada nama Tuhan Yesus. Jika kita tidak punya pengharapan, kita dapat berseru kepada Tuhan Yesus. Jika kita tidak apapun yang dapat kita andalkan, kita punya satu pribadi yang bisa kita andalkan yaitu Tuhan Yesus. Tuhan Yesus akan datang dalam hidup kita dan menolong kita.
Sebelum Lot berseru ada orang lain yang berseru yaitu Abaraham. Sebelum kita berseru kepada Tuhan Yesus, sudah ada orang lain yang berdoa dan berseru kepada Tuhan untuk keselamatan kita. Lot mendapatkan kasih karunia Tuhan karena ada orang yang berseru untuk keselamatan Lot dan keluarganya.
Abraham adalah orang yang sangat mengasihi Tuhan dan sangat dekat dengan Tuhan sehingga ketika Tuhan akan menghancurkan Sodom dan Gomora, maka Abraham memohon kepada Tuhan agar saudaranya diluputkan dari rencana Tuhan tersebut. Pada akhirnya Lot dan semua orang percaya diselamatkan.
Jika Tuhan sudah berjanji, maka Ia tidak akan pernah menyangkalnya. Manuasia bisa menyangkal janjinya, tetapi Tuhan pasti menggenapi janji-Nya. Manusia bisa saja tidak sanggup menepati janjinya, tetapi Allah pasti sanggup menepati dan menggenapi janji-Nya.
2. Bersungguh hati
Ini bukan waktunya lagi untuk bermain-main lagi dalam hidup kita. Tidak ada lagi waktu bagi kita untuk hidup dan tinggal dalam dosa. Kita harus bersungguh hati kepada Tuhan agar semua rencana Tuhan digenapi dalam hidup kita.
Kejadian 19:13 sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya.” Kami yang dimaksud dalam ayat ini adalah malaikat Tuhan. Dalam Wahyu 8-9Tuhan mengutus malaikat dengan sangkakala. Ketika malaikat Tuhan meniup sangkakala, maka satu persatu penghakiman itu dijatuhkan.Orang-orang yang mendengar dan yang takut akan Tuhan, mereka yang bersungguh hati, mereka akan diselamatkan.
Inilah saatnya kita bangkit, jangan tidur, jangan main-main lagi dalam hidup ini, tetapi kita harus bersungguh hati. Kejadian 19:14 (baca) Kita harus bangun dan bangkit, jangan tinggal lagi dalam dosa, kesedihan dan kesalahan, segala kemunafikan, hidup yang suam-suam. Sekarang waktunya untuk bersungguh hati kepada Tuhan.
Kita mendengar firman Tuhan karena Tuhan mengasihi kita dan ingin kita diselamatkan. Kita yang sekarang sudah hidup di dalam Tuhan, bukan waktunya lagi untuk bermain-main dalam hidup ini dan inilah saatnya kita bersungguh hati meninggalkan semua yang lama dalam hidup kita yaitu dosa dan keterikatan, semua yang menahan kita untuk maju di dalam Tuhan.
Ini waktunya untuk kita bangkit dan keluar dari hidup kita yang lama. Ini waktunya bagi kita untuk bersungguh hati kepada Tuhan sebab Tuhan mencari orang yang bersungguh hati kepada-Nya (baca 2 Tawarikh 16:9).
3. Jangan menunda-nunda
Sekaranglah waktunya bagi kita untuk berbalik kepada Tuhan dan bertobat dari cara hidup kita yang lama. Jangan kita menunda-nunda lagi. Sekarang waktunya kita untuk senantiasa berjaga-jaga dalam hidup ini. Sekaranglah waktunya kita memberitakan Injil. Sekaranglah waktunya kita memberi untuk menduukung pekerjaan Tuhan. Sekaranglah waktunya karena besok mungkin sudah terlambat, lusa sudah berakhir kesempatannya bagi kita. Sekaranglah waktunya, hari ini juga ketika kita membaca dan mendengar firman Tuhan.
Kejadian 19:16 Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
“Ketika ia berlambat-lambat†Saat ini masih ada orang yang sudah percaya kepada Tuhan dan sudah diselamatkan oleh Tuhan, mereka masih berlambat-lambat dan tidak segera bertindak kepada apa yang Tuhan perintahkan kepadanya.
“Sebab TUHAN hendak mengasihani dia†Tuhan sedang menunjukan kasih karunia-Nya kepada kita, Tuhan sedang mencurahkan semua “favor-Nya†atas hidup kita. Oleh sebab itu, kita jangan menunda-nunda lagi untuk melayani Tuhan dan melakukan yang terbaik bagi Tuhan. Hari-hari terakhir ini Tuhan menarik tangan kita untuk segera bergerak dan bertindak serta jangan menunda-mununda lagi.
Tidak ada lagi penundaan. Tuhan sedang dan segera
menggenapi apa yang Ia janjikan, Tuhan sedang dan segera menggenapi firman-Nya.
