Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 27 November 2022 Pembacaan Alkitab: Amsal 23:17-18 Tidak peduli…
MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN DAN MENYELESAIKAN PEKERJAAN TUHAN
Ps. Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 21 Febuari 2021
Pembacaan Alkitab : Yohanes 4:31-38
Ayat 34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
Kita seringkali kuatir untuk segala sesuatu yang kita butuhkan setiap hari (makanan, keuangan, dll). Padahal kebenaran firman Tuhan menyatakan bahwa jika kita melakukan kehendak Bapa yang telah mengutus kita dan menyelesaikan pekerjaan Tuhan yang dipercayakan kepada kita, maka kita akan menerima bagian yang telah Tuhan sediakan (makanan, keuangan, dll). Jika yang menjadi fokus hidup kita bukan mengejar berkat (makanan, dll), tetapi kita mengejar apa yang menjadi kehendak Bapa dan melakukannya, maka berkat-berkat Tuhan yang akan mengejar kita.
Kita harus menyelesaikan pekerjaan Tuhan dan mengenal Tuhan lebih dalam lagi agar kita mendapatkan kekuatan yang baru dari Tuhan.
Kita harus melakukan kehendak Tuhan dan menyelesaikan panggilan Tuhan bagi hidup kita maka “makanan†akan tersedia. Makanan artinya pemeliharaan Tuhan, penyediaan dari Tuhan tepat pada waktunya, selalu tersedia pada waktu kita mentaati kehendak Bapa.
Dalam Ayat 35 menyatakanmasih empat bulan lagi untuk musim menuai. Tetapi dalam ayat 36 menyatakan bahwa sekarang juga penuai telah menerima upahnya. Berarti dapat disimpulkan ada suatu percepatan.
Percepatan dari Tuhan terjadi bukan karena kita yang menciptakannya, tetapi karena kita mengikuti rencana-Nya Tuhan dan melakukan apa yang Tuhan katakan kepada kita.
Ada percepatan yang sedang Tuhan kerjakan untuk hidup secara pribadi dan pelayanan kita bersama di GDS. Jika kita mengikuti pergerakan Roh Kudus dan melakukan kehendak Tuhan, maka kita akan mengalami percepatan, baik itu untuk penuaian jiwa-jiwa, promosi dalam pekerjaan, dll.
Matius 4:4 Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Kita hidup bukan hanya dari apa yang kita usahakan, tetapi kita hidup dari setiap firman Tuhan.
Semua yang dibutuhkan oleh dunia dan kekuatiran dari setiap orang, Allah Bapa di surga sudah mengetahui semuanya (Matius 6:31-32). Allah Bapa di surga tidak pernah memerintahkan kepada kita untuk bekerja keras agar mendapatkan apa yang kita butuhkan, tetapi Allah Bapa di surga memerintahkan kepada kita untuk mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepada kita (Matius 6:33).
Firman Tuhan dalam Matius 4:4 berkaitan erat dengan Ulangan 8:3 Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.
Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir, setiap hari Tuhan menyediakan makanan bagi mereka yaitu manna. Mereka selalu mengumpulkan manna untuk persediaan makanan setiap harinya, tidak lebih dan tidak kurang, cukup hanya untuk sehari. Tuhan selalu menyedikan manna setiap harinya bagi bangsa Israel. Manna adalah gambaran dari firman Tuhan. Setiap firman Tuhan yang keluar dari mulut Allah, itulah makanan bagi bangsa Israel. Setiap hari kita makan firman Tuhan, itulah makanan kita dan menjadi kekuatan bagi roh kita serta menolong kita untuk melakukan apa yang menjadi aktifitas kita sehari-harinya (bisnis/usaha, pekerjaan, dll).
Lukas 12:22-34 (baca) Tuhan Yesus mengingatkan kepada kita agar jangan kuatir untuk apa yang akan kita makan dan pakai (ayat 22). Tuhan Yesus juga mengingatkan kepada kita agar jangan mempersoalkan dan cemas untuk apa yang akan kita makan dan minum (Ayat 29). Allah Bapa di surga mengetahui dengan pasti semua kebutuhan kita (Ayat 30). Oleh sebab itu, kita harus mencari Kerajaan-Nya agar Allah Bapa menambahkan segala sesuatu bagi hidup kita, bahkan Allah Bapa berkenan memberikan Kerajaan-Nya (semua yang di surga) bagi kita (Ayat 31-32). Bagian yang harus kita lakukan adalah senantiasa mengucap syukur dan memberikan persembahan yang terbaik bagi Tuhan (ayat 33-34).
Kita harus melatih diri kita untuk beribadah, maksudnya kita melatih mental rohani kita untuk tidak kembali kepada hanya yang di depan mata. Kita harus melatih/mendisiplin diri kita untuk kembali kepada firman Tuhan, dan beriman kepada Tuhan dan firman-Nya, dan tidak hanya melihat yang di depan mata.
Matius 13:31-35 (baca) Ada suatu rahasia Kerajaan Surga yang masih tersembunyi semenjak dunia dijadikan, dan Tuhan Yesus akan membukakan/memberitahukan rahasia Kerajaan Surga tersebut bagi kita yang percaya kepada-Nya.
Markus 4:34 (baca) Kepada orang banyak, Tuhan Yesus menyampaikan rahasia Kerajaan Surga melalui sebuah perumpamaan. Tetapi kepada murid-murid-Nya, Tuhan Yesus menyampaikannya secara spesial, Dia tidak hanya menyampaikan sebuah perumpamaan, tetapi Dia juga memberitahu arti dari perumpamaan tersebut.
Ada suatu rahasia yang tersembunyi dalam setiap firman Tuhan dan tidak semua orang mengerti maksud dari firman Tuhan yang dibacanya. Oleh sebab itu, setiap kali kita membaca firman Tuhan, kita harus meminta kepada Roh Kudus untuk menjelaskan arti dan maksud dari firman Tuhan yang kita baca.
Kepada orang yang karib dan rendah hati, Tuhan memberikan rahasia-Nya.
Imamat 10:3 Berkatalah Musa kepada Harun: “Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku.” Dan Harun berdiam diri.
Mazmur 25:8-9 TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat. Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati
2 Korintus 9:10-11 Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kamu. Tuhan yang menyediakan baik benih bagi penabur dan roti untuk dimakan. Siapa yang menyediakan benih dan roti bagi kita? Tuhan Yesus. Benih untuk ditabur, bukan untuk disimpan! Pada waktu kita menabur, maka Tuhan Yesus akan menyediakan benih bagi kita, menumbuhkan dan melipatgandakannya.
Tahun 2021 sesuai dengan tema GEKARI adalah tahun multiplikasi. Jika kita menginginkan sebuah multiplikasi, maka kita harus menabur. Jika kita belum menabur, maka tidak akan ada sesuatu yang tumbuh, apalagi bermutiplikasi.
Benih harus ditabur dan jangan disimpan karena lama kelamaan akan menjadi busuk. Hari ini Tuhan memberikan kepada kita benih, maka hari ini juga kita harus menabur. Jika hari ini kita menabur, maka besok benihnya tidak sama lagi, Tuhan akan menambahkan benih tersebut.
Segala sesuatu yang ada di dalam hidup kita dapat dijadikan benih untuk dilipatgandakan (contoh kepandaian, kesehatan, waktu, uang, berkat-berkat jasmani, dll).
Lukas 16:10-15 (baca) Waktu kita menabur, terkadang kita menabur adalah kita sedang mengerjakan milik orang lain. Ayat 12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?. Kita harus bertanggung jawab terhadap semua harta, uang, pekerjaan yang dipercayakan kepada kita baik itu kepada Tuhan dan pemimpin kita. Kita juga harus menjaga, memelihara dan merawat yang Tuhan percayakan kepada kita agar Tuhan menambahkannya lagi kepada kita.
Markus 4:24-25 (baca) Beribicara tentang ukuran. Pada waktu kita bermurah hati untuk pekerjaan Tuhan dan melakukannya dalam ketaatan dan iman kepada Tuhan Yesus, maka Tuhan akan menambahkan segala sesuatunya bagi hidup kita, Tuhan pasti memberkati hidup kita.
Kejadian 26:1-35 Ishak menabur pada waktu tahun kering (ada tantangan/masalah) dan Tuhan melipatgandakannya seratus kali lipat. Ishak melakukannya karena dia mentaati apa yang Tuhan perintahkan kepadanya.
Mari kita renungkan bersama. Kita yang selama ini taat melakukan perintah Tuhan yaitu memberikan persepuluhan, apakah Tuhan memberkati hidup kita? Ya. Firman Tuhan mengajar kita untuk memberikan persepuluhan bukan untuk Tuhan mengambil dari apa yang kita miliki, tetapi Tuhan mengajar kita benih, supaya kita mempunyai untuk hari-hari ke depannya.
Mari kita lihat dan perhatikan bagaimana Tuhan memelihara kita sampai hari ini. Kita bukan hanya menerima jumlah/nilai yang sama dari Tuhan, tetapi kita menerima berkelipatan dari jumlah/nilai sebelumnya. Dari mana semua itu datang? Karena kita selalu taat memberi persepuluhan.
