Skip to content

ALLAH YANG MEMANGGIL KAMU KEPADA PERSEKUTUAN DENGAN ANAKNYA, YESUS KRISTUS TUHAN KITA ADALAH SETIA

Ps Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu 17 Januari 2021

Pembacaan Alkitab : 1 Korintus 1 : 9


Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia.

Yang memanggil saudara hari ini adalah Tuhan Yesus , yang memanggil kita untuk mengikuti Dia adalah Bapa sendiri. Bapa memanggil kita untuk masuk ke dalam KerajaanNya dan untuk masuk ke dalam persekutuan dengan Tuhan Yesus. Dan tidak ada satu orang pun yang dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah kalau tidak dipanggil oleh Tuhan Yesus.

Hari ini kita ada karena kita dipanggil oleh Tuhan dan ketika kita mendengar Firman Tuhan pun kita dipanggil oleh Tuhan, bukan karena keinginan manusia, bukan juga oleh karena perbuatan manusia,
tetapi Allah sendiri yang memanggil saudara.

Dan waktu Tuhan memanggil maka ada orang-orang yang respon atau alkitab menyebutnya “Terpanggil” dan lebih luar biasa lagi bahwa ada orang-orang yang secara khusus dikhususkan. Secara khusus Tuhan membawanya untuk menjadi orang-orang pilihannya untuk melayani.

Di dalam kerajaan Allah, anak-anak itu adalah hamba-hambanya Tuhan. Sekalipun dia anak, dia melayani sebagai hamba. Tuhan Yesus pun disebutkan hambaku akan berhasil (Yesaya 52: 13).

Waktu kita diangkat menjadi anak, semuanya dipilih dan dipanggil untuk menjadi hamba-hambanya Tuhan, apapun penyebutan kita dalam kehidupan sehari-hari tetapi sebenarnya kita semua adalah hamba-hamba Tuhan. Karena hanya ada dua, kalau bukan hamba Tuhan berarti hambanya iblis. Tidak ada grey area atau wilayah abu-abu , di zaman ini tidak ada wilayah abu-abu. Hanya ada Terang atau Gelap! Tidak ada wilayah tengah-tengah.

Saudara harus tahu dimana kita dipanggil? Di dalam Terang atau Gelap ?


Banyak orang dipanggil sebelum mengenal Tuhan ,sebelum mengerti bahwa Tuhan berbicara (Yes 45 : 1-13 ). Dan Tuhan memanggil kita sebelum kita mengenal Tuhan, untuk itulah kita harus tahu bahwa Mengenal Tuhan dan Berjalan bersama Tuhan adalah Berkat yang terbesar dalam hidup
kita. Karena begitu banyak orang dalam kegelapan , tidak mengenal Tuhan , tidak berjalan bersama dengan Tuhan, dan bahkan mungkin kita ada dirumah Tuhan tetapi kita tidak mengenal Tuhan.

Ayub 42 : 5, Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.

Di dalam pasal pertama dalam Ayub, Tuhan sendiri bersaksi tentang Ayub, bahwa ia seorang yang lurus. Tetapi hidup lurus belum tentu mengenal Tuhan. Orang baik belum tentu mengenal Tuhan. Kita harus mengenal Tuhan sampai Dia mengubah hidup kita menjadi orang baik menurut standarNya Sorga.

Tuhan ingin kita mempunyai pengalaman pribadi dengan Dia. Tuhan rindu dari setiap kita pribadi benar-benar mengenal Dia dan berjalan bersama dengan Dia. Itulah sebabnya Bapa mengutus putra tunggalnya yaitu Yesus Kristus, supaya Dia mati dan menanggung dosa seisi dunia,dan bukan hanya kita diselamatkan tetapi kita semua menjadi anak-anak Bapa di sorga. Semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus diundang, dipanggil, diajak, ditarik untuk menjadi bagian kerajaan Allah dan kita
diubahkan hidupnya supaya kita belajar mengenal Dia dan berjalan bersama Tuhan. Tidak ada yang lebih indah selain kita mengenal dan berjalan bersama Tuhan.


Setiap orang dapat bersedih, merasa sulit dalam hidup, seperti mengalami situasi berat jikalau tidak berjalan bersama dengan Tuhan, tetapi jika kita dapat bersukacita, karena kita berjalan bersama
Tuhan. Hanya berjalan dengan Tuhanlah kita mempunyai pengharapan yang pasti, tidak takut bahaya, sebab Tuhan menyertai kita dan Tuhan yang menerobos setiap jalan kita. Inilah berkat anakanak Tuhan yaitu mengenal dan berjalan bersama dengan Dia.

Mazmur 32 : 8 – 9, Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. Janganlah seperti kuda atau bagal yang tidak berakal, yang kegarangannya harus dikendalikan dengan tali les dan kekang, kalau tidak, ia tidak akan mendekati engkau.


Tuhan sendiri yang akan mengajar dan menunjukan jalan yang harus kita tempuh. Ia ingin mengajarkan kita untuk mendengar suara-Nya, mengajar kita langkah demi langkah untuk kita lebih lagi mengenal Dia.
Tuhan mengatakan: “Mata-Ku tertuju kepadamu”, artinya Tuhan sendiri yang memperhatikan kita.


Bagi setiap kita belum terlambat di awal tahun ini untuk bertanya kepada Tuhan apa yang harus kita selesaikan disepanjang tahun ini.
Bagaimana kita dapat mengenal suara-Nya dan berjalan bersama Tuhan Tuhan sendiri yang memanggil ?

1.Tuhan sendiri yang memanggil

1 Samuel 3 : 1- 15, Kisah dimana Tuhan memanggil Samuel untuk menjadi nabi-Nya. Tuhan sendiri yang memanggil Samuel sampai tiga kali, tetapi ia belum mengenal suara Tuhan. Demikian pun dengan kita, Tuhan akan memanggil kita berkali-kali sampai kita datang kepada Tuhan.
Bagi setiap orang yang di panggil, berarti siap untuk dikuduskan, dibenarkan, dan dipermuliakan.


Roma 8 : 29 – 30, Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga
dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Dalam ayat pembacaan kita sudah di jelaskan, bahwa Allah memanggil kita di dalam persekutuan…, dalam bahasa asli persekutuan diterjemahkan “Menjadi satu dengan Anak-Nya”.
Kita bukan hanya sebagai anak-Nya tetapi menjadi satu dengan Tuhan Yesus sendiri.


Ayat 7, Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya. Samuel adalah pelayan sepenuh waktu di dalam rumah Tuhan, tetapi dia pun belum mengenal Tuhan, sampai Tuhan memanggil sendiri.


Kalau Tuhan belum pernah berbicara kepada kita, belum pernah memanggil kita , kita tidak akan pernah mengenal Tuhan. Perjuangan manusia akan sia-sia sampai Tuhan sendiri datang membawa
kita mengenal Tuhan.

Anugrah besar kalau kita dapat mengenal Tuhan saat ini. Bagian terpenting dalam hidup manusia adalah mengenal Tuhan , mengenal suara Tuhan, dan berjalan bersama Tuhan.

2. Kita butuh bantuan orang yang lebih dahulu mengenal Tuhan / mendengar suara Tuhan

Ayat 8, Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi, untuk ketiga kalinya. Ia pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta katanya: “Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?” Lalu mengertilah Eli, bahwa Tuhanlah yang memanggil anak itu.


Setiap orang percaya yang rindu dapat mendengar suara Tuhan, baik anak-anak atau orang dewasa. Tidak ada yang terlalu muda, tidak ada yang terlalu tua , bahkan tidak ada orang bodoh atau pintar untuk dapat mendengar suara Tuhan.
Kita beribadah di gereja supaya kita dituntun untuk mendegar suara Tuhan.

3. Firman Tuhan

Ayat 21, Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.


Jika ingin mendengar suara Tuhan kita harus memulainya dengan membuka Firman Tuhan. Waktu kita menerima Firman, mulai renungkan dan jalani Firman Tuhan tersebut maka kita akan hidup, beruntung dan berhasil.

Pertama Tuhan akan berbicara secara audible, tetapi primary setiap hari Tuhan akan berbicara dengan perantaraan Firman Tuhan. Sekalipun kita bisa mendengar atau mendapatkan mimpi tetap primary adalah Firman Tuhan.


Tuhan menyatakan diri kepada kita melalui FirmanNya.
Mulai ambil Alkitab kita , berdoa dan minta tuntunan Tuhan . Tuhan akan mengajar kita, dan waktu Tuhan memberitahukan kepada kita sebagai rhema. Renungkan Firman Tuhan tersebut, sampai Firman itu menjadi bagian hidup kita maka yang keluar dari hidup kita adalah Firman. Waktu
tantangan datang yang keluar bukan lagi ketakutan, bukan pikiran kita sendiri atau pengalaman kita sendiri, tetapi Firman yang akan keluar dalam hidup kita.

Sebab apa yang kita renungkan itu yang akan keluar dalam hidup kita.
Yosua 1 : 8, Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Tuhan rindu berbicara pribadi kepada kita.
1 Sam 3 : 10, Lalu datanglah Tuhan , berdiri disana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab “Berbicalah, sebab hamba-Mu ini mendengar.”

Kunci untuk mendengar suara Tuhan adalah :
1 Sam 3 : 3, Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci Tuhan ,tempat tabut Allah. Samuel tertidur dalam hadirat Tuhan , dia tertidur setelah merenungkan kitab Taurat itu, dan Tuhan
mulai berbicara kepadanya.

Untuk mengenal Tuhan dan masuk dalam panggilan Tuhan ada harga yang harus dibayar yaitu dengan segenap hidup kita , kita berikan kepada Tuhan.
Setiap orang dipanggil secara spesifik, dan Tuhan mau mengangkat kita menjadi kepala dan bukan ekor. Kita ini adalah anak, tapi saat kita datang kepada Tuhan datanglah sebagai hamba yang merendahkan diri dihadapan Tuhan, dan hapus semua pengalaman kita supaya Tuhan berbicara lagi
yang baru kepada kita .

Tuhan sedang mencari orang-orang yang mau dekat di hadiratNya. Berikan waktumu untuk menantikan Tuhan.

No results found...