Skip to content

BERKAT TUHAN

Ps. Debora Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu, 12 Februari 2023

Tuhan tidak pernah berubah, firman-Nya tidak berubah dan kekal di surga. Setiap kali Tuhan berfirman maka firman-Nya pasti terlaksana, itu sebabnya tidak ada bagian dari firman Tuhan yang dibatalkan. Bahkan Kedatangan Tuhan Yesus tidak membatalkan hukum Taurat, melaikan untuk meneguhkan dan menggenapinya.

Dalam Wahyu 22 : 18 – 19 (baca) menjelaskan bahwa barangsiapa menambahkan dan mengurangi firman Tuhan akan dihukum. Firman yang kita terima harus ditaati, karena taat kepada firman pasti alami berkat. Itu sebabnya, persekutuan kita dengan Tuhan dan firman-Nya tidak akan pernah sia-sia, karena dari Tuhan tidak pernah sia-sia selalu ada buah yang kita terima 1 Korintus 15 : 58.

Tuhan dan Firman-Nya diatas semuanya, tidak tegantung kepada situasi dan kondisi apapun, bahkan tergantung kepada pendapat kita perasaan kita.  Tuhan adalah Tuhan, Dia tidak bergantung kepada kita, kitalah yang seharunya bergantung kepada Tuhan. Perkataan Tuhan akan terlaksana dalam hidup kita,  asalkan jika kita percaya dan menerima firman itu. Kesimpulan: Tuhan dan firmanNya dapat dipacayai dan dipegang dalam hidup kita.  

Apa itu berkat? Semua hal yang kita terima dari Tuhan, Jika Tuhan memberkati kita maka hal itu berarti kita akan diberkati seluruhnya, bukan sebagian saja.

Warning : Ada satu area yang sering ditipu dan diserang oleh setan dalam kehidupan kita, area itu adalah AREA KEUANGAN! Mengapa demikian? Karena setan tidak mau pekerjaan Tuhan terlaksana di dalam dan melalui hidup kita.

Uang adalah “alat tukar” di muka bumi ini, di Surga kita tidak membutuhkan uang. Karena di bumi ini membutuhkan uang, maka pemberitaan injil dan pekerjaan Tuhan membutuhkan uang. Itu sebabnya setan akan terus menyerang membuat teralihkan dan terhalang.

Dan untuk menang atas serangan itu, kita membutuhkan perlengkapan senjata rohani dan itulah firman Tuhan. Iblis menyerang area keuangan yang pas-pasan maupun berkelimpahan tujuannya agar mengalihkan perhatian kita dari Tuhan. bukan soal uang maupun jumlah.

Tuhan mau kita berkemenangan dalam keuangan, bukan hanya untuk kebutuhan tetapi jauh lebih banyak dari hal itu supaya dengan keuangan kita dapat mendukung pemberitaan Injil dan pekerjaan Tuhan yang besar 

Roma 12 : 1 – 2 (baca) Jangan kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubalah melalui pembaharuan budimu. Artinya kita harus mengubah persepi, padaradigma, cara berpikir kita.

Dunia ini akan berkata; kekurangan, terbatas, krisis, dsb. Tetapi di dalam Kristus kita alalmi hidup dalam kelimpahan. Yohanes 10 : 10 (baca) dari ayat ini kita belajar dua hal;  Iblis adalah pencuri, daripadanya datang kutuk, tetapi dari Tuhan Yesus selalu ada berkat dan kelimpahan.

Tuhan kita adalah Bapa yang murah hati, Dia memberikan segala semuanya apa yang Ia miliki. Bapa tidak memberikan apa yang Dia tidak punya. Kecelakaan, kerugian, kutuk, penyakit, kematian, bukan berasal dari Tuhan. Tuhan selalu memberikan apa yang terbaik, Dia sempurna, terang, jelas, tidak mendua dan tidak berubah-ubah.

Amsal 10 : 22  Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

Psalm 10 : 22 nkjv  – The blessing of the Lord makes one rich, And He adds no sorrow with it. Artinya berkat Tuhan menjadikan kita kaya, dan Tuhan tidak menambhkan kesulitan dalam setiap berkat yang diberikan-Nya. Dengan kata lain Berkat dari Tuhan tidak disertai kutuk, kematian, kecelakaan, kerugian, dsb.

Untuk mengalami berkat-Nya, maka Tuhan mau agar kita :

Taat dan lakukan semua firman Tuhab.

Ulangan 28 : 1 – 3 “Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. Berkat bukan hanya datang, tetapi overtake you “menguasai”

Kita harus mendengar dan perhatikan firman Tuhan baik-baik. Pada waktu kita taat maka kita akan mengalami kelimpahan. Tuhan Yesus berkata, Siapa megasihi Aku, dia melakukan firman-Ku. Karena dalam ketaatan kepada firman kita akan  mengalami upah yang besar.

Ketaatan kepada semua firmanNya akan mendatangkan berkat.  Matius 6 : 33 Tuhan menghendaki kita terus-menerus, setiap waktu mencari Tuhan dan bersekutu dengan-Nya maka segala sesuatu (berkat) akan ditambahkan.

Carilah Tuhan, jangan cari apa yang dicari orang-orang (pemenuhan kebutuhan hidup), karena dari Tuhanlah segala sesuatu itu berasal. Tuhan tahu apa yang kita perlukan, Dia akan memberkati kita berkelimpahan, melampui yang kita perlukan.

Ulangan 28 : 8, 12 – 14  Tuhan bahkan memerintahkan berkat kepada kita. Sejak seseorang mencari Tuhan bersungguh hati maka dia pasti akan diberkati. Tuhan bahkan membuka semua perbendaharaanNya yang melimpah dan mencurahkannya kepada kita.  Taat kepada firman selalu ada jamiman, karena penjaminya adalah Tuhan sendiri, asalkan kita tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dengan menyembah allah yang lain.


Roh uang “mammon” mengusai banyak orang, sehingga mereka jatuh karena cinta akan uang. Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan. Itu sebabnya, jangan bersekutu dengannya. Waktu kita hanya bekerja/ berusaha mengejar uang lebih dari Tuhan. Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui

Kita harus mempersembahkan tubuh kita, artinya tubuh kita bekerja untuk Tuhan, melayani Tuhan.

Di rumah Bapa ada aturan, itu yang harus kita taati karena kita adalah anak-anak Bapa. Hanya ada berkat yang Bapa berikan, itu sebabnya jangan campur atau kompromi dengan dosa dan kutuk.  Jangan kompromi Tuhan mau kita taat sepenuhnya, supaya kita diberkati. Kutuk datang ketika kita ada diluar berkat. Seperti  halnya gelap ada, kerena tidak terang. Tuhan tidak menciptakan Dia hanya menciptakan terang.

Prinsip dalam rumah Bapa; berkat dan aman, jika kita keluar dan menyimpang ke kanan ke kiri kita akan alami kutuk.  Kita harus tinggal dalam lingkaram berkat.

2 Raja-raja 5 : 15 – 25 Bahkan dalam menerima pemberian kita harus berdoa. Tidak semua pemberian adalah berkat Tuhan. Elisa tidak menerima pemberian Naaman, karena lebih dari pemberian Naaman, Elisa mau agar Naaman menghormati Tuhan dan beribadah kepadaNya. Namun hamba Elisa dengan berdusta dia mengambil pemberian yang tidak seharusnya miliki, akibatnya dia alami kutuk (kusta) yang dialami oleh Naaman.

Kita harus  hidup dalam kebenaran, maka kita akan mengalami berkat dan kelimpahan yang sebenarnya yang Bapa telah sediakan bagi kita. Siapakah yang harus kta kejar? TUHAN! bukan hal yang lain. Jangan menyimpang ke kanan dan ke kiri.

Yeremia 17 : 7 – 8 (baca) Hidup kita seperti pohon yang di tanam, di tepi aliran sungai, jangan pindah dari batang air itulah Tuhan Yesus yang adalah sumber. Itulah hidup kita, sebagai anak-anak rumah Bapa, kita dipelihara dan diberkati. Amin

No results found...