Skip to content

BETAPA HEBAT KUASA TUHAN YESUS BAGI KITA YANG PERCAYA

Apostle DR. Daniel Henubau

(Ringkasan Khotbah 8 April 2018)
Pembacaan Alkitab : Efesus 1:15-23

Kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati adalah karya Allah Bapa di surga untuk memproklamirkan kemenangan Tuhan Yesus di kayu salib, yaitu kemenangan atas iblis, kuasa dosa, kutuk, dan maut. Paskah adalah satu deklarasi kemenangan atas iblis oleh Tuhan Yesus Kristus.

Ayat 15-17, Banyak orang mengaku percaya dan mengenal Tuhan Yesus, tetapi sebenarnya mereka belum mengenal-Nya dengan benar. Mereka mungkin beribadah, tetapi mereka masih berkarakter duniawi, mereka juga masih percaya kepada dukun, dan pengajaran/ pengobatan alternative, ramalan nasib dan lain-lain. Sebagai orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, kita harus terus bertumbuh semakin dewasa rohani supaya kita dapat mengenal Tuhan Yesus dengan benar.

Ayat 18 “Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang…..”. Tidak ada seorang pun yang memiliki mata hati yang terang kecuali Tuhan Yesus yang memberi terang ke dalam rohnya. Pikiran dan rancangan kita dengan pikiran dan rancangan Tuhan sangat berbeda seperti langit dan bumi (Yesaya 55:8-9). Tetapi Tuhan Yesus yang datang dari surga ke bumi menjadi jembatan bagi kita untuk dapat terhubung dengan surga. Semua yang dari bumi, baik itu kekayaan dan apapun yang kita miliki tidak dapat menyelamatkan hidup kita, hanya Tuhan Yesus yang datang dari surga yang dapat menyelamatkan hidup kita dan menerangi roh kita dengan firman-Nya dan Roh Kudus.

“….Betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus”. Kita sebenarnya adalah orang berdosa yang mewarisi dosa turunan dari Adam sejak kita masih dalam kandungan (Mazmur 51:7). Tidak ada orang yang merdeka dari dosa kecuali DNA nya sudah di ganti. Kita semua punya DNA Adam untuk hidup di bumi, dan untuk hidup di surga harus diganti dengan DNA Kristus

Semua yang ada di bumi penuh dengan ketidak pastian, tetapi yang dari surga penuh dengan kepastian, karena yang dari surga (Tuhan Yesus) yang akan membawa kita ke surga (Yohanes 3:31; 8:23-24; 6:38). Kita jangan berharap bisa ke surga jika yang kita percayai/ ikuti belum pernah ke surga. Selama kita hidup dalam persekutuan dengan Kristus di dunia ini, kita sudah mengalami kemuliaan Tuhan dan kesempurnaannya kita akan alami dalam kekekalan.

Ayat 19-21, Betapa hebat kuasa Tuhan Yesus bagi kita yang percaya, kuasa kebangkitan Kristus yang menjadikan kita lebih dari pemenang oleh karena Kristus yang mengasihi kita (baca Roma 8:37).

Ayat 22-23 Puji Tuhan, bahwa Tuhan Yesus menganugerahkan kepada kita kuasa yang sama dengan kuasa yang dimiliki-Nya karena kita adalah anggota tubuh-Nya (Jemaat).

Matius 28:1-2, Ketika Tuhan Yesus bangkit dari kematian-Nya terjadi gempa bumi yang hebat. Tuhan Yesus sanggup menembus batu besar yang menutupi kubur-Nya. Batu besar tersebut bukan digulingkan oleh malaikat untuk Tuhan Yesus, melainkan untuk murid muridnya supaya mereka bisa masuk melihat kubur yang kosong. Dalam persekutuan dengan Tuhan Yesus, dan oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita, maka kitapun dapat mempraktekkan kuasa Kebangkitan Tuhan Yesus yaitu kuasa supranatural Roh Kudus, sehingga apapun yang menghalangi hidup kita saat ini, kita pasti sanggup membuat berbagai terobosan dalam kehidupan dan pelayanan kita, khususnya di GDS.

Tidak ada seorangpun yang bisa menghalangi kuasa Kebangkitan Kristus. Setiap orang yang berusaha menghalangi pekerjaan Tuhan pasti roboh, Tuhan akan tetap berjalan maju. Kita harus menjadi sahabatnya Tuhan dalam pekerjaan-Nya. Kita tidak boleh menjadi musuh-Nya, kita tidak boleh melawan Tuhan dan otoritas rohani dalam Gereja-Nya, karena Tuhan menghendaki kita mengalami kuasa Kebangkitan-Nya kini dan di sini selama kita hidup di dunia ini sampai kita masuk ke dalam kekekalan.

Perbuatan baik yang kita lalukan tidak bisa menolong kita masuk ke surga karena di hadapan Tuhan semua itu hanya seperti kain kotor (Yesaya 64:6). Manusia tidak bisa menolong Tuhan, Tuhanlah yang menolong manusia.

Untuk apa Tuhan Yesus bangkit? Roma 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Firman Tuhan ini memiliki perspektif kekinian dan keakanan, artinya apa yang Tuhan frimankan berlaku untuk kita sekarang dan di sini, tetapi dengan syarat Roh Tuhan harus ada dalam diri kita maka barulah mujizat dapat terjadi.

Banyak orang hanya mencari mujizat, kemudian setelah mendapatkan mujizat, ia begitu mudah melupakan Tuhan. Firman Tuhan menjelaskan “lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka” (Matius 5:30) Artinya jika Tuhan menyembuhkan kita, maka kita harus menyadari bahwa, Tuhan menyembuhkan kita karena Tuhan mau memakai hidup kita. Dan jika Tuhan memberkati hidup kita maka Tuhan ingin kita melayani Tuhan.

Roh Dia… diam di dalam kamu” artinya bukan tinggal hanya sementara saja, melainkan untuk selama-lamanya. Roh Kudus adalah Satu Pribadi dari Tuhan yang punya kuasa supranatural. Jika Dia ada dalam kita maka Dia akan menghidupkan tubuh kita. Apapun kelemahan dan penyakit kita, Tuhan sanggup menjamah dan menyembuhkan kita. Jika Roh Tuhan tinggal di dalam kita maka kita bisa berkata bahwa segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku (Filipi 4:13)

Pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib adalah pengorbanan yang supranatural (Imamat 17:11) Sejak manusia jatuh dalam dosa maka hukuman dosa adalah maut. Dari perspektif kekekalan, dosa itu dimulai dari pemberontakan lucifer di surga.

Ketika manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, maka manusia diberikan kebebasan untuk memilih, apakah memilih taat kepada Tuhan atau dengar suara iblis (pemberontak). Kita harus sadar bahwa semua hal yang negatif akan dengan mudah mempengaruhi yang baik. Iblis akan selalu berusaha mempengaruhi kita dengan hal-hal yang negatif melalui pikiran, perasaan dan perbuatan serta perkataan. Kita harus tegas menolak dan mengusir iblis dari kehidupan kita, jangan mau diperdaya oleh iblis. Kuasa Tuhan Yesus yang tak terbatas ada di dalam kita, oleh sebab itu kita harus melawan segala tipu muslihat iblis.

Sejak jatuhnya Adam dalam dosa, maka semua manusia berada dalam dosa dan tidak perlu lagi diajari untuk berbuat dosa.

Perbedaan antara Adam dan Tuhan Yesus. Ketidak taatan satu orang (Adam) membuka pintu bagi semua orang untuk menjadi orang berdosa (DNA Adam). Demikian juga ketaatan satu orang (Tuhan Yesus) membuka pintu bagi banyak orang untuk dibenarkan dengan sempurna di hadapan Allah dan diterima oleh-Nya (DNA Kristus). Baca Roma 5:17-19. Salib adalah bukti ketaatan 100% Tuhan Yesus kepada Allah Bapa di surga. Lawan dari ketaatan adalah pemberontakan. Iblis memberontak, manusia memberontak, dosa membuat manusia memberontak kepada Allah pencipta, maka harus datang yang dari surga yang darah-Nya tidak terkontaminasi oleh dosa yaitu darah dari Tuhan Yesus. Salib adalah pernyataan kemenangan Tuhan Yesus atas iblis (1 Korintus 1:18).

Paskah adalah bukti kemenangan Tuhan Yesus. Di antara hari Jumat (kematian) sampai hari Minggu (kebangkitan), Tuhan Yesus turun ke dalam alam maut. Pemegang segala kunci alam maut yaitu iblis sudah dihancurkan kuasanya (Wahyu 1:18).

Perbuatan Adam maupun Kritus sama-sama mempengaruhi seluruh dunia. Kematian diwariskan kepada semua orang yang ada di dalam Adam. Kehidupan diwariskan kepada semua orang yang ada di dalam Kristus. Masing-masing adalah kepala dari satu golongan orang. Allah melihat setiap orang sebagai golongan Adam atau golongan Kristus (Roma 5:14 & 1 Korintus 15:22).

Kolose 2:12-14, Setiap kali kita berbuat dosa sebenarnya kita berhutang nyawa, oleh sebab itu harus ada yang membayar bukan kepada iblis tetapi membayar dengan ketaatan kepada Allah Bapa. Dan hal itu sudah dilakukan oleh Tuhan Yesus yang darah-Nya tidak bernoda dan tidak ada dosa (baca 1 Petrus 2:22-24).

Roma 3:25, Tuhan Yesus melalui Darah-Nya yang tercurah di salib memperdamaikan kita dengan Allah Bapa di surga. Tuhan Yesus tidak sama dengan yang lain, Ia datang dari surga. Oleh sebab itu kita yang percaya kepada-Nya pasti akan selamat dan memperoleh hidup yang kekal bersama Dia di surga (Yohanes 3:16)

Jumat Agung dan Paskah adalah berkat yang pertama dan terbesar dari kuasa darah Tuhan Yesus Kristus bagi kita yang percaya yaitu kita diperdamaikan dengan Allah sehingga hubungan kita dengan Allah dipulihkan menjaadi hubungan Bapa dengan anak. DNA Tuhan Yesus telah mengalir dalam hidup kita dan menjadikan kita menjadi anak-anak Allah Bapa disurga. Sebagai anak-anak Allah, maka kita harus hidup benar di hadapan Tuhan, mencerminkan kemuliaan Tuhan, dan melalui hidup kita nama Tuhan dipermuliakan.

Hanya di dalam Tuhan Yesus ada kebangkitan, ada kepastian kemenangan. Berkat kuasa darah Tuhan Yesus penting untuk kita praktekkan setiap hari. Kita harus senantiasa membina hubungan intim dengan Tuhan Yesus melalui doa dan firman-Nya agar kita pun berhak dengan iman setiap saat memercikan darah Tuhan Yesus masuk ke dalam roh, jiwa, dan tubuh kita, maka kita berkuasa untuk hidup berkemenangan.

Iblis kerjanya mencuri, membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10a), dan kita hanya bisa kalahkan dia dengan kuasa darah Tuhan Yesus. Iblis juga menyamar seolah-olah bisa menolong kita (2 Korintus 11:14-15). Iblis juga menyerang semua yang kita miliki, iblis menyerang kesehatan, harta benda, keluarga bahkan gereja kita. Oleh sebab itu kita harus senantiasa mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya agar Tuhan menambahkan segala seuatunya ke dalam hidup kita (Matius 6:33)

Kematian Tuhan Yesus di kayu salib dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati sangat besar berkatnya bagi kita yang percaya yaitu: Kita senantiasa berada di dalam jalan kemenangan-Nya (2 Korintus 2:14), kita dilepaskan dari segala kutuk (Kolose 2:14), dan Tuhan memberikan kepada kita kehidupan dan pelayanan. Adalah suatu hak yang sangat istimewa jika Tuhan memakai kita untuk melayani Dia di dalam dan melalui Gereja-Nya.

Tuhan mengasihi kita dengan kasih yang kekal dan Tuhan ingin kita hidup dalam damai sejahtera-Nya yang melampaui pikiran dan perasaan kita (Filipi 4:7). Seringkali iblis bisa masuk dalam hidup kita karena kita tidak mengalami damai sejahtera, penuh kegelisahan dan kekuatiran. Mari kita serahkan hidup kita kepada Tuhan Yesus dan mengasihi serta melayani Dia dengan segenap hati dan hidup kita di dalam dan melalui Gereja-Nya (GDS) supaya kita mengalami “betapa hebat kuasa Tuhan Yesus bagi kita yang percaya kepada-Nya”. Amin

No results found...