Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah 24 November 2019 Pembacaan Alkitab: 2 Tawarikh 20 : 20b…
HIDUP DALAM PEWAHYUAN ROH KUDUS
Ps Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah 20 Oktober 2019
Pembacaan Alkitab : Markus 16 : 9 – 20
Setiap kali kita mendengar seseorang menyampaikan kesaksian, hal itu adalah kabar yang luar biasa, karena melalui kesaksian itu Tuhan sedang menyatakan kepada kita bahwa kita juga harus mengalaminya sebagai berkat dan anugerah Tuhan dalam hidup kita. Kesaksian tentang Tuhan Yesus akan terus hidup, berkuasa, dan akan terus diberitakan.
Markus 16 : 10 – 14 Sekalipun yang menyampaikan kesaksian bahwa Tuhan Yesus hidup adalah orang-orang yang menyaksikan-Nya secara langsung, namun tetap saja banyak orang yang mendengar kesaksian itu tidak percaya bahwa Tuhan Yesus telah bangkit dan hidup. Mengapa mereka tidak percaya? Karena yang mereka butuhkan adalah PEWAHYUAN!
Dalam alkitab bahasa Indonesia, kata pewahyuan ditulis dalam beberapa bagian. Pewahyuan yang benar hanya datang dari Allah, datang oleh karena Roh Kudus.
ILHAM/ WAHYU
Pewahyuan dalam pengertian yang lain disebut sebagai ilham 2 Timotius 3 : 16 “segala tulisan yang diilhamkan Allah…†Jadi banyak orang bisa membaca alkitab, tetapi jika tidak diilhamkan/ diwahyukan Allah, maka mereka tidak dapat memperoleh apa-apa.
Jadi, jika segala sesuatu TIDAK DIILHAMKAN maka tidak hidup dan berkuasa, sehingga tidak bisa mengajar, tidak dapat menyatakan kesalahan, tidak dapat memberi tuntunan, sekalipun alkitab ini bermafaat untuk mengajar dan menuntun hidup kita. Tanpa pewahyuan dari Roh Kudus, alkitab ini tidak berarti apa-apa. Seseorang bisa membaca alkitab hanya untuk dimengerti dengan pikirannya, tanpa ilham dan pewahyuan dari Roh kudus alkitab tidak dapat menjamah dan mengubahkan hatinya.
HIKMAT
Di bagian lain pewahyuan juga disebut HIKMAT ALLAH. Amsal 8 : 1 – 6 (baca) Pewahyuan/ hikmat dari Tuhan akan mengarahkan kita dalam membuat pilihan atau mengambil sebuah keputusan, setiap kali kita berada di persimpangan (pilihan).
Hikmat akan menunjukkan kepada kita jalan yang harus kita tempuh. Tuhan selalu berbicara di dalam hati kita untuk mengarahkan dan mendorong kita bergerak maju. Karena dari hatilah terpancar seluruh kehidupan kita. Tuhan mengajar kita melalui hikmat yang dinyatakan-Nya dalam hati kita, sehingga kita mengatakan dan melakukan perkara-perkara yang TEPAT!
PENGERTIAN
Kisah para rasul 8 : 30 – 31 (baca) Sida-sida dari Etiopia (seorang pejabat yang terpelajar) tidak mengerti kitab Yesaya yang dibacanya ketika ditanya oleh Filipus, karena dia tidak menerima pewahyuan, hikmat dan pengertian untuk mengerti isi kitab tersebut. Tanpa bimbingan dari Roh kita tidak akan mengerti firman Tuhan, karena Roh Kuduslah yang memberikan pengertian/ pewahyuan ke dalam roh dan hati manusia untuk mengerti dan memahami firman Tuhan.
Ayub 32 : 7 – 9 (baca) Bukanlah orang yang sudah lanjut usianya yang memiliki hikmat dan pengertian tetapi hati/ roh kita yang dipenuhi oleh Roh Kuduslah yang memberikan pengertian hikmat dan pewahyuan kepada kita, sehingga kita tahu jalan kehidupan kita.
Ayub 34 : 14 – 15 (baca) ayat ini berbicara tentang pewahyuan, karena segala sesuatu yang dihembuskan oleh Roh Kudus melalui pewahyuan akan hidup dan berarti. Sebaliknya jika Tuhan menarik kembali Roh-Nya (hikmat, pengertian, ilham) maka akan mati dan tidak bisa mengerti apa-apa.
Kejadian 2 : 7 Roh Kuduslah yang memberikan kehidupan, melalui hembusan-Nya (pewahyuan dan hikmat dan penegrtian) semua yang mati akan hidup dan berarti. Itulah sebabnya Amsal 29 : 18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat… Karena jika seseorang mempunyai pewahyuan hikmat dan pengertian maka dia dapat menjaga hidupnya benar, tahu arahnya, mengerti tujuan hidup, dan memahami jalan kehidupannya.
Pada watku murid-murid berkumpul sedang berdoa menantikan Janji Bapa, di Yerusalem tiba-tiba terdengar bunyi seperti tiupan angina keras, Roh Kudus berhembus di tengah-tengah mereka dan saat itu juga terjadi perubahan, murid-murid yang ketakutan itu diubahkan dan penuh dengan kuasa Roh Kudus.
Semua orang membutuhkan pewahuan ilham hikmat dan pengertian oleh Roh Kudus untuk hidup Efesus 1 : 16 – 17 Bapa di Surga memberikan kepada kita Roh HIKMAT dan WAHYU. Segala sesuatu sudah diberikan kepada kita, setiap kita hidup dengan potensi, karunia, telenta yang Tuhan sudah siapkan.
Pada waktu penciptaa, dari hari pertama sampai hari kelima Tuhan sudah siapkan segala sesuatu sebelum dia menciptakan manusia pada hari ke enam. Sebelum kita dilahirkan Tuhan sudah menyediakan segala sesuatu untuk hidup kita, bahkan rancangan luar biasa bagi masa depan kita. Tetapi kita membutuhkan hikmat pengertian dan pewahyuan untuk menghidupinya.
Kejadian 2 : 5 Segala sesuatu sudah Tuhan siapkan dan ciptakan tetapi butuh seorang yang diurapi yang diberikan pewahyuan, hikmat dan pengertian yang dituntun oleh Roh Kudus untuk mengelola dan mengusahakan sehingga potensi, talenta, karunia itu menghasilkan buah dan bermultiplikasi sesuai dengan kehendak Allah.
Efesus 1 : 17 – 18 (baca) Kita diberikan Hikmat dan wahyu untuk mengenal Tuhan dan mengenal rencana-Nya dalam hidup kita bahwa betapa kayanya kemuliaan yang Tuhan siapkan dan berikan di tangan kita untuk dikelola. Artinya, ada begitu banyak potensi, talenta, dan karunia yang Tuhan berikan, dan Dia mau supaya kita kelola dan kembangkan dan bermultipilkasi untuk kemuliaan-Nya.
Pewahyuan ilham dari Roh Kudus, hikmat dan pengertian akan mengubahkan hidup kita, sehingga kita tahu panggilan Tuhan dalam hidup kita.
Ayat 19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya. Segala kuasa telah diberikan kepada Tuhan Yesus Kristus, Matius 28 : 18. Semua itu diberikan kepada kita di dalam Kristus pada waktu kita mengenal Tuhan dan mengalami pewahyuan hikmat dan pengertian oleh Roh Kudus, sehingga kita menerimanya dengan iman dan mengalami kuasa-Nya.
Markus 16 : 14 Tiga kali murid-murid mendengar kesaksian bahwa Tuhan Yesus hidup namun mereka tetap tidak percaya, hingga akhirnya Tuhan Yesus menampakkan diri-Nya di tengah-tengah mereka ketika mereka sedang makan, dan menegur kedegilan hati dan ketidak percayaan mereka. Pewahyuan adalah kasih karunia Tuhan. Ada banyak kesempatan Tuhan datang dan berbicara dalam kehidupan kita secara tidak terduga, itulah pewahyuan ilham dan pengertian.
Markus 16 : 10 Pada waktu kita mengikuti Tuhan Yesus, Tuhan rindu untuk agar kita terus-menerus mengalami pewahyuan di dalam Dia dan melalui firman-Nya. Pada waktu pewahyuan itu datang, maka yang harus kita siapkan adalah hati terima dan percaya, jangan tidak percaya, skeptik, dsb.
Ibrani 1 : 1 Pada zaman dahulu Tuhan berbicara dengan berbagai cara kepada nenek moyang. Artinya Dia terus berbicara berulang kali untuk menyatakan kehendak-Nya.
Matius 18 : 16 Kalau Tuhan berbicara, Dia tidak akan berbicara hanya sekali saja, tetapi Tuhan akan berbicara dengan dua atau tiga orang saksi. 2 Raja-raja 4 : 8 – 9 Kita harus mengenali Tuhan berbicara melalu pewahyuan yang kita terima, itu sebabnya buka hati kita untuk peka dan mendengar Tuhan berbicara.
Matius 16 : 15 – 17 kita harus mengalami :
1.  Pewahyuan tentang Tuhan Yesus harus kita alami secara pribadi dalam diri kita.
Jangan hanya mengenali Tuhan Yesus di pintu (Sebagai Juruselamat saja), tetapi kenali Dia sebagai Jalan, kebenaran dan hidup, kita harus mengenali Tuhan secara benar karena kita mengalami persekutuan dengan-Nya setiap hari. Sejauh pengenalan kita akan Tuhan, akan menentukan sejauh itu juga perjalanan hidup kita, sebanyak itu pewahyuan Tuhan yang kita terima dalam hidup kita, bahkan sebesar itu kita akan mengalami betapa hebat kuasa-Nya dalam hidup kita.
2.  Pewahyuan dari Tuhan Yesus, tentang siapa diri kita
Jika kita sudah terima pewahyuan tentang Tuhan Yesus, maka kita juga harus bertumbuh untuk mengalami Pewahyuan dari Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesus akan berbicara tentang siapa diri kita (identitas) yang sebenarnya, dan mengubahkan diri kita sesuai dengan rencana dan kehendak-Nya, contoh; Simon- Petrus, Abram- Abraham, yakub menjadi Israel. Pada waktu pewahuyan tentang siapa dirinya diterima dari Tuhan, maka hidup orang itu diubahkan. Sehingga pada saat itu juga POTENSI DAN KARUNIANYA DILEPASKAN DAN BERTAMBAH DALAM DIRI ORANG TERSEBUT. Amin
3.  Mengalami Kesaksian dari Tuhan Yesus.
Markus 16 : 20 Pada waktu kita berjalan bersama dengan Tuhan Yesus, Dia bukan hanya menyatakan diri-Nya di dalam kita, tetapi Dia sendiri akan memberikan kesaksian untuk membuat tanda-tanda dan mujizat yang menyertai kita yang percaya kepada-Nya. Bukan kita yang berusaha dan berjuang, tetapi Tuhan sendiri akan menyertai kita dengan tanda-tanda untuk meneguhkan panggilan dan pewahyuan yang kita dari Tuhan.
4.  Mengalami penyertaan dari Tuhan Yesus
Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya…. Pada waktu kita menerima pewahyuan kita tidak boleh duduk diam, tetapi kita harus bergerak. Kalau kita punya pewahyuan dan hikmat, maka kita tahu apa yang Tuhan mau kita kerjakan. Sehingga Tuhan pun akan turut menyertai kita dan meneguhkan dengan tanda-tanda dan mujizat. Amin!
