Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah 24 November 2019 Pembacaan Alkitab: 2 Tawarikh 20 : 20b…
ALLAH SENANTIASA BEKERJA UNTUK KEBAIKAN KITA
Aps. DR Daniel Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 6 Oktober 2019
Pembacaan Alkitab : Roma 8 : 28 – 32
Tuhan menghendaki dan memanggil semua orang untuk diselamatkan, karena Tuhan tidak menghendaki seorang pun binasa, tetapi kenyataannya tidak semua orang terpilih dan diselamatkan, mengapa? karena yang terpilih dan yang diselamatkan hanyalah mereka menjawab dan memberikan respon terhadap panggilan Tuhan.
Tuhan punya rencana yang indah buat setiap kita, tetapi rencana Tuhan itu akan terlaksana, apabila kita memberikan respons terhadap firman Allah. Semua orang dipanggil oleh Tuhan, namun juga diberikan kebebasan untuk memilih. Itulah mengapa saat ini kita ada di dalam Tuhan dan gereja-Nya, karena kita sudah menjawab panggilan Tuhan.
Tuhan selalu meminta tanggung jawab dari kita untuk panggilan Tuhan, dan tanggung jawab kita adalah : “ya Tuhan, Ini aku, utuslah aku†baca Yesaya 6 : 8.
Roma 8 : 29 Tuhan bekerja mendatangkan kebaikan bagi kita supaya kita bisa menjadi serupa dengan Kristus.
Roma 8 : 30 Tuhan memuliakan kita dalam setiap pengalaman dan kesaksian hidup kita, dimana kita mengalami berkat, mujizat, dan terobosan dari Tuhan, supaya melalui semuanya itu kita memuliakan Tuhan. Tuhan lebih dulu mengasihi dan mengangkat kita supaya kita mengasihi dan memuliakan Tuhan. Tujuan dari Tuhan memberkati kita dengan segala berkat dan kelimpahan adalah supaya kita melayani Tuhan.
Roma 8 : 31 Apapun tantangan yang kita hadapi kita tahu jelas Allah sedang bekerja untuk kebaikan kita, karena Allah ada di pihak kita. jika Allah dipihak kita siapakah yang dapat melawan kita.
Roma 8 : 32 Hal ini menunjukkan bahwa kasih Tuhan tranpa batas, Anak-Nya sendiri Dikaruniakan kepada kita, bagaimana mungkin Dia menahan kasih dan kebaikan kepada semua orang. Allah yang telah menyatakan diri-Nya di dalam dan melalui Putra Tunggal-Nya yaitu Tuhan Yesus Kristus adalah Allah yang sedang dan terus bekerja untuk kebaikan anak-anak-Nya, yaitu kita semua yang percaya dan menghasihi-Nya.
Tuhan tidak pilih kasih, tetapi kasih-Nya dinyatakan bagi kita yang memberikan respon kepada-Nya, karena Tuhan lebih dulu telah mengasihi kita. Walaupun kasih kita masih terbatas, namun Tuhan mau memakai hidup kita untuk menyatakan kasih-Nya bagi dunia ini.
Tuhan memakai raja Daud, karena Daud memiliki pengalaman ketika dia melarikan diri dari raja Saul, ketika itu Daud berpura-pura tidak waras pikirannya di hadapan raja Abimelekh sehingga dia diusir, maka berdasarkan pengalaman ini raja Daud kemudian menulis
Mazmur 34 : 8 – 11 (baca) Daud menyadari bahwa dia bisa terluput dari bahaya dan ancaman karena hikmat dari Tuhan, Mazmur 34 : 20 Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu; ayat ini menunjukkan bahwa di jalan Tuhan bukan berarti tidak ada persoalan. Selama kita masih di bumi ini kita masih dikelilingi dengan semua hal yang negatif, yang dipengaruhi oleh penghulu udara, itulah iblis dan roh-roh jahat Efesus 2 : 2, itulah sebabnya kita selalu diserang dan ditekan.
Tuhan bekerja dalam setiap keadaan untuk mendatangkan kebaikan, sekalipun ada tantangan, kesulitan, tidak ada harapan, tetapi Dia tetap bertindak meluputkan kita, dan memberikan jalan keluar bagi kita. Apapun tantangan dan kesulitan yang kita alami, Dia selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan karena Allah itu baik. Itu sebabnya kita harus senantiasa bekerja sama dengan Tuhan.
Rasul Paulus yang dipimpin oleh Roh Kudus juga menulis pengalamannya dengan Tuhan 2 Korintus 4 : 6 Sebab Allah yang telah berfirman: “Dari dalam gelap akan terbit terang!”, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus.
Sekalipun ada kegelapan, tetapi selalu ada terang kemuliaan Tuhan. Kadang kita masuk dalam terowongan yang gelap, namun di ujung terowongan itu ada terang, jadi jika sedang ada dalam keadaan “gelap†tetap setia mengikuti Tuhan, dan jangan lari meninggalkan Tuhan dan gereja-Nya (GDS) selalu ada waktu Tuhan yang tepat, Tuhan selalu bekerja sesuai dengan rencana-Nya bagi kita.
Wajah Tuhan selalu memberikan terang kemuliaan. Pada saat kita sedang bergumul, ingat Tuhan Yesus karena di hadapan-Nya ada sukacita yang berlimpah-limpah Mazmur 16 : 11. Tuhan rindu agar terang kemuliaan-Nya terus menyinari hati dan hidup kita.
2 Korintus 4 : 7 Mengapa kita harus alami hal-hal yang tidak kita inginkan? Supaya kuasa dan mujizat Tuhan dapat terjadi dan dinyatakan dalam hidup kita. Kita diumpakan sebagai bejalan tanah liat, tetapi bejana itu akan menjadi mahal dan bernilai, karena ada harta yang sangat mulia di dalan bejana, itulah Roh Kudus dan Firman Tuhan. Kita menjadi milik Tuhan dan bernilai luar biasa karena Roh Tuhan dan firman-Nya ada di dalam hati kita. Itulah sebabnya kita harus terus-menerus dipenuhi oleh Roh Kudus dan dikuasai firman Tuhan. Roh Kudus dan firman Tuhan adalah KENDALI DARI TUHAN bagi hidup kita, supaya kita tetap ada di jalan dan rencana Tuhan.
Menjadi anak Tuhan tidak berarti bebas dari persoalan, kita masih ada di bumi ini, namun respon kita seharusnya jangan lari dari Tuhan, dan mempersalahkan siapapun. Karena kita sedang berada di wilayah musuh, itu sebabnya kita harus pakai dan aktifkan selengkap senjata Allah.
Di depan musuh kita sekalipun, Tuhan selalu menyediakan hidangan Mazmur 23 : 5. Tidak ada orang yang menang dari kuasa kegelapan selain dari mereka yang hidupnya dikuasai dan dipimpin olehRoh Tuhan dan firman Tuhan.
2 Korintus 4 : 8 – 10 (baca) Begitu hebat serangan dan tekanan rasul Paulus alami, tetapi Tuhan senantiasa meluputkannya dari semua itu. Kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus, maka hal yang perlu kita tahu adalah kita tidak akan disenangi oleh musuh. Itulah sebabnya ketika kita menjadi percaya, maka hal berikutnya kita harus terus-menerus bertumbuh supaya kita tidak jatuh, dan kembali kepada hidup yang lama.
2 Petrus 2 : 20 (baca) Jika kita tergoda dan jatuh, maka kita harus cepat keluar kembali. Jangan sampai kita lari dari Tuhan, kalau kita jatuh pun kita harus cepat bertobat dan kembali kepada Tuhan, maka Tuhan akan mengangkat kita kembali. JANGAN KECEWA DAN MUDNUR, TETAPI SETIA SAMPAI MUJIZAT TERJADI.
Di tengah pergumulan yang berat bagaimanapun, keadaan yang sulit apapun, kita harus tahu bahwa KUASA TUHAN TIDAK PERNAH BERUBAH, karena Tuhan tidak pernah berubah, Dia sanggup memberikan kepada kita hikmat dan jalan keluar sesuai dengan pewahyuan yang Dia berikan. Bagaimanapun hal direkayasa oleh orang-orang tertentu (dipakai oleh roh-roh jahat) untuk menjatuhkan dan menghempaskan kita dengan kejahatan dapat diubahkan Tuhan menjadi berkat bagi kita, jikalau kita tetap di jalan Tuhan. Semua hal yang negative diubahkan Tuhan menjadi positif Kejadian 50 : 20. Tuhan sanggup mengubahkan kutuk menjadi berkat karena Tuhan mengasihi kita Ulangan 23 : 5. Nehemia 13 : 2.
Begitu ada tantangan kita harus ucapkan dengan iman; “bahwa Allah selalu bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi sayaâ€Â
Jangan pernah tawar hati, ataupun kecewa dan lari dari hadapan Tuhan, tetapah setia dan taat, karena kita akan melihat bahwa Tuhan akan membuat MUJIZAT yang luar biasa dalam hidup kita.
Mazmur 103 : 2 – 5 (baca) Jangan lupakan segala kebaikan Tuhan, karena biasanya begitu ada kesulitan kita lupa apa yang sudah Tuhan buat dalam hidup kita. apa itu kebaikan Tuhan? Tuhan menyelamatkan kita, Dia mengampuni segala kesalahan dan menyembuhkan menebus kasih setia kita dari lubang kubur, yang memahkotai kita dengan rahmat, memuaskan hasratmu dengan kebaikan-Nya, sehingga masa muda kita menjadi baru seperti burung rajawali.
Mengapa Tuhan berbuat baik kepada kita? Supaya kita sungguh-sungguh dipakai-Nya Tuhan mengehndaki agar kita dipakais acara luar biasa. Kepahitan, kekecewaan, tawar hati, ketersinggungan, semua itu adalah atmosfir di dalam padang gurun yang kering dan tandus.
Tuhan Yesus pernah datang ke dalam bumi ini, Dialah sumber keberhasilan dan kesuksesan kita, dan Dia adalah Allah yang tidak pernah gagal, Ayub 42 : 2. Jika kita belajar untuk di dalm Tuhan Yesus, kita akan belajar hidup dari kemuliaan kepada kemuliaan yang semakin besar. Yohanes 10 : 10.
Pola Allah bagi keberhasilan dan kesuksesan kita, bukanlah berdasarkan kemampuan kita (yang selalu gagal dan terbatas), tetapi bergantung kepada ketidak terbatasan kasih dan kuasa-Nya di dalam hidup kita. Kasih dan kuasa-Nya yang membuat kita mengalami mujizat demi mujizat supranatural dalam hidup kita, Amin!
