Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah 24 November 2019 Pembacaan Alkitab: 2 Tawarikh 20 : 20b…
JADILAH KUAT DALAM KEKUATAN KUASA-NYA
Ps. Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 29 September 2019
Pembacaan Alkitab : Efesus 6 : 10 – 20
Siapakah orang-orang yang akan masuk ke dalam peperangan rohani? Yaitu kita semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, begitu kita percaya dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat, maka pada saat itulah kita masuk ke dalam peperangan rohani, karena iblis dan roh-roh jahat akan menyerang kehidupan kita. Roh Tuhan yang ada di dalam diri kita selalu bertentangan dengan roh-roh jahat yang menguasai dunia ini, itu sebabnya Iblis selalu berperang melawan Tuhan dan pasukan-Nya, dan kita adalah pasukan-pasukuan Tuhan.
Kekuatan / kuasa yang kita miliki, ada di dalam kita pada saat kita menerima Tuhan Yesus, itulah Roh Kudus yang memerintah dan menguatakan hidup kita setiap saat. Roh Kudus yang membangkitkan Kristus dari kematian, adalah Roh yang sama yang membangkitkan hidup kita. Jadi di dalam Kristus kita sebenarnya bukanlah orang-orang yang lemah, karena kita diperlengkapi dengan perlengkapan senjata Allah Efesus 6 : 11 – 12. Tuhan sudah berikan perlengkapan senjata, sudah tersedia, itu sebabnya kita harus ambil dan pergunakan, supaya kita dapat bertahan melawat tipu muslihat iblis.
Segala hal yang buruk, sakit penyakit, merusak, penderitaan, pergumulan bukan berasal dari surga, tetapi berasal dari bumi ini. Tuhan Yesus sudah menebus kita di atas kayu salib, sehingga oleh kematian dan kebangkitan-Nya, Ia memberikan kita kuasa untuk hidup berkemenangan.
Efesus 6 : 13 – 18 (baca) Kita pakai perlengkapan senjata Allah, supaya kita dapat mengadakan perlawanan pada hari-hari yang jahat, dan tetap bertahan dan berdiri pada waktu kita menyelesaikannya. Tuhan tidak membiarkan kita lemah, tetapi Dia memberikan kepada kita seluruh perlengkapan senjata Allah mulai dari kepala hingga kaki. Justru iblis ketakutan menghadapi kita, karena selama ada seorang anak Tuhan (kita) yang diurapi dengan kuat dan kuasa Roh Kudus, maka hal itu berarti ancaman dan akan menghancurkan pekerjaannya.
- Berdiri tegap; artinya seorang yang harus siap sedia dalam segala situasi untuk menghadapi apapun, berjaga-jaga. Berdiri tegap juga berarti keteguhan iman, tidak ragu-ragu, tidak takut/ gentar, karena kita memiliki firman Tuhan
- Berikat pinggangkan kebenaran; kebenaran adalah Tuhan dan firman-Nya, diluar Kristus tidak ada kebenaran
- Berbaju zirahkan keadilan; keadilan di dalam Kristus, dan bukan keadilan manusia.
- Berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera; rela untuk melayani Tuhan, dan sedia diutus untuk memberitakan Injil.
- Perisai iman; memadamkan semua panah api dari si jahat, ada banyak jenis panah berapi yang dipakai iblis untuk menyerang pikiran perasaan dan hati kita, namun cukup satu perisai iman kita bisa memadamkan semua jenis serangan. Itulah sebabnya kita harus miliki iman yang terus bertumbuh bedasarkan firman Tuhan yang adalah kebenaran. Milikilah perisai iman yang besar dengan membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari.
- Ketopong keselamatan; waktu kita alami keselamatan dalam Kristus, kita juga memiliki perlindungan
- Pedang Roh, itulah firman Allah yang kita denger, baca dan renungkan setiap saat.
Yosua 1 – 6 Setelah Musa hamba Tuhan itu meninggal maka Tuhan pun menunjuk Yosua abdi Musa itu untuk menggantikannya menjadi pemimpin atas Israel, karena sebelum Musa meninggal dia telah memilih dan mengangkat Yosua di hadapan segenap bangsa Israel menjadi penggantinya, dan sejak Musa menumpangkan tangan atas Yosua, maka Roh Tuhan yang ada pada Musa diimpartasikan ke kepada Yosua.
Yosua 1 : 2 (baca) Sebelum Yosua mulai memimpin bangsa Israel masuk dan merebut tanah Kanaan, yaitu tanah perjanjian, Yosua harus MENERIMA FIRMAN TUHAN terlebih dahulu secara pribadi, dimana dia harus mendengar langsung dari Tuhan sendiri yang berfirman kepadanya.
Setiap janji dan berkat sudah/ telah Tuhan berikan kepada kita, tetapi ada peperangan yang harus kita hadapi supaya kita merebutnya, karena iblis tidak rela membiarkan hal itu digenapi dan dialami dalam hidup kita, karena iblis akan menghalangi kita. tetapi kita bukanlah orang yang lemah.
Hal yang pertama yang dialami oleh Yosua sebelum memimpin Israel adalah rhema firman Tuhan. Hal ini penting bagi kita, sebelum untuk memulai sesuatu yang baru dalam hidup kita, kita membutuhkan rhema firman Tuhan, yang dicatat, dan diperkatakan!
Yosua 1 : 1 – 9 Tuhan berfirman kepada Yosua, dan terdapat tiga kali Tuhan berkata dan meneguhkan Yosua, supaya Yosua “kuatkan dan teguhkanlah hatimuâ€Â. Namun pada waktu Tuhan mengulangi perkataan-Nya yang ketiga kalinya Tuhan bahkan MEMERINTAHKAN; Dalam Ayat 9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Dengan kata lain MENJADI KUAT dan TEGUH HATI bukanlah anjuran, atau nanti, tetapi jelas merupakan PERINTAH TUHAN, dan hal itu harus dilakukan sekarang!
Siapa yang harus menguatkan diri kita? Jika Roh Tuhan sudah ada, rhema firman Tuhan sudah ada, dan perlengkapan rohani sudah kita pakai? DIRI KITA SENDIRI! Bangkitkanlah roh dan jiwa kita! firman adalah pegangan hidup bagi kita setiap hari bukan hanya pengalaman yang dulu, tetapi perintah, dan kuasa, firman Tuhan adalah pedang/ senjata untuk menyerang!
Bagaimana kita menggunakan firman itu? UCAPKAN DAN DEKLARASIKAN FIRMAN TUHAN ITU! dalam pertempuran kita harus siap menghadapai apapun, tetapi kita akan tetap berkemenangan. Yohanes 8 : 32 (baca) Saat kita membaca firman Tuhan dan memiliki kebenaran, maka firman itulah yang akan memerdekakan kita dari ketakutan, intimidasi, dari segala sesuatu.
Mazmur 119 : 105 (baca) Firman memberikan petunjuk arah dan menerangi jalan kemana kita harus melangkah. Firman Tuhan hidup, kuat dan berkuasa dalam hidup kita, lebih tajam dari pedang bermata dua manapun. Kita harus bergaul dengan firman terus-menerus, supaya kita bisa membedakan apa yang benar, dan menjadi kehendak Allah, dengan yang salah dan bukan kehendak Allah.
Tuhan memberikan kepada kita otoritas dan kuasa dari surga untuk menghancurkan pekerjaan iblis yang terus menerus melawan pekerjaan Tuhan. Kita kuat dan teguh dalam menghadapi apapun, bukan karena kekuatan dan kepintaran kita, tetapi hal itu adalah pekerjaan Roh Kudus di hati kita.
Yosua 1 : 8 Tuhan memerintahkan Yosua untuk memperkatakan firman Tuhan dan merenungkannya siang dan malam supaya dia bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sehingga perjalanannya berhasil dan beruntung.
Yosua mengirim dua pengintai untuk mengintai kota Yerikho, kota berkubu dan pusat kekuatan iblis dan kuasa kegelapan di Kanaan. Tuhan akan memberikan terobosan besar, namun ita ahrus kuat dan teguh dalam firman. Terobosan
Dua pengintai mendengar kabar dari Rahab, bahwa semua orang Yerikho sudah gentar dan ketakutan ketika mereka mendengar tentang apa yang telah dilakukan Tuhan kepada orang Israel. Demikianlah kabar itu sampai kepada Yosua dan segenap orang Israel, itulah sebabnya mereka berani menyerang Yerikho. Iblis dan roh-roh jahat sebenarnya takut terhadap kehadiran anak-anak Tuhan! Karena kehadiran kita senantiasa disertai oleh Allah dengan para malaikat-Nya dalam jumlah yang lebih besar.
Yosua 3 : 5 Pada waktu bangsa Israel hendak menyeberang sungai Yordan untuk masuk tanah Kanaan Tuhan membuat terobosan sehingga air sungai terbelah, itulah sebabnya sebelum hal itu terjadi mereka harus menguduskan dirinya, karena Tuhan yang akan maju berperang dan menyatakan pekerjaan-Nya yang ajaib. Jika kita rindu supaya firman Tuhan dan nubuatan itu terjadi dan digenapi, maka kita harus KUDUSKAN DIRI KITA.
Yosua 5 : 13 – 15 Sebelum mereka menyerang dan meerbut kota Yerikho Tuhan datang dan menyatakan diri-Nya sebagai Panglima Bala Tentara Tuhan yang akan mengambil alih dan memimpin pertempuran. Peperangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi peperangan melawan iblis dan roh-roh jahat, itu sebabnya Tuhanlah yang menjadi Kepala Barisan kita.
Yosua 6 Yosua dan bangsa Israel diperintahkan oleh Tuhan untuk melakukan strategi berperang yang berbeda dari peperangan yang lain pada umumnya, dimana mereka harus mengelilingi kota Yerikho sekali selama enam hari para imam harus meniup sangkakala, tetapi mereka berjalan dengan diam, kemudian pada hari yang ketujuh mereka harus mengelilingi kota itu ketujuh kali dan pada waktu ketujuh kali mereka harus bersorak-sorai setelah mendengar bunyi sangkakala, maka tembok Yerikho itupun runtuh seluruhnya dan bangsa Israel masuk serta merebut kota itu!
Tuhan menjanjikan berkat, namun untuk merebut janji berkat itu harus berdasarkan rhema dari Tuhan, jika Tuhan yang berbicara, maka hal itu berarti Tuhanlah yang akan memimpin barisan. Peperangan rohani seperti itu, terkadang belum terlihat hasilnya, namun kita harus tetap teguh pegang janji Tuhan pakai firman Tuhan untuk berperang, karena pada waktu penghalang dihancurkan maka kita pasti akan merebut kemenangan dan berkat yang sudah Tuhan janjikan.
Roma 8 : 31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kita harus berpihak kepada Tuhan, hidup dalam kekudusan, dan kebenaran.
Yosua 23 : 10 Satu orang saja dari pada kamu dapat mengejar seribu orang, sebab TUHAN Allahmu, Dialah yang berperang bagi kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu. Setiap kali ada tantangan, pasti ada terobosan besar, karena Tuhan yang akan berperang ganti kita. Keluaran 14 : 14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja.”
Mazmur 118 : 6 – 7 TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku? TUHAN di pihakku, menolong aku; aku akan memandang rendah mereka yang membenci aku.
1 Samuel 14 : 6 … sebab bagi TUHAN tidak sukar untuk menolong, baik dengan banyak orang maupun dengan sedikit orang.” Jadikan ayat ini sebagai iman kita, jangan andalkan manusia, karena Tuhan sanggup dan tidak menolong kita dengan sedikit yang kita miliki.
Kisah Para Rasul 4 : 12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” Di dalam Kristus kita mengalami keselamatan!
Filipi 2 : 9 – 11 … supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, … Segala sesuatu sudah takluk di dalam Nama Tuhan Yesus!
Wahyu 12 : 11 Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. Oleh darah Yesus kita mengalami perlindungan dan kuasa, selain itu kita juga perkatakan berkat dan kemenangan setiap hari, perkataan kesaksian kita menghancurkan iblis!
Mazmur 34 : 8 Menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, malaikat-malaikat Tuhan diutus untuk membantu anak-anak Tuhan melakukan penuaian jiwa-jiwa. Apapun pergumulan kesulitan yang kita alami/ hadapi, selalu ada para malaikat Tuhan senantiasa ada dan berkemah di sekeliling kita, sehingga kita aman dan berkemenangan. Amin!
