Ps. Jesaya Henubau Ringkasan Khotbah Minggu, 26 November 2023 Berjalan bersama dengan Roh Kudus adalah…
KRISTUS HIDUP DI DALAM KITA
Ps. Debora Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu, 9 April 2023
Kita sedang mengalami REVIVAL, dimana Tuhan Yesus bangkit dan hidup di dalam kita. Itu sebabnya pada waktu kita merayakan Paskah, kita bukan hanya memperingati dan merayakan kebangkitan Tuhan yesus (sebagai sejarah atau pengetahuan agama) tetapi kita sedang mengalami kuasa kebangkitanNya bekerja di dalam diri kita.
1 Korintus 15 : 17, 20 – 23 jika Kristus tidak bangkit maka sia sia iman kita. Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung (yang Pertama) dari orang-orang yang telah meninggal. Demikianpun kita yang juga mati akan dibangkitkan bersama-sama dengan Kristus.
Jika Tuhan Yesus tidak hidup, maka semuanya tidak akan ada, justru Tuhan Yesus bangkit dan hidup supaya hidup kita dibangkitkan, dan ada hari esok(masa depan yang penuh harapan)
Kisah kebangkitan Kristus Lukas 24 : 5 – 8 (baca) Malaikat mengutip kata-kata yang diucapkan Tuhan Yesus di Galilea, untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi (peristiwa kebangkitan-Nya) MAKA murid-murid ingat apa yangTuhan yesus katakan.
JIKA TUHAN YESUS HIDUP DI DALAM KITA, DAN FIRMANNYA TNGGAL DI DALAM KITA, MAKA PERKATAAN KITA ADALAH PERKATAAN DEKLARASI YANG BERKUASA DAN AKAN TERGENAPI.
Apa bukti Kristus hidup di dalam kita?,
1. Saya punya iman dan memperkatakan firman, dan  mengalaminya,
Pengalaman pribadi yang kita alami dengan Tuhan adalah penggenapan firman dan kuasa-Nya (kesembuhan, berkat, pemulihan, penyediaan) dan hal itu tidak bisa disangkali. tahu kah kita bahwa kita adalah display/ etalase/ cerminan dari Tuhan Yesus yang hidup. Sehingga orang isa melihat dan mengalami Tuhan Yesus melalui hidup kita.
Pada waktu Tuhan Yesus dalam hidup di dalam kita, maka semua perkataan yang kita ucapkan. Adalah perkataan Tuhan sendiri, yaitu firman-Nya yang dari Surga yang dinyatakan/ dillepaskan di bumi ini. Ada kuasa dalam setiap perkataan kita. Karena bukan lagi diri saya lagi tetapi Kristus yang tinggal di dalam diri saya.
Galatia 2 : 20 namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.
2. Hati kita berkobar-kobar (roh kita menyala-nyala) oleh Roh Kudus
Tuhan Yesus menampakan diriNya kepada dua orang murid yang berjalan ke Emaus, namun murid-murid tidak mengenalNya, karena Tuhan Yesus mengenakan tubuh kemuliaan Lukas 24 : 25 – 27 Dua orang murid murung hati dan mata mereka tertutup, Tuhan menegur mereka karea lamban hatinya mengerti firman Tuhan.
Kemudian Ayat 30 – 32, 35 (baca)Murid – murid matanya terbuka, baru menyadari dan percaya bahwa itu adalah Tuhan Yesus ketika mereka melihat ciri-ciriNya yaitu ketika hati (roh) mereka berkobar kobar mendengar Tuhan Yesus menerangkan kitab suci, dan memecah-mecahkan roti bagi mereka dan mengucap syukur kepada Bapa. Tanda Tuhan Yesus hidup dalam kita, pada waktu hati kita berkobar kobar untuk Tuhan.
Tuhan Yesus menampakkan diriNya bagi semua murid Lukas 24 : 38 – 39 dan berkata kepada merekamengapa kamu tekejut dan timbul keraguan? Maka Tuhan Yesus membuktikan bahwa Dia hidup dan menyatakan diriNya dalam tubuh kebangkitan, sehingga mereka bisa menyentuhnya bahkan Tuhan Yesus meminta makan kepada mereka.
3. Tuhan Yesus hidup dalam daging dan tulang kita
Tuhan Yesus hidup dan menyatakan dirinya dalam semua anggota tubuh kita (artinya Tuhan Yesus dapat melihat, berkata-kata, mendengar, menumpangkan tangan, berjalan melangkah, berpikir, bergerak, dsb di dalam dan melalui tubuh kita
Markus 16 : 8 Tuhan Yesus sendiri yang memberitahukan diriNya dan keselamatan dengan perantaraan murid-muridNya. Jadi artinya melalui diri kita Tuhan Yesus menyatakan diri dan berbicara dan menyatakan kuasaNya.
Markus 16 : 15 – 18, 20 Ayat ini dapat terjadi dan kita alami hanya karena Tuhan Yesus hidup di dalam kita. Karena yang kita beritakan bukanlah tentang diri kita, atau pengetahuan tentang agama, tetapi yang kita beritakan adalah Tuhan Yesus sendiri. Sehingga Tuhan Yesus meneguhkan pemberitaan firmanNya dengan tanda heran dan mujizat.
Jika kita tahu bahwa Tuhan Yesus berbicara melalui mulut kita, maka kta harus menjaga perkataan kita kudus dan benar, karena perkataan kita punya kuasa yang besar.
Wahyu 1 : 5; 17 : 14 Tuhan Yesus adalah yang pertama dan yang Sulung yang bangkit dan memerintah atas raja-raja. Kuasa dan otoritas itu juga dberikan kepadakita, yaitu yang terpanggil, terpilih dan telah setia yang akan menang bersama dengan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sudah mengerjakan semuanya dan Dia telah menang, itu sebabnya kita yang percaya kepadaNya juga akan mengalami kemenangan.
Roma 8 : 11 kita akan mengalami Roh Kebangkitan dan Hidup, bahkan saat ini Roh kebangkitan itu di dalam hidup kita.
Apakah Tuhan Yesus sudah menjadi raja atas hidup kita? Jika Dia adalah Raja maka Dia akan memerintah dan berdaulat sepenuhnya atas hidup kita. Jika Tuhan Yesus tinggal dalam hidup kita maka kita akan mengami kelimpahan kasih karunia, damai sejahtera, kekuatan, kesehatan,
Jika Kristus hidup di dalam kita, maka apa yang harus kita lakukan:
1. Kita harus lebih bersandar kepada Roh Kudus.
Semakin kita bersandar maka kita akan mengalami manifestasi kuasa Roh Kudus. Bersandar selalu bergantung kepada pimpinan roh Kudus dalam segala hal. Kedewasaan rohani = Roh kita besar kuat memerintah jiwa dan tubuh kita.
2. Segala tuan tuan lain, pencuri berkat, roh roh jahat harus diusir keluar dari dalam diri kita.
Termasuk perkataan kita yang dapat mengundang roh roh jahat bekerja dalam diri kita. Roma 8 : 28-29, Matius 16:19 kita ikat dan lepaskan dengan kunci itukah kuasa perkataan kita.
3. Kristus hidup di dalam kita Galatia 2 : 20 Roma 6 : 11-13
Artinya kita harusmati terhadap diri sendiri (keinginan) untuk hidup bersama Kristus, dan menuruti kehendakNya. Kepentingan Tuhan diatas kepentingan kita/ manusia. 1 Timotius 6 :12
Efesus 4:15 kita berrtumbuh ke arah Kristus yang adalah kepala. Jangan bandingkan dari kita dengan orang lain tetapi bertumbuh ke arah Kristus, sehingga Kristus hidup sepenuhnya di dalam diri kita. Amin
