Skip to content

NAIK KE TINGKAT BERIKUTNYA

Ps. Jesaya Henubau

Ringkasan Khotbah Minggu, 7 Mei 2023

Kisah Para Rasul 1:1-11

Tuhan ingin kita naik ke tingkat berikutnya. Tuhan ingin tidak ada satu orang pun yang stagnan, tetapi  semua orang harus bertumbuh, berlipat ganda, bermultiplikasi, dan naik ke tingkat berikutnya.

Tuhan Yesus naik ke surga karena Dia naik ke tingkat berikutnya. Dengan naik ke surga, Tuhan Yesus menerima apa yang sudah Dia kerjakan selama ada di bumi.

Kerajaan Allah tidak pernah stagnan, tetapi selalu ada ekspansi di Kerajaan Allah.

Tuhan Yesus adalah Raja di atas segala raja, Dia adalah pencipta, Dia tidak pernah berhenti, Dia senantiasa ekspansi, dan menciptakan hal-hal yang baru.

Beberapa hal penting yang harus kita ketahui untuk naik ke tingkat berikutnya, yaitu:

1.Musim yang baru

Tuhan ingin hidup kita berkembang karena pada waktunya musim yang baru pasti terjadi di dalam hidup kita.

Para murid sudah melayani selama tiga setengah tahun bersama dengan Tuhan Yesus. Mereka secara fisik bersama Tuhan Yesus dan menyaksikan berbagai mujizat yang Tuhan Yesus lakukan seperti: orang yang lumpuh dapat berjalan, orang yang buta dapat melihat, badai/angin rebut diredakan, dll.

Ayat 9-10, Tiba waktunya musim yang baru harus dialami oleh para murid. Mereka menjadi saksi ketika Tuhan Yesus naik ke surga. Sebelum naik ke surga, Tuhan Yesus berjanji kepada para murid bahwa mereka akan menerima kuasa pada waktu Roh Kudus turun ke atas mereka, dan menjadi saksi Tuhan kemanapun Tuhan utus. Tuhan Yesus memerintahkan kepada para murid untuk mengerjakan apa yang sudah Tuhan Yesus kerjakan.

Dalam hidup ini, akan tiba waktunya kita masuk ke musim yang baru. Umur kita tidak akan pernah berhenti bertambah. Segala sesuatu di sekeliling kita akan terus berubah. Bahkan tubuh jasmani kita pun berubah karena usia kita bertambah. Oleh sebab itu, kita harus bertumbuh, berkembang, semakin maju, naik ke tingkat berikutnya, dan menerima tanggung jawab yang sudah Tuhan percayakan kepada kita.

Kenaikan Tuhan Yesus ke surga merupakan berkat yang luar biasa bagi kita yang percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus akan memampukan kita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari yang pernah Tuhan Yesus lakukan (Yohanes 14:12).

Tuhan Yesus tetap bekerja dan bergerak. Waktu Tuhan, itu yang terbaik. Apa yang Tuhan katakan dan sampaikan, itu pasti tepat waktunya oleh karena Dia adalah Tuhan yang mengatur saat dan waktu, mengangkat dan menurunkan raja, mengatur segala sesuatu tepat sesuai yang sudah dirancangkan-Nya (Daniel 2:21).

Pada waktu kita masuk dalam musim yang baru, kita tidak bisa dengan pola pikir dan cara yang lama, melihat segala sesuatu dengan cara yang sebelumnya. Kita harus melakukan hal yang baru dengan pola pikir yang baru yang sesuai dengan yang Tuhan perintahkan.

Kisah Para Rasul 1:13-14 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus

Ini waktunya bagi kita bergerak dan naik ke tingkat berikutnya. Kita bertanggung jawab untuk tempat-tempat yang sudah Tuhan percayakan kepada kita.

2. Roh Kudus

Tuhan memberikan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 1:4-5, 8).

Pada waktu kita menerima/mengalami impartasi kuasa Roh Kudus, itu adalah waktunya bagi kita untuk naik ke tingkat berikutnya.

Para murid tidak hanya sampai dibaptis dengan Roh Kudus karena untuk naik ke tingkat berikutnya, mereka harus dipenuhi dengan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 4:31), dipenuhi dengan Roh hikmat (Kisah Para Rasul 6:3). Untuk naik ke tingkat berikutnya, kita tidak cukup hanya dibaptis dengan Roh Kudus, kita harus dipenuhi dengan Roh Kudus, dan Roh hikmat.

Dalam pelayanannya, rasul Paulus senantiasa mengajarkan kepada semua orang percaya untuk menerima Roh Kudus agar mereka dipenuhi dengan Roh Kudus, bergerak dalam karunia-kariunia Roh Kudus (Kisah Para Rasul 19:5-6).

Rasul Paulus senantiasa bergerak dan mengikuti apa yang Roh Kudus perintahkan untuk dikerjakan (Kisah Para Rasul 13:4).

Pekerjaan Tuhan tidak pernah berhenti. Jika kita tidak mau bergerak, maka Tuhan Yesus akan memakai orang lain.

Roh Kudus tidak pernah berhenti bergerak. Roh Kudus senantiasa bekerja dan bergerak. Roh Kudus digambarkan seperti aliran sungai (Yohanes 7:38).

Ada sisi pilihan Tuhan, ada sisi ketaatan. Di satu sisi, Tuhan memilih orang-orang yang Tuhan lihat dalam kekekalan dan kemahakuasaan, dan di satu sisi ada ketaatan. Kisah Para Rasul 15:28; 16:2, Rasul Paulus dipakai Tuhan secara luar biasa karena dia dipilih oleh Tuhan dan dia senantiasa taat kepada perintah Tuhan.

Yang Tuhan mau adalah ketaatan kita. Pada waktu Tuhan sedang bergerak, maka kita juga harus bergerak.

Kisah Para Rasul 1:13, Para murid tetap taat menantikan janji Bapa digenapi. Mereka senantiasa bersekutu di ruang atas untuk berdoa. Karena ketaatannya, para murid pun  mengalami promosi dari seorang murid menjadi rasul.

Untuk naik ke tingkat berikutnya, dan mengalami terobosan baik secara fisik dan rohani, maka kita harus taat kepada kehendak/perintah Tuhan.

3. Ekspansi (Pertumbuhan)

Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Kita harus keluar dari kenyamaan kita sebagai seorang jemaaat dan selanjutnya menjadi orang yang bergerak bersama dengan Roh Kudus (menjadi saksi Tuhan, memberitakan firman Tuhan).

Tuhan ingin agar kita mengalami pertumbuhan. Jangan tetap sama sebelum dan setelah mengikuti sebuah pertemuan ibadah. Harus ada perubahan dalam hidup kita (contoh dari seorang yang gampang marah menjadi tidak pemarah lagi, dll).

Pada waktu kita dipenuhi dengan Roh Kudus, maka kita akan menjadi saksi Tuhan. Sebagai seorang saksi Tuhan, maka hidup kita harus berubah, atmosfir dalam hidup kita harus berubah (baik dalam rumah tangga, pekerjaan, dll).

Sebelum peristiwa Pentakosta/pencurahan Roh Kudus, pelayanan dari para murid hanya berada di sekitar Galilea, Yudea, Samaria. Tetapi setelah mereka menerima pencurahan Roh Kudus, maka pelayanan mereka sampai ke ujung bumi/bangsa-bangsa.

Pada waktu kita di ekspansi oleh Tuhan, maka kita mempunyai visi yang besar, iman yang besar, dan berpikir untuk hal-hal yang besar yang belum terpikir sebelumnya.

4. Melangkah

Ada orang yang sudah mengikuti ibadah Pentakosta/pencurahan Roh Kudus beberapa kali, tetapi mereka belum bergerak.

Dalam menantikan janji Bapa digenapi, para mudid melakukan apa yang Tuhan Yesus perintahkan yaitu berdoa. Pada waktu berdoa, mereka mengajak orang lain yang mau bergabung. Kisah Para Rasul 1:14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

Kita harus melangkah dan bergerak dengan mengajak siapa saja yang mau dan rindu bergabung dalam setiap pertemuan-pertemuan ibadah di GDS.

Kita tidak mengalami mujizat dan terobosan bukan karena Roh Kudus tidak bergerak, tetapi karena kita tidak bergerak.

Ketika para murid taat mengikuti perintah Tuhan, dan mereka mulai melangkah dengan mengajak orang lain yang rindu dan mau bergabung, maka jumlah orang yang percaya pun semakin bertambah. Dari awalnya 11 orang menjadi 120 orang (Kisah Para Rasul 1:15). Bahkan setelah mengalami kepenuhan Roh Kudus, jumlahnya bertambah dari 120  menjadi 3000 dalam sehari (Kisah Para Rasul 2:41).

Jangan tunggu orang lain bergerak, kita harus bergerak karena Tuhan sedang membawa kita masuk dalam musim yang baru. Tuhan membawa kita naik ke tingkat berikutnya. Amin.

No results found...