Skip to content

Pelayanan Persekutuan Doa Wanita oleh Ps. Kiya Cordeau

Persekutuan doa wanita yang biasanya diadakan satu kali dalam 1 bulan, pada kali ini dilayani oleh Ps. Kiya Cordeau. Ps. Kiya memberikan pengajaran dalam 2 sesi, dimana pada sesi ke-1, Ps. Kiya mengajarkan tentang nabiah wanita yang bernama Debora Hak 4.

Pada saat itu Hak 4, bangsa Israel melakukan hal yang jahat di mata Tuhan. Karena itulah Tuhan menyerahkan Israel ke dalam tangan musuh, Yabin dan ditindaslah orang Israel olehnya selama 20 tahun. Dan saat mereka melakukan hal yang jahat, mereka tidak dapat mendengar suara Tuhan, namun sebenarnya Tuhan tetap berbicara. Debora seorang nabi yang membuka hatinya pada Tuhan, maka Debora dapat mendengar suara-Nya yang berkata bahwa Dia akan memberi kemenangan atas Israel, sehingga nama Tuhan dipermuliakan. Dan Debora tetap setia untuk menghormati firmanNya sehingga ia memanggil Barak untuk maju berperang. Dan dikarenakan Barak tidak dapat mendengar firmanNya, maka Debora memegang kepemimpinan tentara Israel dan ia pergi berperang dengan berkat proteksi dari suaminya (istri yang tunduk pada suami).

Ps. Kiya menegaskan bahwa kita harus berdoa seperti Debora, yaitu tekun dan tetap mendorong (dengan puasa dan penyembahan). Dalam penyembahan, walaupun kita dalam lembah kekelaman, Ia akan memberikan pada kita kekuatan dan damai sejahteraNya. Dan kita harus selalu melihat upah yang akan kita dapat, saat doa kita dijawab. Jadi jangan menyerah, merasa lelah dan harus selalu siap saat Ia mengatakan bangkitlah dan nyatakanlah kemuliaan-Nya.

Dalam sesi ke-2, Ps Kiya mengajarkan doa. Terdapat 2 macam doa : doa untuk membangun hubungan pribadi antara kita dan dia, dan ada doa syafaat. Dalam doa untuk membangun hubungan, itulah saat kita berdoa dan mendengar saat Ia berbicara. Kasih karunia-Nya selalu baru setiap hari dicurahkan atas kita. Maka hampirilah Dia setiap hari dengan cara yang baru.

Doa syafaat adalah doa dimana kita pergi ke hadapan Tuhan sebagai perantara bagi orang lain untuk memohon karunia-Nya atas orang yang kita doakan. Pada Yak 2:23, kita adalah temanNya dan haruslah kita terus menerus mengetuk, tekun dan berkelanjutan. Ia yang selalu setia dalam firmanNya mengatakan bahwa Ia selalu mendoakan kita, anakNya. Dan saat kita berdoa syafaat, sebenarnya Ia pun turut berdoa bersama kita. Maka jangan lelah, tetap berdoa dan teguh sehingga bertumbuh dari iman kepada iman yang lebih besar. Amin.

Klik disini untuk melihat ringkasan kotbah

No results found...