Ps. Debora Henubau Ringkasan Khotbah 24 November 2019 Pembacaan Alkitab: 2 Tawarikh 20 : 20b…
MEMERINTAH BERSAMA DENGAN KRISTUS
Ps. Jesaya Henubau
Ringkasan Khotbah Minggu 22 September 2019
Pembacaan Alkitab : Matius 11 : 28 – 30
1. Datang kepada Tuhan agar setiap kuk, belenggu, yang membuat kita tidak bisa maju, yang menahan diri kita, yang membuat kita berbeban berat dan letih lesu dihancurkan/ dilepaskan dari hidup kita.
Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Kita yang percaya kepada Tuhan Yesus harus datang kepada-Nya. Setiap kali kita datang kepada Tuhan Yesus, maka kita tidak akan pernah ditolak, tidak pulang dengan tangan hampa, tidak pulang dalam keadaan yang sama, akan mengalami kesembuhan, kemerdekaan, kelepasan, terobosan. Tuhan Yesus yang memanggil kita untuk datang kepada-Nya, oleh sebab itu kita harus meresponnya dengan datang kepada-Nya.
Ada orang-orang yang mengalami beban berat dan masalah, mereka justru lari dari Tuhan, tidak mau datang beribadah kepada Tuhan. Padahal kebenarannya adalah setiap kali masalah datang, maka harus datang kepada Tuhan Yesus dan menyerahkan setiap beban dan masalah yang dihadapinya kepada Tuhan Yesus. .Setiap orang yang datang kepada Tuhan Yesus pasti akan mendapatkan berkat dan anugerah yang berlimpah-limpah.
Jika kita mulai letih lesu dan sepertinya gairah dalam mengikut Tuhan mulai menurun (api kita mulai padam), maka kita harus datang kepada Tuhan Yesus karena Dia adalah api yang menyala-nyala/Roh yang menyala-nyala. Kita yang datang kepada Tuhan Yesus tidak akan letih lesu lagi, tetapi roh kita akan tetap menyala-nyala.
Jika kita datang kepada Tuhan maka semua kuk dan dan belenggu akan dihancurkan, dan Tuhan akan memberikan kelegaan kepada kita.
Yesaya 9:2-3 Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.
Yesaya 10:27 Pada waktu itu beban yang ditimpakan mereka atas bahumu akan terbuang, dan kuk yang diletakkan mereka atas tengkukmu akan lenyap.
Yesaya 10:27 (NKJV) It shall come to pass in that day [That] his burden will be taken away from your shoulder, And his yoke from your neck, And the yoke will be destroyed because of the anointing oil.
Pengurapan Tuhan menghancurkan setiap kuk dan belenggu. Setiap kali pengurapan dicurahkan, maka beban-beban akan dihancurkan. Tantangan dan rintangan memang akan kita hadapi, tetapi Tuhan Yesus pasti memberikan hikmat, kekuatan, terobosan bagi hidup kita.
Pada waktu Daud diurapi menjadi raja, ia harus menghadapi berbagai tantangan, tetapi saat itu juga ia mengalami terobosan.
1 Samuel 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.
Sejak kita diurapi/ menerima pengurapan dari Tuhan, maka berkuasalah Roh Tuhan atas hidup kita. Tuhan akan mendorong kita untuk berdoa, membaca Alkitab, memiliki waktu yang lebih banyak dengan Tuhan, dan memakai hidup kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Dalam Perjanjian Lama, banyak orang yang dihinggapi pengurapan, tetapi khusus untuk Daud, pengurapan Tuhan turun dan tinggal di dalam hidupnya. Sedangkan dalam Perjanjian Baru, Tuhan Yesus berjanji memberikan â€ÂPenolong yang lain†yaitu Roh Kudus (Yohanes 14:16), yang akan tinggal di dalam hidup kita selama-lamanya. Ketika Roh Kudus tinggal di dalam hidup kita, maka Roh Kudus mulai menggerakan hidup kita. Setiap kita mempunyai pilihan untuk taat atau tidak taat. Jika kita taat pada Tuhan Yesus, maka kita akan menerima berkat yang melimpah. Tetapi jika kita tidak taat pada Tuhan Yesus, maka semua yang sudah Tuhan siapkan akan tertunda/ tidak terjadi.
Setelah Daud diurapi, maka Tuhan mulai bekerja melalui kehidupannya. 1 Samuel 16:14-23 (baca), Ketika Tuhan mengambil pengurapan dari hidup Saul, maka pagar perlindungan Tuhan atas hidup Saul pun terbuka dan roh-roh yang lain mulai menyerang hidup Saul. Kemudian Saul memerintahkan hamba-hambanya untuk mencari orang yang bisa main kecapi dengan baik dan pengurapan. Maka dibawalah Daud kepada Saul untuk main kecapi di hadapannya. Ketika Daud yang penuh dengan Roh Kudus memainkan kecapi di hadapan Saul, maka roh yang jahat yang menghinggapi Saul pun keluar.
Pada waktu pengurapan datang dalam hidup kita, maka semua kuk yang membelenggu, rasa tidak nyaman, letih lesu, dan semua beban berat yang kita alami, akan dihancurkan/ terlepas dari hidup kita. Ketika pengurapan Tuhan ada dalam hidup kita, maka di manapun kita berada, di situpun hadirat Tuhan hadir dan mujizat Tuhan dinyatakan.
2. Memerintah bersama dengan Kristus
Matius 11:29-30 Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan.
Kuk dalam ini bukan dipasang oleh roh-roh kegelapan/roh jahat/roh-roh dunia ini, situasi-situasi dunia ini, dan kesulitan yang kita hadapi. Apa kuk yang di maksud dalam ayat ini?
Yesaya 9:5-6 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.
Ketika Tuhan Yesus terlahir di bumi, Dia lahir dengan pemerintahan. Tuhan Yesus lahir ke bumi untuk membawa Kerajaan Allah ke bumi.
Kuk yang dipasang oleh Tuhan Yesus adalah untuk memerintah. Pada waktu kuk, beban, dan semua yang menekan kita dihancurkan, Tuhan memberikan beban lain yang ringan/enak yaitu memerintah bersama dengan Tuhan Yesus.
a. Tuhan yang memasang
Matius 11:29 â€ÂPikullah kuk yang Kupasang………..†Kita tidak bisa memasangnya sendiri, tetapi Tuhan sendiri yang memasang kuk tersebut ke hidup kita.
Setiap kita diberikan anugerah-Nya. Pada waktu kita memulai dengan apa yang kita miliki dan kita melakukannya dengan taat dan setia, maka Tuhan akan menambahkan segala sesuatunya dalam hidup kita. Banyak orang stag/ tidak mengalami pertumbuhan karena mereka tidak taat.
Jika kita menghitung kemampuan kita, mungkin kita berkata bahwa kita tidak mempu/bisa melakukan apa yang Tuhan percayakan kepada kita. Tetapi ketika pengurapan Tuhan mengalir dalam hidup kita, maka kita pasti dimampukan untuk melakukan apa saja yang Tuhan percayakan kepada kita.
Yohanes 3:27 Jawab Yohanes: “Tidak ada seorang pun yang dapat mengambil sesuatu bagi dirinya, kalau tidak dikaruniakan kepadanya dari sorga.
Pemerintahan Tuhan Yesus bukan diukur dari gelar yang kita miliki. Kalau pemerintahan kita tidak dikaruniakan dari Tuhan, maka tidak ada urapannya.
Jika kita diberi kasih karunia dari Tuhan Yesus, maka kita bisa memerintah bersama dengan Tuhan Yesus. Ada orang berusaha memerintah, tetapi tidak diberikan kasih karunia. Tetapi ada juga orang yang sudah mendapatkan kasih karunia dari Tuhan, namun tidak mau bergerak, maka ia pun tidak akan bertumbuh dan tidak mengalami kemajuan.
Kita harus setia kepada apapun yang Tuhan percayakan kepada kita untuk melayani-Nya. Kita jangan memilih bidang pelayanan dalam melayani Tuhan.
b. Kita harus belajar dari Tuhan Yesus
Matius 11:29  …….Belajarlah dari pada-Ku………â€Â. Sebagai seorang anak, Tuhan Yesus selalu taat kepada Allah Bapa. Oleh sebab itu, Ia pun senantiasa mengajarkan kepada kita untuk taat. Kita harus melihat cara hidup Tuhan Yesus, melakukan apa yang Tuhan Yesus lakukan.
Kita ditetapkan untuk memerintah bersama dengan Tuhan Yesus. Kita ditetapkan untuk berhasil. Tuhan Yesus memerintah dan berhasil 100%, tidak ada cacat dan kegagalan sedikitpun dalam hidup-Nya.
Roma 8:29 & Kisah Rasul 1:1 (baca), Kita harus mengikuti teladan Tuhan Yesus. Apa yang Tuhan Yesus sudah kerjakan, kemudian baru Dia ajarkan. Apa yang Tuhan Yesus ajarkan, adalah apa yang telah Dia selesaikan/Dia sendiri telah menang. Jika kita belajar kepada Tuhan Yesus berarti kita punya jaminan kemenangan karena Tuhan Yesus telah menang. Jika kita belajar dari Tuhan Yesus, tidak ada beban yang berat.
c. Kita harus memliki karakter Kristus
Matius 11:29  .karena Aku lemah lembut dan rendah hati……….†Jika ingin memerintah bersama dengan Kristus, maka kita harus memiliki karakter Kristus yaitu lemah lembut dan rendah hati.
Kita harus lemah lembut dalam menerima setiap firman Tuhan. Yakobus 1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu. Lemah lembut berarti taat pada waktu diberikan kepercayaan untuk melayani, taat pada waktu di suruh Tuhan untuk bergerak.
Kita harus rendah hati karena Allah menentang orang yang congkak/sombong. Yakobus 4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.
Amsal 18:12 & Yeremia 9:23-24 (baca)
Pada waktu kita belajar dari Tuhan Yesus, maka kita akan terimpartasi karakter Kristus. Jiwa kita akan mendapatkan ketenangan artinya sekalipun banyak tantangan, tetapi pikiran kita tenang, sekalipun banyak hal-hal yang kita hadapi, tetapi kita bisa merasa damai sejahtera.
2 Korintus 4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami. Harta kita adalah memerintah bersama dengan Kristus dan urapan dari Tuhan Yesus. Harta tesebut hanya bisa dimiliki oleh bejana yang siap. Kita harus menjadi bejana yang siap untuk menerima harta tersebut. Amin!
