Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
JAGALAH HATIMU DENGAN SEGALA KEWASPADAAN
Pdt. Natalia S
(Ringkasan Khotbah Minggu 27 September 2015)
Pembacaan Alkitab : Amsal 4:23
1. Panca Indra Rohani
a) Pendengaran
Yesaya 50:4-5 Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid. Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang
Kita wajib membaca firman setiap hari supaya telinga rohani kita menangkap suara Tuhan. Kita harus terus melatih mempertajam telinga rohani kita!
Ulangan 28:1-2 (baca) Waktu kita mendengar suara Tuhan, maka kita harus melakukannya, dan waktu kita membaca firman maka kita harus berkomitmen untuk menjadi pelaku firman Tuhan. Jika kita melakukan bagian ini maka Tuhan pasti akan memberkati hidup kita dan melakukan terobosan dalam hidup kita.
Matius 7:24-25 (baca) Setiap perkataan-perkataan Tuhan mendatangkan kehidupan dalam hidup kita. Waktu kita mendengar dan melakukan firman Tuhan, maka Tuhan akan memberikan kepada kita hati yang bijaksana, tahu memilih yang benar dan tidak benar, apa yang berkenan dan tidak berkenan di hadapan Tuhan, tahu apa yang baik dan jahat.
Dengan mendengar dan menjadi pelaku firman, maka kita pasti mengalami pertumbuhan akar yang semakin kuat dan menghasilkan buah yang semakin lebat sesuai dengan kehendak Tuhan.
Untuk menjadi pendengar dan pelaku firman Tuhan maka dibutuhkan kesetiaan untuk melakukannya seumur hidup, terus bertumbuh dan menghasilkan buah Mazmur 92:13-16 (baca)
b) Mata yang tertuju kepada Tuhan Yesus
Ibrani 12:1-2, Ayat 2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan.
Apapun yang kita lakukan sepanjang hidup kita, mata kita harus senatiasa tertuju kepada Tuhan maka Dia akan membawa kita dari iman kepada iman yang lebih besar.
Kisah Para Rasul 26:17-18, Ayat 18a untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah.
Jika kita membawa jiwa maka kita harus berdoa supaya mata hati mereka terbuka. Banyak orang tidak menjadi Kristen karena mata rohani mereka tertutup. Kita harus tahu bahwa ada orang-orang yang harus dibukakan mata rohaninya melalui pelayanan kita. Waktu seseorang terbuka matanya untuk diselamatkan maka dia akan mengerti semua hal, ia akan berbalik kepada Tuhan, menjadi milik Tuhan dan mendapatkan apa yang Tuhan sediakan di sepanjang hidupnya. Kita adalah orang-orang yang membawa orang-orang lain yang matanya dibukakan oleh Tuhan untuk dapat menerima keselamatan.
Efesus 1:18-19 (baca) Tuhan Yesus memberi kita mata rohani, supaya kita percaya kepada-Nya, menerima berkat-berkat-Nya dan mengalami kuasa-Nya di sepanjang hidup kita.
c) Lidah
Mazmur 34:9; Keluaran 3:10-12; Mazmur 141:3; Kisah Para Rasul 1:8 (baca)
Tuhan akan memakai apa yang menjadi milik kita dan Tuhan pakai dengan penuh kuasa, salah satunya adalah lidah kita. Jika lidah/ mulut kita terlatih berbicara tentang kebenaran firman Tuhan, maka Tuhan akan memakai kita untuk menyaksikan perbuatan Tuhan yang dahsyat dan ajaib kepada orang lain. Jika kita senantiasa membaca dan mendengar firman Tuhan maka Tuhan akan memberikan kepada kita perkataan yang luar biasa dan penuh dengan kuasa. Setiap kali kita membaca firman Tuhan maka yang harus keluar dari mulut kita adalah perkataan kebenaran, perkataan iman, perkataan nasihat, perkataan yang penuh dengan kuasa, perkataan yang membangun, perkataan yang membangkitkan iman orang lain.
d) Kulit
Keluaran 34:29 Ketika Musa turun dari gunung Sinai — kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu — tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN. Waktu kita membaca firman secara pribadi sebenarnya Tuhan berbicara dan kuasa Tuhan mengalir dalam hidup kita. Jika kita terus ada di dalam hadirat Tuhan maka muka kita akan memancarkan terang kemuliaan Tuhan.
Kisah Para Rasul 6:15 Semua orang yang duduk dalam sidang Mahkamah Agama itu menatap Stefanus, lalu mereka melihat muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat. Orang-orang datang kepada kita karena muka kita seperti malaikat dan memancarkan apa yang ada di hati kita.
Bilangan 6:24-26 TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. Jika kita terus ada di hadirat Tuhan, maka terang kemuliaan Tuhan akan terus menyertai kita. Jika kita sungguh di hadapan Tuhan maka iblis tidak bisa menyentuh hidup kita.
e) Hidung/ penciuman
Lukas 7:44-46 (baca) Setiap hari kita harus ada di kaki Tuhan, mencium kaki-Nya untuk kita merendahkan diri di hadapan Tuhan dan berserah penuh kepada-Nya, memberi penghormatan yang besar kepada-Nya. Jika yang utama sudah kita lakukan maka apapun di dunia pasti dapat kita lakukan.
Mazmur 2:11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar (dengan kasih yang dalam dan penghormatan yang besar).
Setiap hari kita harus datang kepada Tuhan dan mengalami kuasa-Nya dan datang dengan kerendahan hati, hancur hati dan minta apa yang Tuhan sediakan di sorga terjadi dalam hidup kita mengalami apa yang Tuhan sediakan bagi hidup kita.
Waktu panca indera kita dipertajam maka kita kan mempunyai pengalama rohani secara pribadi dengan Tuhan yang semakin luar biasa
2. Kita terus menggunakan panca indra rohani, maka kita akan “Berakar semakin kuat, berbuah semakin lebatâ€Â
Waktu panca indra rohani kita dipertajam setiap hari (mendengar suara Tuhan, memandang kepada Tuhan, mengalai kepekaan kehadiran Tuhan, bersaksi untuk Tuhan, merendahkan diri di hadapan Tuhan) maka Tuhan akan memberikan kepada kita hati yang penuh dengan kasih Tuhan
a) Kasih Kristus akan memenuhi hidup kita dan mengalir ke luar dari hidup kita. Yohanes 7:38-39a (baca).
b) Buah-buah Roh Kudus semakin nyata di dalam dan melalui hidup kita Yohanes 14:16-17, Galatia 5:22-23 (baca).
Selama Roh Kudus tinggal dalam hidup kita maka buah-buah Roh akan nyata dalam hidup kita. Kita tidak akan dapat menjangkau orang lain dengan efektif kalau buah Roh dalam hidup kita tidak tumbuh dengan nyata.
c) Buah pertobatan Lukas 3:8, 11-14; 19:7-8; Yohanes 15:1-2 (baca).
Waktu kita hidup dalam Tuhan dan firman maka semua hal yang tidak sesuai dengan firman Tuhan harus dibuang dari hidup kita. Bertobat/ pertobatan adalah membuang dan melepaskan semua hal yang tidak sesuai dengan firman Tuhan (perbuatan dosa, kedagingan, dll) dari hidup kita.
d) Buah kebenaran : yang dihasilkan di dalam dan melalui hidup kita untuk mempermuliakan Tuhan 2 Korintus 9:10-13; Filipi 1:9-11 (baca).
Waktu kita memberi untuk mendukung pekerjaan Tuhan melalui GDS berarti kita sudah menghasilkan buah-buah kebenaran (Kolose 1:9-10 baca). Waktu kita menyediakan waktu dan tenaga kita melayani Tuhan maka kita pun sudah menghasilkan buah-buah kebenaran (Galatia 6:9-10 baca). Adakalanya Tuhan akan mendidik kita sebagai anak-anak-Nya supaya kita menghasilkan buah-buah kebenaran (Ibrani 12:10b-11 baca). Tuhan mau buah-buah kebenaran semakin hari semakin nyata dan melimpah dalam hidup kita. Waktu buah Roh, buah kebenaran, buah pertobatan nyata dalam hidup kita, maka kita pasti akan menjadi garam dan terang dunia (Matius 5:13-16 baca)
e) Buah jiwa-jiwa
Yohanes 4:35-36 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai. Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita
Firman yang bertumbuh berakar semakin kuat dan berbuah semakin lebat menggambarkan kehidupan kita yang tertanam di GDS dan berbuah bagi Kerajaan Surga. Amin.
