Skip to content

KUASA DARAH TUHAN YESUS

Rev. DR. Daniel Henubau

(Ringkasan Khotbah Minggu, 3 April 2016)

 

Kejadian 22:1-19, 2000 tahun sebelum Tuhan Yesus mati di kayu disalib di Golgota, Abraham mempersembahkan Ishak anaknya sebagai bukti ketaatannya kepada Allah. Bagaimanapun Abraham taat dan Ishak rela menyerahkan diri untuk dipersembahkan oleh ayahnya, semua itu tidak dapat memenuhi kriteria yang Allah minta, sebab yang Allah minta adalah darah yang tidak ada dosanya. Abraham mempunyai dosa, Ishak juga mempunyai dosa, maka Allah harus menyediakan yang tidak ada dosa dan pada saat itu dilambangkan dengan domba yang sedang terikat tiba-tiba ada di belakang Abraham.

Hal ini menyatakan kepada kita bahwa bagaimanapun usaha dan cara kita, semua itu tidak berlaku karena yang berlaku adalah Tuhan yang menyediakan “Yahwe Yireh”. Seringkali kita hanya berpikir Tuhan yang menyediakan “Yahwe Yireh” itu berarti soal uang, harta, dan kebutuhan lainnya, padahal makna sebenarnya dari Tuhan yang menyediakan adalah pertama-tama yang Tuhan sediakan adalah supaya kita bisa datang ke hadirat Tuhan. Bagaimanapun hebatnya pengorbanan kita, bagaiamanpun besarnya persembahan kita, bagaimanapun kerasnya usaha kita untuk Tuhan, semuanya itu tetap masih di bawah standar Tuhan dan belum mencapai apa yang Tuhan tetapkan, karena yang Tuhan tetapkan adalah harus yang tidak ada dosanya, yaitu hanya darah Tuhan Yesus untuk menebus manusia dari dosa dan maut.

Apapun yang diusahakan manusia semuanya tidak ada yang layak kecuali yang Allah berikan, itulah yang layak. Kekristenan bukan masalah manusia, walaupun itu digolongkan agama, Kekristenan adalah kasih karunia Tuhan. Tuhan Yesus tidak bisa disamakan dengan para nabi karena Dia datang dari sorga.

2 Tawarikh 3:1 (baca) 1000 tahun setelah peristiwa Abraham mempersembahkan Ishak, di tempat yang sama yaitu Moria, Raja Salomo mendirikan bait Allah. Di Bait Allah ada tirai yang memisahkan antara tempat kudus dan tempat yang maha kudus. Tempat yang maha kudus hanya ada satu orang yang boleh masuk yaitu imam besar dan imam besar akan mati kalau masuk tidak membawa darah untuk korban pengampunan dosa.

Mengapa harus darah? Karena waktu Adam dan Hawa jatuh dalam dosa yang menutup ketelanjangan mereka adalah kulit binatang yang masih berdarah yang dibunuh oleh malaikat Tuhan dan dipakaikan kepada mereka.

Dosa hukumannya maut, harus ada darah yang dikorbankan. Tidak ada (nabi, rasul) yang punya darah yang tidak ada dosanya, semuanya berdosa maka Allah menyediakan Anak Domba-Nya yaitu Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia. Oleh sebab itu kita harus percaya dan menerima Tuhan Yesus, bertobat dari dosa-dosa kita, merendahkan diri karena semua kesalehan kita seperti kain kotor (Yesaya 64:6) dan hanya yang Allah Bapa berikan yaitu darah Tuhan Yesus itulah yang yang benar. Kita harus sungguh-sungguh percaya kepada Yesus dan serius dengan Tuhan Yesus karena hanya Dia satu-satunya Jalan Kebenaran dan Hidup.

Apapun yang dibuat oleh Abraham bahkan sampai mempersembahkan anak yang yang paling dikasihinya, tetap bagi Allah persembahan yang berkenan kepada-Nya yang berasal dari diri-Nya sendiri yaitu Tuhan Yesus. Apapun yang kita buat, bahkan mati sahid karena Yesus tetapi jika kita tidak hidup dalam Tuhan Yesus maka semuanya tidak ada artinya, semuanya nol. Tetapi setelah kita ada di dalam Tuhan Yesus maka semua yang kita perbuat mempunyai nilai. Oleh sebab itu kita harus membaharui komitmen kita untuk senantiasa hidup di dalam Tuhan Yesus.

2000 tahun setelah Abraham menyerahkan Ishak di Moria dan 1000 tahu setelah Salomo mendirikan Bait Allah, Tuhan Yesus di salibkan di Yerusalem dekat gunung Moria, semua itu terjadi bukan karena kebetulan tetapi sudah direncanakan oleh Bapa di sorga. Oleh sebab itu kita harus memiliki iman yang berasal dari sorga.

Darah Tuhan Yesus Kristus yang sudah tertumpah 2000 tahun yang lalu berlaku untuk selama-lamanya. Makna kuasa darah Tuhan Yesus Kristus untuk kita adalah :

  1.  Membuka pintu sorga bagi kita

Ibrani 9:12 (baca) “Mendapat kelepasan yang kekal” bukan untuk diri-Nya sendiri melainkan Ia mendapatkan hak untuk melepaskan kita dari semua dosa-dosa kita. Tuhan Yesus tidak perlu kelepasan karena Ia adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi.

Darah Yesus terus bersuara supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya diselamatkan (baca Ibrani 12:22-24). Darah Yesus selalu berkata orang yang percaya kepada Tuhan Yesus harus menjadi anak-anak Bapa di sorga. Darah Habel menuntut pembalasan, tetapi darah Yesus untuk mengampuni kita yang percaya kepada-Nya. Bagimanapun dosa yang pernah kita perbuat, jika kita bertobat, menerima dan hidup di dalam Tuhan Yesus maka kita pasti diampuni dan memperoleh keselamatan oleh kuasa darah Tuhan Yesus.

JIka kita berkata kita pasti selamat itu bukanlah suatu kesombongan, tetapi karena Tuhan yang telah mengatakannya sendiri bagi siapa saja yang percaya dan menerima-Nya sebagai juru selamat pribadinya. Tuhan Yesus ada di sorga dan darah-Nya yang kudus senantiasa berlaku bagi kita yang percaya kepada-Nya.

Ibrani 12:25 (baca) Sekali kita ikut Yesus maka jangan pernah mundur dari Tuhan Yesus. Jangan karena tersinggung, masalah keuangan, sakit penyakit kita mundur dari Tuhan, kita harus tetap setia kepada Tuhan Yesus sampai akhir hidup kita.

Tidak ada jalan lain untuk kita memperoleh keselamatan hanya ada di dalam darah Tuhan Yesus. Hanya darah Tuhan Yesus darah maha kudus tanpa dosa yang dapat memenuhi kriteria kebenaran dan kekudusan Allah. Kebangkitan Tuhan Yesus dari antara orang mati merupakan pengesahan Allah Bapa atas keabsahan darah Yesus sebagai satu-satunya yang dapat menyelamatkan umat manusia dan menghancurkan semua kuasa dosa, kuasa maut, dan kuasa iblis. Di mana ada darah Yesus maka di sana ada kuasa kebangkitan.

Jikalau saat ini kita menerima dengan iman kuasa darah-Nya maka Roh-Nya berkuasa atas hidup kita (baca Roma 8:11). Jika saat ini ada kelemahan/ sakit penyakit yang sedang kita alami, maka kita harus imani bahwa oleh kuasa darah Tuhan Yesus, kita sudah sembuh dan mengalami kuasa kebangkitan-Nya. Kita harus bangkit untuk melayani Tuhan, memuliakan Tuhan dan memprioritaskan waktu untuk mencari hadirat Tuhan.

  2.   Memperdamaikan kita dengan Allah Bapa

Kita didamaikan dengan Allah Bapa karena Allah Bapa tidak bisa melihat dosa. Matius 27:46 (baca) Mengapa Engkau meninggalkan Aku? Teriakan itu adalah untuk mewakili kita supaya kita sadar bahwa sebenarnya yang harus disalib adalah kita tetapi Tuhan Yesus menggantikan kita karena Bapa memalingkan wajah-Nya.

Oleh karena kematian-Nya kita sekarang bisa memangggil Allah itu Bapa. Kita bersyukur karena diperdamaikan dengan Allah Bapa di sorga. Allah Bapa sorgawi berkenan menerima kita sebagai anak-Nya karena darah Tuhan Yesus (baca Roma 3:23-25)

Yohanes 1:12-13 (baca), Kita semua disebut anak-anak Allah oleh karena kita menerima Tuhan Yesus. Kuasa kebangkitan Tuhan Yesus pertama-tama memberikan kepastian kepada kita yang percaya dan menerima Tuhan Yesus bahwa kita pasti memiliki kehidupan kekal bersama Tuhan di sorga, itulah mujizat terbesar bagi kita.

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa mereka kehilangan kemulian Allah dan mereka menjadi telanjang. Allah berinisiatif menyembelih binatang dan memakaikan kulit binatang yang masih berdarah untuk menutupi tubuh mereka. Korban pertama yang dipakai untuk menutup dosa manusia adalah darah binatang dan korban terakhir yang dipakai Allah Bapa untuk menutup dan menudungi kita itulah darah Putra tunggal-Nya Tuhan Yesus. Mengapa harus darah Yesus dan bukan usaha kita? Mazmur 49:8-9 Tidak seorangpun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya–

Yohanes 6:38 (baca), Tuhan Yesus datang dari sorga untuk melaksanakan kehendak Allah Bapa. Darah Yesus ditumpahkan untuk mendamaikan kita dengan Bapa di sorga karena yang memiliki sorga adalah Allah Bapa. Hidup kita di dunia dan apapun yang kita peroleh di dunia ini tidak ada gunanya jika kita binasa (baca Matius 16:26)

Darah Tuhan Yesus melambangkan kehidupan-Nya sendiri, karena kehidupan ada dalam darah. Ketika Tuhan Yesus mencurahkan darah-Nya di kayu salib sesungguhnya Dia memberikan hidup-Nya kepada kita.

Jika kita meminta Tuhan Yesus membasuh kita dan melindungi kita dengan kuasa darah-Nya maka kita akan mengalami kuasa-Nya yang memberikan kehidupan dan kekuatan kepada kita. Kuasa darah Yesus berasal dari Tuhan Yesus sendiri. Tuhan Yesus bertindak untuk kepentingan kita. Jika setiap hari kita mengambil dan menerapkan kuasa darah-Nya melalui doa dan iman maka kita pasti mengalami kuasa-Nya. Doa dan imani bahwa darah Yesus akan membentengi hidup kita, menyucikan hati kita, membebasklan dan melepaskan kita dari roh-roh jahat, santet, dlsb.

  3.   Menghapuskan dosa kita yang percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juru selamat

Efesus 1:7 & 1 Petrus 1:18-19 (baca) Semua warisan negatif (kutuk, dll) harus kita putuskan, dan kita harus terima warisan yang baru dari Tuhan yesus yaitu darah Tuhan Yesus.

Respon kita terhadap pengampunan dosa oleh darah Yesus, maka kita harus hidup sesuai firman Tuhan, hidup dalam terang Tuhan dan bukan dalam kegelapan (baca 1 Yohanes 1:5-7). Hidup dalam terang Tuhan berarti satu sama lain jangan ada yang menyimpan dosa/ dendam supaya kita bisa bersekutu satu sama lain sebagai keluarga dan saudara di dalam Tuhan

4.  Memberikan kepada kita kepastian kemenangan atas semua kuasa dosa, iblis dan roh-roh jahat di dunia ini

Wahyu 12:10-11 (baca) Kita mengalahkan iblis dan roh jahat oleh kuasa darah Tuhan Yesus. Mujizat yang menyangkut roh, jiwa dan tubuh semuanya dapat terjadi oleh kuasa darah Tuhan Yesus. Kuasa darah Yesus membatalkan semua tuntutan kuasa kutuk dan dosa.

Kita harus menguduskan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup (baca Ibrani 9:13-15)

  5.  Membentuk dan mempersatukan anggota-anggota keluarga Allah tetapi juga memisahkan secara rohani.

Matius 10:34-37 (baca) Jika kita sudah ada darah Yesus maka secara otomatis jika ada saudara kita yang belum percaya kepada Tuhan Yesus maka kita akan merasa asing dengan hal-hal yang diperbuat mereka antara lain upacara adat istiadatyang bertentangan dengan firman Tuhan. Kita sebagai anak-anak Tuhan tidak boleh cari musuh, melainkan kita harus selalu cari perdamaian, kita juga tidak boleh kompromi dengan hal-hal yang bertentangan dengan firman Tuhan

Bagi kita yang sudah percaya dan menerima Tuhan Yesus, jika darah Tuhan Yesus ada dalam hidup kita maka apa yang Tuhan mau pasti akan terjadi dalam hidup kita. Darah Yesus akan menyatukan kita sebagai anggota keluarga Allah tanpa melihat perbedaan suku, tingkat sosial, dlsb

Matius 25:31-32 (baca) Karena kita menerima darah Yesus maka kita pun menjadi anak-anak Tuhan dan di manapun kita berada maka orang-orang akan melihat perbedaan yang nyata dalam diri kita.

Kita harus saling menghormati, saling tolong menolong, saling menghargai, baik kepada pemimpin dan satu sama lain. Kisah Para Rasul 20:28 (baca) Setiap orang Kristen, anggota jemaat adalah orang yang diperoleh oleh Bapa melalui darah Tuhan Yesus. Kita ada di GDS karena darah Tuhan Yesus, oleh sebab itu kita harus saling tolong menolong, saling menghormati dan mendorong maju satu sama yang lainnya untuk memenangkan sebanyak mungkin orang menjadi murid-murid Tuhan Yesus.

No results found...