Ps Marthinus Radja Ada tiga hal yang akan kita pelajari untuk menjadi gereja yang bersepakat…
SELURUH KELUARGA KITA DISELAMATKAN
Rev. DR. Daniel Henubau
(Ringkasan Khotbah Minggu 17 Juli 2016)
Pembacaan Alkitab : Kisah Para Rasul 16:13 – 34
Tim misi dari Jemaat Anthiokia yang dipimpin oleh rasul Paulus, hendak memberitakan Injil ke Asia, namun Roh Tuhan mencegah mereka untuk pergi ke Asia. Setelah melintasi Misia, mereka sampai di Troas, dan pada malam harinya tampaklah oleh Paulus suatu penglihatan: Ada seorang Makedonia berdiri di situ dan berseru kepadanya: “Menyeberanglah ke mari dan tolonglah kami!” Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah mereka mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu, Tuhan telah memanggil mereka untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana. Kisah Para Rasul 16 : 6 – 12
Kisah Para Rasul 16 :13- 34 merupakan kisah penginjilan pertama di Eropa. Makedonia adalah Yunani pada masa kini. Setelah sampai di Makedonia rasul Paulus dan Tim misinya menyusuri tepi sungai pada hari Sabat, dan bertemu dengan sekelompok wanita yang sedang berkumpul di rumah sembahyang orang Yahudi.
Rasul Paulus sebelumnya adalah seorang Farisi yang menganggap rendah wanita, namun dalam penginjilan di Makedonia justru Tuhan mempertemukan rasul Paulus dengan para wanita untuk diinjili. Tuhan sebenarnya menguji Paulus, bagaimana kasihnya terhadap semua orang, tanpa membeda-bedakan gender.
Ternyata Tuhan membangun jemaat di Filipi diawali dengan pertobatan seorang wanita pengusaha yang bersama anggota keluarganya memberi diri dibaptis. Jemaat Filipi adalah jemaat yang pertama di Eropa. Rasul Paulus dan timnya sehati dan kompak ketika memberitakan Injil di Makedonia. Hal ini perlu kita pelajari, bahwa sebagai satu jemaat/ gereja, satu komsel, satu tim pelayanan/ misi, bahkan satu keluarga, kita harus SEHATI dan SEROH di dalam Tuhan untuk bersama-sama beribadah, melayani dan memajukan pekerjaan Tuhan di dalam dan melalui gereja lokal kita yaitu GDS.
Ada tiga jenis orang yang Tuhan selamatkan untuk membangun satu keluarga besar, yaitu jemaat Filipi, sebagai jemaat pertama di Eropa:
 1.  Lidia, seorang pengusaha kaya dari Asia (Tiatira, Turki)
Lidia adalah seorang pengusaha (bussines women) yang sangat kaya, dia menjual kain ungu, bahan pakaian untuk orang kaya, pejabat-pejabat, dan para senator dalam kekaisaran Romawi pada zaman itu. Lidia berasal dari Tiatira (Turki, ia seorang Asia) yang berbisnis di Eropa (Yunani).
Kisah Para Rasul 16 : 14 (baca) Tuhan membuka hati Lidia untuk mendengar perkataan Paulus dan ia menjadi percaya. Manusia tidak bisa membuka hati sesamanya untuk menerima firman Tuhan, hanya Tuhan yang sanggup membukanya. Tetapi manusia harus memberi respons terhadap ketukan Tuhan di pintu hatinya, membuka hati atau mengeraskan hati. Itu sebabnya setiap kali Tuhan berfirman, jangan keraskan hati kita, terima dengan iman supaya firman menjadi rhema untuk kita. Banyak orang bertelinga, tapi tidak mau mendengar suara Tuhan yang berfirman kepadanya.
Tuhan membuka hati Lidia, karena dia mencari Tuhan. Lukas 24 : 45 (baca) Selalu Tuhan yang membuka pikiran dan pengertian sehingga kita dapat mengerti waktu kita membaca alkitab atau waktu mendengar pemberitaan firman Tuhan. Kita harus bersyukur jika kita bisa mengerti firman Tuhan, itu adalah kasih karunia Tuhan. 1 Korintus 3 : 5– 9 (baca) tugas kita sebagai gembala, pengurus, penatalayan dan jemaat adalah menabur/ menanam yaitu memberitakan Injil/ firman Tuhan, dan menyiram ( berdoa, konseling, pelayanan pelepasan, komsel, ibadah raya dan berbuat kebajikan) tetapi yang menumbuhkan adalah Tuhan. Jangan cepat menyerah dan menjadi kecewa jika pertumbuhan belum nampak siknifikan, pertumbuhan membutuhkan proses, tekun terus menyiram dan memupuk, Tuhan sedang bekerja untuk menumbuhkan, berakar dan berbuah, haleluyah!
Seringkali kita hanya melihat satu sisi dari Tuhan saja, tetapi Tuhan selalu bekerja, tidak dari satu arah saja, karena Tuhan selalu ingin ada respon dari orang yang mendengarkan firman. Karena Lidia memnberikan respon terhadap firman Tuhan, maka dia dan seluruh keluarganya diselamatkan oleh Tuhan.
Kita semua menabur, menanam, dan menyiram tetapi yang paling penting, PERTUMBUHAN itulah KARYA ALLAH, apabila kita memberikan respon. Kita adalah kawan sekerja Allah, tetapi juga ladang Allah. Jika kita, sebagai jemaat sehati menabur dan menyiram: dalam hal beribadah, aktif melayani, dan berdoa secara koorporat (bersama), maka Tuhan akan membuat pertumbuhan yang luar biasa bagi GDS.
Kisah Para Rasul 16 : 15 (baca) Lidia dan seluruh keluarganya diselamatkan oleh Tuhan, selanjutnya pasti Lidia menjadi salah seorang pendukung gereja di Filipi, dan juga mendukung misi rasul Paulus dan timnya. Lidia bertobat, maka seluruh keluarganya mendengar firman dan diselamatkan. Ingatlah bahwa Tuhan menghendaki supaya seluruh keluarga kita diselamatkan melalui kita ( kesaksian hidup kita dan firman yang kita sampaikan). Selama ada di sana rasul Paulus dan tim menumpang di rumah Lidia menjadi basis penginjilan dan misi.
Kisah Para Rasul 13 : 1 Gereja Anthiokia adalah home base Jemaat Antiokhia adalah adalah jemaat lokal yang mengutus dan mendukung misi rasul Paulus dan tim. Tuhan menghendaki agar gereja harus menjadi gereja yang missioner yang melaksanakan pemberitaan Injil dan misi, gereja lokal menjadi home- base misi, supaya sebanyak mungkin orang diselamatkan, memperolah hidup yang kekal di dalam Kristus dan menjadi murid-murid Tuhan yang setia. Di manapun gereja berada disana gereja harus memberkati masyarakat di desa, kota bahkan bangsanya dan bangsa-bangsa (Amanat Agung Matius 28:18-20)
 2.  Seorang hamba perempuan, orang Yunani yang kerasukan setan
Hamba perempuan yang memiliki roh tenung, peramal Kisah Para Rasul 16 : 16. “roh tenung†dalam bahasa aslinya (Yunani) adalah “pneuma pythona†artinya roh ular sanca/ python spirit, yang bisa meramal, semua yang meramal dikuasai roh ular.
Kisah Para Rasul 16 : 17 – 18 roh ular adalah roh sihir sifatnya licik, munafik, penghasut/ menyesatkan (kelihatan dan bicaranya rohani tetapi sebenarnya sihir, memangsa, membunuh roh, jiwa bisa juga fisik). Setelah rasul Paulus mengusir roh itu Matius 18 : 18 (baca), seketika itu juga hamba perempuan itu mengalami pelepasan supranatural dari roh ular, dan menjadi anggota dari jemaat Filipi. Apapun latar belakang anda Tuhan sanggup melepaskan anda dari rantai dosa dan kuasa iblis, dan menjadikan anda anak-anak Tuhan yang hidup berkemenangan.
Wahyu 12: 7 – 12 (baca) Ular sanca/ naga itu adalah lambang dari Lucifer, si iblis. Lucifer memberontak dan terjadi peperangan di surga, ular naga itu dikalahkan. Iblis memang dibuang ke bumi, tetapi dia tetap memiki kuasa sebagai malaikat. Iblis selalu memakai cara yang terselubung “bahkan memakai nama Yesusâ€Â. Oleh sebab itu, jangan tergoda, kita harus waspada, dan uji setiap roh. Itu sebabnya, orang kristen harus tertanam dalam gereja lokal (GDS) yang mengajarkan firman Tuhan secara benar (Alkitabiah).
 3.  Kepala penjara (perwira Romawi) di Filipi
Kisah Para Rasul 16 : 19 – 34 (baca) Paulus dan Silas ditangkap karena tuan-tuan dari hamba perempuan itu merasa dirugikan. Ingatlah bahwa selalu ada peperangan rohani, karena iblis akan bangkit melawan kita, ketika kuasa Tuhan dinyatakan, apalagi ketika kita mengikut Tuhan, itulah sebabnya kita meresa banyak tantangan dan kesulitan. Jangan lengah dan putus asa, karena Tuhan tidak salah menyelamatkan dan memimpin kita.
Tuhan sebenarnya ingin menyelamatkan kepala penjara dan keluarganya, itu sebabnya Paulus dan Silas di penjara. Justru di dalam penjara kuasa Tuhan dinyatakan, belenggu mereka terlepas secara supranatural, dan penjara terbuka, hal ini yang membuat kepala penjara ketakutan dan menjadi kemudian menjadi percaya dan menerima Tuhan Yesus.
Ayat 30 – 34 Lalu Paulus dan Silas memberitakan firman Tuhan kepada kepala penjara itu, dan semua orang yang ada di rumahnya. Kepala penjara, dan seluruh keluarganya menjadi percaya dan dibaptis, setelah itu mereka membasuh bilur mereka dan menghidangkan makanan kepada Paulus dan Silas, karena merek bergembira telah menjadi percaya kepada Tuhan.
Terkadang lewat kesulitan justru disitulah mujizat terjadi. Jika kita sedang bergumul karena tentangan dan kesulitan, jangan putus asa, dan saling menyalahkan, tetapi harus berdoa dan bergumul bersama, karena dimana ada kesepakatan dan kesehatian dalam persekutuan dan doa pasti akan terjadi terobsan oleh kuasa Roh Kudus. Matius 18 : 18 -20
Jemaat di Filipi dibangun oleh tiga kelompok orang yang diselamatkan secara supranatural; Lidia seorang pengusaha kaya dari Asia, hamba perempuan seorang Yunani yang kerasukan setan, dan kepala penjara (perwira Romawi) di Filipi. Ketiga orang ini dan bersama dengan keluarga mereka adalah orang-orang Kristen pertama di Eropa, awal dari kristen di Eropa adalah jemaat di Filipi.
1 Timotius 2 : 3 – 4 Tuhan menghendaki agar semua orang diselamatkan, namun jika ada yang tidak diselamatkan, hal itu karena dia mengerasakan hatinya. Keselamatan yang kita terima selalu bergantung kepada respon kita. Waktu Tuhan yaitu waktu keselamatan itu adalah SEKARANG, HARI INI! kita yang selalu menunda-nunda waktu.
2 Korintus 6 : 2 (baca) Jika kita melangkah hari ini (sesuai waktu perkenanan Tuhan), semua yang lain akan Tuhan selesaikan. Tuhan menghendaki keluarga kita diselamatkan, melalui kesaksian hidup dan doa serta firman yang kita saksikan kepada mereka.
2 Petrus 3 : 9 (baca) Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya. Tuhan menghendaki supaya tidak ada yang binasa, melainkan semua orang percaya kepada Tuhan Yesus, bertobat dan diselamatkan, taat dan setia kepada Tuhan. Kuasa Tuhan sanggup mengubahkan segala sesuatu, yang penting di mulai dari komitmen kita di dalam Tuhan dan gereja-Nya (GDS) Yosua 24.15 “…Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah (melayani) kepada TUHAN!” Tuhan menghendaki kita dan keluarga kita diselamatkan dan beribadah / melayani Tuhan.
Markus 16 : 15 – 16 “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk, Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Amin!
