Skip to content

MANUSIA BARU

Ps. Jesaya Henubau

(Ringkasan Khotbah Minggu, 10 April 2016)
Pembacaan Alkitab : Efesus 4 : 21 – 24

Firman Tuhan ini menjelaskan bahwa ada dua bagian dalam hidup kita yang terus bekerja; yaitu manusia lama dan manusia baru. Manusia lama yaitu manusia yang hidup di dalam daging (kedagingan) dan tunduk kepada hukum dosa, sedangkan manusia baru disebuat sebagai manusia roh yang hati dan pikirannya terus diperbaharui, yang taat melakukan kehendak Allah.

Pada waktu kita menjadi percaya kepada Tuhan Yesus dan mengenal firman Tuhan sebagai kebenaran, maka manusia roh kita akan hidup sehingga terjadi pertentangan dalam diri kita, Karena selama kita masih mengenakan manusia lama (daging) maka keinganan daging dan keinginan roh akan saling bertentangan.

Kita harus menanggalkan manusia lama untuk mengalami manusia baru. Karena Manusia lama akan selalu menghambat pertumbuhan manusia baru Kolose 3 : 5 – 10 (baca). Firman Tuhan menegaskan agar kita menanggalkan menusia lama, itulah dosa, pemberontakan, dan perbuatan daging. Dan mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui.

Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita juga dalam Markus 7 : 21 – 22 (baca) tentang peperangan yang kita hadapi setiap hari, bahkan sepanjang hidup kita. Setiap kali kita ingin melakukan kehendak roh, maka ada manusia lama yang menahan kita sehingga kita tidak bisa maju dan bertumbuh.

Mengapa manusia lama rusak? Dalam Kejadian 3 Iblis telah menipu manusia, maka seluruh manusia telah jatuh ke dalam dosa, itulah sebabnya manusia lama kita rusak dan hanya mengikuti keinginan daging, pemberontakan, dan keinginan untuk menentang firman Tuhan. Efesus 2 : 1 – 2 (baca) Roh yang bekerja di dunia ini adalah roh antikristus, roh pemberontakan, dimana kita dulu hidup di dalamnya, karena mengikuti jalan dunia ini dan menaati penguasa kerajaan angkasa.

Itu sebabnya seorang anak kecil tidak perlu diajarkan untuk berbohong dan tidak taat, karena dengan sendirinya dia akan berbohong dan tidak taat. Hal ini dikarenakan roh pemberontakan pun sudah ada di dalam setiap orang sejak dia dilahirkan secara daging ke dalam dunia ini.
Mazmur 51 : 7 bahkan pada waktu kita berada di dalam kandungan, kita semua diperanakan di dalam dosa dan kesalahan, karena kita sudah berada di bawah tekanan penguasa kerajaan angkasa di dunia ini. Itu sebabnya Kristus datang untuk menebus dan membebaskan hidup kita.

Pemberontakan adalah ciri di akhir zaman 1 Yohanes 4.
Roma 7 : 15 -25 (baca) Dalam ayat ini Rasul Paulus sedang menuliskan tentang pergumulannya, dan apa yang Rasul Paulus tulis merupakan pergumulan yang juga di hadapi oleh setiap orang percaya. Sama seperti kita, Rasul Paulus pun menyadari bahwa bukan apa yang dikehendakinya yang dia perbuat, tetapi apa yang dibencinya itulah yang diperbuat. Karena di dalam dirinya bukan hanya kehendak untuk berbuat apa yang baik saja, tetapi ada kehendak untuk melakukan apa yang jahat, Itulah dosa.

Rasul Paulus menuliskan bahwa di dalam hati dan roh dia rindu untuk melakukan firman Tuhan, dan suka akan kebenaran, tetapi di dalam anggota tubuh juga ada hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budi (Galatia 5 ) dan membuat dia menjadi tawanan akan hukum dosa yang ada di dalam anggota tubuh. Rasul Paulus pun menegaskan bahwa syukur kepada Allah melalui Kristus yang sanggup memebebaskan kita dari dosa dan keinginan daging (manusia lama)

Tuhan ingin agar kita memiliki manusia baru yang terus-menerus diperbaharui, itu sebabnya manusia lama harus dibuang, dimatikan dan disalibkan. Karena selama manusia lama kita tidak disalibkan, maka kita akanmengalami pertentangan antara manusia lama dan manusa baru. Apa yang rasul Paulus dan kita alami, itupun yang juga dihadapi oleh Tuhan Yesus Ibrani 4 : 15…sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Itulah sebabnya kita mengalami kemenangan di dalam Kristus, karena Kristus tidak pernah tunduk kepada dosa, dan iblis. Dia telah menang dalam setiap pencobaan dan kemenanangan-Nya diberikan kepada kita.

Bagaimana cara kita mengalami kemenangan Kristus?

1. Menerima dengan iman karya Kristus di Kayu Salib, di Golgota dengan sempurna di dalam hidup kita. Filipi 3 : 10 – 11 (baca)

Jika kita ingin mengalami kemenangan Kristus, maka kita juga harus mengalami persekutuan dalam penderitaan-Nya dimana kita menjadi serupa di dalam kematian-Nya, supaya pada akhirnya hidup kita DIBANGKITKAN bersama dengan Kristus. Artinya kita DIBANGKITKAN dari hidup yang lama (manusia lama) yang sudah mati, dengan hidup yang baru (manusia baru).

Kita harus menerima dengan iman sepenuhnya, bahwa karya Kristus dalam hidup kita sudah sempurna, sudah genap, sudah selesai! Artinya kita juga menerima kemenangan sama seperti yang Tuhan Yesus terima di atas kayu salib.

Roma 6 : 6 Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Tidak ada cara yang lain selain kita menerima dengan iman karya Kristus di atas kayu salib, dan tubuh lama/ manusia lama kita sudah disalibkan bersama dengan Kristus.

Yesaya 53 : 5 (baca) Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita. itu sebabnya kita harus terima dengan iman bahwa seluruh pemberontakan kita sudah disalibkan bersama dengan Kristus di kayu salib.

2. Secara sukarela mematikan dan membuang manusia lama

Kolose 3 : 5, 8 (baca) Firman Tuhan menegaskan supaya kita HARUS MEMATIKAN di dalam diri kita segala sesuatu yang duniawi, itulah manusia lama. Dan juga MEMBUANG semua dosa dan keinginan daging. Jika kita MEMBUANG sesuatu, hal itu berarti kita membuang hal-hal yang tidak suka, sesuatu yang kita tidak inginkan, yang kita benci, ataupun kotor (seperti sampah). Namun ada banyak orang tidak membuang manusia lama karena bagi mereka itu adalah hobi, kesenangan, kesukaan, keinginan.

Hari ini kita harus MEMATIKAN dan MEMBUANG manusia lama. Kita harus merasa BENCI dan MUAK dengan semua dosa! Pada waktu pencobaan iblis yang ketiga Tuhan Yesus menghardik iblis dan tegas dan berkata: “ENYAHLAH, iblis…” Matius 4 : 10

Jika manusia roh kita hidup dan berkuasa atas maka kita akan benci dan muak terhadap dosa, itu sebabnya kita bisa membuang dan menyalibkan dosa dan manusia lama kita. Banyak orang tidak mau menyalibkan manusia lama, karena hatinya belum sepenuhnya bulat untuk takut akan Tuhan. Mereka masih kompromi dengan dosa. Mereka belum membuang semua dosa dan kedagingan yang merupakan kesenangan.

Ingatlah jika masih 1% saja kompromi, maka hal itu akan membuat hidup kita dikuasai oleh iblis. Efesus 4 : 27 dan jangan memberi kesempatan kepada iblis. 1% adalah celah dan kesempatan untuk iblis. Kita harus TOTAL dan FULL untuk Tuhan supaya kita memiliki kuasa atas dosa dan kedagingan kita.

3. Menyerahkan seluruh kehendak kita kepada Roh Kudus artinya kita melakukan kehendak Bapa, melakukan firman Tuhan setiap hari.

Matius 11 : 28 – 30 (Baca) Tuhan Yesus berkata supaya kita belajar kepada-Nya karena Tuhan Yesus LEMAH LEMBUT dan RENDAH HATI. Hanya kualitas orang yang seperti inilah yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Tuhan Yesus sedang berkata tentang karakter dan nilai akan diri-Nya. Hal ini adalah gambaran supaya kita belajar dari Tuhan Yesus dalam hal KETAATAN kepada kehendak Bapa, supaya kita pun hidup sesuai dengan kehendak Bapa.

Kita dilepaskan dari kuk perhambaan tetapi kita diberikan kuk yang baru, yang lebih ringan dan enak. Itulah MELAKUKAN KEHENDAK BAPA, TAAT dan melakukan firman-Nya. Tuhan Yesus datang ke bumi ini untuk melakukan kehendak Bapa. Artinya sepanjang hidup-Nya Tuhan Yesus memikul tanggung jawab, yaitu menyelesaikan tugas Bapa di bumi ini. Dan sekarang kita semua diajak untuk memikul tanggung jawab yang sama; memikul kemuliaan, kemenangan, hidup yang penuh berkelimpahan bersama-sama dengan Tuhan Yesus.

Mengapa beban sebelumnya berat, karena itu adalah beban perhambaan. Itu sebabnya Tuhan Yesus berkata marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat. Beban yang berat adalah dosa, kejahatan, pemberontakan. Tetapi dalam kehidupan yang baru kita memiliki beban yang baru, itulah tanggung jawab di dalam Kristus, bahkan kita dilatih untuk memikul satu pengurapan dalam hidup kita.

Pengurapan itulah beban yang Tuhan kehendaki untuk kita miliki dalam panggilan kita. Jika kita tidak kuat memikul pengurapan maka hidup kita akan hancur. Semua kita menerima pengurapan untuk maju, melayani Tuhan, berjalan dalam kuasa, itulah sebabnya kita harus belajar kepada Tuhan Yesus.

4. Menyalibkan diri kita setiap hari

Tuhan Yesus berkata dalam Lukas 9 : 23 Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku”.

Kita harus melakukannya setiap hari karana tidak ada cara lain untuk menang dari manusia lama, selainmenyalibkan diri kita setiap hari. Jika tidak disalibkan maka manusia lama akan hidup dan menguasai kembali diri kita.

Kolose 3 : 10 Kita harus terus-menerus mengenakan mansia baru yang terus-menerus diperbaharui. Menderita bersama Kristus adalah kita taat kepada firman Tuhan bahkan ketika mengalami tantangan

KEMERDEKAAN YANG SEJATI adalah belajar berjalan bersama Tuhan Yesus setiap hari. Dengan berada di dalam kehendak Bapa setiap hari, manusia baru kita akan terus-menerus diperbaharui, dan manusia lama kita akan terus-menerus dimatikan dalam hidup kita.

No results found...